Home
Badan Pemenangan Prabowo-Sandi Pindah ke Jateng, Kubu Jokowi Waspada | Di Survei Internal, Elektabilitas Prabowo-Sandi Dalam Tren Meningkat | Petani Riau Merugi Akibat Banjir | Realisasi Pembangunan Pekanbaru 75 Persen Terkendala Anggaran | Banjir Kampar Riau Lumpuhkan Aktivitas Sekolah | Waspada! PLTA Masih Buka 5 Pintu Pelimpahan Setinggi 150 Cm
Selasa, 11 Desember 2018
/ Nasional / 10:56:21 / 6 Kritik Pedas Amien Rais, Nomor 3 Bikin Merinding /
6 Kritik Pedas Amien Rais, Nomor 3 Bikin Merinding
Minggu, 15 April 2018 - 10:56:21 WIB

JAKARTA - Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais belakangan ini kerap menjadi sorotan publik. Pasalnya, salah satu tokoh era reformasi 1998 itu kerap melontarkan kritik yang terbilang kontroversial.

Pernyataan dari mantan ketua MPR periode 1999-2004 itu kerap memancing rasa penasaran masyarakat akan maksud dan isi pesan yang disampaikannya. Tak hanya itu, Amien juga kerap memberikan pernyataan tajam kepada era pemerintahan Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi).

Setidaknya, dari sekian banyak pernyataan kontroversi yang dilontarkan oleh Amien Rais, Okezone pun menghimpun lima komentar Amien Rais yang membuat heboh.

1. Pembagian sertifikat tanah Jokowi disebut bentuk pengibulan

Program Presiden Jokowi yang rajin membagikan sertifikat tanah kepada masyarakat dipandang oleh Amien Rais sebagai bentuk bohong belaka atau pengibulan. Menurutnya, pembagian sertifikat yang kerap disambut baik rakyat itu, belum mampu menyelesaikan soal kepemilikan lahan masyarakat yang terkadang memang bermasalah.

Kritik tajam itu disampaikan Amien dalam diskusi Bandung Informal Meeting dengan topik 'Kegagalan Negara Memberikan Rasa Aman Kepada Rakyat dan Bangsa, melanggar UUD 1945 Pasal 28 G (1) dan Hak Asasi Manusia' di Hotel Savoy Homann Kota Bandung, Minggu 18 Maret 2018.

"Ini pengibulan, waspada. Bagi-bagi sertifikat tanah sekian hektare, tetapi ketika 74 persen negeri ini dimiliki kelompok tertentu, seolah dibiarkan," sindir Amien Rais ketika itu.

2. Rezim pembangkit PKI

Amien Rais juga sempat menuding bahwa rezim pemerintahan di bawah Jokowi, memberikan kesempatan atau celah untuk bangkitnya kejayaan dari Partai Komunis Indonesia (PKI).

Dalam sebuah diskusi di Bandung, Amien menyindir bahwa pemerintah saat ini rentan disusupi oleh antek-antek PKI. Dia menuding bahwa isu kebangkitan PKI mudah masuk ke semua lini karena bebas beredar.

"Bangsa kita sangat mudah dibodohi, tapi kenapa rezim ini memberikan angin membangkitkan PKI," tutur Amien Rais.

3. Partai Setan dan Partai Allah

Belum lama ini, Amien Rais juga melontarkan pernyataan yang menimbulkan tanda tanya di kepala masyarakat. Dia menyebut bahwa dewasa ini, partai politik di Indonesia dibagi atau mendikotomikan menjadi dua bagian, partai setan dan partai Allah.

Pernyataan Amien itu sontak geger di masyarakat. Apalagi, dalam tausyiah Salat Subuh, Amien menyatakan partai Allah itu hanya PAN, PKS dan Gerindra. Yang menjadi pertanyaan, siapa yang dimaksud partai setan tersebut.

"Orang-orang yang anti-Tuhan, itu otomatis bergabung dalam partai besar, itu partai setan. Ketahuilah partai setan itu mesti dihuni oleh orang-orang yang rugi, rugi dunia rugi akhiratnya. Tapi di tempat lain, orang yang beriman bergabung di sebuah partai besar namanya hizbullah, Partai Allah. Partai yang memenangkan perjuangan dan memetik kejayaan," papar Amien.

4. Kritik Perppu Ormas dan Islamophobia

Amien Rais juga menjadi salah satu orang yang menentang soal penerbitan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2017 tentang Ormas akhirnya disahkan oleh DPR sebagai undang-undang.

Pengesahan UU itu sendiri berbuntut pada pembubabara ormas Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Dalam hal ini, Amien Rais menyinggung soal Islamophobia ketika pemerintah menerbitkan Perppu.

Pemerintah sendiri mengeluarkan Perppu ketika itu dengan tujuan untuk memberangus Ormas yang tidak memiliki basis idiologi Pancasila.

"Pisau ini digunakan untuk melenyapkan kekuatan Islam satu demi satu. Sekarang yang ditusuk dengan pisau itu teman-teman HTI. Banyak di kalangan umat tidak sadar, Islamophobia tidak pernah berhenti," kata Amien saat aksi menolak pengesahan Perppu Ormas di depan Gedung DPR/MPR.

5. Dukung Hashtag #GantiPresiden2019

Media sosial sempat dibanjiri tagar atau hashtag #GantiPresiden2019. Gerakan di dunia maya ini dapat diartikan jika ada pihak yang tak sepakat apabila Jokowi kembali meraih gelar orang nomor satu di Indonesia.

Terkait dengan tagar tersebut, Amien Rais merupakan salah satu pihak yang setuju dan menyambut baik adanya dorongan pergantian presiden di tahun 2019 tersebut. Amien seakan merasa sejalan dengan gerakan tersebut , karena dirinya merupakan kritikus rezim yang sedang berkuasa sekarang.

Amien mengklaim bahwa gerakan tersebut adalah aspirasi masyarakat luas dan salah satu kekreativitasan anak bangsa dewasa ini.

"Saya hari ini sangat bahagia dan bersyukur kepada Allah bahwa ada angin yang menyapu nusantara ini yaitu kelompok anak bangsa semakin lama menyuarakan semboyan di tahun 2019 Insya Allah ganti presiden," ucap Amien.

6. Beri Kartu Merah ke Jokowi

Insiden pemberian kartu kuning oleh Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia, Zaadit Taqwa Januari 2018 lalu menuai respons Amien Rais. Menurut Amien, kalau dirinya justru akan memberikan kartu merah ke Jokowi.

Alasan Amien adalah Jokowi sudah tidak boleh melanjutkan kepemimpinannya atau harus berhenti menjadi presiden. Ia menilai Jokowi gagal menyejahterakan masyarakat.

(OKZ)

   
 
ADVERTORIAL PEMERINTAH KABUPATEN ROKAN HILIR
HUT Ke-19 Rokan Hilir, Plt Gubri Kisahkan Liku-liku Sejarah Terbentuknya Kabupaten Rohil
Minggu, 09 Desember 2018 - 05:08

Kecewa Jokowi Diberi Gelar Adat, Syarwan Hamid akan Kembalikan Gelarnya ke LAMR
Sabtu, 08 Desember 2018 - 21:51

ADVERTORIAL PEMERINTAH KABUPATEN ROKAN HILIR
Sejuta Pesona Alam Rokan Hilir, Surganya Para Turis Lokal dan Mancanegara
Minggu, 09 Desember 2018 - 05:01

Spanduk #JKWBersamaPKI Justru Munculkan Kontra Simpati
Sabtu, 08 Desember 2018 - 21:36

Serupa Tapi Tak Sama, Daulat 812 Di Kuala Lumpur Dan Aksi 212 Di Jakarta
Sabtu, 08 Desember 2018 - 21:31

ADVERTORIAL PEMERINTAH KABUPATEN ROKAN HILIR
Air Bersih Untuk Masyarakat, Pemkab Rohil Gelontorkan Rp34 M Bangun Jaringan SPAM Durolis
Minggu, 09 Desember 2018 - 05:01

Harkodia 2018: Bank Riau Kepri Satu-satunya BPD Pada Pameran IBIC 2018
Sabtu, 08 Desember 2018 - 14:08

Polsek Kelayang Gelar Bhakti Religi di Masjid Taqwa Rimba Seminai
Sabtu, 08 Desember 2018 - 14:00

Model Baru Segera Tayang, Begini Nasib Avanza Xenia Bekas
Sabtu, 08 Desember 2018 - 13:53

Deretan Mobil Bekas Irit BBM Versi Pedagang
Sabtu, 08 Desember 2018 - 13:48

Reuni 212 Tanpa Tokoh Setral, Tokoh Sentral Adalah Rakyat Itu Sendiri
Sabtu, 08 Desember 2018 - 13:31

Waspada Banjir, Siang Ini PLTA Koto Panjang Buka Pintu Pelimpahan Setinggi 120 Cm
Sabtu, 08 Desember 2018 - 13:19

Malam Minggu Riau Bakal Diguyur Hujan
Sabtu, 08 Desember 2018 - 13:17

Aksi 212 Dinilai Dongkrak Prabowo, Gerus Elektabilitas Jokowi
Sabtu, 08 Desember 2018 - 08:37

Menangkan Jokowi Di Jateng, Nasdem Sebar Ribuan Purnawirawan TNI-Polri
Sabtu, 08 Desember 2018 - 08:29

Ustaz Abdul Somad Ajak Jamaah Datangi TPS Di Hari Pencoblosan
Sabtu, 08 Desember 2018 - 08:26

Pelaku Usaha Dukung Konversi Bank Riau Kepri Menjadi Syariah
Sabtu, 08 Desember 2018 - 08:14

Rohil Segera Miliki Pelabuhan Berskala Internasional
Sabtu, 08 Desember 2018 - 08:06

Bandingkan Kasus Habib Bahar Dengan Bupati Boyolali, Korsa: Polri Pilih Kasih!
Jumat, 07 Desember 2018 - 20:57

Pengorbanan Besar Umat Islam Saat Tujuh Kata Di Piagam Jakarta Dicoret
Jumat, 07 Desember 2018 - 20:52

MC Metallica 1993 Jelaskan Keajaiban Reuni 212
Jumat, 07 Desember 2018 - 20:50

Seruan Habib Rizieq Di Reuni 212 Bukanlah Kampanye
Jumat, 07 Desember 2018 - 20:45

Waspada, Sore Ini Pintu Pelimpahan PLTA Koto Panjang Dibuka 80 Cm
Jumat, 07 Desember 2018 - 20:32

Bangun Tol Riau-Sumbar, PT HK Mulai Mobilisasi Peralatan dari Sicincin ke Pekanbaru
Jumat, 07 Desember 2018 - 20:18

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com