Home
Lawan Boikot Sawit, Malaysia Ancam Batal Beli Jet Uni Eropa | Diselimuti Asap, Jarak Pandang di Dumai Cuma 4 Kilometer | Pasukan Koalisi Rebut Benteng Terakhir, ISIS Suriah Dinyatakan Kalah | Pesaing Toyota Rush Segera Hadir, Ini Bocorannya | Kenali Penyebab Skutik Boros Bensin | Syahganda Yakin 2 Menteri Jokowi Segera Ditangkap KPK
Senin, 25 Maret 2019
/ Lifestyle / 11:02:14 / Kondisi Diabetes di Indonesia Mengkhawatirkan /
Kondisi Diabetes di Indonesia Mengkhawatirkan
Minggu, 15 April 2018 - 11:02:14 WIB

Kondisi diabetes di Indonesia sudah semakin mengkhawatirkan. Indonesia mengalami kematian terbesar nomor 3 akibat diabetes.

Berdasarkan data milik Kementerian Kesehatan yang diperoleh dari Sample Registration Survey 2014, diabetes telah menjadi penyebab kematian terbesar nomor 3 di Indonesia dengan presentase sebesar 6,7 persen, setelah stroke (21,1 persen) dan penyakit jantung koroner (12,9 persen).

Data terbaru dari International Diabetes Federation (IDF) Atlas tahun 2017 menunjukkan bahwa Indonesia menduduki peringkat ke-6 dunia dengan jumlah penderita diabetes sebanyak 10,3 juta jiwa.

Jika tidak ditangani dengan baik, menurut World Health Organization, angka kejadian diabetes diprediksi akan melonjak hingga 21,3 juta jiwa pada 2030.

Menanggapi kondisi ini, Nutrifood sebagai produsen makanan dan minuman kesehatan dengan misi Inspiring a Nutritious Life, telah berkomitmen selama bertahun-tahun untuk menginspirasi keluarga Indonesia menjalani gaya hidup sehat sehingga terhindar dari resiko diabetes.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah secara konsisten berkolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan seperti pemerintah, praktisi kesehatan (Rumah Sakit, dokter, ahli gizi), akademisi dan peneliti, komunitas dan lembaga non profit, media, pihak swasta, masyarakat umum, hingga anak muda.

"Merespon tingginya persentase diabetes di Indonesia, selama bertahun-tahun Nutrifood tergerak berkontribusi dalam upaya membangun keluarga Indonesia yang sehat agar dapat terhindar dari resiko diabetes," kata Susana, Head of Nutrifood Research Center, Jakarta, Jumat, (13/04/2018)

Untuk menciptakan dampak yang lebih besar, Nutrifood aktif berkolaborasi dengan berbagai pihak dan menghargai respon positif dari semua mitra strategis yang telah bekerja sama dengan Nutrifood. Salah satunya adalah Kementerian Kesehatan RI.

"Dengan mengutamakan menjaga keluarga Indonesia akan pentingnya gaya hidup sehat. Semoga kerja sama ini dapat terus terjalin dengan baik dan membuahkan hasil yang maksimal," tambahnya.

Lebih lanjut Susana mengatakan pada tahun 2018, Nutrifood masih terus melanjutkan komitmennya mengedukasi keluarga Indonesia, salah satunya melalui program edukasi Lindungi Keluarga dari Diabetes hari ini, bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular, Kementerian Kesehatan RI.

Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Sedunia, Nutrifood juga mengadakan senam sehat #BeatDiabetes selama bulan April 2018 di 21 kota dan menjangkau hingga 18.000 masyarakat Indonesia. Melalui kegiatan ini, Nutrifood mengajak keluarga Indonesia untuk bersama-sama mencegah dan melawan
diabetes dengan berbagai kegiatan menarik seperti senam sehat, cek gula darah gratis, konsultasi kesehatan gratis, dan festival makanan dan minuman bebas atau rendah gula.

"Semoga dengan adanya program- program ini, semakin banyak keluarga Indonesia yang terinspirasi untuk menjalani gaya hidup sehat," paparnya.

Adapun program-program lainnya yang telah dijalankan Nutrifood untuk mengedukasi keluarga Indonesia tentang bahaya diabetes dan pentingnya gaya hidup sehat antara lain:

1. Kampanye #Hands4Diabetes yang dilaksanakan dalam memperingati Hari Diabetes Sedunia tanggal 14 November, bekerja sama dengan Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) dan sobat Diabet. Program ini telah berjalan sejak 2013 hingga 2017 dan telah menjangkau puluhan ribu masyarakat di 40 kota Indonesia.

Acara #Hands4Diabetes diisi dengan aktivitas funwalk, senam sehat, cek gula darah gratis, penandatanganan petisi #Hands4Diabetes untuk donasi, serta kampanye di media sosial.

2. Edukasi Cermati Label Kemasan Makanan dan Batasi Konsumsi Gula, Garam, dan Lemak (GGL). Program ini melibatkan berbagai macam pihak antara lain Kementerian Kesehatan, Badan Pengawas Obat dan Makanan, Dinas Kesehatan, Pengurus Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Universitas, dan komunitas kesehatan.(INILAH)

   
 
Puncak Lawang, Spot Terbaik Melihat Danau Maninjau dari Ketinggian
Jumat, 22 Maret 2019 - 16:59

Dilengkapi Taman Wisata, Masjid Cheng Ho akan Berdiri di Rohil
Jumat, 22 Maret 2019 - 16:54

Erwin Aksa Sudah Baca Peta Sebelum Dukung Prabowo
Jumat, 22 Maret 2019 - 16:47

Erwin Aksa Sudah Baca Peta Sebelum Dukung Prabowo
Jumat, 22 Maret 2019 - 16:44

Siak Rancang Event Wisata "Thriathlon Sunnah" Gabungkan 3 Olahraga
Jumat, 22 Maret 2019 - 16:33

Dinilai Sukses Terapkan Sistem Penyelenggaraan Pemilu, DPRD Rohul Kunjungi Siak
Jumat, 22 Maret 2019 - 16:29

SBY Dikabarkan Teken Surat Pergantian Noviwaldy dari Jabatan Wakil Ketua DPRD Riau
Jumat, 22 Maret 2019 - 16:23

Pesawat ATR Garuda Diduga Alami Kerusakan "Landing Gear" Jelang Tinggal Landas
Jumat, 22 Maret 2019 - 16:20

Pemkab Siak Serahkan Laporan Hasil Keuangan ke-BPK Perwakilan Riau
Jumat, 22 Maret 2019 - 16:08

Pertajam Program Prioritas Pembangunan, Pemkab Taja Musrenbang RKPD
Jumat, 22 Maret 2019 - 15:20

Kubu Prabowo Resmi Tolak Metro TV Sebagai Media Penyelenggara Debat Capres Keempat
Jumat, 22 Maret 2019 - 14:50

Jual Beli Jabatan Rektor, Menag Terlibat? Romi: Silakan Jawab Sendiri
Jumat, 22 Maret 2019 - 14:42

Ini Lima Alasan Mengapa Jokowi Tidak Layak Dipilih Kembali Versi Rizal Ramli
Jumat, 22 Maret 2019 - 14:39

Gubri Rampingkan Struktur Pemerintahan dari 40 Jadi 37 OPD
Jumat, 22 Maret 2019 - 09:38

Infrastruktur Pendukung Siak IV Dianggarkan Tahun 2020
Jumat, 22 Maret 2019 - 09:37

Keterbatasan Jokowi Dalam Bahasa Tak Bisa Jadi Alasan Bolos Di Forum Internasional
Jumat, 22 Maret 2019 - 09:36

Lembaga Survei Kunci Jokowi, RR: Untuk Alasan Kecurangan Kalau Sampai Kalah
Jumat, 22 Maret 2019 - 09:28

Shireen Sungkar, Sejak Dini, Kenalkan Hijab Ke Buah Hati
Jumat, 22 Maret 2019 - 09:23

Dianggap Coreng Wibawa Kemenag, Menag Lukman Diminta Mundur Dari Jabatannya
Jumat, 22 Maret 2019 - 09:16

Difasilitasi SKK Migas Wilayah Sumbagut,
PWI Riau Gelar Pelatihan Jurnalistik Wartawan Migas dan UKW
Jumat, 22 Maret 2019 - 08:48

Cerita Guru Besar UIN Malang yang Merasa Dicurangi Kemenag
Kamis, 21 Maret 2019 - 16:59

Eksepsi Ditolak, Habib Bahar Ikhlas Terima Putusan Hakim
Kamis, 21 Maret 2019 - 16:52

Erwin Aksa Simbol Perlawanan JK Atas Jokowi-Maruf
Kamis, 21 Maret 2019 - 16:48

Enam Guru Honorer di Banten Dipecat Gara-Gara Pamer Stiker Prabowo-Sandi
Kamis, 21 Maret 2019 - 16:46

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com