Home
Pendukung Jokowi Lempar Mahasiswa Saat Aksi, Bentrok Pun Pecah | BBKSDA Riau Telusuri Harimau Masuki Perkampungan Masyarakat | Bukan Dendam, GMMK Riau Akan Perlakukan Yaqut Seperti GP Ansor Lakukan UAS di Jawa | Tersangkut Kasus Narkoba, Pegawai Pemkab Meranti Bakal Dipecat | Syamsuar Tak Kunjung Jadi Ketua PAN Riau, Begini Penjelasan DPP | Andi Rachman Mundur, Wan Thamrin Plt Gubernur Riau
Jum'at, 21 09 2018
/ Peristiwa / 16:22:04 / Centurygate Kembali Menguat, SBY Diingatkan Cermat /
Centurygate Kembali Menguat, SBY Diingatkan Cermat
Senin, 16 April 2018 - 16:22:04 WIB

JAKARTA - Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) diingatkan untuk cermat mengamati kembali bergulirnya megaskandal dana talangan Bank Century.

Sangat mungkin lawan politik sengaja menggunakan atau setidak-tidaknya memanfaatkan kasus tersebut untuk menggerus elektabilitas Demokrat sekaligus alat sandera ke SBY terkait kepentingan Pilpres 2019.

"Partai politik yang berkuasa saat penggelontoran uang negara ke Bank Century sebaiknya mulai cerdas mengamati pergerakan kasus ini. Kebaikan yang diklaim saat penggelontoran, yakni masa pemerintahan SBY, sepertinya menjadi pertaruhan di masa pemerintahan Jokowi," kata Ketua Pendiri Indonesian Audit Watch (IAW) Junisab Akbar kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (16/4).

Junisab mencium hiruk pikuk pengungkapan kasus Century setelah keluar putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan beraroma ketidaklaziman.

Praperadilan diajukan Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) yang dikoordinatori Bonyamin Saiman yang dikenal juga sebagai koordinator pembela hukum mantan Ketua KPK Antasari Azhar.

SBY pernah mengakui tergerusnya suara Agus Harimurti Yudhoyono di Pilgub DKI akibat fitnah soal tewasnya Nasruddin Zulkrnaen yang dilontarkan Antasari jelang pemungutan suara. Selain itu SBY menyebut grasi yang diberikan Jokowi ke Antasari bermotif politik.

Bisa jadi, masih kata Junisab, kasus Century jadi alat tekan baru setelah Rakernas Demokrat di Hambalang baru-baru ini tidak mengeluarkan rekomendasi mencalonkan Jokowi di Pilpres 2019. Junisab mendengar kabar SBY dihubungi pihak tertentu agar Rakernas memutuskan mencalonkan petahana.

Di sisi lain, ungkap Junisab, Jusuf Kalla yang saat penggelontoran dana ke Bank Century menjabat wapres, menyebut kasus Century sebagai tindakan 'maling' dan ketika itu memerintahkan penegak hukum menangkap Robert Tantular. Tapi merespons putusan PN Jaksel yang memerintakan KPK menetapkan Boediono dan kawan-kawan sebagai tersangka, JK menyatakan keheranannya.

"Ini patut dicermati dengan bijaksana. Kasus Century menarik perhatian sebab bailout dikucurkan tahun 2008 berdekatan dengan pileg dan pilpres. Sekarang kasus ini kembali mencuat di saat tahun politik," katanya.

Terlepas dari kepentingan politik di balik mencuatnya kembali kasus Century, Junisab mengatakan tiga jilid audit Bank Century seharusnya dijadikan oleh KPK sebagai pijakan proses penyidikan. Tapi karena seolah mempetieskan kasus Cetury, ia menyarankan untuk dilakukan audit kinerja khusus terhadap KPK.

"Kami sarankan agar dirunut ulang audit oleh BPK terkait dana ke Bank Century," tukas Junisab.[Rmol]

   
 
Belum Halal Tetapi Darurat, MUI Tegaskan Imunisasi MR Wajib
Rabu, 19 September 2018 - 08:47

Dua Nama Calon Direktur BRK Diduga Bermasalah, OJK: Kita Akan Pilih Orang Baik-baik
Rabu, 19 September 2018 - 08:44

Sempat Di Selamatkan Dari Kondisi Kritis, Anak Gajah Liar Sulit Dilepasliarkan
Rabu, 19 September 2018 - 08:41

5 Kadis Pariwisata Kabupaten Kota se-Riau Teken MoA Pariwisata
Rabu, 19 September 2018 - 08:28

Pemkab Meranti Buka Pendaftaran CPNS 2018, Jumlah Formasi 223 Orang
Rabu, 19 September 2018 - 08:19

3 Desa di Meranti Raih Penghargaan Desa Terbaik Tingkat Provinsi Riau 2018
Rabu, 19 September 2018 - 08:17

Masyarakat Desa Baran Melintang Rasakan Pembangunan
Rabu, 19 September 2018 - 08:15

Lagi Tren, Payung Teduh Buat Naik Motor
Selasa, 18 September 2018 - 16:41

Fahri Hamzah: KPK Layani Kelompok Pelindung Skandal Century
Selasa, 18 September 2018 - 16:37

Mulai Oktober, Bikin BPKB Harus Sertakan Nomor HP dan Email
Selasa, 18 September 2018 - 16:29

13 Tim Siap Berlaga di TdSi 2018
Selasa, 18 September 2018 - 16:21

Harga TBS Sawit di Riau Turun 2,35 persen dari Minggu Lalu
Selasa, 18 September 2018 - 16:13

Perwakilan OPD di Inhil Ikuti Sosialisasi SPIP
Selasa, 18 September 2018 - 16:10

Ketua DPC PKB Inhil Buka Pembekalan Caleg
Selasa, 18 September 2018 - 16:07

KS 212 Komunitas Dumai Pecah Kongsi?
Selasa, 18 September 2018 - 16:05

Majelis Hakim Menangkan Gugatan Warga Sido Dadi Atas Lahan KKPA
Selasa, 18 September 2018 - 15:58

Pengawasan Disdik Provinsi di Meranti Dinilai Lemah
Selasa, 18 September 2018 - 15:56

Syam “Bujuk” Insan Film Nasional Film-kan Negeri Istana
Selasa, 18 September 2018 - 15:50

Antisipasi Karlahut, Polsek Kelayang Gelar Rakor
Selasa, 18 September 2018 - 15:46

Habib Rizieq Serukan Politik Identitas Berketuhanan
Selasa, 18 September 2018 - 08:50

Pengamat: Ijtima Kukuhkan Ulama-Umara Kubu Prabowo-Sandiaga
Selasa, 18 September 2018 - 08:47

Dinilai Hina Presiden, Mahasiswa Riau Diadukan ke Polisi
Selasa, 18 September 2018 - 08:43

Camat Tebing Tinggi Tertibkan Suara Kaset Penangkaran Walet
Selasa, 18 September 2018 - 08:31

Perpatri Inhil Resmi Terbentuk
Selasa, 18 September 2018 - 08:27

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com