Home
Amien Rais: Zulkifli Hasan Hanya Bersandiwara Politik | Dua Pilihan Munculnya Capres Alternatif di Pilpres | Aktivitas Galian C Tidak Sengaja Temukan Peninggalan Kuno Bagian dari Candi Muara Takus | Disparbud Rohul Inventarisir Lokasi Obyek Wisata | Ertiga Baru Akan Segera Menyusul Xpander ke Luar Negeri | Pj Bupati Inhil Buka Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional Tingkat SMA Sederajat
Jum'at, 27 April 2018
/ Peristiwa / 16:22:04 / Centurygate Kembali Menguat, SBY Diingatkan Cermat /
Centurygate Kembali Menguat, SBY Diingatkan Cermat
Senin, 16 April 2018 - 16:22:04 WIB

JAKARTA - Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) diingatkan untuk cermat mengamati kembali bergulirnya megaskandal dana talangan Bank Century.

Sangat mungkin lawan politik sengaja menggunakan atau setidak-tidaknya memanfaatkan kasus tersebut untuk menggerus elektabilitas Demokrat sekaligus alat sandera ke SBY terkait kepentingan Pilpres 2019.

"Partai politik yang berkuasa saat penggelontoran uang negara ke Bank Century sebaiknya mulai cerdas mengamati pergerakan kasus ini. Kebaikan yang diklaim saat penggelontoran, yakni masa pemerintahan SBY, sepertinya menjadi pertaruhan di masa pemerintahan Jokowi," kata Ketua Pendiri Indonesian Audit Watch (IAW) Junisab Akbar kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (16/4).

Junisab mencium hiruk pikuk pengungkapan kasus Century setelah keluar putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan beraroma ketidaklaziman.

Praperadilan diajukan Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) yang dikoordinatori Bonyamin Saiman yang dikenal juga sebagai koordinator pembela hukum mantan Ketua KPK Antasari Azhar.

SBY pernah mengakui tergerusnya suara Agus Harimurti Yudhoyono di Pilgub DKI akibat fitnah soal tewasnya Nasruddin Zulkrnaen yang dilontarkan Antasari jelang pemungutan suara. Selain itu SBY menyebut grasi yang diberikan Jokowi ke Antasari bermotif politik.

Bisa jadi, masih kata Junisab, kasus Century jadi alat tekan baru setelah Rakernas Demokrat di Hambalang baru-baru ini tidak mengeluarkan rekomendasi mencalonkan Jokowi di Pilpres 2019. Junisab mendengar kabar SBY dihubungi pihak tertentu agar Rakernas memutuskan mencalonkan petahana.

Di sisi lain, ungkap Junisab, Jusuf Kalla yang saat penggelontoran dana ke Bank Century menjabat wapres, menyebut kasus Century sebagai tindakan 'maling' dan ketika itu memerintahkan penegak hukum menangkap Robert Tantular. Tapi merespons putusan PN Jaksel yang memerintakan KPK menetapkan Boediono dan kawan-kawan sebagai tersangka, JK menyatakan keheranannya.

"Ini patut dicermati dengan bijaksana. Kasus Century menarik perhatian sebab bailout dikucurkan tahun 2008 berdekatan dengan pileg dan pilpres. Sekarang kasus ini kembali mencuat di saat tahun politik," katanya.

Terlepas dari kepentingan politik di balik mencuatnya kembali kasus Century, Junisab mengatakan tiga jilid audit Bank Century seharusnya dijadikan oleh KPK sebagai pijakan proses penyidikan. Tapi karena seolah mempetieskan kasus Cetury, ia menyarankan untuk dilakukan audit kinerja khusus terhadap KPK.

"Kami sarankan agar dirunut ulang audit oleh BPK terkait dana ke Bank Century," tukas Junisab.[Rmol]

   
 
Segudang Penyebab yang Membuat Rupiah Melemah
Kamis, 26 April 2018 - 13:15

Pertemuan Jokowi Dengan Tokoh Alumni 212 Direstui Habib Rizieq
Rabu, 25 April 2018 - 20:58

Rizal Ramli Didzolimi Jokowi?
Rabu, 25 April 2018 - 20:50

Anton Tabah: Tiongkok Sudah Ambisius Kuasai Indonesia Sejak Era Majapahit
Rabu, 25 April 2018 - 20:42

Peneliti Kedai Kopi: Prabowo Sebaiknya tak Nyapres
Rabu, 25 April 2018 - 20:35

Gatot Komentari Isu Parpol-Parpol Tutup Pintu untuk Dirinya
Rabu, 25 April 2018 - 20:27

Tidak Lama Lagi E-Samsat Siap Diluncurkan Di Riau Melalui Bank Riau Kepri
Rabu, 25 April 2018 - 20:16

Agar Selalu GCG Bank Riau Kepri Berkoordinasi Dengan KPK
Rabu, 25 April 2018 - 20:13

Survei: Capres Alternatif, Elektabilitas Gatot Tertinggi
Rabu, 25 April 2018 - 20:05

Mahasiswa Inhil Geruduk Gedung DPRD Minta Pemda Perhatikan Petani Kelapa
Rabu, 25 April 2018 - 14:13

Sekda Inhil Buka Jambore PAUD dan Jambore Kader Posyandu di Tanah Merah
Rabu, 25 April 2018 - 14:05

Kades Kayu Ara Ogak Komentari Proyek Mangkrak Pembuatan Tiang Listrik PVC
Rabu, 25 April 2018 - 14:00

Yusril Sebut Rezim Jokowi Tunduk pada China soal TKA
Rabu, 25 April 2018 - 13:54

Temukan Jerat Harimau di SM Kerumutan, BBKSDA Riau Awasi Aktivitas Perburuan
Rabu, 25 April 2018 - 13:16

Pasar Lama Padat, Pasar Central Jembatan Padamaran Segera Difungsikan
Rabu, 25 April 2018 - 13:14

Mayat Perempuan Ditemukan Mengambang di Sungai Cenaku
Rabu, 25 April 2018 - 13:02

Disdukcapil Kuansing Batasi Pencetakan KTP Elektronik
Rabu, 25 April 2018 - 13:01

Dua Pejabat Baru Polres Kepulauan Meranti Dilantik
Rabu, 25 April 2018 - 12:59

Jelang Ramadan, Harga Kebutuhan Pokok di Pekanbaru Naik
Rabu, 25 April 2018 - 12:57

Mendagri Ingatkan ASN Jaga Netralitas
Rabu, 25 April 2018 - 12:53

MTQ Kecamatan Rupat Utara Wahana Tampilkan Potensi Desa
Rabu, 25 April 2018 - 12:51

Kabar Gembira, ADD dan DD Triwulan I Sudah Ditransfer
Rabu, 25 April 2018 - 12:48

Tahun Ini Proyek Multiyears Pulau Rupat Dilanjutkan
Rabu, 25 April 2018 - 12:46

Bupati Kampar Tinjau Langsung Kondisi Pedesaan
Selasa, 24 April 2018 - 17:47

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com