Home
Polisi Tangkap Penista Agama Islam di Bengkalis | Unggul di Debat, BPP Riau Optimis Prabowo-Sandi Menang 80 Persen di Bumi Lancang Kuning | Dukungan Majelis Syuro PBB ke Prabowo Sebatas Rekomendasi | Pendapatan Bea Cukai Menurun Akibat Boikot Produk Sawit Indonesia di Eropa | Sinyal Kenaikan Gaji ASN Tunggu Juknis | Pamitan di Lubuk Dalam, Syamsuar Resmikan 13 Proyek Infrastruktur
Senin, 21 Januari 2019
/ Peristiwa / 13:16:35 / Temukan Jerat Harimau di SM Kerumutan, BBKSDA Riau Awasi Aktivitas Perburuan /
Temukan Jerat Harimau di SM Kerumutan, BBKSDA Riau Awasi Aktivitas Perburuan
Rabu, 25 April 2018 - 13:16:35 WIB

PEKANBARU - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Riau mengantisipasi perburuan Harimau Sumatera pascapenangkapan Bonita di Kabupaten Indragiri Hilir, Riau.

"Laporan dari teman-teman di lapangan masih ditemukan perburuan harimau menggunakan jerat," kata Kepala BBKSDA Riau, Suharyono kepada Antara di Pekanbaru, Selasa.

Untuk itu, ia mengatakan pasca penangkapan dan relokasi harimau sumatera bernama Bonita dari Indragiri Hilir, Riau, ke pusat rehabilitasi harimau sumatera (PRHS) Dharmasraya, Sumatera Barat, tim tidak akan berhenti melakukan pengawasan.

Dia mengatakan tim terpadu terdiri dari BBKSDA Riau, TNI, Polri, aktivis pecinta satwa dan pemerintah setempat yang telah dibentuk diupayakan untuk tetap dipertahankan.

Hal itu menyusul masih terdapat harimau sumatera lainnya di sekitar lansekap SM Kerumutan, terutama Kecamatan Pelangiran, Indragiri Hilir dan Kecamatan Teluk Meranti, Pelalawan.

"Bersama TNI Polri kita akan terus melakukan pengawasan di sana," tuturnya.

Lebih jauh, selain mengawasi dan melakukan patroli bersama dia juga mengatakan tim BBKSDA Riau melakukan identifikasi terkait keberadaan individu harimau sumatera lainnya.

"Tentu saja kita turut melakukan pengamatan individu lain di Pelangiran dan sekitarnya," tuturnya.

BBKSDA Riau menyatakan sedikitnya lima ekor harimau sumatera yang kini hidup di kawasan lansekap SM Kerumutan yang membentang dari Indragiri Hilir, Indragiri Hulu dan Pelalawan.

Belakangan, sejumlah harimau yang hidup di kawasan konservasi itu bermunculan ke pemukiman warga. Salah satu diantaranya adalah Bonita, harimau sumatera betina berusia empat tahun yang berkeliaran di kawasan perkebunan sawit PT Tabung Haji Indo Plantation (THIP), Kecamatan Pelangiran, Indragiri Hilir.

Bonita sendiri berhasil ditangkap dan direlokasi setelah tim terpadu melakukan perburuan sejak Januari-April 2018. Selama periode itu, Bonita telah membunuh dua manusia, tempat jelajah dia di PT THIP pada Januari dan Maret 2018. Keduanya adalah seorang perempuan bernama Jumiati dan laki-laki bernama Yusri.

Sementara itu, selama proses pencarian, tim sempat menemukan sedikitnya 50 jerat yang diduga kuat sengaja ditujukan menjerat harimau di kawasan tersebut.

Selama proses pencarian pula, tim terpadu tidak hanya memantau satu ekor harimau Bonita yang keluar dari kawasan konservasi. Sedikitnya tiga ekor harimau lainnya yang terpantau sempat berkeliaran di antara Pelangiran, Indragiri Hilir dan Pulau Muda, Pelalawan.

Bahkan di Pelalawan, dua harimau dilaporkan sempat memangsa hewan ternak warga, meski kemudian harimau tersebut menghilang dan hingga kini belum ditemukan lagi. [antara]

   
 
New Avanza Resmi Meluncur di Jakarta
Rabu, 16 Januari 2019 - 08:42

Demokrat: Hasto Dijewer Jokowi Kalau Puji Pidato Prabowo
Rabu, 16 Januari 2019 - 08:29

Erick Thohir Ceritakan Momen Maruf Amin Latihan Debat
Rabu, 16 Januari 2019 - 07:59

Rizal Ramli, Di Atas Kertas Prabowo-Sandi Menang
Rabu, 16 Januari 2019 - 07:58

Di Pekanbaru, 1.277 Km Ruas Jalan Wewenang Pemko, 127 Km Tanggungjawab Pemprov
Rabu, 16 Januari 2019 - 07:52

Bujang Dara Inhil Sebagai Icon Pemuda Inhil
Rabu, 16 Januari 2019 - 07:48

Kabar Positif, Harga TBS Naik Tipis
Rabu, 16 Januari 2019 - 07:46

PBB Tidak Mungkin Netral Dalam Pilpres, Tunggu Akhir Januari
Selasa, 15 Januari 2019 - 15:42

Amin Rais Merinci 3 Bukti Pemerintahan Jokowi Sangat Otoriter
Selasa, 15 Januari 2019 - 15:35

Duta Lingkungan Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan
Selasa, 15 Januari 2019 - 15:23

Pemasangan Main Span Terakhir Jembatan Siak IV Pekanbaru
Selasa, 15 Januari 2019 - 15:20

Gubernur Riau Sudah Usulkan Catur Jadi Bupati Kampar Definitif ke Kemendagri
Selasa, 15 Januari 2019 - 15:18

Dua Kepala Daerah Komit Usung Program Tersinergi
Selasa, 15 Januari 2019 - 15:16

Pekerjaan Jembatan Siak IV Hampir Rampung
Selasa, 15 Januari 2019 - 15:14

Ada "Jejak" Mendagri Di Skandal Meikarta, KPK Tak Mau Buru-buru
Selasa, 15 Januari 2019 - 08:41

Reorientasi Pembangunan Prabowo Fokus Pada Lima Solusi
Selasa, 15 Januari 2019 - 08:39

Pohon Zaitun di Masjid Al-Ibrahim
Selasa, 15 Januari 2019 - 08:32

Plh Gubri Tanggapi Pernyataan GP Ansor Dengan Bijak
Senin, 14 Januari 2019 - 16:26

PHW Kembangkan Wisata Kampung Bandar Senapelan
Senin, 14 Januari 2019 - 16:24

Hingga Pertengahan Januari, 108 Hektar Lahan Terbakar di Riau
Senin, 14 Januari 2019 - 15:41

Festival Kuliner Meriahkan CFD Inhil
Senin, 14 Januari 2019 - 15:38

PKS Dukung Satgas Novel: Mudah-Mudahan Bukan Kepentingan Politik
Senin, 14 Januari 2019 - 15:21

CPNS Pemprov Riau Terancam Gugur Jika Memalsukan Dokumen Pemberkasan
Senin, 14 Januari 2019 - 15:16

Datangi Posko Prabowo, Ikatan Dai Aceh Minta Jawaban Tes Baca Al-Quran
Senin, 14 Januari 2019 - 15:10

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com