Home
Pemerintah Provinsi Riau Bentuk Panitia Khusus Seleksi Direksi Dan Komisaris BRK | Harga TBS Kelapa Sawit di Riau Naik Tipis | Defisit Anggaran, Pemprov Riau Akan Jual Aset? | Pemuda Pancasila Ancam Segel Bandara Soal #2019GantiPresiden | Kubu Jokowi-Maaruf Lempar Kode, Apakah Rizieq Mau Dirangkul? | Bupati Inhil Pimpin Rapat Pembahasan Rancangan Teknokratik RPJMD 2018-2023
Rabu, 22 08 2018
/ Politik / 20:05:42 / Survei: Capres Alternatif, Elektabilitas Gatot Tertinggi /
Survei: Capres Alternatif, Elektabilitas Gatot Tertinggi
Rabu, 25 April 2018 - 20:05:42 WIB

JAKARTA - Survei dari lembaga Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (Kedai Kopi) memunculkan nama calon presiden (capres) alterntaif Gatot Nurmantyo yang mendapatkan hasil tertinggi dari responden. Berdasarkan data yang diterima Antara di Jakarta, Rabu (25/4), responden diberikan pertanyaan terbuka, siapakah calon presiden (capres) alternatif yang paling tepat jika Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto tidak mencalonkan diri pada pilpres 2019.

Dari hasil tersebut didapat hasil Gatot Nurmantyo (27,4 persen), Rizal Ramli (23,9 persen), Susi Pudjiatuti (9,5 persen), Anies Baswedan (9,4 persen), Tuan Guru Bajang Zainul Majdi (6,4 persen), Zulkifli Hasan (4,6 persen), Abraham Samad (2,3 persen), Muhaimin Iskandar (2,1 persen), dan Ahmad Heryawan (1,4 persen). Sisa responden menyebut nama lainnya dan belum memutuskan serta menyatakan tidak akan memilih.

Survei didapat dari 1.033 responden di 34 provinsi. Selain itu, survei melalui telepon yang dilakukan pada 13 April-16 April 2018 juga menanyakan tentang penerapan Pancasila dan Trisakti oleh pemerintah saat ini serta pendapat tentang permasalahan ekonomi, hukum, dan toleransi saat ini.

Saat ditanya, dari lima sila Pancasila, "Sila ke berapa yang paling belum mampu dijalankan oleh pemerintahan saat ini?" terbanyak menyebut sila kelima (48,4 persen).

"Tiga alasan teratas sila kelima belum mampu dijalankan pemerintah, menurut responden adalah masih banyak ketidakadilan, ada kesenjangan sosial, dan ekonomi belum merata," kata pendiri Kedai Kopi Hendri Satrio.

Lalu, sila dari Pancasila lain yang dianggap belum mampu dijalankan pemerintah menurut responden adalah sila ketiga (11,7 persen), sila keempat (8,1 persen), sila kedua (6,3 persen), dan terakhir sila pertama (5,6 persen), sisanya menjawab tidak ada. Responden juga menganggap pemerintah belum menjalankan Trisakti.

Trisakti adalah konsep yang dicetuskan Bung Karno dan dijanjikan Jokowi pada kampanye politiknya ketika mencalonkan diri menjadi presiden RI. Konsep-konsep dalam Trisakti adalah berdaulat dalam politik, berdikari dalam ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan.

"Pada saat ditanya, 'Menurut Anda apakah pemerintahan saat ini sudah menjalankan Trisakti?' 48 persen menjawab belum, hanya 35 persen yang menjawab sudah, sisanya 17 persen menjawab tidak tahu," kata Hendri menjelaskan.

Responden juga ditanyakan mengenai memilih presiden baru untuk solusi masalah di bidang ekonomi, hukum, dan toleransi. Pada pertanyaan, 'Menurut Anda apa permasalahan ekonomi yang dihadapi oleh bangsa Indonesia saat ini?' responden menyebut banyak permasalahan ekonomi, seperti kenaikan harga (43 persen) sebagai yang teratas, banyak pengangguran (19 persen), kemiskinan (8 persen), kesejahteraan kurang merata (3,1 persen), serta sisanya menyebut sejumlah masalah lainnya.

Sumber : Antara

   
 
Bungkam Hong Kong, Timnas U-23 Hadapi UEA pada 16 Besar
Senin, 20 Agustus 2018 - 21:03

PDIP: Kalau Rizieq Bisa Dukung Jokowi-Maaruf, Mengapa Tidak
Senin, 20 Agustus 2018 - 16:56

Pernyataan Mahfud MD Bakal Pengaruhi Warga NU
Senin, 20 Agustus 2018 - 16:52

Meriahkan HUT RI ke 73, Warga Sei Betung Kampung Rempak, Gelar Permainan Rakyat..
Senin, 20 Agustus 2018 - 15:15

Sekda Inhil Serahkan Lencana Melati Pada Apel Besar Peringatan Hari Pramuka
Senin, 20 Agustus 2018 - 15:09

Meriahkan HUT RI ke-73, Bupati Inhil Apresiasi Berbagai Lomba Yang Digelar DWP
Senin, 20 Agustus 2018 - 15:05

Kades Batu Sawar Lantik 21 Perangkat
Senin, 20 Agustus 2018 - 14:55

Wabup Meranti Minta OPD Fokus Pada Program Menyentuh Kebutuhan Masyarakat
Senin, 20 Agustus 2018 - 14:52

Pemko Pekanbaru Usulkan 300 Formasi CPNS 2018
Senin, 20 Agustus 2018 - 14:41

Mahasiswa Kukerta UNRI Gelar Festival Budaya Gasing
Senin, 20 Agustus 2018 - 14:39

Mobil Perpustakaan Keliling Sapa Masyarakat Kuansing
Senin, 20 Agustus 2018 - 14:37

Tim Gabungan Satgas Karhutla Masih Berjibaku Memadamkan Api Di Lahan Yang Terbakar Di Bengkalis
Senin, 20 Agustus 2018 - 09:23

Sempat Padam, Lahan Kawasan Lubuk Gaung Terbakar Lagi
Senin, 20 Agustus 2018 - 09:11

Duh, Seorang Pekerja di RS Puri Husada Lakukan Percobaan Bunuh Diri
Minggu, 19 Agustus 2018 - 13:52

Kwarcab Pramuka Inhil Gelar Apel Besar Peringatan Hari Pramuka ke-57
Minggu, 19 Agustus 2018 - 13:48

Pramuka Sebagai Pelaku Perubahan untuk Membangun Bangsa
Minggu, 19 Agustus 2018 - 13:45

DPRD Inhil: Masuki Usia ke-73, Kesejahteraan Masyarakat Indonesia Harus Meningkat
Minggu, 19 Agustus 2018 - 13:42

Bupati Inhil: Kemerdakaan Adalah Anugerah Allah SWT
Minggu, 19 Agustus 2018 - 13:38

Berlangsung Hikmat, Camat Kelayang Pimpin Upacara HUT RI Ke-73
Minggu, 19 Agustus 2018 - 13:28

Dilepas Bupati Irwan, Ribuan Warga Meranti Ikuti Gerak Jalan Sehat
Minggu, 19 Agustus 2018 - 13:25

Karang Taruna Desa Sungai Alam Taja Pesta Rakyat
Minggu, 19 Agustus 2018 - 13:20

Sempena Hari Pramuka Ke-57, Bupati Meranti Bagi-Bagi Sepeda
Minggu, 19 Agustus 2018 - 13:14

Ini Dia Sosok Pemeran Pengganti Jokowi Saat Naik Moge
Minggu, 19 Agustus 2018 - 13:09

Amien: Umat Indonesia Berpotensi Pecah Jika Prabowo Pilih UAS
Minggu, 19 Agustus 2018 - 08:49

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com