Home
Pemerintah Provinsi Riau Bentuk Panitia Khusus Seleksi Direksi Dan Komisaris BRK | Harga TBS Kelapa Sawit di Riau Naik Tipis | Defisit Anggaran, Pemprov Riau Akan Jual Aset? | Pemuda Pancasila Ancam Segel Bandara Soal #2019GantiPresiden | Kubu Jokowi-Maaruf Lempar Kode, Apakah Rizieq Mau Dirangkul? | Bupati Inhil Pimpin Rapat Pembahasan Rancangan Teknokratik RPJMD 2018-2023
Rabu, 22 08 2018
/ Metropolitan / 07:04:29 / Dituduh Bolehkan Bom Bunuh Diri, Ini Jawaban Ustaz Somad /
Dituduh Bolehkan Bom Bunuh Diri, Ini Jawaban Ustaz Somad
Rabu, 16 Mei 2018 - 07:04:29 WIB

Ustaz Abdul Somad akhirnya angkat bicara soal penggalan video ceramahnya, yang kerap disebarkan setiap kali terjadi tragedi peledakan bom di Indonesia.

Video ceramah itu, disebarkan tak lengkap, alias dipotong, sehingga seolah-olah Ustaz Somad membenarkan perbuatan pemboman sebagai perbuatan jihad dan pelakunya mati syahid dan masuk surga.

Ustaz Somad menjawab semua tuduhan melalui penggalan video itu melalui ceramah resminya yang diunggah di akun Youtube resmi Tafaqquh video, dengan judul "Benarkah Ustadz Abdul Somad, Lc. MA Membolehkan Bom Bunuh Diri? Simak Penjelasan Ini Dengan Baik".

Dalam video itu, Ustaz Somad mengatakan, bahwa video yang disebarkan dan viral di media sosial itu merupakan video ceramahnya, ketika mengisi kajian subuh Sabtu di Masjid An Nur, sekitar dua tiga tahun lalu.

"Dua hari ini, video saya, menjawab pertanyaan di An Nur, lebih kurang dua tiga tahun lagi, diviralkan lagi. Tapi video itu dicut, dipotong. Saya masih ingat, tempat lokasi masjid itu, An Nur, kajian subuh Sabtu. Pertanyaan jemaah pakai kertas waktu itu, 'apa pendapat ustaz tentang bom bunuh diri di Palestina?' Begitu bunyi pertanyaannya, lalu saya menjawab, 'bahwa, jangan katakan itu bom bunuh diri. Tapi katakanlah itu gerakan mati syahid. Karena saudara kita yang di Palestina itu bukan bom bunuh diri. Tapi mati syahid. Lalu video itu dipotong, lalu ketika beberapa saat yang lalu ada bom panci di Kampung Melayu, video itu viral. Lalu yang belakangan ini di Surabaya, viral lagi. Nanti ada kompor orang meleduk, video itu viral lagi," kata Ustaz Somad.


Ustaz Abdul Somad.
Ustaz Abdul Somad.

Menurut Ustaz Somad, Umat Islam harus bisa membedakan antara bom bunuh yang dilakukan Muslim Palestina dengan di luar Palestina.

"Perlu diluruskan, beda antara di Palestina dengan luar Palestina. Apa bedanya, karena nabi membedakan antara non-Muslim di Mekkah dengan non-Muslim di Madinah," ujar Ustaz Somad.


Ustaz Somad menjelaskan, Nabi Muhammad SAW selama di Madinah, hidup damai berdampingan dengan orang-orang non-Muslim.

"Di Madinah saja nabi hidup sama apa? Bani Nadir, Bani Quraisah, Kampung Qoibar, itu juga non-Muslim. Tapi Nabi hidup bersama, sedangkan Abu Jahal, Abu Lahab, Abu Sofian belum masuk Islam yang ada di Mekkah, itu bedanya, yang di Madinah ini damai, sedangkan yang di Mekah itu perang," ujarnya.

Ustaz Somad menuturkan, tidak boleh seorang Muslim menyamakan kondisi di Palestina dan di negara lainnya, termasuk Indonesia.

"Kapan menjadi damai, kapan menjadi perang? Jadi tidak boleh kita sweeping, pukul rata. Non-Muslim yang ada di Palestina, Yahudi, Israel, zionis lagi lebih spesifiknya, itu adalah arbi. Buka Surat Al Mumtahanah ayat 8," katanya.


Ustaz Abdul Somad.

Somad mengatakan, dalam Alquran sudah sangat jelas dinyatakan bahwa orang atau kelompok yang wajib diperangi ialah orang yang telah memerangi Umat Islam dan orang atau kelompok yang telah mengusir Umat Islam dari kampungnya.

Ustaz Abdul Somad.
"Kalau mereka yang non-Muslim itu, tidak mengusir kamu dari kampung halaman kamu, tidak memerangi kamu, tidak mengusir kamu, maka kata Allah, 'Kamu boleh baik pada mereka dan bersikap adil'. Coba tengok, indahnya bahasa Alquran," ujarnya.

"Selama mereka tidak memerangi kamu, selama mereka tidak mengusir kamu dari kampung kamu. Maka berbuat baik dan adil lah pada mereka. Kenapa ini tidak berlaku di Palestina, orang Israel sudah melanggar dua, orang Israel telah memerangi orang Palestina dan orang Israel telah mengusir orang Palestina," kata Ustaz Somad.

Jadi, menurut Ustaz Somad, tidak boleh disamaratakan, bahwa Umat Islam boleh memerangi semua kaum.

"Jadi jangan digeneralisir, jangan dipotong, ini malam ini kita klarifikasi. Dalil orang Israel yang meledakkan bom di tengah kerumunan tentara Israel, mana dalilnya? Buka sahih Muslim, nih saya bacakan, ketika nabi sedang berada dengan sahabat bala perang uhud. Bapak ibu yang pergi umrah, di Bukit Uhud tahun ketiga, waktu itu nabi terkepung, dikepung oleh kafir qurais menyerang dari Mekkah, pimpinannya Abi Sofian. Datang mereka ke Kota Madinah, menyerang," kata dia.

"Saat itu kondisinya perang, lalu kemudian, salah seorang yang ada di samping nabi ini, musuh di depan, genting, di samping nabi ada tujuh orang ansor. Lalu kemudian apa kata dia, kata nabi, 'siapa yang di antara kalian ini yang berhasil mengusir gerombolan orang kafir itu. maka mati syahid, dia akan bersama aku di surga'. Jadi bukan dalam keadaan aman, bukan dalam keadaan bertetangga, lalu meledakan diri, nah ini tidak begitu," kata Ustaz Somad menegaskan. [
viva]

Selengkapnya simak video berikut:


   
 
Bungkam Hong Kong, Timnas U-23 Hadapi UEA pada 16 Besar
Senin, 20 Agustus 2018 - 21:03

PDIP: Kalau Rizieq Bisa Dukung Jokowi-Maaruf, Mengapa Tidak
Senin, 20 Agustus 2018 - 16:56

Pernyataan Mahfud MD Bakal Pengaruhi Warga NU
Senin, 20 Agustus 2018 - 16:52

Meriahkan HUT RI ke 73, Warga Sei Betung Kampung Rempak, Gelar Permainan Rakyat..
Senin, 20 Agustus 2018 - 15:15

Sekda Inhil Serahkan Lencana Melati Pada Apel Besar Peringatan Hari Pramuka
Senin, 20 Agustus 2018 - 15:09

Meriahkan HUT RI ke-73, Bupati Inhil Apresiasi Berbagai Lomba Yang Digelar DWP
Senin, 20 Agustus 2018 - 15:05

Kades Batu Sawar Lantik 21 Perangkat
Senin, 20 Agustus 2018 - 14:55

Wabup Meranti Minta OPD Fokus Pada Program Menyentuh Kebutuhan Masyarakat
Senin, 20 Agustus 2018 - 14:52

Pemko Pekanbaru Usulkan 300 Formasi CPNS 2018
Senin, 20 Agustus 2018 - 14:41

Mahasiswa Kukerta UNRI Gelar Festival Budaya Gasing
Senin, 20 Agustus 2018 - 14:39

Mobil Perpustakaan Keliling Sapa Masyarakat Kuansing
Senin, 20 Agustus 2018 - 14:37

Tim Gabungan Satgas Karhutla Masih Berjibaku Memadamkan Api Di Lahan Yang Terbakar Di Bengkalis
Senin, 20 Agustus 2018 - 09:23

Sempat Padam, Lahan Kawasan Lubuk Gaung Terbakar Lagi
Senin, 20 Agustus 2018 - 09:11

Duh, Seorang Pekerja di RS Puri Husada Lakukan Percobaan Bunuh Diri
Minggu, 19 Agustus 2018 - 13:52

Kwarcab Pramuka Inhil Gelar Apel Besar Peringatan Hari Pramuka ke-57
Minggu, 19 Agustus 2018 - 13:48

Pramuka Sebagai Pelaku Perubahan untuk Membangun Bangsa
Minggu, 19 Agustus 2018 - 13:45

DPRD Inhil: Masuki Usia ke-73, Kesejahteraan Masyarakat Indonesia Harus Meningkat
Minggu, 19 Agustus 2018 - 13:42

Bupati Inhil: Kemerdakaan Adalah Anugerah Allah SWT
Minggu, 19 Agustus 2018 - 13:38

Berlangsung Hikmat, Camat Kelayang Pimpin Upacara HUT RI Ke-73
Minggu, 19 Agustus 2018 - 13:28

Dilepas Bupati Irwan, Ribuan Warga Meranti Ikuti Gerak Jalan Sehat
Minggu, 19 Agustus 2018 - 13:25

Karang Taruna Desa Sungai Alam Taja Pesta Rakyat
Minggu, 19 Agustus 2018 - 13:20

Sempena Hari Pramuka Ke-57, Bupati Meranti Bagi-Bagi Sepeda
Minggu, 19 Agustus 2018 - 13:14

Ini Dia Sosok Pemeran Pengganti Jokowi Saat Naik Moge
Minggu, 19 Agustus 2018 - 13:09

Amien: Umat Indonesia Berpotensi Pecah Jika Prabowo Pilih UAS
Minggu, 19 Agustus 2018 - 08:49

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com