Home
Mantan Kasum TNI: Dalang Kerusuhan 1998 Belum Tertangkap Karena Ada Di Dalam Kekuasaan | Gerindra Puji Lembaga Survei Median Tidak Terafiliasi Kedua Kandidat | Jokowi Lupa Kabinetnya Dihuni Pelanggar HAM Berat | Pemko Siapkan Dana Rp19,2 Miliar Untuk Masjid Paripurna | Penurunan Lifting Migas Jadi Sorotan | Penyertaan Modal BUMD Dikonsultasikan ke Pusat
Rabu, 23 Januari 2019
/ Politik / 06:25:30 / Kaget Dengan Kaus Buatan PDIP, Lieus: Kasihan Pak Jokowi /
Kaget Dengan Kaus Buatan PDIP, Lieus: Kasihan Pak Jokowi
Jumat, 18 Mei 2018 - 06:25:30 WIB

JAKARTA - Koordinator Forum Rakyat, Lieus Sungkharisma kaget ketika melihat kaus bertuliskan Jadi Presiden Itu Berat Biar Jokowi Saja yang diserahkan Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto kepada budayawan Jaya Suprana.

Menurut Lieus, jika menjadi presiden berat harusnya PDIP mengganti Jokowi dengan kader lain.

"Kasihan pak Jokowi. Kalau PDIP tahu jadi presiden itu berat, mestinya mereka cari kader yang lebih kuat untuk memikul beban sebagai presiden," kata Lieus saat dihubungi, Kamis (17/5).

Lieus mengaku tidak tahu alasan PDIP tetap mempertahankan Pak Jokowi untuk tetap maju sebagai Presiden RI. Yang jelas, kata dia, selama pak Jokowi menjabat presiden ada banyak peristiwa yang membuat rakyat terbelah.

"Memang ada prestasi yang dicapai Pak Jokowi, namun tak sedikit pula rakyat yang kecewa. Pasalnya ada sangat banyak janji kampanye pak Jokowi yang belum dilaksanakan selama ia menjabat sebagai Presiden," katanya.

Karena itulah, tambah Lieus, sebagai orang yang sebelum mendukung pencalonan Pak Jokowi, ia merasa kasihan kalau pak Jokowi terus dipaksa untuk jadi Presiden.

"Bisa-bisa tambah kurus nanti beliau," ujar Lieus.

Lieus mengaku dirinya dan Jaya pihak yang mendukung Jokowi. Ia juga sudah menyampaikan penilaiannyan terhadap Jokowi kepada Jaya.

Menurut Lieus, semasa menjabat Walikota Solo Jokowi sudah mencatat prestasi yang bagus. Namun untuk menjadi presiden sangatlah berat.

"Jangan mentang-mentang Pak Jokowi petugas partai, maka dia dipaksa untuk terus memikul beban yang diluar batas kemampuannya. Kasihan beliau," ujar Lieus.

Lebih lanjut Lieus menyebut, indikasi dari beban berat yang tak kuat dipikul Jokowi itu bisa dilihat dari tantangannya yang meminta pembantunya, Menkeu Sri Mulyani, untuk berdebat dengan para ekonomi soal utang luar negeri RI.

Bahkan Forum Rakyat, kata Lieus lagi, sudah siap untuk memfasilitasi debat tersebut. Forum Rakyat sudah menyampaikan undangan resmi kepada Sri Mulyani. Tapi sampai kini Sri tidak memberi jawaban.

"Itu bukti kecil bahwa Pak Jokowi tak kuat membawa beban berat yang dipikulkan ke pundaknya. Faktanya, jangankan menjawab tantangan itu, Sri Mulyani bahkan tak menghiraukannya. Padahal presiden sendiri yang melontarkan tantangan tersebut," kata Lieus.

Oleh karena itulah Lieus berharap PDIP tidak terlalu ngotot mencalonkan kembali Pak Jokowi sebagai Presiden.

Ia yakin di tubuh PDIP ada banyak kader partai yang lebih kuat untuk memikul beban berat sebagai presiden.

Biarlah pak Jokowi, tambah Lieus lagi, pamit kepada rakyat dengan meninggalkan prestasi baik yang sudah dicapainya selama menjabat sebagai walikota Solo, Gubernur Jakarta dan Presiden saat ini.

"Jangan lagi beban berat itu dipikulkan kepadanya untuk masa lima tahun lagi," pungkasnya. [rmol]

   
 
Fisik Jembatan Siak IV Hampir Rampung
Jumat, 18 Januari 2019 - 14:02

Pemkab Siak Telusuri Potensi Pajak Perkebunan dan Pertanian
Jumat, 18 Januari 2019 - 14:00

Pamitan di Lubuk Dalam, Syamsuar Resmikan 13 Proyek Infrastruktur
Jumat, 18 Januari 2019 - 14:00

Di Tengah Kota, Empat Tahun Tak Tersentuh Perbaikan
Jumat, 18 Januari 2019 - 13:53

Hari Ini Riau akan Diguyur Hujan
Rabu, 16 Januari 2019 - 15:46

Belum Sepekan Dikerjakan, Jalan Lintas Siak-Sungai Pakning Rusak Lagi
Rabu, 16 Januari 2019 - 15:43

WAWANCARA
Aksi Persaudaraan Alumni 212 Solo Serangan Awal Kubu 02 Ke Kubu 01?
Rabu, 16 Januari 2019 - 15:22

Pengamat UIN: Serangan Ke Prabowo Soal HAM Sudah Basi
Rabu, 16 Januari 2019 - 15:10

Kabar Gembira, Bantuan Guru Madrasah di Bengkalis Tahun 2019 Naik 49,01 Persen
Rabu, 16 Januari 2019 - 15:05

Pemprov Selektif Terima PNS Pindahan
Rabu, 16 Januari 2019 - 15:03

Komisi IV DPRD Riau Jadwalkan Hearing PUPR dan Kontraktor
Rabu, 16 Januari 2019 - 15:02

Kinerja Wako Dumai Dinilai Lemah, Sekda Depenitif Harus Pejabat yang Kuat
Rabu, 16 Januari 2019 - 08:58

Mau Beli Avanza atau Veloz Baru? Ini Daftar Harga Resminya
Rabu, 16 Januari 2019 - 08:54

Rizal Ramli: Jokowi Nyerah pada Tekanan Partai dan Konflik Interest
Rabu, 16 Januari 2019 - 08:52

New Avanza Resmi Meluncur di Jakarta
Rabu, 16 Januari 2019 - 08:42

Demokrat: Hasto Dijewer Jokowi Kalau Puji Pidato Prabowo
Rabu, 16 Januari 2019 - 08:29

Erick Thohir Ceritakan Momen Maruf Amin Latihan Debat
Rabu, 16 Januari 2019 - 07:59

Rizal Ramli, Di Atas Kertas Prabowo-Sandi Menang
Rabu, 16 Januari 2019 - 07:58

Di Pekanbaru, 1.277 Km Ruas Jalan Wewenang Pemko, 127 Km Tanggungjawab Pemprov
Rabu, 16 Januari 2019 - 07:52

Bujang Dara Inhil Sebagai Icon Pemuda Inhil
Rabu, 16 Januari 2019 - 07:48

Kabar Positif, Harga TBS Naik Tipis
Rabu, 16 Januari 2019 - 07:46

PBB Tidak Mungkin Netral Dalam Pilpres, Tunggu Akhir Januari
Selasa, 15 Januari 2019 - 15:42

Amin Rais Merinci 3 Bukti Pemerintahan Jokowi Sangat Otoriter
Selasa, 15 Januari 2019 - 15:35

Duta Lingkungan Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan
Selasa, 15 Januari 2019 - 15:23

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com