Home
Polisi Tangkap Penista Agama Islam di Bengkalis | Unggul di Debat, BPP Riau Optimis Prabowo-Sandi Menang 80 Persen di Bumi Lancang Kuning | Dukungan Majelis Syuro PBB ke Prabowo Sebatas Rekomendasi | Pendapatan Bea Cukai Menurun Akibat Boikot Produk Sawit Indonesia di Eropa | Sinyal Kenaikan Gaji ASN Tunggu Juknis | Pamitan di Lubuk Dalam, Syamsuar Resmikan 13 Proyek Infrastruktur
Senin, 21 Januari 2019
/ Nasional / 06:37:45 / Ustaz Somad Bongkar Rahasia ISIS, Ternyata Bukan Islam /
Ustaz Somad Bongkar Rahasia ISIS, Ternyata Bukan Islam
Jumat, 18 Mei 2018 - 06:37:45 WIB

Dalam sepekan ini, kelompok pengikut teroris dunia yang bercokol di Indonesia, tergabung dalam sel-sel Jamaah Ansharud Daulah, Jamaah Ansharut Tauhid alias JAD/ JAT, melakukan serangkaian serangan teror ke beberapa lokasi di sejumlah wilayah, korbannya cukup banyak, baik yang wafat maupun yang terluka.

Meski demikian, ada sebanyak 17 orang yang ikut dalam serangan teror itu tewas. Diketahui, serangan teror terjadi di tiga gereja di Kota Surabaya, Markas Polrestabes Surabaya, Polda Riau dan ledakan bom rakitan di Rusun Wonocolo, Sidoarjo, Jawa Timur.

Selama ini, para pelaku peledakan bom dan penyerangan mengklaim diri mereka berjihad atas nama Allah. Dan mereka menyebut semua pihak yang diserang sebagai kaum kafir.

Tak cuma membunuh, kelompok ini juga sering melakukan propaganda seolah apa yang mereka lakukan ada dalam ajaran Islam. Padahal, sebenarnya Islam merupakan agama yang menjunjung tinggi perdamaian dan keadilan.

Sejak kemunculan kelompok teroris sel ISIS, mungkin tak banyak yang tahu, siapa mereka sebenarnya. Karena, diketahui selama ini mereka selalu membawa panji-panji Islam dalam kejahatannya.

Menurut Ustaz Abdul Somad, ISIS bukan lahir dari Islam, dan bukan masuk dalam golongan orang Islam, mereka sebenarnya secara tak langsung dibentuk oleh Amerika Serikat dan sekutunya. Dan Ustaz Somad memastikan ISIS sudah keluar dari ahli sunnah.

Dalam sebuah kesempatan berceramah yang diunggah di akun Youtube, Ustaz Abdul Somad dengan gamblang membongkar kedok rahasia teroris ISIS sebenarnya.

"ISIS bagi yang mau mencari, tulisan Arabnya, DAIS, Daulah Alislamiyah Iraq Suriah. Atau bahasa Inggrisnya dijuluki Islamic State in Iraq and Syria," kata Ustaz Somad seperti dikutip VIVA dari rekaman berdurasi kurang dari tiga menit itu.

Somad mengatakan, ISIS sudah keluar dari ahli sunnah karena tiga sebab penting.

Pertama, kata Ustaz Somad, petinggi utama ISIS, yaitu Abu Bakr Al Baghdadi, mengangkat dirinya sendiri sebagai pemimpin atau khalifah.

"Dalam Islam, khalifah tidak mengangkat dirinya sendiri, Abu Bakar tak mengangkat dirinya, sahabat membait Abu Bakar. Begitu, Ali tak pernah mengangkat dirinya, setelah Usman meninggal, sahabat membait Ali. Abu Bakr, enggak. 'Kalian membait aku, siapa yang tak membait aku, kafir'.Dibacakannya hadis, 'siapa yang mati, tidak membait, matinya mati jahiliah'. Itu kesalahan fatalnya yang pertama," kata Somad.

Kedua, ISIS merupakan kelompok yang menganut keyakinan takfiri. Dan keyakinan itu tidak ada di ahli sunnah.

"Mereka mengkafirkan semua yang tak sekeyakinan dengan dia, ini yang disebut dengan keyakinan takfiri. Syiah itu takfiri, ISIS juga sama takfiri. Siapa yang tidak ikut kepada ISIS, kafir halal darahnya. Maka keyakinan takfiri itu bukan ahli sunah," ujarnya.

Yang ketiga, kata Ustaz Somad, kekejaman yang dilakukan ISIS di dunia ini, didapatkan dari tentara Amerika. Bukan Islam.

"Cara-cara dia menyiksa, itu bukan cara-cara Islam, tapi lebih pada yang dilakukan oleh Guantanamo, orang-orang yang telah dilatih lama oleh tentara Amerika," kata Somad.

Dengan banyak alasan itu, menurut Ustaz Somad, sangat layak jika orang menyebut ISIS merupakan boneka buatan Amerika dan sekutunya. Bukan dari Islam.

"Maka bukan isu orang bilang ini bentukan Amerika, Eropa, Israel. Tapi masalah ISIS jangan baca koran. Karena koran itu yang betul cuma dua, harga sama tanggal. Karena beritanya dari Reuters, Reuters itu kantor berita Yahudi, maka bacalah Website ulam yang terpercaya, di antaranya Syah Yusuf Alkadarawi, beliau memfatwakan ISIS itu bukan Islam. Tapi bentukan," kata dia.

Ustaz Somad menceritakan, perperangan yang terjadi saat merupakan pertempuran antara dua kelompok, yakni Syiah dan ahli sunnah.

"Yang terjadi sekarang itu perang antara dua, Syiah dengan rezim Bashar Al Assad didukung oleh Iran dan Suriah. Kenapa Iran mendukung, karena keluarga Assad itu ayahnya partainya, Partai Hisbulbaas, Partai Hisbulbaas itu PKI-nya, kalau di tempat kita," kata Somad menceritakan.

"Makanya Suriah itu didukung oleh Rusia, kemudian didukung oleh Syiah karena agamanya Syiah Nusairiah ini, berkonflik dengan ahli sunah, ahli sunnah itu jabaah nusra, semua ahli sunah bergabung di kelompok ini. Jadi pertempuran itu antara dua, antara Syiah dengan ahli sunnah," ucap Somad melanjutkan.

"Nah datang ISIS di tengah abu-abu, ini yang merusak, akhirnya semua orang yang ke Suriah, dituduh bergabung dengan ISIS, padahal ISIS itu hanya merusak. Jatuh bantuan, jatuh senjata, tiba-tiba bisa jatuhnya ke kamp ISIS, Amerika itu bukan bodoh, bisa pula salah jatuh ke bawah, ya ahli. Oleh sebab itu maka, pendapat ulama yang terpercaya ISIS bukan Islam," kata Somad. [viva]

   
 
New Avanza Resmi Meluncur di Jakarta
Rabu, 16 Januari 2019 - 08:42

Demokrat: Hasto Dijewer Jokowi Kalau Puji Pidato Prabowo
Rabu, 16 Januari 2019 - 08:29

Erick Thohir Ceritakan Momen Maruf Amin Latihan Debat
Rabu, 16 Januari 2019 - 07:59

Rizal Ramli, Di Atas Kertas Prabowo-Sandi Menang
Rabu, 16 Januari 2019 - 07:58

Di Pekanbaru, 1.277 Km Ruas Jalan Wewenang Pemko, 127 Km Tanggungjawab Pemprov
Rabu, 16 Januari 2019 - 07:52

Bujang Dara Inhil Sebagai Icon Pemuda Inhil
Rabu, 16 Januari 2019 - 07:48

Kabar Positif, Harga TBS Naik Tipis
Rabu, 16 Januari 2019 - 07:46

PBB Tidak Mungkin Netral Dalam Pilpres, Tunggu Akhir Januari
Selasa, 15 Januari 2019 - 15:42

Amin Rais Merinci 3 Bukti Pemerintahan Jokowi Sangat Otoriter
Selasa, 15 Januari 2019 - 15:35

Duta Lingkungan Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan
Selasa, 15 Januari 2019 - 15:23

Pemasangan Main Span Terakhir Jembatan Siak IV Pekanbaru
Selasa, 15 Januari 2019 - 15:20

Gubernur Riau Sudah Usulkan Catur Jadi Bupati Kampar Definitif ke Kemendagri
Selasa, 15 Januari 2019 - 15:18

Dua Kepala Daerah Komit Usung Program Tersinergi
Selasa, 15 Januari 2019 - 15:16

Pekerjaan Jembatan Siak IV Hampir Rampung
Selasa, 15 Januari 2019 - 15:14

Ada "Jejak" Mendagri Di Skandal Meikarta, KPK Tak Mau Buru-buru
Selasa, 15 Januari 2019 - 08:41

Reorientasi Pembangunan Prabowo Fokus Pada Lima Solusi
Selasa, 15 Januari 2019 - 08:39

Pohon Zaitun di Masjid Al-Ibrahim
Selasa, 15 Januari 2019 - 08:32

Plh Gubri Tanggapi Pernyataan GP Ansor Dengan Bijak
Senin, 14 Januari 2019 - 16:26

PHW Kembangkan Wisata Kampung Bandar Senapelan
Senin, 14 Januari 2019 - 16:24

Hingga Pertengahan Januari, 108 Hektar Lahan Terbakar di Riau
Senin, 14 Januari 2019 - 15:41

Festival Kuliner Meriahkan CFD Inhil
Senin, 14 Januari 2019 - 15:38

PKS Dukung Satgas Novel: Mudah-Mudahan Bukan Kepentingan Politik
Senin, 14 Januari 2019 - 15:21

CPNS Pemprov Riau Terancam Gugur Jika Memalsukan Dokumen Pemberkasan
Senin, 14 Januari 2019 - 15:16

Datangi Posko Prabowo, Ikatan Dai Aceh Minta Jawaban Tes Baca Al-Quran
Senin, 14 Januari 2019 - 15:10

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com