Home
Mantan Kasum TNI: Dalang Kerusuhan 1998 Belum Tertangkap Karena Ada Di Dalam Kekuasaan | Gerindra Puji Lembaga Survei Median Tidak Terafiliasi Kedua Kandidat | Jokowi Lupa Kabinetnya Dihuni Pelanggar HAM Berat | Pemko Siapkan Dana Rp19,2 Miliar Untuk Masjid Paripurna | Penurunan Lifting Migas Jadi Sorotan | Penyertaan Modal BUMD Dikonsultasikan ke Pusat
Rabu, 23 Januari 2019
/ Metropolitan / 08:33:14 / Jelang Lebaran, Tarif Masuk Istana Siak Sudah Naik /
Jelang Lebaran, Tarif Masuk Istana Siak Sudah Naik
Sabtu, 26 Mei 2018 - 08:33:14 WIB

SIAK - Dinas Pariwisata Kabupaten Siak akan memberlakukan tarif baru untuk masuk Istana Asserayah Hasyimiah (Istana Siak) mulai Idul Fitri 1439 Hijriah.

"Kita usahakan tarif baru masuk istana Siak mulai diberlakukan menjelang lebaran Idul Fitri tahun ini, karena Peraturan Daerah tentang retribusi sudah disahkan, dan surat verifikasi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) juga sudah turun," ujar Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Siak, Fauzi Asni di Siak, Jumat.

Pemkab Siak menaikkan tarif masuk ke Istana Siak dengan tujuan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dibidang retribusi. Selain itu mereka menilai tarif Istana Siak cukup rendah, yakni hanya Rp3.000 untuk pengunjung domestik dewasa dan Rp2.000 untuk anak-anak.

Sedangkan tarif baru yang akan diberlakukan tersebut sebesar Rp10.000 per orang untuk pengunjung domestik dewasa. Sedangkan untuk tingkat anak-anak naik menjadi Rp5.000 dari Rp2.000.

Untuk wisatawan mancanegara tingkat dewasa naik menjadi Rp20.000 dari biasanya Rp10 ribu. Kategori anak-anak juga mengalami kenaikan dari Rp5.000 menjadi Rp15.000.

Meskipun pemerintah Kabupaten Siak belum memberlakukan kebijakan tersebut hingga hari ini (25/5) namun pihak dinas pariwisata sudah menuliskannya di gerbang tiket atau ticketing gate yang dioperasikan sejak Januari 2018.

"Untuk sosialisasinya sudah dimulai sejak diberlakukannya ticketing gate pada Januari lalu dengan menempelkan harga baru di sana. Agar pengunjung tidak langsung kaget saat kita berlakukan tarif baru nantinya," jelas Fauzi.

Dia katakan, Pemkab Siak menargetkan tarif masuk istana Siak bisa direalisasikan sejak awal tahun 2018, sejak disahkannya Perda tentang retribusi. Namun karena terkendala verifikasi dari Kemendagri, pihaknya terpaksa menunggu.

"Hasil verifikasi dari Kemendagri baru turun sejak dua Minggu yang lalu. Sekarang dalam proses administrasi di pemerintah provinsi Riau. Tarif baru akan langsung diberlakukan kalau proses administrasi selesai," sebutnya.

Dia katakan, lamanya proses verifikasi dari Kemendagri membuat Pemkab Siak kewalahan mengejar target retribusi untuk peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Pihaknya menargetkan PAD retribusi dari karcis masuk Istana Siak tahun 2018 ini sebesar Rp1,2 miliar.

"Hingga Mei 2018 ini retribusi yang terkumpul baru sekitar Rp240 juta lebih. Mudah-mudahan bisa terkejar hingga akhir tahun ini. Kalau tidak terkejar harus bagaimana lagi, tarif barunya baru bisa kita realisasikan menjelang lebaran ini," ungkap dia.

Istana Siak Sri Indrapura atau disebut juga "Istana Matahari Timur", merupakan kediaman resmi Sultan Siak yang mulai dibangun pada tahun 1889, yaitu pada masa pemerintahan Sultan Syarif Hasyim.

Istana ini merupakan peninggalan Kesultanan Siak Sri Inderapura yang selesai dibangun pada tahun 1893.

Kunjungan ke Istana Siak terus meningkat setiap tahunnya, pada 2017 tercatat sebanyak 204.936 orang yang masuk dan berkunjung ke istana Siak.  [antara]

   
 
Fisik Jembatan Siak IV Hampir Rampung
Jumat, 18 Januari 2019 - 14:02

Pemkab Siak Telusuri Potensi Pajak Perkebunan dan Pertanian
Jumat, 18 Januari 2019 - 14:00

Pamitan di Lubuk Dalam, Syamsuar Resmikan 13 Proyek Infrastruktur
Jumat, 18 Januari 2019 - 14:00

Di Tengah Kota, Empat Tahun Tak Tersentuh Perbaikan
Jumat, 18 Januari 2019 - 13:53

Hari Ini Riau akan Diguyur Hujan
Rabu, 16 Januari 2019 - 15:46

Belum Sepekan Dikerjakan, Jalan Lintas Siak-Sungai Pakning Rusak Lagi
Rabu, 16 Januari 2019 - 15:43

WAWANCARA
Aksi Persaudaraan Alumni 212 Solo Serangan Awal Kubu 02 Ke Kubu 01?
Rabu, 16 Januari 2019 - 15:22

Pengamat UIN: Serangan Ke Prabowo Soal HAM Sudah Basi
Rabu, 16 Januari 2019 - 15:10

Kabar Gembira, Bantuan Guru Madrasah di Bengkalis Tahun 2019 Naik 49,01 Persen
Rabu, 16 Januari 2019 - 15:05

Pemprov Selektif Terima PNS Pindahan
Rabu, 16 Januari 2019 - 15:03

Komisi IV DPRD Riau Jadwalkan Hearing PUPR dan Kontraktor
Rabu, 16 Januari 2019 - 15:02

Kinerja Wako Dumai Dinilai Lemah, Sekda Depenitif Harus Pejabat yang Kuat
Rabu, 16 Januari 2019 - 08:58

Mau Beli Avanza atau Veloz Baru? Ini Daftar Harga Resminya
Rabu, 16 Januari 2019 - 08:54

Rizal Ramli: Jokowi Nyerah pada Tekanan Partai dan Konflik Interest
Rabu, 16 Januari 2019 - 08:52

New Avanza Resmi Meluncur di Jakarta
Rabu, 16 Januari 2019 - 08:42

Demokrat: Hasto Dijewer Jokowi Kalau Puji Pidato Prabowo
Rabu, 16 Januari 2019 - 08:29

Erick Thohir Ceritakan Momen Maruf Amin Latihan Debat
Rabu, 16 Januari 2019 - 07:59

Rizal Ramli, Di Atas Kertas Prabowo-Sandi Menang
Rabu, 16 Januari 2019 - 07:58

Di Pekanbaru, 1.277 Km Ruas Jalan Wewenang Pemko, 127 Km Tanggungjawab Pemprov
Rabu, 16 Januari 2019 - 07:52

Bujang Dara Inhil Sebagai Icon Pemuda Inhil
Rabu, 16 Januari 2019 - 07:48

Kabar Positif, Harga TBS Naik Tipis
Rabu, 16 Januari 2019 - 07:46

PBB Tidak Mungkin Netral Dalam Pilpres, Tunggu Akhir Januari
Selasa, 15 Januari 2019 - 15:42

Amin Rais Merinci 3 Bukti Pemerintahan Jokowi Sangat Otoriter
Selasa, 15 Januari 2019 - 15:35

Duta Lingkungan Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan
Selasa, 15 Januari 2019 - 15:23

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com