Home
Sebulan Buron, Bandit Begal Angkutan Online Dibekuk Polres Kuansing di Lampung | Legislator Minta Pengawasan Hewan Qurban Ditingkatkan | Dibangun Lima Lantai, Unilak bakal Memiliki Gedung Pasca Sarjana | Produk CPO dari Riau Belum Terimbas Konflik Dagang AS | Satu Korban Terjepit Kapal Tongkang Akhirnya Meninggal | Bupati Wardan Tepuk Tepung Tawar 89 CJH Korpri Inhil
Senin, 16 Juli 2018
/ Ekbis / 10:34:05 / Hari Pertama Masuk Kerja, Rupiah Anjlok Lagi, Tembus Rp 14 Ribu /
Hari Pertama Masuk Kerja, Rupiah Anjlok Lagi, Tembus Rp 14 Ribu
Jumat, 22 Juni 2018 - 10:34:05 WIB

JAKARTA - Kurs rupiah kembali me­lemah di hari pertama perda­gangan pascalibur Lebaran. Melansir Bloomberg Dollar Index, Kamis (21/6), Rupiah pada perdagangan spot ex­change dibuka melemah 161 poin atau 1,16 persen ke level Rp14.093 per dolar Amerika Serikat (AS).

Menteri Koordinator (Men­ko) bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, pelemahan ini akibat kenaikan suku bunga acuan Bank Sentral AS The Fed atau Fed Fund Rate (FFR) sebesar 25 basis poin menjadi 1,75 persen hingga 2,00 persen pada pertengahan bulan Juni.

Kenaikan ini pun menjadi yang kedua di 2018 dan ketu­juh sejak akhir 2015. Namun begitu, Darmin meminta pasar tidak terlalu merisaukan pen­guatan dolar tersebut. Menu­rutnya, hal tersebut wajar ter­jadi lantaran hari libur panjang Lebaran 2018.

"Dolar naik satu persen jangan terlalu dirisaukan, naik karena kita liburnya banyak saat Lebaran. Orang enggak tahu ini bagaimana dan orang hantam saja di hari pertama kerja," kata Darmin di kan­tornya, kemarin.

Ia juga menilai, pergerakan nilai tukar rupiah juga dipen­garuhi defisit transaksi berjalan Indonesia yang selama ini masih mencatat defisit. Seperti diketahui, beberapa bulan be­lakangan, neraca perdagangan Indonesia masih mencatat defisit. "Artinya, ekspor barang dan impornya defisit. Itu harus diatasi dulu karena berpengar­uh dengan pergerakan rupiah," kata Darmin

Meski demikian, Darmin meyakini penguatan dolar AS terhadap rupiah tersebut tidak akan berlangsung lama. Dia optimistis rupiah akan kembali menguat terhadap dolar AS dalam beberapa hari ke depan. "Oleh karenanya, jangan itu dianggap sudah akhir cerita. Lusa juga bisa saja berubah lagi," katanya.

Sebelumnya, bekas Guber­nur Bank Indonesia itu men­gatakan, nilai tukar rupiah saat ini sudah tidak terlalu berge­jolak dibanding beberapa waktu lalu. Kondisi ini, berkat respons pemerintah dan berba­gai pihak dalam menghadapi tekanan pelemahan rupiah. Terutama langkah Bank Indo­nesia (BI) dalam menaikkan suku bunga acuan.

"Kurs memang sempat agak gonjang-ganjing, sekarang pun belum normal benar, tetapi su­dah lebih tenang," katanya.

Darmin memastikan, saat ini pemerintah terus berusaha menjaga keseimbangan dari neraca perdagangan. Dengan menjaga neraca perdagangan ke arah positif, maka rupiah juga bisa terus menguat.

"Kalau Anda mengikuti ekonomi khususnya perdagan­gan, perdagangan kita dengan luar negeri kita defisit sejak 2-3 bulan terakhir, itu ikut mem­perngaruhi tekanan terhadap pelemahan rupiah, kemudian kita kordinasi antara pemerin­tah, BI, OJK, LPS, itu situasi kemudian bisa lebih terkendali, dan market lebih percaya," tegas Darmin. [RMOL]

   
 
Dinas Peternakan Tingkatkan Pengawasan Hewan Qurban
Rabu, 11 Juli 2018 - 15:45

Gerindra Dapat Laporan Warga Kapolda Sumut Tidak Netral
Rabu, 11 Juli 2018 - 15:28

Akan Habis Kontraknya 2020, Empat Blok Migas Laku Dilelang
Rabu, 11 Juli 2018 - 14:59

228 Calon Haji Siak Siap Berangkat ke Jeddah
Rabu, 11 Juli 2018 - 14:45

Pemerintah Diminta Utamakan Pengangkatan Guru Honorer K2
Rabu, 11 Juli 2018 - 14:43

Survei KedaiKOPI: Jokowi dan Prabowo Kurang Religius
Rabu, 11 Juli 2018 - 14:36

Prancis Menunggu Inggris atau Kroasia di Final
Rabu, 11 Juli 2018 - 14:25

Popularitas #2019GantiPresiden Yang Meningkat Jadi Referensi Jokowi
Rabu, 11 Juli 2018 - 14:05

Fahri: Jika Dipimpin Anis, PKS Bisa Nomor 2 Di Pemilu 2019
Rabu, 11 Juli 2018 - 09:31

Untuk Pertama Kalinya Perempuan di Arab Saudi Boleh jadi Notaris
Rabu, 11 Juli 2018 - 09:24

Disperindag Pekanbaru Cek Izin Jual Miras 2 Swalayan ini, Hasilnya Beda
Rabu, 11 Juli 2018 - 09:21

PKS Targetkan 10 Kursi di DPRD Pekanbaru
Rabu, 11 Juli 2018 - 09:11

Siak Kembali Dipercaya Tuan Rumah Kegiatan Perkemahan Bakti Saka Wanabakti
Rabu, 11 Juli 2018 - 09:01

Bupati Wardan Ajak Seluruh Masyarakat Bersinergi dengan Kades
Rabu, 11 Juli 2018 - 08:57

Kecewa Jalan Rusak, Warga Tanam Pohon Ditengah Jalan Antara
Rabu, 11 Juli 2018 - 08:45

Cari Yamaha NMAX Bekas Jangan Sampai Tertipu, Ini Kisaran Harganya
Selasa, 10 Juli 2018 - 17:01

GNPF Ulama Jalankan Pesan Habib Rizieq
Selasa, 10 Juli 2018 - 16:40

TGB Dukung Jokowi, GNPF: Dia tak Bersama Kami Lagi
Selasa, 10 Juli 2018 - 15:46

PKS: Bukan Salah Anies Kalau Diminta Tinggalkan Jakarta
Selasa, 10 Juli 2018 - 15:28

Demokrat Izinkan Jokowi Comot TGB
Selasa, 10 Juli 2018 - 15:18

Jaga Harga Beras Sesuai HET, Bulog Riau-Kepri Lanjutkan Operasi Pasar
Selasa, 10 Juli 2018 - 15:03

Harga TBS Sawit Riau Naik jadi Rp1.686,80 dari Segini Sebelumnya
Selasa, 10 Juli 2018 - 14:45

Jadwal Keberangkatan CJH Indragiri Hilir, 20 Juli
Selasa, 10 Juli 2018 - 14:35

Ustadz Somad dan Syamsuar Panen Kurma Bersama IDPA Riau
Selasa, 10 Juli 2018 - 14:33

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com