Home
Ceramah Ustaz Abdul Somad Pukau Ribuan Warga Raja Ampat | Suami Istri Mualaf Haruskah Mengulang Nikah? | Kokam Pemuda Muhammadiyah Kawal UAS di Papua | Mobil Bekas Favorit Warga Jakarta Bukan Lagi Avanza Xenia | Tjahjo: ASN Jangan Ikut Kepala Daerah Dukung Capres | Beredar Video TNI Melindungi Mahasiswa Demo Di Medan
Minggu, 23 09 2018
/ Ekbis / 10:34:05 / Hari Pertama Masuk Kerja, Rupiah Anjlok Lagi, Tembus Rp 14 Ribu /
Hari Pertama Masuk Kerja, Rupiah Anjlok Lagi, Tembus Rp 14 Ribu
Jumat, 22 Juni 2018 - 10:34:05 WIB

JAKARTA - Kurs rupiah kembali me­lemah di hari pertama perda­gangan pascalibur Lebaran. Melansir Bloomberg Dollar Index, Kamis (21/6), Rupiah pada perdagangan spot ex­change dibuka melemah 161 poin atau 1,16 persen ke level Rp14.093 per dolar Amerika Serikat (AS).

Menteri Koordinator (Men­ko) bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, pelemahan ini akibat kenaikan suku bunga acuan Bank Sentral AS The Fed atau Fed Fund Rate (FFR) sebesar 25 basis poin menjadi 1,75 persen hingga 2,00 persen pada pertengahan bulan Juni.

Kenaikan ini pun menjadi yang kedua di 2018 dan ketu­juh sejak akhir 2015. Namun begitu, Darmin meminta pasar tidak terlalu merisaukan pen­guatan dolar tersebut. Menu­rutnya, hal tersebut wajar ter­jadi lantaran hari libur panjang Lebaran 2018.

"Dolar naik satu persen jangan terlalu dirisaukan, naik karena kita liburnya banyak saat Lebaran. Orang enggak tahu ini bagaimana dan orang hantam saja di hari pertama kerja," kata Darmin di kan­tornya, kemarin.

Ia juga menilai, pergerakan nilai tukar rupiah juga dipen­garuhi defisit transaksi berjalan Indonesia yang selama ini masih mencatat defisit. Seperti diketahui, beberapa bulan be­lakangan, neraca perdagangan Indonesia masih mencatat defisit. "Artinya, ekspor barang dan impornya defisit. Itu harus diatasi dulu karena berpengar­uh dengan pergerakan rupiah," kata Darmin

Meski demikian, Darmin meyakini penguatan dolar AS terhadap rupiah tersebut tidak akan berlangsung lama. Dia optimistis rupiah akan kembali menguat terhadap dolar AS dalam beberapa hari ke depan. "Oleh karenanya, jangan itu dianggap sudah akhir cerita. Lusa juga bisa saja berubah lagi," katanya.

Sebelumnya, bekas Guber­nur Bank Indonesia itu men­gatakan, nilai tukar rupiah saat ini sudah tidak terlalu berge­jolak dibanding beberapa waktu lalu. Kondisi ini, berkat respons pemerintah dan berba­gai pihak dalam menghadapi tekanan pelemahan rupiah. Terutama langkah Bank Indo­nesia (BI) dalam menaikkan suku bunga acuan.

"Kurs memang sempat agak gonjang-ganjing, sekarang pun belum normal benar, tetapi su­dah lebih tenang," katanya.

Darmin memastikan, saat ini pemerintah terus berusaha menjaga keseimbangan dari neraca perdagangan. Dengan menjaga neraca perdagangan ke arah positif, maka rupiah juga bisa terus menguat.

"Kalau Anda mengikuti ekonomi khususnya perdagan­gan, perdagangan kita dengan luar negeri kita defisit sejak 2-3 bulan terakhir, itu ikut mem­perngaruhi tekanan terhadap pelemahan rupiah, kemudian kita kordinasi antara pemerin­tah, BI, OJK, LPS, itu situasi kemudian bisa lebih terkendali, dan market lebih percaya," tegas Darmin. [RMOL]

   
 
Polres Inhil Amankan 130 Dus Rokok Ilegal
Sabtu, 22 September 2018 - 07:55

Pemkab Inhil Diminta Segera Laksanakan Perda yang Telah Dibuat
Sabtu, 22 September 2018 - 07:51

Jelang Pendaftaran CPNS, Sejumlah Masyarakat Datangi Polres Inhil Urus SKCK
Sabtu, 22 September 2018 - 07:47

Maju ke Senayan, Ini yang akan Diperjuangkan Andi Rachman
Jumat, 21 September 2018 - 16:52

Klarifikasi UAS Soal Gelar Doktor Honoris Causa
Jumat, 21 September 2018 - 16:49

Rocky Gerung: Rezim Sudah Goyah
Jumat, 21 September 2018 - 16:43

Sama Dengan RR, Buwas Akan Dicopot Karena Terlalu Jujur
Jumat, 21 September 2018 - 16:40

Kader HMI Diperlakukan Tidak Manusiawi, KAHMI Layangkan Protes Ke Kapolri
Jumat, 21 September 2018 - 16:30

Sekjen PKB Laporkan Ustaz Yahya Waloni Ke Bareskrim
Jumat, 21 September 2018 - 16:17

PBB Belum Resmi Dukung Prabowo-Sandi Walaupun Hadir Di Ijtima Ulama II
Jumat, 21 September 2018 - 16:14

DPR Minta Kapolri Usut Aksi Respresif Aparat Di Bengkulu Dan Medan
Jumat, 21 September 2018 - 16:12

5 Kali WTP Berturut-turut, Bupati Siak Terima Penghargaan Menkeu
Jumat, 21 September 2018 - 09:10

Alfedri Hadiri Pencanangan Penanaman Mangrove
Jumat, 21 September 2018 - 09:07

UAS Sumbangkan Rp 100 Juta Bangun MDA Untuk Anak-Anak Talang Mamak di Rakitkulim
Jumat, 21 September 2018 - 09:01

Himbau Karlahut Kepada Masyarakat, Polsek Kelayang Turun Langsung Patroli
Jumat, 21 September 2018 - 08:58

Tiga Rumah Warga Jalan Kesehatan Gang Satria I Hangus Terbakar
Jumat, 21 September 2018 - 08:50

warga Kelurahan Teluk Pinang, Inhil Membuat Bubur Asyura Secara Bersama-sama
Jumat, 21 September 2018 - 08:47

Warga Sekitar Heboh, Pasutri Warga Tembilahan Ditemukan Tewas di Rumahnya
Jumat, 21 September 2018 - 08:42

Polres Inhil Berhasil Tangkap Pengedar Sabu di Jalan Pekan Arba
Jumat, 21 September 2018 - 08:38

Ditetapkan Sebagai Daftar Calon Legislatif DPR RI,
Gubernur Riau Resmi Mengundurkan Diri Dari Jabatannya
Jumat, 21 September 2018 - 08:33

Hasil Lengkap Matchday Pertama Liga Europa 2018/19
Jumat, 21 September 2018 - 08:23

RUPS Batalkan Hasil Seleksi Pansel BRK,
Suhardiman: Sejak Awal Memang Sudah Salah Prosedur
Jumat, 21 September 2018 - 08:19

Pendukung Jokowi Lempar Mahasiswa Saat Aksi, Bentrok Pun Pecah
Kamis, 20 September 2018 - 16:24

BBKSDA Riau Telusuri Harimau Masuki Perkampungan Masyarakat
Kamis, 20 September 2018 - 16:19

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com