Home
Ribuan Massa Diperkirakan Hadiri Shalawat dan Zikir di Monas | Manfaat Kesehatan Biji Pepaya | Malam Munajat 212, 14 KAI Berhenti Luar Biasa Di Stasiun Jatinegara | Rusia Bidik AS Jika Taruh Rudal Nuklir Jarak Sedang di Eropa | Tak Ingin Jadi Gubernur Riau Keempat Tersandung Hukum, Syamsuar Siap Didampingi KPK | Pemko Pekanbaru Minta Gubernur Syamsuar Tuntaskan Persoalan Cik Puan
Kamis, 21 Februari 2019
/ Peristiwa / 15:38:53 / 46,5 Km Pantai di Bengkalis Alami Abrasi Kritis, Tersebar pada 5 Kecamatan ini /
46,5 Km Pantai di Bengkalis Alami Abrasi Kritis, Tersebar pada 5 Kecamatan ini
Senin, 09 Juli 2018 - 15:38:53 WIB

BENGKALIS - Sepanjang 46,5 kilometer pantai yang tersebar di lima kecamatan di Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau, mengalami abrasi kritis.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bengkalis, H Arman AA mengungkapkan kawasan pantai yang kritis itu meliputi wilayah  Pulau Bengkalis, Pulau Sumatera dan Pulau Rupat Utara.

"Abrasi yang terjadi sudah pada tahap kritis yang berdampak hanyutnya tanah dan perkebunan serta rumah warga." katanya.

Berdasarkan data 2016, panjang daerah kritis yang terkena abrasi sepanjang 46,5 Km, kondisi tersebut cukup membahayakan bagi manusia yang bermukim disekitar bibir pantai rawan abrasi maupun ekosistem. ujarnya.

Dari data yang ada, kata Arman, untuk Pulau Bengkalis meliputi kecamatan Bengkalis dan Bantan, lokasi daerah kritis terdapat di utara Pulau Bengkalis dengan panjang pantai terdampak 87 Km. Sedangkan panjang daerah kritis 22,5 Km, dengan laju abrasi pantai 6-8 meter per tahun.

"Penanganan yang sudah dilakukan sejak 2010-2015 baru sepanjang 5,24 Km. Perkiraan total dana penanganan abrasi di Pulau Bengkalis mencapai Rp 345 miliar," kata Arman.

Selanjutnya, abrasi di Pulau Sumatera tepatnya di Kecamatan Bandar Laksamana meliputi desa Tanjung Leban, Sepahat, Tenggayun, Api-api dan Bukitbatu. Panjang pantai yang terkena dampak abrasi 40 Km, dengan panjang daerah kritis 11 Km dan laju rata-rata abrasi pertahun 3-5 meter.

"Upaya penanganan terhadap daerah kritis ini dari 2010-2015 sepanjang 3,9 Km dengan perkiraan dana penanganan Rp 141 miliar,"jelasnya lagi.

Selanjutnya, abrasi di Pulau Rupat terjadi di garis pantai yang terdapat di kecamatan Rupat Utara dan Rupat. Desa-desa yang terkena abrasi di Rupat Utara meliputi desa Tanjung Medang, Teluk Rhu, Tanjung Punak dan Kadur. Sedangkan di Kecamatan Rupat, desa Sungai Cingam, Kelurahan Terkul dan Pergam.

Selain itu panjang pantai terkena dampak abrasi 48 Km, panjang daerah kritis 13 Km dengan laju abrasi pertahun 5-6 meter. Sedangkan penanganan dalam lima tahun terakhir baru mencapai 5,3 Km dengan perkiraan dana penanganan Rp 152 miliar.

"Abrasi yang terjadi di wilayah pesisir Kabupaten Bengkalis sudah terjadi sejak tahun 1988 sampai sekarang. Artinya, peristiwa akibat fenomena alam ini sudah berlangsung puluhan tahun dan sudah banyak kawasan pemukiman dan perkebunan maupun tanah maysarakat dan bibir pantai yang amblas diterjang gelombang, sehingga ada beberapa kawasan yang kita kategorikan ke dalam kawasan kritis,"ulas Arman. [antara]

   
 
Nasihat Ustaz Abdul Somad untuk Penunda Shalat
Rabu, 20 Februari 2019 - 07:38

Messi-Suarez Tumpul, Barcelona Raih Hasil Seri di Markas Lyon
Rabu, 20 Februari 2019 - 07:26

252 Pelamar PPPK Pemko Pekanbaru Lulus Administrasi
Rabu, 20 Februari 2019 - 07:23

Prabowo: Hukuman Dhani Bukti Ketidakbenaran Hukum
Selasa, 19 Februari 2019 - 15:48

TKN Akui Luhut Bersuara Lantang, Tapi Bukan Marah
Selasa, 19 Februari 2019 - 15:39

TKN Akui Luhut Bersuara Lantang, Tapi Bukan Marah
Selasa, 19 Februari 2019 - 15:32

PKS: Injak-injak Sajadah Caleg PDIP Itu Penistaan
Selasa, 19 Februari 2019 - 15:18

Wan Thamrin Minta Syamsuar Lanjutkan Pembangunan yang Telah Dimulai
Selasa, 19 Februari 2019 - 15:05

Besok Plh Gubri Ditentukan Dalam Rapat di Setneg
Selasa, 19 Februari 2019 - 15:01

Profesor Australia: UAS Sangat Populer karena Tampilkan Islam Solusi atas Segala Persoalan
Selasa, 19 Februari 2019 - 14:55

Kebijakan Jokowi Membahayakan Kedaulatan Pangan
Selasa, 19 Februari 2019 - 09:30

Aci Cahaya Juara MTQ Riau 2018 Rilis Lagu
Selasa, 19 Februari 2019 - 09:05

Perpani Siak Raih 1 Emas 7 Perak dan 4 Perunggu di Wirabraja Open 2019
Selasa, 19 Februari 2019 - 08:57

Tanya Unicorn ke Prabowo, Bahasa Inggris Jokowi Disebut Belepotan
Selasa, 19 Februari 2019 - 08:47

Israel Tutup Semua Gerbang Masjid Al-Aqsha
Selasa, 19 Februari 2019 - 08:40

TKN Jawab Tuduhan Gerak-gerik Mencurigakan Anggotanya saat Debat
Selasa, 19 Februari 2019 - 08:34

Fraksi Golkar Soroti Masalah PAD Tidak Capai Target
Selasa, 19 Februari 2019 - 08:25

Dibahas di Debat Capres, Apa Saja Unicorn Indonesia?
Senin, 18 Februari 2019 - 16:27

Kebakaran Hutan dan Lahan di Riau Meluas Capai 841,71 Hektare
Senin, 18 Februari 2019 - 16:21

Ketum PPP: Serangan Jokowi Ke Prabowo Bisa Dipidanakan
Senin, 18 Februari 2019 - 15:46

Tertawai Prabowo, Gerindra: Makanya Pendukung Jokowi Jangan Doyan Baca Komik
Senin, 18 Februari 2019 - 15:41

Demokrat: Serangan Jokowi Soal Lahan Prabowo Sudah Direncanakan
Senin, 18 Februari 2019 - 15:37

Anniversary ke-3, ID42NER Riau Touring dan Baksos di Muara Takus
Senin, 18 Februari 2019 - 15:25

Pemkab Inhu Percayakan Transaksi Non Tunai Kepada Bank Riau Kepri
Senin, 18 Februari 2019 - 15:21

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com