Home
Politikus Demokrat: Jokowi Memang Terlihat Ingin seperti Raja | Astaghfirullaah... Jumlah LGBT di Pekanbaru Mencapai 4 Ribu Orang | GARBI Dukung Riau Jadi Daerah Otonomi Khusus | Tembok SD 141 Makan Korban Jiwa, Dewan: Sudah Tahu Miring Kenapa Tak Dirobohkan Saja | Kadivhumas Polri Ajak Panitia Reuni Aksi 212 Duduk Bersama | Mayoritas Pemilih Lebih Dengarkan Imbauan Tokoh Agama
Rabu, 14 November 2018
/ Peristiwa / 15:38:53 / 46,5 Km Pantai di Bengkalis Alami Abrasi Kritis, Tersebar pada 5 Kecamatan ini /
46,5 Km Pantai di Bengkalis Alami Abrasi Kritis, Tersebar pada 5 Kecamatan ini
Senin, 09 Juli 2018 - 15:38:53 WIB

BENGKALIS - Sepanjang 46,5 kilometer pantai yang tersebar di lima kecamatan di Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau, mengalami abrasi kritis.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bengkalis, H Arman AA mengungkapkan kawasan pantai yang kritis itu meliputi wilayah  Pulau Bengkalis, Pulau Sumatera dan Pulau Rupat Utara.

"Abrasi yang terjadi sudah pada tahap kritis yang berdampak hanyutnya tanah dan perkebunan serta rumah warga." katanya.

Berdasarkan data 2016, panjang daerah kritis yang terkena abrasi sepanjang 46,5 Km, kondisi tersebut cukup membahayakan bagi manusia yang bermukim disekitar bibir pantai rawan abrasi maupun ekosistem. ujarnya.

Dari data yang ada, kata Arman, untuk Pulau Bengkalis meliputi kecamatan Bengkalis dan Bantan, lokasi daerah kritis terdapat di utara Pulau Bengkalis dengan panjang pantai terdampak 87 Km. Sedangkan panjang daerah kritis 22,5 Km, dengan laju abrasi pantai 6-8 meter per tahun.

"Penanganan yang sudah dilakukan sejak 2010-2015 baru sepanjang 5,24 Km. Perkiraan total dana penanganan abrasi di Pulau Bengkalis mencapai Rp 345 miliar," kata Arman.

Selanjutnya, abrasi di Pulau Sumatera tepatnya di Kecamatan Bandar Laksamana meliputi desa Tanjung Leban, Sepahat, Tenggayun, Api-api dan Bukitbatu. Panjang pantai yang terkena dampak abrasi 40 Km, dengan panjang daerah kritis 11 Km dan laju rata-rata abrasi pertahun 3-5 meter.

"Upaya penanganan terhadap daerah kritis ini dari 2010-2015 sepanjang 3,9 Km dengan perkiraan dana penanganan Rp 141 miliar,"jelasnya lagi.

Selanjutnya, abrasi di Pulau Rupat terjadi di garis pantai yang terdapat di kecamatan Rupat Utara dan Rupat. Desa-desa yang terkena abrasi di Rupat Utara meliputi desa Tanjung Medang, Teluk Rhu, Tanjung Punak dan Kadur. Sedangkan di Kecamatan Rupat, desa Sungai Cingam, Kelurahan Terkul dan Pergam.

Selain itu panjang pantai terkena dampak abrasi 48 Km, panjang daerah kritis 13 Km dengan laju abrasi pertahun 5-6 meter. Sedangkan penanganan dalam lima tahun terakhir baru mencapai 5,3 Km dengan perkiraan dana penanganan Rp 152 miliar.

"Abrasi yang terjadi di wilayah pesisir Kabupaten Bengkalis sudah terjadi sejak tahun 1988 sampai sekarang. Artinya, peristiwa akibat fenomena alam ini sudah berlangsung puluhan tahun dan sudah banyak kawasan pemukiman dan perkebunan maupun tanah maysarakat dan bibir pantai yang amblas diterjang gelombang, sehingga ada beberapa kawasan yang kita kategorikan ke dalam kawasan kritis,"ulas Arman. [antara]

   
 
ADVERTORIAL DPRD KABUPATEN PELALAWAN
Pemkab- DPRD Pelalawan Teken Nota Kesepakatan Tentang KUA dan PPAS APBD 2019
Selasa, 13 November 2018 - 20:29

Warga Sei Lala Ditemukan Tewas Gantung Diri
Selasa, 13 November 2018 - 20:16

Pembangunan Fly Over Simpang SKA Dipastikan Tak Selesai Akhir Tahun Ini
Selasa, 13 November 2018 - 07:54

Ruqyah Massal di Pekanbaru, dari yang Muntah Hingga Keluarkan Jurus Silat
Selasa, 13 November 2018 - 07:50

Rupiah Hari Ini Diprediksi Melemah di Kisaran Rp 14.900
Selasa, 13 November 2018 - 07:47

Genderuwo - Sontoloyo dan Lunturnya Politik Simbol Jokowi
Selasa, 13 November 2018 - 07:45

Tinggi Bukaan Pintu PLTA Diturunkan
Selasa, 13 November 2018 - 07:42

Dampak Kesehatan Korban Banjir Diinventarisir
Selasa, 13 November 2018 - 07:40

Kartu Nikah Jangan Jadi Proyek dan Bebani Anggaran Daerah
Senin, 12 November 2018 - 16:36

Yusril: Isu Saya Lawyer Pak Jokowi Akan Dibahas Di Rakernas PBB
Senin, 12 November 2018 - 16:29

"Politik Genderuwo" Jokowi Berdampak Jangka Panjang
Senin, 12 November 2018 - 16:26

Dua Anak Meninggal Dalam Banjir Indragiri Hulu
Senin, 12 November 2018 - 16:23

Sandiaga Uno Sebut "Emak-emak" Agen Perubahan Ekonomi
Senin, 12 November 2018 - 16:05

Peresmian Runway 2.600 Meter Bandara Internasional SSK Pekanbaru Bagaikan Legenda
Senin, 12 November 2018 - 16:01

Plt Gubri Masih Tunggu Kepastian Kapan Presiden Jokowi akan Diberi Gelar Adat
Senin, 12 November 2018 - 15:59

Rasa Keprihatinan Terhadap Korban Banjir, Baznas Inhu Salurkan 150 Paket Sembako
Senin, 12 November 2018 - 15:48

Kapolsek Kelayang Beri Bantuan Korban Banjir
Senin, 12 November 2018 - 15:48

Eggi: Ada yang Targetkan Habibe Rizieq Celaka
Senin, 12 November 2018 - 08:51

Kesibukan Dakwah Abdul Shomad di Mata Sahabat
Senin, 12 November 2018 - 08:48

Fakultas Hukum UIR Kembali Buka Pendaftaran Pendidikan Advokat
Senin, 12 November 2018 - 08:26

Merpati Direncanakan Kembali Terbang Mulai 2019
Senin, 12 November 2018 - 08:22

Fadli Zon: Genderuwo di Istana, Berewokan Mukanya
Senin, 12 November 2018 - 08:20

Legislator: Pemberian Gelar Adat Jangan Sampai Ada Unsur Politik
Senin, 12 November 2018 - 08:15

Legislator Tak Ingin Disalahkan Proyek Fly Over Tak Siap
Senin, 12 November 2018 - 08:11

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com