Home
Politikus Demokrat: Jokowi Memang Terlihat Ingin seperti Raja | Astaghfirullaah... Jumlah LGBT di Pekanbaru Mencapai 4 Ribu Orang | GARBI Dukung Riau Jadi Daerah Otonomi Khusus | Tembok SD 141 Makan Korban Jiwa, Dewan: Sudah Tahu Miring Kenapa Tak Dirobohkan Saja | Kadivhumas Polri Ajak Panitia Reuni Aksi 212 Duduk Bersama | Mayoritas Pemilih Lebih Dengarkan Imbauan Tokoh Agama
Rabu, 14 November 2018
/ Riau Region / 08:05:58 / Anggaran Besar tapi Partisipasi Pilgubri Rendah, DPRD Akan Evaluasi KPU /
Anggaran Besar tapi Partisipasi Pilgubri Rendah, DPRD Akan Evaluasi KPU
Selasa, 10 Juli 2018 - 08:05:58 WIB

PEKANBARU - Pihak DPRD Riau bakal melakukan evaluasi terhadap Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) terkait rendah tingkat partisipasi pemilih dalam Pilgubri yang hanya mencapai 59,25 persen.

"Padahal anggaran yang kita berikan besar hingga ratusan miliar. Saya kira ini karena KPU kurang produktif dalam penggunaan anggaran yang besar untuk sosialisasi, sehingga outputnya tidak sesuai target. Kita bakal evaluasi (KPU) melalui Komisi I (DPRD Riau)," kata Wakil Ketua DPRD Riau Noviwaldy Jusman di Pekanbaru, Senin.

Pria yang akrab disapa Dedet tersebut menyampaikan minimnya sosialisasi yang dilakukan dinilai dari banyaknya masyarakat yang tidak mengetahui akan adanya Pilkada serentak, bahkan masyarakat juga tidak mengetahui siapa saja calon kepala daerah yang bertarung.

"Bahkan ada yang tidak tahu siapa saja calon kepala daerahnya. Berbeda dengan pola lama, spanduk bertebaran, semaraklah. Peraturan sekarang tidak diperbolehkan seperti itu untuk menekan biaya dari si calon terpilih. Tentu aturan ini ada plus minusnya," ujar Politisi Demokrat tersebut.

Sementara, Komisi Pemilihan Umum Riau menyatakan angka partisipasi pemilih masyarakat setempat pada Pilkada 2018 tersebut rendah hanya 59,25 persen.

"Betul angka partisipasi pemilih di Riau pada Pilgub 2018 tidak sesuai target, hanya 59,25 persen," kata Ketua KPU Riau Nurhamin di Pekanbaru, Minggu (8/7) lalu.

Padahal sebut Nurhamin pihaknya sudah berupaya dan optimis angka partisipasi Riau akan mencapai target yang ditetapkan yakni 77,5 persen.

Diakuinya banyak faktor yang jadi penyebab angka partisipasi rendah di Riau. Diantaranya minimnya sosialisasi dan rendahnya pemahaman masyarakat terhadap visi-misi Paslon yang ikut Pilkada.

Untuk itu dikatakan Nurhamin menjelaskan dengan kenyataan ini jadi bahan koreksi bagi KPU kedepan bagaimana pola sosialisasi yang pas agar lebih meningkat. 
  
"Secara proporsional kami akan mengkoreksi bagaimana pola sosialisasi kedepan," sebutnya.

Meski demikian dijelaskan dia ada beberapa kabupaten yang justru partisipan pemilihnya naik dibandingkan Pilkada 2013 seperti Pekanbaru, dan Indragiri Hilir.

Misalkan Pekanbaru ujarnya mencontohkan pada Pilgub 2018 berhasil menaikkan angka partisipasinya ke 62 persen dari sebelumnya 47,06 persen.

"Ini kenaikan partisipasi yang signifikan, dari 47,06 persen pada Pilgub 2013 menjadi 62 persen tahun ini," kata Ketua KPU.

Nurhamin menganalisa untuk mengetahui sebabnya perlu dilakukan penelitian dan riset mendalam apakah sosialisasi faktor penyebab ketidakhadiran atau dinamika politik. Karena paslon dan tim sukses sebagian besar berada di Pekanbaru. [antara]

   
 
ADVERTORIAL DPRD KABUPATEN PELALAWAN
Pemkab- DPRD Pelalawan Teken Nota Kesepakatan Tentang KUA dan PPAS APBD 2019
Selasa, 13 November 2018 - 20:29

Warga Sei Lala Ditemukan Tewas Gantung Diri
Selasa, 13 November 2018 - 20:16

Pembangunan Fly Over Simpang SKA Dipastikan Tak Selesai Akhir Tahun Ini
Selasa, 13 November 2018 - 07:54

Ruqyah Massal di Pekanbaru, dari yang Muntah Hingga Keluarkan Jurus Silat
Selasa, 13 November 2018 - 07:50

Rupiah Hari Ini Diprediksi Melemah di Kisaran Rp 14.900
Selasa, 13 November 2018 - 07:47

Genderuwo - Sontoloyo dan Lunturnya Politik Simbol Jokowi
Selasa, 13 November 2018 - 07:45

Tinggi Bukaan Pintu PLTA Diturunkan
Selasa, 13 November 2018 - 07:42

Dampak Kesehatan Korban Banjir Diinventarisir
Selasa, 13 November 2018 - 07:40

Kartu Nikah Jangan Jadi Proyek dan Bebani Anggaran Daerah
Senin, 12 November 2018 - 16:36

Yusril: Isu Saya Lawyer Pak Jokowi Akan Dibahas Di Rakernas PBB
Senin, 12 November 2018 - 16:29

"Politik Genderuwo" Jokowi Berdampak Jangka Panjang
Senin, 12 November 2018 - 16:26

Dua Anak Meninggal Dalam Banjir Indragiri Hulu
Senin, 12 November 2018 - 16:23

Sandiaga Uno Sebut "Emak-emak" Agen Perubahan Ekonomi
Senin, 12 November 2018 - 16:05

Peresmian Runway 2.600 Meter Bandara Internasional SSK Pekanbaru Bagaikan Legenda
Senin, 12 November 2018 - 16:01

Plt Gubri Masih Tunggu Kepastian Kapan Presiden Jokowi akan Diberi Gelar Adat
Senin, 12 November 2018 - 15:59

Rasa Keprihatinan Terhadap Korban Banjir, Baznas Inhu Salurkan 150 Paket Sembako
Senin, 12 November 2018 - 15:48

Kapolsek Kelayang Beri Bantuan Korban Banjir
Senin, 12 November 2018 - 15:48

Eggi: Ada yang Targetkan Habibe Rizieq Celaka
Senin, 12 November 2018 - 08:51

Kesibukan Dakwah Abdul Shomad di Mata Sahabat
Senin, 12 November 2018 - 08:48

Fakultas Hukum UIR Kembali Buka Pendaftaran Pendidikan Advokat
Senin, 12 November 2018 - 08:26

Merpati Direncanakan Kembali Terbang Mulai 2019
Senin, 12 November 2018 - 08:22

Fadli Zon: Genderuwo di Istana, Berewokan Mukanya
Senin, 12 November 2018 - 08:20

Legislator: Pemberian Gelar Adat Jangan Sampai Ada Unsur Politik
Senin, 12 November 2018 - 08:15

Legislator Tak Ingin Disalahkan Proyek Fly Over Tak Siap
Senin, 12 November 2018 - 08:11

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com