Home
Amien: Umat Indonesia Berpotensi Pecah Jika Prabowo Pilih UAS | Video Jokowi Naik Moge, Ferdinand: Terlalu Bohongnya ! | Menggelinding Gerakan Haram Pilih Jokowi Di Madura | PHE Siak Lakukan Upacara di Lapangan Batang dan Lapangan Lindai | Gelar Ijtima Ulama II, GNPF Tentukan Sikap ke Prabowo - Sandiaga | Mahasiswa Baru Unri Diserahkan ke Fakultas
Minggu, 19 08 2018
/ Lifestyle / 16:40:07 / Kapan Sebaiknya Bayi Mengonsumsi Makanan Padat? /
Kapan Sebaiknya Bayi Mengonsumsi Makanan Padat?
Kamis, 26 Juli 2018 - 16:40:07 WIB

JAKARTA - American Academy of Pediatrics merekomendasikan menyusui selama enam bulan dan memulai makanan padat sekitar waktu itu. Namun American Academy of Allergy, Asthma, and Immunology menyatakan bahwa bayi dapat memulai makanan padat mulai dari empat bulan.

“Saya sangat yakin bahwa makanan padat harus diperkenalkan ketika bayi sudah siap secara perkembangan, yang terjadi antara empat dan enam bulan untuk sebagian besar bayi,” kata Dr. Frank R. Greer, peneliti nutrisi bayi di Universitas Wisconsin seperti dilansir dari laman Health Line, Rabu (26/7).

Ia mengatakan satu-satunya bayi yang seharusnya tidak diperkenalkan pada makanan padat sampai setelah enam bulan adalah mereka yang tidak siap secara perkembangan. Greer mengatakan sebagian besar bayi yang terlibat dalam penelitian mengonsumsi makanan padat hasilnya memang telah siap. Hanya saja ia menolak berkomentar tentang memperkenalkan makanan padat sebelum empat bulan berdasarkan data.

"Sebagian besar bayi sudah siap untuk makan makanan padat selama empat hingga enam bulan," kata Dr. Anthony F. Porto, seorang ahli gastroenterologi pediatrik di Yale-New Haven Health di Connecticut. Jika makanan padat diperkenalkan lebih awal dari empat bulan, ada risiko obesitas pada masa kanak-kanak.

Natalia Stasenko, seorang ahli diet terdaftar dari New York City yang mengkhususkan diri dalam nutrisi anak-anak, mengatakan dia tidak merekomendasikan memulai makanan padat sampai bayi dapat duduk tegak tanpa dukungan, mulai kehilangan refleks "dorongan" dan dapat mengangkat kepala mereka.

"Memulai makanan padat sebelum bayi siap dapat menyebabkan peningkatan risiko tersedak karena mereka tidak dapat duduk tegak dan memanipulasi makanan padat di mulut mereka dengan aman," katanya.

Tidak semua bayi harus memulai makanan padat pada enam bulan. Beberapa bayi siap untuk makanan padat hanya pada tujuh bulan atau lebih, terutama yang lahir prematur atau dengan keterlambatan perkembangan. Semua bayi berbeda dalam hal pengembangan. Satu paling penting adalah memperhatikan tanda-tanda kesiapan untuk makanan padat.

Ia mengatakan dia bekerja secara teratur dengan orang tua yang bayinya memiliki masalah makan. "Pada saat yang sama, hubungan orangtua-anak di sekitar makanan sangat penting dalam membantu anak-anak mengembangkan hubungan yang sehat dengan makanan dan tetap selaras dengan rasa lapar dan kenyang mereka," ujarnya. [Rol]

   
 
Inisiator #2019GantiPresiden: Jangan Khianati Perjuangan Pendiri Bangsa
Sabtu, 18 Agustus 2018 - 07:52

Gubernur Riau Instruksikan Kekuatan Penuh Tanggulangi Karhutla
Sabtu, 18 Agustus 2018 - 07:42

ADVERTORIAL PEMKAB KEPULAUAN MERANTI
Upacara HUT RI Ke-73 di Kepulauan Meranti Berlangsung Hikmat dan Lancar
Jumat, 17 Agustus 2018 - 17:34

Fahri Hamzah: Kemampuan HRS Baca Peta Situasi Makin Tajam
Jumat, 17 Agustus 2018 - 18:11

Mahfud MD Berpeluang Jadi Ketua Tim Pemenangan Jokowi-Maaruf
Jumat, 17 Agustus 2018 - 18:08

Wabup Meranti Inspektur Upacara HUT RI Ke-73 di Lapas Kelas II Selatpanjang
Jumat, 17 Agustus 2018 - 18:04

Sekelumit Cerita Salah Seorang Pelatih Pasukan Pengibar Bendera Kabupaten Siak
Jumat, 17 Agustus 2018 - 18:00

Wakil Bupati Meranti Buka Sosialisasi Kabupaten Program Pamsimas III Tahun 2018
Jumat, 17 Agustus 2018 - 17:56

Jemaah Calon Haji Meranti Persiapan Laksanakan Puncak Haji Armina
Jumat, 17 Agustus 2018 - 17:53

Ramah Tamah berama LVRI, Syamsuar: Peningkatan Pembangunn Tetap Menjadi Perhatian
Jumat, 17 Agustus 2018 - 17:46

Refly Harun Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
Jumat, 17 Agustus 2018 - 17:40

Mayones Baik atau Buruk untuk Kesehatan?
Jumat, 17 Agustus 2018 - 17:38

Pesan Ustaz Somad Di HUT RI: Jangan Pisahkan Nasionalisme Dengan Pekik Allahuakbar
Jumat, 17 Agustus 2018 - 17:33

Penyidik KPK Kecewa Kepemimpinan Jokowi Dalam Penegakan Hukum
Jumat, 17 Agustus 2018 - 17:27

Manuver Sandi Dinilai Bisa Memecah Mesin Partai Pendukung Jokowi
Jumat, 17 Agustus 2018 - 17:24

Gubernur Riau: Budaya Melayu Masuk Kurikulum Pendidikan
Jumat, 17 Agustus 2018 - 17:17

Indikasi Sengaja, Dansatgas Geram Saksikan Karhutla di Rohil
Jumat, 17 Agustus 2018 - 17:14

Camat Kelayang Kukuhkan Paskibra Tingkat Kecamatan
Kamis, 16 Agustus 2018 - 20:54

Demokrat Setuju Djoko Santoso Jadi Ketua Tim Pemenangan
Kamis, 16 Agustus 2018 - 20:52

Alumni Presidium 212 Tidak Setuju Kiai Maaruf Jadi Cawapres Jokowi
Kamis, 16 Agustus 2018 - 20:46

Kementrian ESDM Fasilitasi Riau Kelola Blok Rokan
Kamis, 16 Agustus 2018 - 20:36

TNI Segel 45 Titik Lokasi Karhutla Yang Terjadi Di Provinsi Riau
Kamis, 16 Agustus 2018 - 20:32

Miliki Saham Di Bintan Resort, Pemrov Riau Akan Telusuri
Kamis, 16 Agustus 2018 - 20:30

Defisit Anggaran, Sekda Sebut Riau Alami Masa Sulit
Kamis, 16 Agustus 2018 - 20:26

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com