Home
Mengapa Harga Hunian di Jakarta Makin Mahal? | Andi Arief: Terlalu Dini Menyimpulkan Pelaku Perusakan Atribut Demokrat Disuruh PDIP | BPN Prabowo-Sandi: Perusakan Spanduk SBY Nodai Keindahan Demokrasi | Hinca: Perusak Bendera Demokrat di Riau Dibayar Rp100 Ribu | Aktivis Berharap Presiden Perhatikan Korban Banjir Riau | Polresta Pekanbaru Tangkap Perusak Atribut Partai Demokrat Saat Kunjungan SBY
Senin, 17 Desember 2018
/ Lifestyle / 16:40:07 / Kapan Sebaiknya Bayi Mengonsumsi Makanan Padat? /
Kapan Sebaiknya Bayi Mengonsumsi Makanan Padat?
Kamis, 26 Juli 2018 - 16:40:07 WIB

JAKARTA - American Academy of Pediatrics merekomendasikan menyusui selama enam bulan dan memulai makanan padat sekitar waktu itu. Namun American Academy of Allergy, Asthma, and Immunology menyatakan bahwa bayi dapat memulai makanan padat mulai dari empat bulan.

“Saya sangat yakin bahwa makanan padat harus diperkenalkan ketika bayi sudah siap secara perkembangan, yang terjadi antara empat dan enam bulan untuk sebagian besar bayi,” kata Dr. Frank R. Greer, peneliti nutrisi bayi di Universitas Wisconsin seperti dilansir dari laman Health Line, Rabu (26/7).

Ia mengatakan satu-satunya bayi yang seharusnya tidak diperkenalkan pada makanan padat sampai setelah enam bulan adalah mereka yang tidak siap secara perkembangan. Greer mengatakan sebagian besar bayi yang terlibat dalam penelitian mengonsumsi makanan padat hasilnya memang telah siap. Hanya saja ia menolak berkomentar tentang memperkenalkan makanan padat sebelum empat bulan berdasarkan data.

"Sebagian besar bayi sudah siap untuk makan makanan padat selama empat hingga enam bulan," kata Dr. Anthony F. Porto, seorang ahli gastroenterologi pediatrik di Yale-New Haven Health di Connecticut. Jika makanan padat diperkenalkan lebih awal dari empat bulan, ada risiko obesitas pada masa kanak-kanak.

Natalia Stasenko, seorang ahli diet terdaftar dari New York City yang mengkhususkan diri dalam nutrisi anak-anak, mengatakan dia tidak merekomendasikan memulai makanan padat sampai bayi dapat duduk tegak tanpa dukungan, mulai kehilangan refleks "dorongan" dan dapat mengangkat kepala mereka.

"Memulai makanan padat sebelum bayi siap dapat menyebabkan peningkatan risiko tersedak karena mereka tidak dapat duduk tegak dan memanipulasi makanan padat di mulut mereka dengan aman," katanya.

Tidak semua bayi harus memulai makanan padat pada enam bulan. Beberapa bayi siap untuk makanan padat hanya pada tujuh bulan atau lebih, terutama yang lahir prematur atau dengan keterlambatan perkembangan. Semua bayi berbeda dalam hal pengembangan. Satu paling penting adalah memperhatikan tanda-tanda kesiapan untuk makanan padat.

Ia mengatakan dia bekerja secara teratur dengan orang tua yang bayinya memiliki masalah makan. "Pada saat yang sama, hubungan orangtua-anak di sekitar makanan sangat penting dalam membantu anak-anak mengembangkan hubungan yang sehat dengan makanan dan tetap selaras dengan rasa lapar dan kenyang mereka," ujarnya. [Rol]

   
 
Baru 14,7 Persen UMKM Riau Manfaatkan KUR
Jumat, 14 Desember 2018 - 16:22

Enam Warga Meninggal Dalam Bencana Banjir Riau
Jumat, 14 Desember 2018 - 16:19

Chevron Bantu 15 Bibit Sapi Peternak Riau
Jumat, 14 Desember 2018 - 16:15

Turap Sungai Rokan Amblas, BWS Diminta Tanggung jawab
Jumat, 14 Desember 2018 - 16:13

Jembatan Sementara Pulihkan Lalu Lintas Padang-Bukittinggi
Kamis, 13 Desember 2018 - 14:23

Gerindra Ingatkan Jokowi: Jangan Berlebihan, Kekuasan Akan Berganti
Kamis, 13 Desember 2018 - 14:19

Komunitas Goresan Emas Memulai Rangkaian Goes to School ke SMA di Inhil
Kamis, 13 Desember 2018 - 14:12

Pemprov Riau Gesa Penyelesaian Pembangunan Fasilitas Tambahan Embarkasi Haji Antara
Kamis, 13 Desember 2018 - 14:00

Riau Bersiap Menerapkan Wisata Religi
Kamis, 13 Desember 2018 - 13:59

Harga TBS Sawit di Riau Menunjukkan Tren Positif
Kamis, 13 Desember 2018 - 13:57

Sandi Tuding Utang BUMN Meroket karena Politik Jokowi
Kamis, 13 Desember 2018 - 13:52

Diundang LAM Riau, SBY Tidak akan Datang Acara Penabalan Gelar Jokowi
Kamis, 13 Desember 2018 - 13:48

Peringatan Dini, Waspadai Hujan Lebat Disertai Petir pada Malam Hari di Riau
Kamis, 13 Desember 2018 - 13:41

Selama Kedatangan Jokowi, RTH Kaca Mayang Tertutup untuk Umum
Kamis, 13 Desember 2018 - 13:39

Perpustakaan Pekanbaru Terima 2.585 Buku Berbahasa Asing
Kamis, 13 Desember 2018 - 13:36

Basarnas Pekanbaru Temukan Warga Hilang Terseret Banjir
Kamis, 13 Desember 2018 - 13:34

Penyelesaian Konflik Dua Serikat Kerja Masih Nyangkut di Polres Dumai
Rabu, 12 Desember 2018 - 20:32

23.091 Hektare Kebun Sawit Siak Perlu "Peremajaan"
Rabu, 12 Desember 2018 - 20:18

Anggota DPRD Riau minta Perusahaan segera Bantu Korban Banjir
Rabu, 12 Desember 2018 - 20:16

Basarnas Pekanbaru Evakuasi 450 Santri Korban Banjir
Rabu, 12 Desember 2018 - 20:14

58 Nelayan Siak Belum Terdaftar Kartu Asuransi
Rabu, 12 Desember 2018 - 20:08

Polres Inhil Tangkap Karyawan Swasta Pelaku Pencurian Motor
Rabu, 12 Desember 2018 - 20:05

Zakat dan Shodaqoh Wujud Pengamalan Al Quran di Negeri Istana
Rabu, 12 Desember 2018 - 19:52

La Nyalla Siap Potong Leher, Tim Prabowo: Caper Jangan Berlebihan
Rabu, 12 Desember 2018 - 11:27

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com