Home
Mengapa Harga Hunian di Jakarta Makin Mahal? | Andi Arief: Terlalu Dini Menyimpulkan Pelaku Perusakan Atribut Demokrat Disuruh PDIP | BPN Prabowo-Sandi: Perusakan Spanduk SBY Nodai Keindahan Demokrasi | Hinca: Perusak Bendera Demokrat di Riau Dibayar Rp100 Ribu | Aktivis Berharap Presiden Perhatikan Korban Banjir Riau | Polresta Pekanbaru Tangkap Perusak Atribut Partai Demokrat Saat Kunjungan SBY
Senin, 17 Desember 2018
/ Nasional / 14:19:29 / RR: Neoliberal, Biang Kerok Ekonomi Indonesia Gagal Tumbuh Pesat /
RR: Neoliberal, Biang Kerok Ekonomi Indonesia Gagal Tumbuh Pesat
Selasa, 07 Agustus 2018 - 14:19:29 WIB

JAKARTA - Hampir semua negara di benua Asia hidup miskin pada 45 tahun yang lalu. Rata-rata penduduknya hanya berpenghasilan 100 dolar AS per tahun.

Begitu kata ekonom senior Dr Rizal Ramli dalam Talk Show Bravos Radio bertajuk 'Ngobrol Bareng Tokoh' usai berkunjung ke Pasar Kramat Jati, Senin (6/8).

Namun demikian, sambungnya, pada hari ini banyak negara Asia yang bisa berlari kencang. Tingkat perekonomian mereka bahkan menyaingi tingkat kesejahteraan negara-negara di Eropa Barat.

“Di Korea itu sekara 44 ribu dolar, 13 kali dari kita. Taiwan 13 kali dari kita, Malaysia 3 kali dari kita, dan Vietnam yang miskin kini hampir menyamai kita,” ujarnya Menko Perekonomian era Presiden Abdurrahman Wahid itu.

Kemudian timbul pertanyaan tentang bagaimana negara-negara itu bisa berlari kencang meninggalkan negara Asia lain, seperti Indonesia.

RR, begitu dia disapa, mencatat ada beberapa penyebab Indonesia bisa tertinggal jauh meski secara kapasitas dan sumber daya alam tidak kalah dengan negara lain. Pertama adalah tingkat korupsi yang masih menjadi masalah akut di Indonesia.

“Memang benar hari ini pun perilaku korupsi kita tidak berubah,” jelasnya.

Selain itu, model pembangunan yang dianut Indonesia juga menjadi biang kerok negeri tidak maju-maju. Indonesia selama ini menggunakan model pembangunan dari Bank Dunia, neoliberal.

“Model pembangunan ini tergantung utang. Begitu ekonomi tinggi, utangnya nambah, jadi harus dikurangi. Jadi ada semacam rem otomatisnya,” jelas Rizal.

Mantan Menko Kemaritiman itu menyebut bahwa model pembangunan neoliberal telah membuat perekonomian Indonesia sejak zaman Soeharto hanya bisa tumbuh paling tinggi 7 persen.

“Jepang China yang tidak pakai mengandalkan model Bank Dunia bisa tumbuh 12 persen selama 20 tahun, sehingga bisa kejar negeri Barat,” tukasnya. [RMOL]

   
 
Baru 14,7 Persen UMKM Riau Manfaatkan KUR
Jumat, 14 Desember 2018 - 16:22

Enam Warga Meninggal Dalam Bencana Banjir Riau
Jumat, 14 Desember 2018 - 16:19

Chevron Bantu 15 Bibit Sapi Peternak Riau
Jumat, 14 Desember 2018 - 16:15

Turap Sungai Rokan Amblas, BWS Diminta Tanggung jawab
Jumat, 14 Desember 2018 - 16:13

Jembatan Sementara Pulihkan Lalu Lintas Padang-Bukittinggi
Kamis, 13 Desember 2018 - 14:23

Gerindra Ingatkan Jokowi: Jangan Berlebihan, Kekuasan Akan Berganti
Kamis, 13 Desember 2018 - 14:19

Komunitas Goresan Emas Memulai Rangkaian Goes to School ke SMA di Inhil
Kamis, 13 Desember 2018 - 14:12

Pemprov Riau Gesa Penyelesaian Pembangunan Fasilitas Tambahan Embarkasi Haji Antara
Kamis, 13 Desember 2018 - 14:00

Riau Bersiap Menerapkan Wisata Religi
Kamis, 13 Desember 2018 - 13:59

Harga TBS Sawit di Riau Menunjukkan Tren Positif
Kamis, 13 Desember 2018 - 13:57

Sandi Tuding Utang BUMN Meroket karena Politik Jokowi
Kamis, 13 Desember 2018 - 13:52

Diundang LAM Riau, SBY Tidak akan Datang Acara Penabalan Gelar Jokowi
Kamis, 13 Desember 2018 - 13:48

Peringatan Dini, Waspadai Hujan Lebat Disertai Petir pada Malam Hari di Riau
Kamis, 13 Desember 2018 - 13:41

Selama Kedatangan Jokowi, RTH Kaca Mayang Tertutup untuk Umum
Kamis, 13 Desember 2018 - 13:39

Perpustakaan Pekanbaru Terima 2.585 Buku Berbahasa Asing
Kamis, 13 Desember 2018 - 13:36

Basarnas Pekanbaru Temukan Warga Hilang Terseret Banjir
Kamis, 13 Desember 2018 - 13:34

Penyelesaian Konflik Dua Serikat Kerja Masih Nyangkut di Polres Dumai
Rabu, 12 Desember 2018 - 20:32

23.091 Hektare Kebun Sawit Siak Perlu "Peremajaan"
Rabu, 12 Desember 2018 - 20:18

Anggota DPRD Riau minta Perusahaan segera Bantu Korban Banjir
Rabu, 12 Desember 2018 - 20:16

Basarnas Pekanbaru Evakuasi 450 Santri Korban Banjir
Rabu, 12 Desember 2018 - 20:14

58 Nelayan Siak Belum Terdaftar Kartu Asuransi
Rabu, 12 Desember 2018 - 20:08

Polres Inhil Tangkap Karyawan Swasta Pelaku Pencurian Motor
Rabu, 12 Desember 2018 - 20:05

Zakat dan Shodaqoh Wujud Pengamalan Al Quran di Negeri Istana
Rabu, 12 Desember 2018 - 19:52

La Nyalla Siap Potong Leher, Tim Prabowo: Caper Jangan Berlebihan
Rabu, 12 Desember 2018 - 11:27

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com