Home
Berburu Rush Baru di Pasar Mobil Bekas, Ini Kisaran Harganya | Mendagri Bantah Selundupkan 31 Juta Data Pemilih Baru ke KPU | Desain Avanza Terbaru Viral, Komunitas Angkat Suara | Stroke Bisa Dicegah dengan Pola Hidup Sehat | Demokrat: Pemerintah Bohong Soal Divestasi 51 Persen Saham Freeport | Terduga Pembunuh Khashoggi Dilaporkan Tewas di Saudi
Jum'at, 19 Oktober 2018
/ Metropolitan / 16:16:41 / Pihak Sekolah Diminta Tak Paksakan Anak Didik Ikut Imunisasi /
Pihak Sekolah Diminta Tak Paksakan Anak Didik Ikut Imunisasi
Kamis, 09 Agustus 2018 - 16:16:41 WIB

DUMAI - Pelaksanaan imunisasi di sekolah-sekolah menuai pro dan kontra. Bahkan, tidak sedikit warga yang melarang anaknya untuk ikut diberi suntik imunisasi. Karena itu, pihak sekolah diminta tidak memaksa anak didiknya ikut suntik imunisasi, bila sang anak tersebut menolak.

“Tidak boleh ada pemaksaan. Sebab, anak adalah hak orang tuanya,  bukan hak orang yang menyuntik,” ujar Ustadz Drs. Amrizal, M PdI, Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Dumai, ketika diminta tanggapannya terkait pro dan kontra pelaksanaan program imunisasi campak dan rubella yang sekarang dikampanyekan pemerintah.

Mantan anggota DPRD Kota Dumai itu mengakui bahwa program imunisasi merupakan salah satu tindakan medis yang dinilai bagus untuk menjaga kesehatan anak. Bahkan, Islam juga menganjurkan bahwa agar tidak  meninggalkan anak ketutunannya di belakang hari dalam kondisi lemah. Termasuk lemahnya pisik, yaitu karena banyaknya penyakit. Maka suntik imunisasi merupakan salah satu cara untuk mengatasinya.

“Namun, tentu ada beberapa syarat yang harus terpenuhi dalam memberikan imunisasi. Terutama sekali harus sesuai dengan ketentuan-ketuan agama Islam untuk anak-anak muslim. Yang terpenting adalah apakah vaksin yang digunakan sudah terjamin kehalalannya? Jika sudah, tentu dibuktikan dengan sudah memiliki label halal.”

Sampai sekarang ustadz Amrizal, yang juga pengemban jabatan Ketua IKADI Kota Dumai itu mengaku  tahu dan dengar lewat media massa bahwa vaksin campak dan rubella yang digunakan sekarang belum ada label halalnya.

Bahkan, dia juga mendengar bahwa ada anak-anak justru menjadi sakit, kejang-kejang, dan lainya  setelah diberi suntik imunisasi. Dia pun mengaku tidak tahu pasti kebenaran berita tersebut, tapi yang jelas berita tersebut telah tersebar di tengah masyarakat.

Karena itu, dalam pelaksanaan program imunisasi itu nanti agar pihak pemerintah melalui Dinas Kesehatan di daerah dimintanya harus membuat surat garansi jaminan bagi orang tua bahwa pelaksanaan imunisasi dijamin tidak bermasalah, yaitu tidak akan berdampak buruk bagi kesehatan anak.

“Jika pelaksanaan imunisasi bermasalah, maka pihak Dinas Kesehatan harus siap dituntut secara medis dan hukum. Hal itu penting agar orang tua nyaman dan tak was-was bila anaknya ikut disuntik imunisasi,” ucap ustadz Amrizal.***(yus)

   
 
Bank Riau Kepri Raih 2 Penghargaan DataGovAi Award 2018
Kamis, 18 Oktober 2018 - 15:08

Riau Bentuk UPT Khusus Peremajaan Sawit
Kamis, 18 Oktober 2018 - 15:03

213 Mustahik Kecamatan Lubuk Dalam Terima Zakat Tahap III 2018
Kamis, 18 Oktober 2018 - 14:59

Alfedri Serahkan Bantuan Cepat untuk Korban Kebakaran di Koto Gasib
Kamis, 18 Oktober 2018 - 14:55

Laga Final Open Turnamen Bola Voli H Sukarmis Cup I
BRI Rengat dan Teluk Sejuah Kelayang, Terjunkan Pemain Porda Riau dan Proliga
Kamis, 18 Oktober 2018 - 14:50

Ini Sosok Profesor yang Diduga Memutilasi Khashoggi
Kamis, 18 Oktober 2018 - 08:29

Anggaran Defisit, Plt Gubri Akui Sejumlah Proyek akan Tunda Bayar
Kamis, 18 Oktober 2018 - 08:26

Tim Pembina Samsat Riau Peroleh 4 Unit Armada Samsat Keliling dari Bank Riau-Kepri
Kamis, 18 Oktober 2018 - 08:23

Ini Jadwal Pemutihan Denda PKB dari Pemprov Riau
Kamis, 18 Oktober 2018 - 08:20

Berkunjung Ke Kuansing, Komnas HAM Bahas Soal PETI
Kamis, 18 Oktober 2018 - 08:18

Tergerus Mitsubishi Epander, Akankah Toyota Munculkan Model Baru Avanza?
Rabu, 17 Oktober 2018 - 20:22

Kunker ke Pusako, DPMK Siak keliling Kampung
Rabu, 17 Oktober 2018 - 20:14

Proyek Preservasi Jalan Nasional di Inhil Akan Segera Dilelang
Rabu, 17 Oktober 2018 - 20:05

STMIK/AMIK Dumai Salurkan Dana Bantuan Musibah Palu dan Donggala
Rabu, 17 Oktober 2018 - 20:03

BPH Migas Cium Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di Riau
Rabu, 17 Oktober 2018 - 16:26

Berkat Wajah Baru, Rush-Terios Kuasai Penjualan SUV Murah
Rabu, 17 Oktober 2018 - 16:16

Dijual Rp75 Jutaan, Apa Fitur yang Ditawarkan Hyundai Santro
Rabu, 17 Oktober 2018 - 16:13

Menunggu Khabib Vs Mayweather
Rabu, 17 Oktober 2018 - 16:03

Milad Prabowo, Andi Arief: Semoga Superstar Menang Pilpres
Rabu, 17 Oktober 2018 - 16:01

Peluru Bersarang Di Ruang Anggota DPR F-PD Dicurigai Rentetan Penembakan Senin Lalu
Rabu, 17 Oktober 2018 - 15:57

Pemkab Siak Telusuri Adanya Grup Medsos LGBT
Rabu, 17 Oktober 2018 - 15:52

Objek Wisata Teluk Jering Masuk Nominasi Anugerah Pesona Indonesia
Rabu, 17 Oktober 2018 - 15:50

Cabai Keriting Pekanbaru Naik Hingga Rp60.000/Kg
Rabu, 17 Oktober 2018 - 15:48

Pemprov dan BPH Migas Optimalkan Pemanfaatan Data Konsumsi Konsumen BBM
Rabu, 17 Oktober 2018 - 15:46

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com