Home
Amien: Umat Indonesia Berpotensi Pecah Jika Prabowo Pilih UAS | Video Jokowi Naik Moge, Ferdinand: Terlalu Bohongnya ! | Menggelinding Gerakan Haram Pilih Jokowi Di Madura | PHE Siak Lakukan Upacara di Lapangan Batang dan Lapangan Lindai | Gelar Ijtima Ulama II, GNPF Tentukan Sikap ke Prabowo - Sandiaga | Mahasiswa Baru Unri Diserahkan ke Fakultas
Minggu, 19 08 2018
/ Metropolitan / 16:16:41 / Pihak Sekolah Diminta Tak Paksakan Anak Didik Ikut Imunisasi /
Pihak Sekolah Diminta Tak Paksakan Anak Didik Ikut Imunisasi
Kamis, 09 Agustus 2018 - 16:16:41 WIB

DUMAI - Pelaksanaan imunisasi di sekolah-sekolah menuai pro dan kontra. Bahkan, tidak sedikit warga yang melarang anaknya untuk ikut diberi suntik imunisasi. Karena itu, pihak sekolah diminta tidak memaksa anak didiknya ikut suntik imunisasi, bila sang anak tersebut menolak.

“Tidak boleh ada pemaksaan. Sebab, anak adalah hak orang tuanya,  bukan hak orang yang menyuntik,” ujar Ustadz Drs. Amrizal, M PdI, Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Dumai, ketika diminta tanggapannya terkait pro dan kontra pelaksanaan program imunisasi campak dan rubella yang sekarang dikampanyekan pemerintah.

Mantan anggota DPRD Kota Dumai itu mengakui bahwa program imunisasi merupakan salah satu tindakan medis yang dinilai bagus untuk menjaga kesehatan anak. Bahkan, Islam juga menganjurkan bahwa agar tidak  meninggalkan anak ketutunannya di belakang hari dalam kondisi lemah. Termasuk lemahnya pisik, yaitu karena banyaknya penyakit. Maka suntik imunisasi merupakan salah satu cara untuk mengatasinya.

“Namun, tentu ada beberapa syarat yang harus terpenuhi dalam memberikan imunisasi. Terutama sekali harus sesuai dengan ketentuan-ketuan agama Islam untuk anak-anak muslim. Yang terpenting adalah apakah vaksin yang digunakan sudah terjamin kehalalannya? Jika sudah, tentu dibuktikan dengan sudah memiliki label halal.”

Sampai sekarang ustadz Amrizal, yang juga pengemban jabatan Ketua IKADI Kota Dumai itu mengaku  tahu dan dengar lewat media massa bahwa vaksin campak dan rubella yang digunakan sekarang belum ada label halalnya.

Bahkan, dia juga mendengar bahwa ada anak-anak justru menjadi sakit, kejang-kejang, dan lainya  setelah diberi suntik imunisasi. Dia pun mengaku tidak tahu pasti kebenaran berita tersebut, tapi yang jelas berita tersebut telah tersebar di tengah masyarakat.

Karena itu, dalam pelaksanaan program imunisasi itu nanti agar pihak pemerintah melalui Dinas Kesehatan di daerah dimintanya harus membuat surat garansi jaminan bagi orang tua bahwa pelaksanaan imunisasi dijamin tidak bermasalah, yaitu tidak akan berdampak buruk bagi kesehatan anak.

“Jika pelaksanaan imunisasi bermasalah, maka pihak Dinas Kesehatan harus siap dituntut secara medis dan hukum. Hal itu penting agar orang tua nyaman dan tak was-was bila anaknya ikut disuntik imunisasi,” ucap ustadz Amrizal.***(yus)

   
 
Inisiator #2019GantiPresiden: Jangan Khianati Perjuangan Pendiri Bangsa
Sabtu, 18 Agustus 2018 - 07:52

Gubernur Riau Instruksikan Kekuatan Penuh Tanggulangi Karhutla
Sabtu, 18 Agustus 2018 - 07:42

ADVERTORIAL PEMKAB KEPULAUAN MERANTI
Upacara HUT RI Ke-73 di Kepulauan Meranti Berlangsung Hikmat dan Lancar
Jumat, 17 Agustus 2018 - 17:34

Fahri Hamzah: Kemampuan HRS Baca Peta Situasi Makin Tajam
Jumat, 17 Agustus 2018 - 18:11

Mahfud MD Berpeluang Jadi Ketua Tim Pemenangan Jokowi-Maaruf
Jumat, 17 Agustus 2018 - 18:08

Wabup Meranti Inspektur Upacara HUT RI Ke-73 di Lapas Kelas II Selatpanjang
Jumat, 17 Agustus 2018 - 18:04

Sekelumit Cerita Salah Seorang Pelatih Pasukan Pengibar Bendera Kabupaten Siak
Jumat, 17 Agustus 2018 - 18:00

Wakil Bupati Meranti Buka Sosialisasi Kabupaten Program Pamsimas III Tahun 2018
Jumat, 17 Agustus 2018 - 17:56

Jemaah Calon Haji Meranti Persiapan Laksanakan Puncak Haji Armina
Jumat, 17 Agustus 2018 - 17:53

Ramah Tamah berama LVRI, Syamsuar: Peningkatan Pembangunn Tetap Menjadi Perhatian
Jumat, 17 Agustus 2018 - 17:46

Refly Harun Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
Jumat, 17 Agustus 2018 - 17:40

Mayones Baik atau Buruk untuk Kesehatan?
Jumat, 17 Agustus 2018 - 17:38

Pesan Ustaz Somad Di HUT RI: Jangan Pisahkan Nasionalisme Dengan Pekik Allahuakbar
Jumat, 17 Agustus 2018 - 17:33

Penyidik KPK Kecewa Kepemimpinan Jokowi Dalam Penegakan Hukum
Jumat, 17 Agustus 2018 - 17:27

Manuver Sandi Dinilai Bisa Memecah Mesin Partai Pendukung Jokowi
Jumat, 17 Agustus 2018 - 17:24

Gubernur Riau: Budaya Melayu Masuk Kurikulum Pendidikan
Jumat, 17 Agustus 2018 - 17:17

Indikasi Sengaja, Dansatgas Geram Saksikan Karhutla di Rohil
Jumat, 17 Agustus 2018 - 17:14

Camat Kelayang Kukuhkan Paskibra Tingkat Kecamatan
Kamis, 16 Agustus 2018 - 20:54

Demokrat Setuju Djoko Santoso Jadi Ketua Tim Pemenangan
Kamis, 16 Agustus 2018 - 20:52

Alumni Presidium 212 Tidak Setuju Kiai Maaruf Jadi Cawapres Jokowi
Kamis, 16 Agustus 2018 - 20:46

Kementrian ESDM Fasilitasi Riau Kelola Blok Rokan
Kamis, 16 Agustus 2018 - 20:36

TNI Segel 45 Titik Lokasi Karhutla Yang Terjadi Di Provinsi Riau
Kamis, 16 Agustus 2018 - 20:32

Miliki Saham Di Bintan Resort, Pemrov Riau Akan Telusuri
Kamis, 16 Agustus 2018 - 20:30

Defisit Anggaran, Sekda Sebut Riau Alami Masa Sulit
Kamis, 16 Agustus 2018 - 20:26

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com