Home
Diselimuti Asap, Jarak Pandang di Dumai Cuma 4 Kilometer | Pasukan Koalisi Rebut Benteng Terakhir, ISIS Suriah Dinyatakan Kalah | Pesaing Toyota Rush Segera Hadir, Ini Bocorannya | Kenali Penyebab Skutik Boros Bensin | Syahganda Yakin 2 Menteri Jokowi Segera Ditangkap KPK | Jokowi "Ngamuk" Di Yogyakarta Terkesan Depresi Tingkat Tinggi, Mentalnya Sudah Jatuh
Senin, 25 Maret 2019
/ Metropolitan / 16:16:41 / Pihak Sekolah Diminta Tak Paksakan Anak Didik Ikut Imunisasi /
Pihak Sekolah Diminta Tak Paksakan Anak Didik Ikut Imunisasi
Kamis, 09 Agustus 2018 - 16:16:41 WIB

DUMAI - Pelaksanaan imunisasi di sekolah-sekolah menuai pro dan kontra. Bahkan, tidak sedikit warga yang melarang anaknya untuk ikut diberi suntik imunisasi. Karena itu, pihak sekolah diminta tidak memaksa anak didiknya ikut suntik imunisasi, bila sang anak tersebut menolak.

“Tidak boleh ada pemaksaan. Sebab, anak adalah hak orang tuanya,  bukan hak orang yang menyuntik,” ujar Ustadz Drs. Amrizal, M PdI, Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Dumai, ketika diminta tanggapannya terkait pro dan kontra pelaksanaan program imunisasi campak dan rubella yang sekarang dikampanyekan pemerintah.

Mantan anggota DPRD Kota Dumai itu mengakui bahwa program imunisasi merupakan salah satu tindakan medis yang dinilai bagus untuk menjaga kesehatan anak. Bahkan, Islam juga menganjurkan bahwa agar tidak  meninggalkan anak ketutunannya di belakang hari dalam kondisi lemah. Termasuk lemahnya pisik, yaitu karena banyaknya penyakit. Maka suntik imunisasi merupakan salah satu cara untuk mengatasinya.

“Namun, tentu ada beberapa syarat yang harus terpenuhi dalam memberikan imunisasi. Terutama sekali harus sesuai dengan ketentuan-ketuan agama Islam untuk anak-anak muslim. Yang terpenting adalah apakah vaksin yang digunakan sudah terjamin kehalalannya? Jika sudah, tentu dibuktikan dengan sudah memiliki label halal.”

Sampai sekarang ustadz Amrizal, yang juga pengemban jabatan Ketua IKADI Kota Dumai itu mengaku  tahu dan dengar lewat media massa bahwa vaksin campak dan rubella yang digunakan sekarang belum ada label halalnya.

Bahkan, dia juga mendengar bahwa ada anak-anak justru menjadi sakit, kejang-kejang, dan lainya  setelah diberi suntik imunisasi. Dia pun mengaku tidak tahu pasti kebenaran berita tersebut, tapi yang jelas berita tersebut telah tersebar di tengah masyarakat.

Karena itu, dalam pelaksanaan program imunisasi itu nanti agar pihak pemerintah melalui Dinas Kesehatan di daerah dimintanya harus membuat surat garansi jaminan bagi orang tua bahwa pelaksanaan imunisasi dijamin tidak bermasalah, yaitu tidak akan berdampak buruk bagi kesehatan anak.

“Jika pelaksanaan imunisasi bermasalah, maka pihak Dinas Kesehatan harus siap dituntut secara medis dan hukum. Hal itu penting agar orang tua nyaman dan tak was-was bila anaknya ikut disuntik imunisasi,” ucap ustadz Amrizal.***(yus)

   
 
Dilengkapi Taman Wisata, Masjid Cheng Ho akan Berdiri di Rohil
Jumat, 22 Maret 2019 - 16:54

Erwin Aksa Sudah Baca Peta Sebelum Dukung Prabowo
Jumat, 22 Maret 2019 - 16:47

Erwin Aksa Sudah Baca Peta Sebelum Dukung Prabowo
Jumat, 22 Maret 2019 - 16:44

Siak Rancang Event Wisata "Thriathlon Sunnah" Gabungkan 3 Olahraga
Jumat, 22 Maret 2019 - 16:33

Dinilai Sukses Terapkan Sistem Penyelenggaraan Pemilu, DPRD Rohul Kunjungi Siak
Jumat, 22 Maret 2019 - 16:29

SBY Dikabarkan Teken Surat Pergantian Noviwaldy dari Jabatan Wakil Ketua DPRD Riau
Jumat, 22 Maret 2019 - 16:23

Pesawat ATR Garuda Diduga Alami Kerusakan "Landing Gear" Jelang Tinggal Landas
Jumat, 22 Maret 2019 - 16:20

Pemkab Siak Serahkan Laporan Hasil Keuangan ke-BPK Perwakilan Riau
Jumat, 22 Maret 2019 - 16:08

Pertajam Program Prioritas Pembangunan, Pemkab Taja Musrenbang RKPD
Jumat, 22 Maret 2019 - 15:20

Kubu Prabowo Resmi Tolak Metro TV Sebagai Media Penyelenggara Debat Capres Keempat
Jumat, 22 Maret 2019 - 14:50

Jual Beli Jabatan Rektor, Menag Terlibat? Romi: Silakan Jawab Sendiri
Jumat, 22 Maret 2019 - 14:42

Ini Lima Alasan Mengapa Jokowi Tidak Layak Dipilih Kembali Versi Rizal Ramli
Jumat, 22 Maret 2019 - 14:39

Gubri Rampingkan Struktur Pemerintahan dari 40 Jadi 37 OPD
Jumat, 22 Maret 2019 - 09:38

Infrastruktur Pendukung Siak IV Dianggarkan Tahun 2020
Jumat, 22 Maret 2019 - 09:37

Keterbatasan Jokowi Dalam Bahasa Tak Bisa Jadi Alasan Bolos Di Forum Internasional
Jumat, 22 Maret 2019 - 09:36

Lembaga Survei Kunci Jokowi, RR: Untuk Alasan Kecurangan Kalau Sampai Kalah
Jumat, 22 Maret 2019 - 09:28

Shireen Sungkar, Sejak Dini, Kenalkan Hijab Ke Buah Hati
Jumat, 22 Maret 2019 - 09:23

Dianggap Coreng Wibawa Kemenag, Menag Lukman Diminta Mundur Dari Jabatannya
Jumat, 22 Maret 2019 - 09:16

Difasilitasi SKK Migas Wilayah Sumbagut,
PWI Riau Gelar Pelatihan Jurnalistik Wartawan Migas dan UKW
Jumat, 22 Maret 2019 - 08:48

Cerita Guru Besar UIN Malang yang Merasa Dicurangi Kemenag
Kamis, 21 Maret 2019 - 16:59

Eksepsi Ditolak, Habib Bahar Ikhlas Terima Putusan Hakim
Kamis, 21 Maret 2019 - 16:52

Erwin Aksa Simbol Perlawanan JK Atas Jokowi-Maruf
Kamis, 21 Maret 2019 - 16:48

Enam Guru Honorer di Banten Dipecat Gara-Gara Pamer Stiker Prabowo-Sandi
Kamis, 21 Maret 2019 - 16:46

BPN Prabowo: Wiranto Blunder Sebut Hoaks Seperti Terorisme
Kamis, 21 Maret 2019 - 16:12

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com