Home
38 Wartawan Lulus UKW Angkatan XI | Mengapa Harga Hunian di Jakarta Makin Mahal? | Andi Arief: Terlalu Dini Menyimpulkan Pelaku Perusakan Atribut Demokrat Disuruh PDIP | BPN Prabowo-Sandi: Perusakan Spanduk SBY Nodai Keindahan Demokrasi | Hinca: Perusak Bendera Demokrat di Riau Dibayar Rp100 Ribu | Aktivis Berharap Presiden Perhatikan Korban Banjir Riau
Senin, 17 Desember 2018
/ Metropolitan / 16:16:41 / Pihak Sekolah Diminta Tak Paksakan Anak Didik Ikut Imunisasi /
Pihak Sekolah Diminta Tak Paksakan Anak Didik Ikut Imunisasi
Kamis, 09 Agustus 2018 - 16:16:41 WIB

DUMAI - Pelaksanaan imunisasi di sekolah-sekolah menuai pro dan kontra. Bahkan, tidak sedikit warga yang melarang anaknya untuk ikut diberi suntik imunisasi. Karena itu, pihak sekolah diminta tidak memaksa anak didiknya ikut suntik imunisasi, bila sang anak tersebut menolak.

“Tidak boleh ada pemaksaan. Sebab, anak adalah hak orang tuanya,  bukan hak orang yang menyuntik,” ujar Ustadz Drs. Amrizal, M PdI, Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Dumai, ketika diminta tanggapannya terkait pro dan kontra pelaksanaan program imunisasi campak dan rubella yang sekarang dikampanyekan pemerintah.

Mantan anggota DPRD Kota Dumai itu mengakui bahwa program imunisasi merupakan salah satu tindakan medis yang dinilai bagus untuk menjaga kesehatan anak. Bahkan, Islam juga menganjurkan bahwa agar tidak  meninggalkan anak ketutunannya di belakang hari dalam kondisi lemah. Termasuk lemahnya pisik, yaitu karena banyaknya penyakit. Maka suntik imunisasi merupakan salah satu cara untuk mengatasinya.

“Namun, tentu ada beberapa syarat yang harus terpenuhi dalam memberikan imunisasi. Terutama sekali harus sesuai dengan ketentuan-ketuan agama Islam untuk anak-anak muslim. Yang terpenting adalah apakah vaksin yang digunakan sudah terjamin kehalalannya? Jika sudah, tentu dibuktikan dengan sudah memiliki label halal.”

Sampai sekarang ustadz Amrizal, yang juga pengemban jabatan Ketua IKADI Kota Dumai itu mengaku  tahu dan dengar lewat media massa bahwa vaksin campak dan rubella yang digunakan sekarang belum ada label halalnya.

Bahkan, dia juga mendengar bahwa ada anak-anak justru menjadi sakit, kejang-kejang, dan lainya  setelah diberi suntik imunisasi. Dia pun mengaku tidak tahu pasti kebenaran berita tersebut, tapi yang jelas berita tersebut telah tersebar di tengah masyarakat.

Karena itu, dalam pelaksanaan program imunisasi itu nanti agar pihak pemerintah melalui Dinas Kesehatan di daerah dimintanya harus membuat surat garansi jaminan bagi orang tua bahwa pelaksanaan imunisasi dijamin tidak bermasalah, yaitu tidak akan berdampak buruk bagi kesehatan anak.

“Jika pelaksanaan imunisasi bermasalah, maka pihak Dinas Kesehatan harus siap dituntut secara medis dan hukum. Hal itu penting agar orang tua nyaman dan tak was-was bila anaknya ikut disuntik imunisasi,” ucap ustadz Amrizal.***(yus)

   
 
Pengamat: Prestasi Anies Sengaja Ditenggelamkan Media Mainstream
Jumat, 14 Desember 2018 - 16:29

Baru 14,7 Persen UMKM Riau Manfaatkan KUR
Jumat, 14 Desember 2018 - 16:22

Enam Warga Meninggal Dalam Bencana Banjir Riau
Jumat, 14 Desember 2018 - 16:19

Chevron Bantu 15 Bibit Sapi Peternak Riau
Jumat, 14 Desember 2018 - 16:15

Turap Sungai Rokan Amblas, BWS Diminta Tanggung jawab
Jumat, 14 Desember 2018 - 16:13

Jembatan Sementara Pulihkan Lalu Lintas Padang-Bukittinggi
Kamis, 13 Desember 2018 - 14:23

Gerindra Ingatkan Jokowi: Jangan Berlebihan, Kekuasan Akan Berganti
Kamis, 13 Desember 2018 - 14:19

Komunitas Goresan Emas Memulai Rangkaian Goes to School ke SMA di Inhil
Kamis, 13 Desember 2018 - 14:12

Pemprov Riau Gesa Penyelesaian Pembangunan Fasilitas Tambahan Embarkasi Haji Antara
Kamis, 13 Desember 2018 - 14:00

Riau Bersiap Menerapkan Wisata Religi
Kamis, 13 Desember 2018 - 13:59

Harga TBS Sawit di Riau Menunjukkan Tren Positif
Kamis, 13 Desember 2018 - 13:57

Sandi Tuding Utang BUMN Meroket karena Politik Jokowi
Kamis, 13 Desember 2018 - 13:52

Diundang LAM Riau, SBY Tidak akan Datang Acara Penabalan Gelar Jokowi
Kamis, 13 Desember 2018 - 13:48

Peringatan Dini, Waspadai Hujan Lebat Disertai Petir pada Malam Hari di Riau
Kamis, 13 Desember 2018 - 13:41

Selama Kedatangan Jokowi, RTH Kaca Mayang Tertutup untuk Umum
Kamis, 13 Desember 2018 - 13:39

Perpustakaan Pekanbaru Terima 2.585 Buku Berbahasa Asing
Kamis, 13 Desember 2018 - 13:36

Basarnas Pekanbaru Temukan Warga Hilang Terseret Banjir
Kamis, 13 Desember 2018 - 13:34

Penyelesaian Konflik Dua Serikat Kerja Masih Nyangkut di Polres Dumai
Rabu, 12 Desember 2018 - 20:32

23.091 Hektare Kebun Sawit Siak Perlu "Peremajaan"
Rabu, 12 Desember 2018 - 20:18

Anggota DPRD Riau minta Perusahaan segera Bantu Korban Banjir
Rabu, 12 Desember 2018 - 20:16

Basarnas Pekanbaru Evakuasi 450 Santri Korban Banjir
Rabu, 12 Desember 2018 - 20:14

58 Nelayan Siak Belum Terdaftar Kartu Asuransi
Rabu, 12 Desember 2018 - 20:08

Polres Inhil Tangkap Karyawan Swasta Pelaku Pencurian Motor
Rabu, 12 Desember 2018 - 20:05

Zakat dan Shodaqoh Wujud Pengamalan Al Quran di Negeri Istana
Rabu, 12 Desember 2018 - 19:52

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com