Home
Ribuan Massa Diperkirakan Hadiri Shalawat dan Zikir di Monas | Manfaat Kesehatan Biji Pepaya | Malam Munajat 212, 14 KAI Berhenti Luar Biasa Di Stasiun Jatinegara | Rusia Bidik AS Jika Taruh Rudal Nuklir Jarak Sedang di Eropa | Tak Ingin Jadi Gubernur Riau Keempat Tersandung Hukum, Syamsuar Siap Didampingi KPK | Pemko Pekanbaru Minta Gubernur Syamsuar Tuntaskan Persoalan Cik Puan
Kamis, 21 Februari 2019
/ Nasional / 07:57:35 / GNPF Ulama Minta Yusril Puasa Dulu dari Media /
GNPF Ulama Minta Yusril Puasa Dulu dari Media
Rabu, 12 September 2018 - 07:57:35 WIB

JAKARTA - Ketua Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Maarif menanggapi perihal peluang Partai Bulan Bintang (PBB) merapat ke kubu pasangan calon Joko Widodo-Ma'ruf Amin di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 mendatang. Hal ini tercermin dari pernyataan Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra bahwa Jokowi, sebagai calon presiden pejawat, tidak perlu mundur atau cuti sebagai presiden.

Namun, Slamet Ma'arif meminta kepada Yusril agar puasa dulu berbicara kepada media, terkait arah pilpres sebelum ada hasil dari Ijtima' GNPF Ulama Jilid II. "Sebaiknya Pak YIM, menunggu hasil musyawarah ulama dalam ijtima' ulama dua tidak perlu banyak komentar dulu, puasa dari media," ujar Slamet Ma'arif saat dihubungi melalui pesan singkat, Selasa (11/9).

Apalagi, kata Slamet Ma'arif, PBB dibangun dan dirikan oleh ulama. Bahkan menurutnya, banyak kader PBB dari tokoh ulama binaan Habib Rizieq Shihab (HRS). Oleh karena itu, ia menyakini PBB akan dan selalu berkomitmen dengan perjuangan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama atau Gerakan 212.

"Insya Allah ijtima' ulama akan dilksanakan tanggal 16 September sesuai dengan arahan Habib Rizieq Shihab. Kami yakin PBB akan komitmen dengan perjuangannnya bersama gerakan 212," tambahnya.

Saat ditanya apakah ada sinyal dukungan dari Habib Rizieq Shihab terkait Pilpres 2019, Slamet Ma'arif menjawab sinyalnya bakal jelas di ijtima' ulama. Slamet juga pernah mengatakan arah ijtima' ulama kedua tidak akan mendukung Jokowi-Ma’ruf Amin pada Pemilihan Presiden 2019. Ia mengungkapkan, kepastian tidak akan mendukung Jokowi ini sesuai yang disampaikan Habib Rizieq dalam video yang diputar saat Milad FPI (Front Pembela Islam) di Cibubur, 18 Agustus lalu.

Sebelumnya, Sekjen PBB, Afriansyah Noor menyatakan pendapat bahwa Jokowi tak perlu cuti adalah pendapat akademik Yusril sebagai pakar di bidang hukum tata negara. Pendapat akademiknya merupakan pandangan seorang negarawan yang melihat persolan bangsa dan negara secara obyektif dengan mengedepankan kepentingan seluruh bangsa dan negara.

Namun, ia menerangkan, pernyataan tersebut memiliki pesan politik yang tegas. Ia menambahkan sikap Yusril sebagai akademisi biasanya sejalan dengan sikap politiknya. Bagi Yusril, ia menerangkan, seorang politisi haruslah mendasarkan sikap politiknya pada intelektualisme.

“Beliau tidak pernah split personality dalam bersikap,” kata Afriansyah. [republika]

   
 
Nasihat Ustaz Abdul Somad untuk Penunda Shalat
Rabu, 20 Februari 2019 - 07:38

Messi-Suarez Tumpul, Barcelona Raih Hasil Seri di Markas Lyon
Rabu, 20 Februari 2019 - 07:26

252 Pelamar PPPK Pemko Pekanbaru Lulus Administrasi
Rabu, 20 Februari 2019 - 07:23

Prabowo: Hukuman Dhani Bukti Ketidakbenaran Hukum
Selasa, 19 Februari 2019 - 15:48

TKN Akui Luhut Bersuara Lantang, Tapi Bukan Marah
Selasa, 19 Februari 2019 - 15:39

TKN Akui Luhut Bersuara Lantang, Tapi Bukan Marah
Selasa, 19 Februari 2019 - 15:32

PKS: Injak-injak Sajadah Caleg PDIP Itu Penistaan
Selasa, 19 Februari 2019 - 15:18

Wan Thamrin Minta Syamsuar Lanjutkan Pembangunan yang Telah Dimulai
Selasa, 19 Februari 2019 - 15:05

Besok Plh Gubri Ditentukan Dalam Rapat di Setneg
Selasa, 19 Februari 2019 - 15:01

Profesor Australia: UAS Sangat Populer karena Tampilkan Islam Solusi atas Segala Persoalan
Selasa, 19 Februari 2019 - 14:55

Kebijakan Jokowi Membahayakan Kedaulatan Pangan
Selasa, 19 Februari 2019 - 09:30

Aci Cahaya Juara MTQ Riau 2018 Rilis Lagu
Selasa, 19 Februari 2019 - 09:05

Perpani Siak Raih 1 Emas 7 Perak dan 4 Perunggu di Wirabraja Open 2019
Selasa, 19 Februari 2019 - 08:57

Tanya Unicorn ke Prabowo, Bahasa Inggris Jokowi Disebut Belepotan
Selasa, 19 Februari 2019 - 08:47

Israel Tutup Semua Gerbang Masjid Al-Aqsha
Selasa, 19 Februari 2019 - 08:40

TKN Jawab Tuduhan Gerak-gerik Mencurigakan Anggotanya saat Debat
Selasa, 19 Februari 2019 - 08:34

Fraksi Golkar Soroti Masalah PAD Tidak Capai Target
Selasa, 19 Februari 2019 - 08:25

Dibahas di Debat Capres, Apa Saja Unicorn Indonesia?
Senin, 18 Februari 2019 - 16:27

Kebakaran Hutan dan Lahan di Riau Meluas Capai 841,71 Hektare
Senin, 18 Februari 2019 - 16:21

Ketum PPP: Serangan Jokowi Ke Prabowo Bisa Dipidanakan
Senin, 18 Februari 2019 - 15:46

Tertawai Prabowo, Gerindra: Makanya Pendukung Jokowi Jangan Doyan Baca Komik
Senin, 18 Februari 2019 - 15:41

Demokrat: Serangan Jokowi Soal Lahan Prabowo Sudah Direncanakan
Senin, 18 Februari 2019 - 15:37

Anniversary ke-3, ID42NER Riau Touring dan Baksos di Muara Takus
Senin, 18 Februari 2019 - 15:25

Pemkab Inhu Percayakan Transaksi Non Tunai Kepada Bank Riau Kepri
Senin, 18 Februari 2019 - 15:21

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com