Home
Pendukung Jokowi Lempar Mahasiswa Saat Aksi, Bentrok Pun Pecah | BBKSDA Riau Telusuri Harimau Masuki Perkampungan Masyarakat | Bukan Dendam, GMMK Riau Akan Perlakukan Yaqut Seperti GP Ansor Lakukan UAS di Jawa | Tersangkut Kasus Narkoba, Pegawai Pemkab Meranti Bakal Dipecat | Syamsuar Tak Kunjung Jadi Ketua PAN Riau, Begini Penjelasan DPP | Andi Rachman Mundur, Wan Thamrin Plt Gubernur Riau
Jum'at, 21 09 2018
/ Peristiwa / 16:00:41 / Anak Gajah Liar Terpaksa Dievakuasi Karena Terjerat /
Anak Gajah Liar Terpaksa Dievakuasi Karena Terjerat
Jumat, 14 September 2018 - 16:00:41 WIB

PEKANBARU - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Provinsi Riau terpaksa mengevakuasi seekor anak gajah sumatera liar karena kondisinya terus memburuk akibat terluka kena jerat di dalam area konsesi hutan tanaman industri PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) wilayah mandau Kabupaten Siak.

Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau Suharyono, di Pekanbaru, Jumat, mengatakan anak gajah berkelamin betina itu terluka pada kaki kanan karena jerat sling baja yang dipasang untuk menangkap babi hutan. Pemasangan jerat sling baja sangat berbahaya, dan sudah dilarang oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, karena hewan sebesar apapun sulit untuk melepaskan diri karena sifat jerat yang makin erat ketika satwa meronta-ronta.

Ia mengatakan proses evakuasi gajah yang dilakukan tim rescue BBKSDA yang dibantu oleh PT RAPP berjalan lancar pada Kamis kemarin (13/9). Anak gajah yang kemudian diberi nama Intan itu, kini sudah berada di Pusat Latihan Gajah Riau di Minas, Kabupaten Siak.

"Saya menyampaikan apresiasi terhadap tim yang telah bekerja keras dengan hasil maksimal, serta mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu kelancaran evakuasi anak gajah ini," kata Suharyono.

Kasus anak gajah terjerat itu bermula dari laporan masyarakat pada tanggal 23 Agustus 2018, melalui _call center_ Balai Besar KSDA Riau bahwa ada seekor anak gajah liar yang terperangkap dalam jeratan babi hutan dalam areal konsesi HTI PT. RAPP wilayah Mandau, Kabupaten Siak.

Pada hari itu juga, Kepala Balai Besar KSDA Riau memerintahkan Tim Rescue untuk turun menangani dan berhasil melepaskan jeratan serta melakukan pengobatan pada kaki kanan anak gajah yang terluka tersebut. Gajah tersebut berkelamin betina dan diperkirakan berusia empat tahun.

Setelah pengobatan, anak gajah dilepaskan kembali di lokasi semula dengan harapan dapat bergabung dengan kelompoknya. Namun, selama dua minggu pengamatan, anak gajah tersebut hanya berputar putar di lokasi semula, sedangkan kelompoknya telah berada di lokasi lain yang berjarak sekitar 57 kilometer.

"Berdasarkan laporan petugas yang mengamati keberadaan anak gajah, terdapat kecenderungan berat badan satwa makin menurun serta diare yang terlihat dari kotorannya, sehingga  dikhawatirkan anak gajah akan semakin memburuk kondisinya," katanya.

Akhirnya dengan kondisi tersebut, lanjutnya, diputuskan anak gajah harus segera dievakuasi dan di bawa ke PLG Riau di Minas untuk pengobatan dan perawatan lebih lanjut.

Tim evakuasi dan pengobatan yg dikoordinir Kepala Bidang Wil. II, Heru Sutmantoro dengan didampingi drh. Rini Deswita, drh. Danang dan dibantu seorang dokter hewan dari Yayasan Asyari, drh. Dita serta beberapa perawat satwa, mahout, PEH, Polhut dan personil RAPP, dengan menggunakan satu gajah binaan bernama Indah segera melakukan penggiringan.

Tepat pukul 17.00 WIB pada Kamis (13/9), anak gajah telah naik di atas truk. Evakuasi berjalan lancar dan tiba di Pusat Latihan Gajah Riau di Minas  pada pukul 21.00 WIB.

"Selanjutnya akan dilakukan pengobatan lanjutan dan perawatan intensif terhadap anak gajah yang diberi nama Intan di PLG Riau di Minas untuk memulihkan kesehatannya," kata Suharyono. [antara]

   
 
Belum Halal Tetapi Darurat, MUI Tegaskan Imunisasi MR Wajib
Rabu, 19 September 2018 - 08:47

Dua Nama Calon Direktur BRK Diduga Bermasalah, OJK: Kita Akan Pilih Orang Baik-baik
Rabu, 19 September 2018 - 08:44

Sempat Di Selamatkan Dari Kondisi Kritis, Anak Gajah Liar Sulit Dilepasliarkan
Rabu, 19 September 2018 - 08:41

5 Kadis Pariwisata Kabupaten Kota se-Riau Teken MoA Pariwisata
Rabu, 19 September 2018 - 08:28

Pemkab Meranti Buka Pendaftaran CPNS 2018, Jumlah Formasi 223 Orang
Rabu, 19 September 2018 - 08:19

3 Desa di Meranti Raih Penghargaan Desa Terbaik Tingkat Provinsi Riau 2018
Rabu, 19 September 2018 - 08:17

Masyarakat Desa Baran Melintang Rasakan Pembangunan
Rabu, 19 September 2018 - 08:15

Lagi Tren, Payung Teduh Buat Naik Motor
Selasa, 18 September 2018 - 16:41

Fahri Hamzah: KPK Layani Kelompok Pelindung Skandal Century
Selasa, 18 September 2018 - 16:37

Mulai Oktober, Bikin BPKB Harus Sertakan Nomor HP dan Email
Selasa, 18 September 2018 - 16:29

13 Tim Siap Berlaga di TdSi 2018
Selasa, 18 September 2018 - 16:21

Harga TBS Sawit di Riau Turun 2,35 persen dari Minggu Lalu
Selasa, 18 September 2018 - 16:13

Perwakilan OPD di Inhil Ikuti Sosialisasi SPIP
Selasa, 18 September 2018 - 16:10

Ketua DPC PKB Inhil Buka Pembekalan Caleg
Selasa, 18 September 2018 - 16:07

KS 212 Komunitas Dumai Pecah Kongsi?
Selasa, 18 September 2018 - 16:05

Majelis Hakim Menangkan Gugatan Warga Sido Dadi Atas Lahan KKPA
Selasa, 18 September 2018 - 15:58

Pengawasan Disdik Provinsi di Meranti Dinilai Lemah
Selasa, 18 September 2018 - 15:56

Syam “Bujuk” Insan Film Nasional Film-kan Negeri Istana
Selasa, 18 September 2018 - 15:50

Antisipasi Karlahut, Polsek Kelayang Gelar Rakor
Selasa, 18 September 2018 - 15:46

Habib Rizieq Serukan Politik Identitas Berketuhanan
Selasa, 18 September 2018 - 08:50

Pengamat: Ijtima Kukuhkan Ulama-Umara Kubu Prabowo-Sandiaga
Selasa, 18 September 2018 - 08:47

Dinilai Hina Presiden, Mahasiswa Riau Diadukan ke Polisi
Selasa, 18 September 2018 - 08:43

Camat Tebing Tinggi Tertibkan Suara Kaset Penangkaran Walet
Selasa, 18 September 2018 - 08:31

Perpatri Inhil Resmi Terbentuk
Selasa, 18 September 2018 - 08:27

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com