Home
Temukan Gas Bersubsidi Dijual Rp40 Ribu di Kampar Saat Sidak, Begini Respon Anggota DPR | Waspadai Hujan Lebat Disertai Petir di Riau | UAS Isi Tabligh Akbar Bahas LGBT dan Pergaulan Bebas Usai Salat Jumat di Pekanbaru | LAM Pekanbaru Tak Dilibatkan dalam Pemberian Gelar Adat untuk Jokowi | Ustaz Abdul Somad Imbau Umat Abaikan Survei LSI Terhadapnya | Survei Soal Peran Ulama Di Pilpres Berpotensi Memecah Belah Umat
Sabtu, 17 November 2018
/ Peristiwa / 16:00:41 / Anak Gajah Liar Terpaksa Dievakuasi Karena Terjerat /
Anak Gajah Liar Terpaksa Dievakuasi Karena Terjerat
Jumat, 14 September 2018 - 16:00:41 WIB

PEKANBARU - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Provinsi Riau terpaksa mengevakuasi seekor anak gajah sumatera liar karena kondisinya terus memburuk akibat terluka kena jerat di dalam area konsesi hutan tanaman industri PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) wilayah mandau Kabupaten Siak.

Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau Suharyono, di Pekanbaru, Jumat, mengatakan anak gajah berkelamin betina itu terluka pada kaki kanan karena jerat sling baja yang dipasang untuk menangkap babi hutan. Pemasangan jerat sling baja sangat berbahaya, dan sudah dilarang oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, karena hewan sebesar apapun sulit untuk melepaskan diri karena sifat jerat yang makin erat ketika satwa meronta-ronta.

Ia mengatakan proses evakuasi gajah yang dilakukan tim rescue BBKSDA yang dibantu oleh PT RAPP berjalan lancar pada Kamis kemarin (13/9). Anak gajah yang kemudian diberi nama Intan itu, kini sudah berada di Pusat Latihan Gajah Riau di Minas, Kabupaten Siak.

"Saya menyampaikan apresiasi terhadap tim yang telah bekerja keras dengan hasil maksimal, serta mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu kelancaran evakuasi anak gajah ini," kata Suharyono.

Kasus anak gajah terjerat itu bermula dari laporan masyarakat pada tanggal 23 Agustus 2018, melalui _call center_ Balai Besar KSDA Riau bahwa ada seekor anak gajah liar yang terperangkap dalam jeratan babi hutan dalam areal konsesi HTI PT. RAPP wilayah Mandau, Kabupaten Siak.

Pada hari itu juga, Kepala Balai Besar KSDA Riau memerintahkan Tim Rescue untuk turun menangani dan berhasil melepaskan jeratan serta melakukan pengobatan pada kaki kanan anak gajah yang terluka tersebut. Gajah tersebut berkelamin betina dan diperkirakan berusia empat tahun.

Setelah pengobatan, anak gajah dilepaskan kembali di lokasi semula dengan harapan dapat bergabung dengan kelompoknya. Namun, selama dua minggu pengamatan, anak gajah tersebut hanya berputar putar di lokasi semula, sedangkan kelompoknya telah berada di lokasi lain yang berjarak sekitar 57 kilometer.

"Berdasarkan laporan petugas yang mengamati keberadaan anak gajah, terdapat kecenderungan berat badan satwa makin menurun serta diare yang terlihat dari kotorannya, sehingga  dikhawatirkan anak gajah akan semakin memburuk kondisinya," katanya.

Akhirnya dengan kondisi tersebut, lanjutnya, diputuskan anak gajah harus segera dievakuasi dan di bawa ke PLG Riau di Minas untuk pengobatan dan perawatan lebih lanjut.

Tim evakuasi dan pengobatan yg dikoordinir Kepala Bidang Wil. II, Heru Sutmantoro dengan didampingi drh. Rini Deswita, drh. Danang dan dibantu seorang dokter hewan dari Yayasan Asyari, drh. Dita serta beberapa perawat satwa, mahout, PEH, Polhut dan personil RAPP, dengan menggunakan satu gajah binaan bernama Indah segera melakukan penggiringan.

Tepat pukul 17.00 WIB pada Kamis (13/9), anak gajah telah naik di atas truk. Evakuasi berjalan lancar dan tiba di Pusat Latihan Gajah Riau di Minas  pada pukul 21.00 WIB.

"Selanjutnya akan dilakukan pengobatan lanjutan dan perawatan intensif terhadap anak gajah yang diberi nama Intan di PLG Riau di Minas untuk memulihkan kesehatannya," kata Suharyono. [antara]

   
 
"Prabowo Menang" Terdengar Dalam Mukernas PPP
Kamis, 15 November 2018 - 15:04

Menyerang, Jokowi Dikalahkan Diri Sendiri Dan Bunuh Diri Politik
Kamis, 15 November 2018 - 15:01

Pertamina Jamin Premium Riau Hingga Akhir Tahun
Kamis, 15 November 2018 - 14:55

BBKSDA Riau Selamatkan Beruang Madu Terjerat
Kamis, 15 November 2018 - 14:54

BRG RI: Meranti Daerah Paling Cocok Untuk Penelitian Gambut
Kamis, 15 November 2018 - 14:52

Progres Imunisasi MR di Inhil Capai 76.290 Anak
Kamis, 15 November 2018 - 14:49

Dua Pimpinan LAM Riau Enggan Terbuka Soal Rencana Pemberian Gelar Presiden
Kamis, 15 November 2018 - 14:48

Diterjang Banjir, Akses Transporasi Terganggu
Kamis, 15 November 2018 - 14:45

Satu Persen Penguasa Ekonomi Itulah Yang Genderuwo
Kamis, 15 November 2018 - 08:52

Rapat Akhir Persiapan Internasional Serindit Boat Race Selesai Dilaksanakan
Kamis, 15 November 2018 - 08:38

Menghadapi Pemilu 2019 Polda Riau Laksanakan Kegiatan Safari Sinergitas
Kamis, 15 November 2018 - 08:34

Rektor UIR Teken MoA dengan Rektor MCU Taiwan
Kamis, 15 November 2018 - 08:30

Wabup Meranti Canangkan GERMAS Tahun 2018
Kamis, 15 November 2018 - 08:27

Harimau Masuk Pemukiman Warga Inhil
Kamis, 15 November 2018 - 08:26

Pencairan DBH Migas Triwulan IV 2017 Belum Rampung
Kamis, 15 November 2018 - 08:24

Politikus Demokrat: Jokowi Memang Terlihat Ingin seperti Raja
Rabu, 14 November 2018 - 16:17

Astaghfirullaah... Jumlah LGBT di Pekanbaru Mencapai 4 Ribu Orang
Rabu, 14 November 2018 - 16:09

GARBI Dukung Riau Jadi Daerah Otonomi Khusus
Rabu, 14 November 2018 - 16:06

Tembok SD 141 Makan Korban Jiwa, Dewan: Sudah Tahu Miring Kenapa Tak Dirobohkan Saja
Rabu, 14 November 2018 - 16:03

Kadivhumas Polri Ajak Panitia Reuni Aksi 212 Duduk Bersama
Rabu, 14 November 2018 - 14:39

Mayoritas Pemilih Lebih Dengarkan Imbauan Tokoh Agama
Rabu, 14 November 2018 - 14:33

Polresta Pekanbaru Selidiki Robohnya Tembok Maut Sekolah
Rabu, 14 November 2018 - 14:29

Tembok Sekolah Timpa Siswa Miring Sebulan Terakhir
Rabu, 14 November 2018 - 14:28

Korban Meninggal Robohnya Tembok Sekolah Pekanbaru Bertambah
Rabu, 14 November 2018 - 14:22

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com