Home
Pendukung Jokowi Lempar Mahasiswa Saat Aksi, Bentrok Pun Pecah | BBKSDA Riau Telusuri Harimau Masuki Perkampungan Masyarakat | Bukan Dendam, GMMK Riau Akan Perlakukan Yaqut Seperti GP Ansor Lakukan UAS di Jawa | Tersangkut Kasus Narkoba, Pegawai Pemkab Meranti Bakal Dipecat | Syamsuar Tak Kunjung Jadi Ketua PAN Riau, Begini Penjelasan DPP | Andi Rachman Mundur, Wan Thamrin Plt Gubernur Riau
Jum'at, 21 09 2018
/ Metropolitan / 16:26:37 / Tenaga Honorer Protes Syarat Pembatasan Umur untuk CPNS 2018 /
Tenaga Honorer Protes Syarat Pembatasan Umur untuk CPNS 2018
Jumat, 14 September 2018 - 16:26:37 WIB

JAKARTA - Keputusan pemerintah membatasi usia tenaga honorer kategori II yang boleh mengikuti seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2018 diprotes.

Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Nomor 36 Tahun 2018 mengatur syarat administrasi bagi tenaga pendidik dan tenaga kesehatan dari eks tenaga honorer kategori II berusia maksimal 35 tahun pada 1 Agustus 2018. Selain itu pun, pelamar tersebut harus aktif bekerja secara terus menerus sampai sekarang.

"Aturan itu harus dihapus karena honorer yang usianya lewat 35 tahun tentunya tidak bisa bisa menjadi CPNS," kata Ketua Forum Aliansi Guru dan Karyawan (Fagar) Kabupaten Garut, Jawa Barat, Cecep Kurniadi, Kamis (13/9/2018) seperti dikutip dari Antara.

Menurut dia, besaran kuota untuk kategori dua itu tidak akan mengakomodasi seluruh honorer di Garut yang berjumlah 4.390 orang, bahkan diperkirakan yang bisa ikut CPNS hanya tujuh ratusan orang. Sementara itu, di Pemkab Garut kuota CPNS yang disediakan untuk pegawai K-II ada 277 slot.

"Kuota CPNS tak sebanding dengan jumlah honorer, apalagi ada batas usia untuk daftar CPNS," kata Cecep.

"Jangan sampai ada yang baru mengajar bisa masuk K-II (kategori dua), sedangkan yang sudah honorer sejak 2005 tidak bisa," sambungnya.

Ia mengungkapkan, jika pemerintah tidak memerhatikan nasib honorer maka dikhawatirkan muncul aksi demonstrasi.

Sementara itu, di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, sebanyak 1.284 eks tenaga honorer K-II terancam tidak bisa mengikuti seleksi CPNS 2018, karena terbentur persyaratan administrasi.

"Kalau dilihat data ada sebanyak 1.284 eks kategori 2 yang tidak lulus di tahun 2013, itu sepertinya tidak ada yang memenuhi persyaratan untuk mendaftar CPNS," kata Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Supadi Priatna di Cirebon, Kamis (13/9/2018).

Menurut Supadi eks K-II yang berada di Kabupaten Cirebon diperkirakan tidak ada yang memenuhi syarat, terutama mengenai usia yang ditetapkan 35 tahun.

"Persyaratannya usianya tetap masih 35 tahun dan harus lulus S1 sebelum November 2013, sementara K-II di Cirebon usianya sudah melebihi itu," ujarnya.

Supadi menambahkan Kabupaten Cirebon sendiri mendapat kuota CPNS dari sebanyak 440 orang. Dari jumlah tersebut ada yang dikhususkan yaitu untuk eks K-II.

Dengan banyaknya eks K-II yang tidak memenuhi syarat, pihak BKPSDM Kabupaten Cirebon akan berupaya meminta keringanan, agar mereka bisa ikut seleksi CPNS.

"Kami ingin konsultasikan apakah K-II di Cirebon meski sudah di atas 35 tahun bisa ikut seleksi CPNS," katanya.

Kelompok honorer kategori II adalah tenaga honorer yang diangkat per 1 Januari 2005 seperti juga kategori 1, namun tidak mendapat upah dari APBD/APBN seperti honorer kategori I. Bagi tenaga honorer kategori 2 yang ingin diangkat menjadi CPNS, harus mengikuti seleksi terlebih dahulu, sementara untuk K1 berpeluang langsung diangkat.

Secara keseluruhan di Indonesia, jumlah pegwai honorer K-II yang tercatat dalam database Badan Kepegawaian Negara 9BKN) ada 438.590. Proses seleksi CPNS 2018 sendiri bakal resmi dibuka pada 19 September mendatang.

Kuota total formasi yang tersedia yang bakal diperebutkan pelamar abdi negara itu berjumlah 238.015. Rinciannya, sebanyak 51.271 ada di instansi pusat yang terdiri atas 76 kementerian/lembaga. Selain itu, sisanya, 186.744 slot CPNS ada di 525 instansi daerah.

Sistem pendaftaran itu dilakukan secara terintegrasi melalui portal nasional Badan Kepegawaian Negara via https://sscn.bkn.go.id. Selanjutnya proses seleksi CPNS 2018 akan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT BKN) baik untuk pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), lalu dilanjutkan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). [antara]

   
 
Belum Halal Tetapi Darurat, MUI Tegaskan Imunisasi MR Wajib
Rabu, 19 September 2018 - 08:47

Dua Nama Calon Direktur BRK Diduga Bermasalah, OJK: Kita Akan Pilih Orang Baik-baik
Rabu, 19 September 2018 - 08:44

Sempat Di Selamatkan Dari Kondisi Kritis, Anak Gajah Liar Sulit Dilepasliarkan
Rabu, 19 September 2018 - 08:41

5 Kadis Pariwisata Kabupaten Kota se-Riau Teken MoA Pariwisata
Rabu, 19 September 2018 - 08:28

Pemkab Meranti Buka Pendaftaran CPNS 2018, Jumlah Formasi 223 Orang
Rabu, 19 September 2018 - 08:19

3 Desa di Meranti Raih Penghargaan Desa Terbaik Tingkat Provinsi Riau 2018
Rabu, 19 September 2018 - 08:17

Masyarakat Desa Baran Melintang Rasakan Pembangunan
Rabu, 19 September 2018 - 08:15

Lagi Tren, Payung Teduh Buat Naik Motor
Selasa, 18 September 2018 - 16:41

Fahri Hamzah: KPK Layani Kelompok Pelindung Skandal Century
Selasa, 18 September 2018 - 16:37

Mulai Oktober, Bikin BPKB Harus Sertakan Nomor HP dan Email
Selasa, 18 September 2018 - 16:29

13 Tim Siap Berlaga di TdSi 2018
Selasa, 18 September 2018 - 16:21

Harga TBS Sawit di Riau Turun 2,35 persen dari Minggu Lalu
Selasa, 18 September 2018 - 16:13

Perwakilan OPD di Inhil Ikuti Sosialisasi SPIP
Selasa, 18 September 2018 - 16:10

Ketua DPC PKB Inhil Buka Pembekalan Caleg
Selasa, 18 September 2018 - 16:07

KS 212 Komunitas Dumai Pecah Kongsi?
Selasa, 18 September 2018 - 16:05

Majelis Hakim Menangkan Gugatan Warga Sido Dadi Atas Lahan KKPA
Selasa, 18 September 2018 - 15:58

Pengawasan Disdik Provinsi di Meranti Dinilai Lemah
Selasa, 18 September 2018 - 15:56

Syam “Bujuk” Insan Film Nasional Film-kan Negeri Istana
Selasa, 18 September 2018 - 15:50

Antisipasi Karlahut, Polsek Kelayang Gelar Rakor
Selasa, 18 September 2018 - 15:46

Habib Rizieq Serukan Politik Identitas Berketuhanan
Selasa, 18 September 2018 - 08:50

Pengamat: Ijtima Kukuhkan Ulama-Umara Kubu Prabowo-Sandiaga
Selasa, 18 September 2018 - 08:47

Dinilai Hina Presiden, Mahasiswa Riau Diadukan ke Polisi
Selasa, 18 September 2018 - 08:43

Camat Tebing Tinggi Tertibkan Suara Kaset Penangkaran Walet
Selasa, 18 September 2018 - 08:31

Perpatri Inhil Resmi Terbentuk
Selasa, 18 September 2018 - 08:27

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com