Home
Temukan Gas Bersubsidi Dijual Rp40 Ribu di Kampar Saat Sidak, Begini Respon Anggota DPR | Waspadai Hujan Lebat Disertai Petir di Riau | UAS Isi Tabligh Akbar Bahas LGBT dan Pergaulan Bebas Usai Salat Jumat di Pekanbaru | LAM Pekanbaru Tak Dilibatkan dalam Pemberian Gelar Adat untuk Jokowi | Ustaz Abdul Somad Imbau Umat Abaikan Survei LSI Terhadapnya | Survei Soal Peran Ulama Di Pilpres Berpotensi Memecah Belah Umat
Sabtu, 17 November 2018
/ Metropolitan / 16:26:37 / Tenaga Honorer Protes Syarat Pembatasan Umur untuk CPNS 2018 /
Tenaga Honorer Protes Syarat Pembatasan Umur untuk CPNS 2018
Jumat, 14 September 2018 - 16:26:37 WIB

JAKARTA - Keputusan pemerintah membatasi usia tenaga honorer kategori II yang boleh mengikuti seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2018 diprotes.

Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Nomor 36 Tahun 2018 mengatur syarat administrasi bagi tenaga pendidik dan tenaga kesehatan dari eks tenaga honorer kategori II berusia maksimal 35 tahun pada 1 Agustus 2018. Selain itu pun, pelamar tersebut harus aktif bekerja secara terus menerus sampai sekarang.

"Aturan itu harus dihapus karena honorer yang usianya lewat 35 tahun tentunya tidak bisa bisa menjadi CPNS," kata Ketua Forum Aliansi Guru dan Karyawan (Fagar) Kabupaten Garut, Jawa Barat, Cecep Kurniadi, Kamis (13/9/2018) seperti dikutip dari Antara.

Menurut dia, besaran kuota untuk kategori dua itu tidak akan mengakomodasi seluruh honorer di Garut yang berjumlah 4.390 orang, bahkan diperkirakan yang bisa ikut CPNS hanya tujuh ratusan orang. Sementara itu, di Pemkab Garut kuota CPNS yang disediakan untuk pegawai K-II ada 277 slot.

"Kuota CPNS tak sebanding dengan jumlah honorer, apalagi ada batas usia untuk daftar CPNS," kata Cecep.

"Jangan sampai ada yang baru mengajar bisa masuk K-II (kategori dua), sedangkan yang sudah honorer sejak 2005 tidak bisa," sambungnya.

Ia mengungkapkan, jika pemerintah tidak memerhatikan nasib honorer maka dikhawatirkan muncul aksi demonstrasi.

Sementara itu, di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, sebanyak 1.284 eks tenaga honorer K-II terancam tidak bisa mengikuti seleksi CPNS 2018, karena terbentur persyaratan administrasi.

"Kalau dilihat data ada sebanyak 1.284 eks kategori 2 yang tidak lulus di tahun 2013, itu sepertinya tidak ada yang memenuhi persyaratan untuk mendaftar CPNS," kata Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Supadi Priatna di Cirebon, Kamis (13/9/2018).

Menurut Supadi eks K-II yang berada di Kabupaten Cirebon diperkirakan tidak ada yang memenuhi syarat, terutama mengenai usia yang ditetapkan 35 tahun.

"Persyaratannya usianya tetap masih 35 tahun dan harus lulus S1 sebelum November 2013, sementara K-II di Cirebon usianya sudah melebihi itu," ujarnya.

Supadi menambahkan Kabupaten Cirebon sendiri mendapat kuota CPNS dari sebanyak 440 orang. Dari jumlah tersebut ada yang dikhususkan yaitu untuk eks K-II.

Dengan banyaknya eks K-II yang tidak memenuhi syarat, pihak BKPSDM Kabupaten Cirebon akan berupaya meminta keringanan, agar mereka bisa ikut seleksi CPNS.

"Kami ingin konsultasikan apakah K-II di Cirebon meski sudah di atas 35 tahun bisa ikut seleksi CPNS," katanya.

Kelompok honorer kategori II adalah tenaga honorer yang diangkat per 1 Januari 2005 seperti juga kategori 1, namun tidak mendapat upah dari APBD/APBN seperti honorer kategori I. Bagi tenaga honorer kategori 2 yang ingin diangkat menjadi CPNS, harus mengikuti seleksi terlebih dahulu, sementara untuk K1 berpeluang langsung diangkat.

Secara keseluruhan di Indonesia, jumlah pegwai honorer K-II yang tercatat dalam database Badan Kepegawaian Negara 9BKN) ada 438.590. Proses seleksi CPNS 2018 sendiri bakal resmi dibuka pada 19 September mendatang.

Kuota total formasi yang tersedia yang bakal diperebutkan pelamar abdi negara itu berjumlah 238.015. Rinciannya, sebanyak 51.271 ada di instansi pusat yang terdiri atas 76 kementerian/lembaga. Selain itu, sisanya, 186.744 slot CPNS ada di 525 instansi daerah.

Sistem pendaftaran itu dilakukan secara terintegrasi melalui portal nasional Badan Kepegawaian Negara via https://sscn.bkn.go.id. Selanjutnya proses seleksi CPNS 2018 akan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT BKN) baik untuk pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), lalu dilanjutkan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). [antara]

   
 
"Prabowo Menang" Terdengar Dalam Mukernas PPP
Kamis, 15 November 2018 - 15:04

Menyerang, Jokowi Dikalahkan Diri Sendiri Dan Bunuh Diri Politik
Kamis, 15 November 2018 - 15:01

Pertamina Jamin Premium Riau Hingga Akhir Tahun
Kamis, 15 November 2018 - 14:55

BBKSDA Riau Selamatkan Beruang Madu Terjerat
Kamis, 15 November 2018 - 14:54

BRG RI: Meranti Daerah Paling Cocok Untuk Penelitian Gambut
Kamis, 15 November 2018 - 14:52

Progres Imunisasi MR di Inhil Capai 76.290 Anak
Kamis, 15 November 2018 - 14:49

Dua Pimpinan LAM Riau Enggan Terbuka Soal Rencana Pemberian Gelar Presiden
Kamis, 15 November 2018 - 14:48

Diterjang Banjir, Akses Transporasi Terganggu
Kamis, 15 November 2018 - 14:45

Satu Persen Penguasa Ekonomi Itulah Yang Genderuwo
Kamis, 15 November 2018 - 08:52

Rapat Akhir Persiapan Internasional Serindit Boat Race Selesai Dilaksanakan
Kamis, 15 November 2018 - 08:38

Menghadapi Pemilu 2019 Polda Riau Laksanakan Kegiatan Safari Sinergitas
Kamis, 15 November 2018 - 08:34

Rektor UIR Teken MoA dengan Rektor MCU Taiwan
Kamis, 15 November 2018 - 08:30

Wabup Meranti Canangkan GERMAS Tahun 2018
Kamis, 15 November 2018 - 08:27

Harimau Masuk Pemukiman Warga Inhil
Kamis, 15 November 2018 - 08:26

Pencairan DBH Migas Triwulan IV 2017 Belum Rampung
Kamis, 15 November 2018 - 08:24

Politikus Demokrat: Jokowi Memang Terlihat Ingin seperti Raja
Rabu, 14 November 2018 - 16:17

Astaghfirullaah... Jumlah LGBT di Pekanbaru Mencapai 4 Ribu Orang
Rabu, 14 November 2018 - 16:09

GARBI Dukung Riau Jadi Daerah Otonomi Khusus
Rabu, 14 November 2018 - 16:06

Tembok SD 141 Makan Korban Jiwa, Dewan: Sudah Tahu Miring Kenapa Tak Dirobohkan Saja
Rabu, 14 November 2018 - 16:03

Kadivhumas Polri Ajak Panitia Reuni Aksi 212 Duduk Bersama
Rabu, 14 November 2018 - 14:39

Mayoritas Pemilih Lebih Dengarkan Imbauan Tokoh Agama
Rabu, 14 November 2018 - 14:33

Polresta Pekanbaru Selidiki Robohnya Tembok Maut Sekolah
Rabu, 14 November 2018 - 14:29

Tembok Sekolah Timpa Siswa Miring Sebulan Terakhir
Rabu, 14 November 2018 - 14:28

Korban Meninggal Robohnya Tembok Sekolah Pekanbaru Bertambah
Rabu, 14 November 2018 - 14:22

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com