Home
Pendukung Jokowi Lempar Mahasiswa Saat Aksi, Bentrok Pun Pecah | BBKSDA Riau Telusuri Harimau Masuki Perkampungan Masyarakat | Bukan Dendam, GMMK Riau Akan Perlakukan Yaqut Seperti GP Ansor Lakukan UAS di Jawa | Tersangkut Kasus Narkoba, Pegawai Pemkab Meranti Bakal Dipecat | Syamsuar Tak Kunjung Jadi Ketua PAN Riau, Begini Penjelasan DPP | Andi Rachman Mundur, Wan Thamrin Plt Gubernur Riau
Jum'at, 21 09 2018
/ Nasional / 15:26:35 / Ijtima Ulama II Tentukan Capres-Cawapres yang Didukung /
Ijtima Ulama II Tentukan Capres-Cawapres yang Didukung
Minggu, 16 September 2018 - 15:26:35 WIB

JAKARTA - Ketua GNPF (Gerakan Nasional Pengawal Fatwa) Ulama, Yusuf Muhammad Martak mengatakan dilakukannya Ijtima Ulama II bertujuan untuk menyamakan suara antar ulama terkait dukungan di Pilpres 2019. Sebelumnya, pada Ijtima Ulama I, para ulama telah sepakat mendukung Prabowo Subianto sebagai calon presiden dan Ustaz Abdul Somad (UAS) serta Salim Segaf Aljufri.

Namun, dua nama cawapres tersebut tidak dapat diakomodasi oleh kubu Prabowo. Oleh karena itu, Yusuf mengatakan keputusan akhir arah dukungan akan diserahkan kepada para ulama melalui forum Ijtima Ulama II di Hotel Grand Cempaka, Jakarta Pusat, Ahad (16/9).

"Dikarenakan dua cawapres tidak terakomodir, maka sesuai mekanisme dan menjunjung tinggi rasa hormat pada tokoh nasional, kita kembalikan pada forum yang sama yaitu Ijtima yang kedua. Di sini akan dibahas tentang apa yang telah kita sampaikan dan seluruh perjalanan yang telah kita lakukan. Insya Allah hari ini akan keluar keputusan," kata Yusuf pada wartawan, dalam konferensi pers Ijtima Ulama II, Ahad (16/9).

Dalam Ijtima Ulama II ini, Yusuf mengatakan, akan ada sebuah pakta integritas. Pakta tersebut nantinya akan ditandatangani oleh kubu Prabowo. Setelah itu, para ulama dapat memutuskan sejauh apa dukungan dan bagaimana bentuk dukungan yang diberikan.

"Jadi ijtima ini ada pakta integritas yang apabila ditandatangani, berarti tanda keseriusan Pak Prabowo dan Pak Sandi menjaga komitmen di pakta integritas itu," kata Yusuf.

Meskipun demikian, Yusuf masih enggan membeberkan isi pakta integritas tersebut. Satu hal isi pakta integritas yang ia katakan adalah bahwa GNPF tidak meminta jabatan apapun dari kubu Prabowo-Sandiaga.

"Kita berbuat lillahi ta'ala tanpa pamrih, tanpa ada bargaining. Kita berbuat demi kepentingan bangsa dan negara demokrasi, kepentingan umat Islam di Indonesia jangan sampai merasakan ketidak adilan. Kita butuh keadilan yang equal," kata dia.

Adapun isi pakta integritas lainnya menurut Yusuf akan ditunjukkan pada publik setelah ditandatangani oleh Prabowo-Sandiaga. "Di lain itu, ada beberapa poin. Ada 15 sekian dan nanti setelah ditandatangi akan diekspos ke seluruh media," katanya melanjutkan. [Republika]

   
 
Belum Halal Tetapi Darurat, MUI Tegaskan Imunisasi MR Wajib
Rabu, 19 September 2018 - 08:47

Dua Nama Calon Direktur BRK Diduga Bermasalah, OJK: Kita Akan Pilih Orang Baik-baik
Rabu, 19 September 2018 - 08:44

Sempat Di Selamatkan Dari Kondisi Kritis, Anak Gajah Liar Sulit Dilepasliarkan
Rabu, 19 September 2018 - 08:41

5 Kadis Pariwisata Kabupaten Kota se-Riau Teken MoA Pariwisata
Rabu, 19 September 2018 - 08:28

Pemkab Meranti Buka Pendaftaran CPNS 2018, Jumlah Formasi 223 Orang
Rabu, 19 September 2018 - 08:19

3 Desa di Meranti Raih Penghargaan Desa Terbaik Tingkat Provinsi Riau 2018
Rabu, 19 September 2018 - 08:17

Masyarakat Desa Baran Melintang Rasakan Pembangunan
Rabu, 19 September 2018 - 08:15

Lagi Tren, Payung Teduh Buat Naik Motor
Selasa, 18 September 2018 - 16:41

Fahri Hamzah: KPK Layani Kelompok Pelindung Skandal Century
Selasa, 18 September 2018 - 16:37

Mulai Oktober, Bikin BPKB Harus Sertakan Nomor HP dan Email
Selasa, 18 September 2018 - 16:29

13 Tim Siap Berlaga di TdSi 2018
Selasa, 18 September 2018 - 16:21

Harga TBS Sawit di Riau Turun 2,35 persen dari Minggu Lalu
Selasa, 18 September 2018 - 16:13

Perwakilan OPD di Inhil Ikuti Sosialisasi SPIP
Selasa, 18 September 2018 - 16:10

Ketua DPC PKB Inhil Buka Pembekalan Caleg
Selasa, 18 September 2018 - 16:07

KS 212 Komunitas Dumai Pecah Kongsi?
Selasa, 18 September 2018 - 16:05

Majelis Hakim Menangkan Gugatan Warga Sido Dadi Atas Lahan KKPA
Selasa, 18 September 2018 - 15:58

Pengawasan Disdik Provinsi di Meranti Dinilai Lemah
Selasa, 18 September 2018 - 15:56

Syam “Bujuk” Insan Film Nasional Film-kan Negeri Istana
Selasa, 18 September 2018 - 15:50

Antisipasi Karlahut, Polsek Kelayang Gelar Rakor
Selasa, 18 September 2018 - 15:46

Habib Rizieq Serukan Politik Identitas Berketuhanan
Selasa, 18 September 2018 - 08:50

Pengamat: Ijtima Kukuhkan Ulama-Umara Kubu Prabowo-Sandiaga
Selasa, 18 September 2018 - 08:47

Dinilai Hina Presiden, Mahasiswa Riau Diadukan ke Polisi
Selasa, 18 September 2018 - 08:43

Camat Tebing Tinggi Tertibkan Suara Kaset Penangkaran Walet
Selasa, 18 September 2018 - 08:31

Perpatri Inhil Resmi Terbentuk
Selasa, 18 September 2018 - 08:27

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com