Home
Temukan Gas Bersubsidi Dijual Rp40 Ribu di Kampar Saat Sidak, Begini Respon Anggota DPR | Waspadai Hujan Lebat Disertai Petir di Riau | UAS Isi Tabligh Akbar Bahas LGBT dan Pergaulan Bebas Usai Salat Jumat di Pekanbaru | LAM Pekanbaru Tak Dilibatkan dalam Pemberian Gelar Adat untuk Jokowi | Ustaz Abdul Somad Imbau Umat Abaikan Survei LSI Terhadapnya | Survei Soal Peran Ulama Di Pilpres Berpotensi Memecah Belah Umat
Sabtu, 17 November 2018
/ Nasional / 15:26:35 / Ijtima Ulama II Tentukan Capres-Cawapres yang Didukung /
Ijtima Ulama II Tentukan Capres-Cawapres yang Didukung
Minggu, 16 September 2018 - 15:26:35 WIB

JAKARTA - Ketua GNPF (Gerakan Nasional Pengawal Fatwa) Ulama, Yusuf Muhammad Martak mengatakan dilakukannya Ijtima Ulama II bertujuan untuk menyamakan suara antar ulama terkait dukungan di Pilpres 2019. Sebelumnya, pada Ijtima Ulama I, para ulama telah sepakat mendukung Prabowo Subianto sebagai calon presiden dan Ustaz Abdul Somad (UAS) serta Salim Segaf Aljufri.

Namun, dua nama cawapres tersebut tidak dapat diakomodasi oleh kubu Prabowo. Oleh karena itu, Yusuf mengatakan keputusan akhir arah dukungan akan diserahkan kepada para ulama melalui forum Ijtima Ulama II di Hotel Grand Cempaka, Jakarta Pusat, Ahad (16/9).

"Dikarenakan dua cawapres tidak terakomodir, maka sesuai mekanisme dan menjunjung tinggi rasa hormat pada tokoh nasional, kita kembalikan pada forum yang sama yaitu Ijtima yang kedua. Di sini akan dibahas tentang apa yang telah kita sampaikan dan seluruh perjalanan yang telah kita lakukan. Insya Allah hari ini akan keluar keputusan," kata Yusuf pada wartawan, dalam konferensi pers Ijtima Ulama II, Ahad (16/9).

Dalam Ijtima Ulama II ini, Yusuf mengatakan, akan ada sebuah pakta integritas. Pakta tersebut nantinya akan ditandatangani oleh kubu Prabowo. Setelah itu, para ulama dapat memutuskan sejauh apa dukungan dan bagaimana bentuk dukungan yang diberikan.

"Jadi ijtima ini ada pakta integritas yang apabila ditandatangani, berarti tanda keseriusan Pak Prabowo dan Pak Sandi menjaga komitmen di pakta integritas itu," kata Yusuf.

Meskipun demikian, Yusuf masih enggan membeberkan isi pakta integritas tersebut. Satu hal isi pakta integritas yang ia katakan adalah bahwa GNPF tidak meminta jabatan apapun dari kubu Prabowo-Sandiaga.

"Kita berbuat lillahi ta'ala tanpa pamrih, tanpa ada bargaining. Kita berbuat demi kepentingan bangsa dan negara demokrasi, kepentingan umat Islam di Indonesia jangan sampai merasakan ketidak adilan. Kita butuh keadilan yang equal," kata dia.

Adapun isi pakta integritas lainnya menurut Yusuf akan ditunjukkan pada publik setelah ditandatangani oleh Prabowo-Sandiaga. "Di lain itu, ada beberapa poin. Ada 15 sekian dan nanti setelah ditandatangi akan diekspos ke seluruh media," katanya melanjutkan. [Republika]

   
 
"Prabowo Menang" Terdengar Dalam Mukernas PPP
Kamis, 15 November 2018 - 15:04

Menyerang, Jokowi Dikalahkan Diri Sendiri Dan Bunuh Diri Politik
Kamis, 15 November 2018 - 15:01

Pertamina Jamin Premium Riau Hingga Akhir Tahun
Kamis, 15 November 2018 - 14:55

BBKSDA Riau Selamatkan Beruang Madu Terjerat
Kamis, 15 November 2018 - 14:54

BRG RI: Meranti Daerah Paling Cocok Untuk Penelitian Gambut
Kamis, 15 November 2018 - 14:52

Progres Imunisasi MR di Inhil Capai 76.290 Anak
Kamis, 15 November 2018 - 14:49

Dua Pimpinan LAM Riau Enggan Terbuka Soal Rencana Pemberian Gelar Presiden
Kamis, 15 November 2018 - 14:48

Diterjang Banjir, Akses Transporasi Terganggu
Kamis, 15 November 2018 - 14:45

Satu Persen Penguasa Ekonomi Itulah Yang Genderuwo
Kamis, 15 November 2018 - 08:52

Rapat Akhir Persiapan Internasional Serindit Boat Race Selesai Dilaksanakan
Kamis, 15 November 2018 - 08:38

Menghadapi Pemilu 2019 Polda Riau Laksanakan Kegiatan Safari Sinergitas
Kamis, 15 November 2018 - 08:34

Rektor UIR Teken MoA dengan Rektor MCU Taiwan
Kamis, 15 November 2018 - 08:30

Wabup Meranti Canangkan GERMAS Tahun 2018
Kamis, 15 November 2018 - 08:27

Harimau Masuk Pemukiman Warga Inhil
Kamis, 15 November 2018 - 08:26

Pencairan DBH Migas Triwulan IV 2017 Belum Rampung
Kamis, 15 November 2018 - 08:24

Politikus Demokrat: Jokowi Memang Terlihat Ingin seperti Raja
Rabu, 14 November 2018 - 16:17

Astaghfirullaah... Jumlah LGBT di Pekanbaru Mencapai 4 Ribu Orang
Rabu, 14 November 2018 - 16:09

GARBI Dukung Riau Jadi Daerah Otonomi Khusus
Rabu, 14 November 2018 - 16:06

Tembok SD 141 Makan Korban Jiwa, Dewan: Sudah Tahu Miring Kenapa Tak Dirobohkan Saja
Rabu, 14 November 2018 - 16:03

Kadivhumas Polri Ajak Panitia Reuni Aksi 212 Duduk Bersama
Rabu, 14 November 2018 - 14:39

Mayoritas Pemilih Lebih Dengarkan Imbauan Tokoh Agama
Rabu, 14 November 2018 - 14:33

Polresta Pekanbaru Selidiki Robohnya Tembok Maut Sekolah
Rabu, 14 November 2018 - 14:29

Tembok Sekolah Timpa Siswa Miring Sebulan Terakhir
Rabu, 14 November 2018 - 14:28

Korban Meninggal Robohnya Tembok Sekolah Pekanbaru Bertambah
Rabu, 14 November 2018 - 14:22

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com