Home
Penyelesaian Konflik Dua Serikat Kerja Masih Nyangkut di Polres Dumai | 23.091 Hektare Kebun Sawit Siak Perlu "Peremajaan" | Anggota DPRD Riau minta Perusahaan segera Bantu Korban Banjir | Basarnas Pekanbaru Evakuasi 450 Santri Korban Banjir | 58 Nelayan Siak Belum Terdaftar Kartu Asuransi | Polres Inhil Tangkap Karyawan Swasta Pelaku Pencurian Motor
Rabu, 12 Desember 2018
/ Peristiwa / 08:41:14 / Sempat Di Selamatkan Dari Kondisi Kritis, Anak Gajah Liar Sulit Dilepasliarkan /
Sempat Di Selamatkan Dari Kondisi Kritis, Anak Gajah Liar Sulit Dilepasliarkan
Rabu, 19 September 2018 - 08:41:14 WIB

PEKANBARU - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Provinsi Riau, menyiapkan sejumlah opsi untuk masa depan gajah sumatera liar yang terpaksa dievakuasi, karena besar kemungkinan satwa dilindungi itu akan sulit untuk dilepasliarkan ke hutan lagi.

"Kita masih mendengarkan banyak masukan dari berbagai pihak yang berpengalaman dalam hal ini, karena kemungkinan gajah ini akan ditolak oleh kelompoknya ketika dilepasliarkan," kata Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, Suharyono kepada Antara di Pekanbaru, Selasa.

Suharyono mengatakan, hal tersebut terkait masa depan seekor gajah sumatera liar yang terpaksa dievakuasi dari habitat aslinya ke Pusat Latihan Gajah (PLG) Minas di Kabupaten Siak, Riau. Gajah betina yang diberi nama Intan itu dievakuasi tim rescue BBKSDA Riau karena kondisinya melemah, akibat kakinya terluka parah terkena jerat.

Menurut Suharyono, gajah sumatera yang sedari kecil sudah terpisah dengan kelompoknya dan berada di lingkungan gajah jinak akan sulit untuk diterima kembali oleh kawanannya di hutan. Dampaknya adalah gajah berusia empat tahun itu hidup sendirian dan lebih berisiko untuk keselamatannya di alam liar.

"Dia bisa jadi gajah soliter. Kasihan nanti hidupnya sendirian," katanya.

Ia mengatakan, pihaknya sedang mengakaji skenario apabila kondisi itu terjadi pada gajah Intan, maka mamalia bongsor itu akan menjadi bagian dari gajah binaan di PLG Minas. Apabila penolakan itu terjadi, maka skenario yang akan diambil adalah Intan menjadi bagian dari program pengembangbiakan (breeding) di PLG Minas.

Apalagi, rasio seks (sex ratio) gajah binaan PLG Minas masih kurang dari sisi jumlah gajah betina. "Gajah Intan ini semoga jadi penambah betina di sana," katanya.

Gajah Intan kini masih menjalani perawatan di PLG Minas di Kabupaten Siak, Riau, setelah sebelumnya dievakuasi karena kakinya terluka akibar jerat. Dengan begitu, di area itu ada 17 gajah sumatera yang mayoritas adalah gajah jinak.

BBKSDA Provinsi Riau terpaksa mengevakuasi seekor anak gajah itu karena kondisinya terus memburuk akibat terluka kena jerat di dalam area konsesi hutan tanaman industri PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) wilayah mandau Kabupaten Siak. Proses evakuasi gajah yang dilakukan tim rescue BBKSDA yang dibantu oleh PT RAPP  pada 13 Septembar lalu.

Kasus anak gajah terjerat itu bermula dari laporan masyarakat pada tanggal 23 Agustus 2018, melalui _call center_ Balai Besar KSDA Riau bahwa ada seekor anak gajah liar yang terperangkap dalam jeratan babi hutan dalam areal konsesi HTI PT. RAPP wilayah Mandau, Kabupaten Siak.

Setelah pengobatan, anak gajah dilepaskan kembali di lokasi semula dengan harapan dapat bergabung dengan kelompoknya. Namun, selama dua minggu pengamatan, anak gajah tersebut hanya berputar putar di lokasi semula, sedangkan kelompoknya telah berada di lokasi lain yang berjarak sekitar 57 kilometer.

"Berdasarkan laporan petugas yang mengamati keberadaan anak gajah, terdapat kecenderungan berat badan satwa makin menurun serta diare yang terlihat dari kotorannya, sehingga  dikhawatirkan anak gajah akan semakin memburuk kondisinya," katanya. [antara]

   
 
Realisasi Pembangunan Pekanbaru 75 Persen Terkendala Anggaran
Selasa, 11 Desember 2018 - 13:53

Banjir Kampar Riau Lumpuhkan Aktivitas Sekolah
Selasa, 11 Desember 2018 - 13:50

Waspada! PLTA Masih Buka 5 Pintu Pelimpahan Setinggi 150 Cm
Selasa, 11 Desember 2018 - 13:44

Pekanbaru Dikepung Banjir, Basarnas dan BPBD Kerahkan Perahu Karet
Selasa, 11 Desember 2018 - 13:43

LAM Beri Jokowi Gelar Adat Karena Riau Bebas Asap dan Rebut Blok Rokan, Ini Kata Gerindra
Selasa, 11 Desember 2018 - 13:41

Ummat Muslim Dumai Diajak Jihad Politik di Tahun 2019
Selasa, 11 Desember 2018 - 13:37

Wabup Inhil Tinjau Kondisi Jalan Sungai Beringin Tembilahan
Selasa, 11 Desember 2018 - 13:35

Ada Kiai Maaruf, Kenapa Umat Islam Masih Dukung Prabowo Subianto?
Senin, 10 Desember 2018 - 10:43

Diduga Melakukan Penghinaan, Mahasiswa Polisikan Rektor
Senin, 10 Desember 2018 - 10:39

Buaya Terperangkap di Salurkan Irigasi Kuansing Saat Banjir
Senin, 10 Desember 2018 - 10:24

OJK Belum Terima Nama Calon Dirut Bank Riau Kepri
Senin, 10 Desember 2018 - 10:23

Kejati Riau SP3 Dugaan Tindak Pidana Korupsi RTH
Senin, 10 Desember 2018 - 10:21

Hujan akan Guyur Seluruh Riau dari Siang hingga Dini Hari
Senin, 10 Desember 2018 - 10:17

Banjir Rendam Empat Desa di Kecamatan Inuman
Senin, 10 Desember 2018 - 10:12

Wabup Inhil Syamsuddin Uti Beranji Menjalankan Amanah dan Kepercayaan
Senin, 10 Desember 2018 - 09:59

Sebanyak 279 Mahasiswa Unisi Diwisuda pada Convocation Ceremony ke-11
Senin, 10 Desember 2018 - 09:51

CSR PT MAS Kelayang Bagikan Ratusan Paket Sembako
Senin, 10 Desember 2018 - 09:46

ADVERTORIAL PEMERINTAH KABUPATEN ROKAN HILIR
HUT Ke-19 Rokan Hilir, Plt Gubri Kisahkan Liku-liku Sejarah Terbentuknya Kabupaten Rohil
Minggu, 09 Desember 2018 - 05:08

Kecewa Jokowi Diberi Gelar Adat, Syarwan Hamid akan Kembalikan Gelarnya ke LAMR
Sabtu, 08 Desember 2018 - 21:51

ADVERTORIAL PEMERINTAH KABUPATEN ROKAN HILIR
Sejuta Pesona Alam Rokan Hilir, Surganya Para Turis Lokal dan Mancanegara
Minggu, 09 Desember 2018 - 05:01

Spanduk #JKWBersamaPKI Justru Munculkan Kontra Simpati
Sabtu, 08 Desember 2018 - 21:36

Serupa Tapi Tak Sama, Daulat 812 Di Kuala Lumpur Dan Aksi 212 Di Jakarta
Sabtu, 08 Desember 2018 - 21:31

ADVERTORIAL PEMERINTAH KABUPATEN ROKAN HILIR
Air Bersih Untuk Masyarakat, Pemkab Rohil Gelontorkan Rp34 M Bangun Jaringan SPAM Durolis
Minggu, 09 Desember 2018 - 05:01

Harkodia 2018: Bank Riau Kepri Satu-satunya BPD Pada Pameran IBIC 2018
Sabtu, 08 Desember 2018 - 14:08

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com