Home
Tubuh Khashoggi Dipotong-potong Cuma 15 Menit | Wow, Avanza Bisa Dicicil Rp100 Ribuan | Cara Mudah Menurunkan Gula Darah Tinggi dengan Kayu Manis | Jadi Tersangka, Polisi Segera Panggil Ahmad Dhani | Sandi Tak Mau Ikut Campur Masalah Internal PAN Yang Mau Dukung Jokowi | Kubu Prabowo-Sandi Usul Debat Capres-Cawapres di Kampus
Senin, 22 Oktober 2018
/ Mozaik / 06:20:40 / Suami Istri Mualaf Haruskah Mengulang Nikah? /
Suami Istri Mualaf Haruskah Mengulang Nikah?
Minggu, 23 September 2018 - 06:20:40 WIB

SERING terdengar pertanyaan tentang hal itu. Sebenarnya, jika suami isteri kafir masuk Islam secara berbarengan, maka akad nikah sebelum keduanya masuk Islam, adalah sah dalam pandangan syariat Islam.

Demikianlah pandangan seluruh mazhab tanpa ada perbedaan pendapat lagi (Lihat Ibnu Rusyd, Bidayatul Mujtahid, Juz II/39; Abu Ishaq Asy-Syirazi, Al-Muhadzdzab, Juz II/52; As-Sayyid Al-Bakri, Ianatuth Thalibin, Juz III/296; Syaikh Al-Humaidy, Kawin Campur dalam Syariat Islam (Ahkam Nikah Al-Kuffar Ala Al-Madzahib Al-Arbaah), hal. 39 & 42).

Jadi, akad nikah suami isteri sebelum masuk Islam adalah sah menurut syara, meskipun keduanya dahulu menikah tanpa wali atau tanpa saksi. Sebab pada masa Nabi SAW telah banyak suami isteri yang masuk Islam dan Nabi SAW telah mengesahkan pernikahan mereka sebelum masuk Islam dengan taqrir-nya (persetujuannya), tanpa menanyakan lagi syarat-syarat nikah menurut Islam kepada mereka, seperti syarat wali dan dua saksi yang adil (Asy-Syirazi, Al-Muhadzdzab, Juz II/52).

Di antara taqrir Nabi SAW yang mengesahkan pernikahan suami isteri yang masuk Islam bersamaan, adalah hadits dari Salim RA, dari bapaknya, bahwa Ghaylan bin Salamah telah masuk Islam dan dia mempunyai sepuluh isteri, lalu mereka masuk Islam bersama Ghaylan. Maka Nabi SAW memerintahkan Ghaylan untuk memilih empat orang di antara mereka. (HR. Ahmad, At-Tirmidzi, dan dipandang sahih oleh Ibnu Hibban dan Al-Hakim; lihat Ash-Shanani, Subulus Salam, Juz III/132).

Hadis ini menunjukkan, bahwa pernikahan Ghaylan dengan 10 isterinya adalah sah, sebab kalau tidak sah pasti Nabi SAW akan memerintahkan Ghaylan untuk membubarkan (mem-fasakh) pernikahannya dengan kesepuluh isterinya itu. Faktanya, Nabi tidak memerintahkan hal itu dan hanya memerintahkan untuk memilih empat orang di antara mereka. Selain itu, jika Nabi SAW memerintahkan memilih empat orang di antaranya, berarti enam orang lainnya adalah diceraikan (di-thalaq). Padahal, tidak ada cerai (thalaq), kecuali telah ada akad nikah yang sah. Dari segi ini, hadits tersebut juga menunjukkan sahnya pernikahan sebelum suami isteri masuk Islam.

Dalam kitab Ianatuth Thalibin, Juz III/296, As-Sayyid Al-Bakri menyebutkan dalil yang seperti itu, yaitu sebuah hadits sahih yang diriwayatkan oleh At-Tirmidzi, bahwa ada seorang laki-laki yang datang [kepada Nabi SAW] dalam keadaan muslim, kemudian datang pula isterinya dalam keadaan muslim. Laki-laki itu lalu berkata,"Wahai Rasulullah isteriku itu dulu masuk Islam bersamaku." Maka Rasulullah lalu menyerahkan perempuan itu kepada lelaki tersebut. (As-Sayyid Al-Bakri, Ianatuth Thalibin, Juz III/296). Ini menunjukkan bahwa jika suami isteri berbarengan masuk Islam, maka akad nikahnya tetap sah.

Namun yang dianggap sah adalah pernikahan yang memang dibolehkan oleh syariah Islam di antara laki-laki dan perempuan (Ibnu Rusyd, Bidayatul Mujtahid, Juz II/39). Maksudnya, jika di antara suami isteri muallaf ada hubungan mahram, misalnya isteri adalah ibu atau saudara perempuan atau saudara sepersusuan bagi suami, maka pernikahan itu dibatalkan oleh syara dan mereka berdua wajib dipisahkan (fasakh) dan tidak boleh meneruskan pernikahannya (Syaikh Al-Humaidy, Kawin Campur dalam Syariat Islam, hal. 42).

Kesimpulannya, jika suami isteri masuk Islam secara bersamaan, maka akad nikahnya yang terjadi sebelum masuk Islam adalah tetap sah dalam pandangan Islam. Jadi, tidak perlu diadakan akad nikah ulang secara Islam. [Inilah.com]

   
 
Syekh Sudais: Lemahkan Saudi Berarti Sakiti Miliaran Muslim
Sabtu, 20 Oktober 2018 - 08:50

Jakarta Melayu Festival Jadi Ajang Kembangkan Budaya Melayu
Sabtu, 20 Oktober 2018 - 08:47

Arab Saudi Pastikan Khashoggi Meninggal Setelah Perkelahian
Sabtu, 20 Oktober 2018 - 08:43

Riau Terus Perangi Penambangan Emas Ilegal
Sabtu, 20 Oktober 2018 - 08:37

FH UIR Jalin Kerjasama dengan FH UII Yogyakarta
Sabtu, 20 Oktober 2018 - 08:34

Partai Golkar Dumai Berbagi Rezeki di Panti Asuhan
Sabtu, 20 Oktober 2018 - 08:30

Cegah Bahaya LGBT, Wabup Siak Instruksikan Disdikbud Gelar Sosialisasi
Sabtu, 20 Oktober 2018 - 08:25

45 Tim dan 3 Negara Berlaga di Dragond Boad Internasional Tanjung Pinang
Sabtu, 20 Oktober 2018 - 08:23

Bupati Meranti Pimpin Rapat Pembahasan APBD Tahun 2019
Sabtu, 20 Oktober 2018 - 08:19

Peserta Tes CPNS Siak Dibaijiri Peminat Menjjadi Cik Gu
Sabtu, 20 Oktober 2018 - 08:17

Berburu Rush Baru di Pasar Mobil Bekas, Ini Kisaran Harganya
Jumat, 19 Oktober 2018 - 08:31

Mendagri Bantah Selundupkan 31 Juta Data Pemilih Baru ke KPU
Jumat, 19 Oktober 2018 - 08:28

Desain Avanza Terbaru Viral, Komunitas Angkat Suara
Jumat, 19 Oktober 2018 - 08:23

Stroke Bisa Dicegah dengan Pola Hidup Sehat
Jumat, 19 Oktober 2018 - 08:14

Demokrat: Pemerintah Bohong Soal Divestasi 51 Persen Saham Freeport
Jumat, 19 Oktober 2018 - 08:10

Terduga Pembunuh Khashoggi Dilaporkan Tewas di Saudi
Jumat, 19 Oktober 2018 - 07:56

Gempa Berkekuatan 5.0 Magnitude Guncang Sumut Pagi Ini
Jumat, 19 Oktober 2018 - 07:52

Belum Miliki Amdal, Perusahaan Sawit Di Riau Terancam Denda Rp1 Miliar
Jumat, 19 Oktober 2018 - 07:47

Diduga Lakukan Tidak Pidana Korupsi, Polda Riau Kembali Periksa Wakil Bupati Bengkalis
Jumat, 19 Oktober 2018 - 07:45

Dewan Pendidikan dan LAM Riau Bahas Silabus dan RPP Mulok Budaya Melayu
Jumat, 19 Oktober 2018 - 07:42

Xpander Bekas Sudah Tersedia, Ini Harganya
Kamis, 18 Oktober 2018 - 20:53

Pertemuan Parlemen Dunia Tolak Pembahasan Legalisasi LGBT
Kamis, 18 Oktober 2018 - 20:45

Kelompok Nelayan Inhil Terima Bantuan Pompong dan Alat Tangkap Ikan
Kamis, 18 Oktober 2018 - 20:33

Polres Inhil Amankan 2 Lelaki Pengedar Sabu
Kamis, 18 Oktober 2018 - 20:28

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com