Home
Polisi Tangkap Penista Agama Islam di Bengkalis | Unggul di Debat, BPP Riau Optimis Prabowo-Sandi Menang 80 Persen di Bumi Lancang Kuning | Dukungan Majelis Syuro PBB ke Prabowo Sebatas Rekomendasi | Pendapatan Bea Cukai Menurun Akibat Boikot Produk Sawit Indonesia di Eropa | Sinyal Kenaikan Gaji ASN Tunggu Juknis | Pamitan di Lubuk Dalam, Syamsuar Resmikan 13 Proyek Infrastruktur
Senin, 21 Januari 2019
/ Riau Region / 07:47:31 / Belum Miliki Amdal, Perusahaan Sawit Di Riau Terancam Denda Rp1 Miliar /
Belum Miliki Amdal, Perusahaan Sawit Di Riau Terancam Denda Rp1 Miliar
Jumat, 19 Oktober 2018 - 07:47:31 WIB

RENGAT - Pengamat Hukum dari Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) Justin Panjaitan mengatakan, PT. Masg Peranap sebuah perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan sawit kini terancam didenda Rp1 milair karena belum memiliki Amdal.

"Ancaman denda Rp1 miliar tersebut telah diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 32 tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup, bahwa setiap usaha wajib memiliki Amdal dan wajib memiliki izin lingkungan," kata Justin di Rengat, Kamis.     
   
Menurut dia, UU itu juga mengatur bahwa Menteri, gubernur, atau bupati dan wali kota wajib menolak setiap permohonan Izin lingkungan jika  permohonan izin tidak dilengkapi dengan Amdal (pasal 37 ayat (2) UU No. 32/2009).

Ia mengatakan, PT Masg yang bergerak dalam pengelolaan sawit dengan kapasitas produksi pabrik 45 ton perjam itu belum memiliki kedua izin tersbeut, sehingga terancam pidana penjara paling singkat 1 tahun dan paling lama 3 tahun.

"Perusahaan terkait harus cepat mengurus Amdalnya, karena dokumen ini sifatnya vital dan merupakan izin yang harus dimilik oleh semua perusahaan khususnya perusahaan yang proses produksinya bersinggungan langsung dan mempengaruhi kelestarian lingkungan," tuturnya.

Ia memandang bahwa perusahaan terkait perlu segera menguru izin SITU dan Amdalnya apalagi saat meninjau lokasi pembangunan Pabrik Kelapa Sawit (PKS), PT Masg belum dimiliki izin lengkap, SITU dan AMDAL itu sementara itu pekerja terlihat sudah memasang tiang pancang bangunan.

Selain itu, Justin juga meminta perusahaan agar memberikan kesempatan bekerja bagi warga sekitar pabrik khususnya menjadi pekerja pada pembangunan pabrik yang sedang berjalan, pengerjaan fisik jalan dan pembangunan perumahan, karenakini pekerja yang melakukan pengerjaan fisik pabrik dan jalan justru berasal dari luar Kabupaten Inhu.

Justin berharap, Pemerintah Kabupaten Inhu segera meninjau pembangunan pabrik tersebut, karena banyak yang harus dilengkapi oleh perusahaan terkait termasuk pembangunan perumahan dan izin usaha galian C yang sedang berjalan di areal pabrik.

"Pemkab Inhu melalui Tim terpadu perlu segera turun ke lokasi, dan jika ditemukan izinnya belum lengkap, tim berhak menghentikan  kegiatan pembangunan pabrik itu," tegas Justin.

Ia menekankan, bahwa tidak ada alasan sulit bagi PT Masg untuk  mengurus seluruh perizinan melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kabupaten Inhu.

Apalagi berdasarkan kebijakan Presiden RI Joko Widodo bahwa semua proses perizinan untuk berinvestasi diberikan kemudahan, dan kebijakan ini juga diikuti oleh pemda Inhu.

Ilham, Konsultan pembangunan pabrik kelapa sawit dari Trai Royal Timur Raya (Medan), mengakui masih kurang jelas terkait kelengkapan perizinan yang harus dimiliki oleh perusahaan pabrik. [ANTARA]

   
 
New Avanza Resmi Meluncur di Jakarta
Rabu, 16 Januari 2019 - 08:42

Demokrat: Hasto Dijewer Jokowi Kalau Puji Pidato Prabowo
Rabu, 16 Januari 2019 - 08:29

Erick Thohir Ceritakan Momen Maruf Amin Latihan Debat
Rabu, 16 Januari 2019 - 07:59

Rizal Ramli, Di Atas Kertas Prabowo-Sandi Menang
Rabu, 16 Januari 2019 - 07:58

Di Pekanbaru, 1.277 Km Ruas Jalan Wewenang Pemko, 127 Km Tanggungjawab Pemprov
Rabu, 16 Januari 2019 - 07:52

Bujang Dara Inhil Sebagai Icon Pemuda Inhil
Rabu, 16 Januari 2019 - 07:48

Kabar Positif, Harga TBS Naik Tipis
Rabu, 16 Januari 2019 - 07:46

PBB Tidak Mungkin Netral Dalam Pilpres, Tunggu Akhir Januari
Selasa, 15 Januari 2019 - 15:42

Amin Rais Merinci 3 Bukti Pemerintahan Jokowi Sangat Otoriter
Selasa, 15 Januari 2019 - 15:35

Duta Lingkungan Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan
Selasa, 15 Januari 2019 - 15:23

Pemasangan Main Span Terakhir Jembatan Siak IV Pekanbaru
Selasa, 15 Januari 2019 - 15:20

Gubernur Riau Sudah Usulkan Catur Jadi Bupati Kampar Definitif ke Kemendagri
Selasa, 15 Januari 2019 - 15:18

Dua Kepala Daerah Komit Usung Program Tersinergi
Selasa, 15 Januari 2019 - 15:16

Pekerjaan Jembatan Siak IV Hampir Rampung
Selasa, 15 Januari 2019 - 15:14

Ada "Jejak" Mendagri Di Skandal Meikarta, KPK Tak Mau Buru-buru
Selasa, 15 Januari 2019 - 08:41

Reorientasi Pembangunan Prabowo Fokus Pada Lima Solusi
Selasa, 15 Januari 2019 - 08:39

Pohon Zaitun di Masjid Al-Ibrahim
Selasa, 15 Januari 2019 - 08:32

Plh Gubri Tanggapi Pernyataan GP Ansor Dengan Bijak
Senin, 14 Januari 2019 - 16:26

PHW Kembangkan Wisata Kampung Bandar Senapelan
Senin, 14 Januari 2019 - 16:24

Hingga Pertengahan Januari, 108 Hektar Lahan Terbakar di Riau
Senin, 14 Januari 2019 - 15:41

Festival Kuliner Meriahkan CFD Inhil
Senin, 14 Januari 2019 - 15:38

PKS Dukung Satgas Novel: Mudah-Mudahan Bukan Kepentingan Politik
Senin, 14 Januari 2019 - 15:21

CPNS Pemprov Riau Terancam Gugur Jika Memalsukan Dokumen Pemberkasan
Senin, 14 Januari 2019 - 15:16

Datangi Posko Prabowo, Ikatan Dai Aceh Minta Jawaban Tes Baca Al-Quran
Senin, 14 Januari 2019 - 15:10

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com