Home
Update Terbaru, Penyelenggara Pemilu di Riau Meninggal Bertambah Jadi 8 Orang | Gara Gara Serukan People Power, Eggi Sudjana Diperiksa Polisi Hari Ini | Vonis Tiga Dokter Terdakwa Korupsi Alkes RSUD Arifin Achmad Pekanbaru Ditunda | Jokowi Dianggap Tak Mampu, Amerika Bantu Usut Kasus Novel | Ditanya Wartawan Soal Pilpres, Gubri Syamsuar: Awak Sarjana? Sekolahlah Kalian Sikit | KPU Riau Yakin PSU dan PSL Tetap Semaraknya seperti 17 April Lalu
Jum'at, 26 April 2019
/ Lifestyle / 08:35:38 / Waspadai Gejala Diabetes Pada Anak /
Waspadai Gejala Diabetes Pada Anak
Kamis, 01 November 2018 - 08:35:38 WIB

JAKARTA - Ahli endokrin anak, Dr. dr. Aman Pulungan, Sp.A (K), mengungkapkan orangtua mesti mewaspadai gejala-gejala Diabetes Melitus (DM) pada anak. Gejalanya antara lain anak sering haus, lapar, kencing, gatal, dan berat badan menurun drastis.

"Pasien diabates anak ini sudah mencapai 97 juta orang di Indonesia, baik untuk kasus DM tipe-1 dan DM tipe-2," ujar Dr. Aman saat berbincang usai acara 'Kenali Gejala Dini Kanker Pada Anak' di Jakarta, Rabu.

Jumlah kasus DM tipe-1 yang paling banyak ketimbang DM tipe-2. Namun, jumlah kasus DM tipe-2 juga cenderung mengalami peningkatan.

Selain memerhatikan ciri fisik anak, orangtua juga disarankan untuk melakukan periksa gula darah anak saat dia masuk UGD. Kadar gula darah normal anak itu antara 100 mg/dl hingga 200 mg/dl. ''Tapi, bila kadar gula darah lebih dari 200 mg/dl itu sudah dikategorikan diabetes,'' katanya.

Khusus pada kasus DM tipe-1, sambungnya, komplikasi terparahnya adalah pasien meninggal. Sayangnya, anak dengan DM tipe-1 ini merupakan anak 'terpilih'.

Siapa saja tidak harus menunggu faktor keturunan dapat terkena diabetes DM tipe-1. Karena itu, anak-anak yang terkena diabetes DM tipe-1 itu disebut 'mereka terpilih'.

"DM tipe-1 dipengaruhi gen tertentu, tapi bukan turunan," katanya "Penyebab dari diabetes ini adalah auto-imun."

Ketua Pengurus Pusat Ikatan Dokter Anak Indonesia ini mengatakan bahwa ada faktor risiko yang memicu auto-imun dan kemudian meningkat menjadi DM. ''Adanya infeksi virus seperti arbovirus, polio, coxsackie. Selain itu, ada juga defisiensi vitamin D,'' ujar Dr. Aman.

Kepala Divisi Endokronologi Departemen Kesehatan Anak RS Cipto Mangunkusumo/ FKUI ini mengatakan bahwa DM tipe-1 ini bila tidak diketahui sejak awal dan tak tertangani dengan baik, bisa berujung pada kematian. "Untuk DM tipe-2 ini, data agak sulit didapat. Sehingga, karena belum parah dibiarkan saja. Baru pada usia di atas 18 tahun akan ketahuan DM," tutur Dr. Aman.

Kasus DM pada anak ini di Indonesia ini bagaikan fenomena gunung es. Oleh karena itu, anggota Dewan Penasehat Physician International Society for Pediatric and Adolescent Diabetes ini menyarankan agar antisipasi DM pada anak dilakukan sejak dini.

"Seperti kasus DM anak yang banyak ditemukan di Jepang. Anak-anak di sana diminta untuk tes urin sehingga ketahui dari awal berapa banyak anak yang menderita diabetes. Apalagi, data saya menyebutkan bahwa terdapat 40 persen anak di Indonesia yang mengalami resisten insulin," papar Dr. Aman.

Sumber : Antara

   
 
Kabag Kesra Kuansing Meninggal Mendadak Saat Ikuti Rakor
Kamis, 25 April 2019 - 13:26

Indikator Makro Ekonomi Merosot: Pemerintah Jokowi Defisit Kepercayaan dan Kredibilitas
Kamis, 25 April 2019 - 13:22

Gus Dur Pernah Bilang "Kalau Sudah Tua Prabowo Jadi Presiden"
Kamis, 25 April 2019 - 13:19

Romi Dirawat di Rumah Sakit Karena Ancam Buka Mulut Soal Dana Kampanye 01?
Kamis, 25 April 2019 - 12:57

Rizal Ramli Ceramahi Mahfud MD, Pemilu Ibarat Pesawat Terbang..
Kamis, 25 April 2019 - 12:53

Pengelola: Aneh Sekali, Prosedural Bawaslu Minta Blokir Situs Jurdil2019.Org
Kamis, 25 April 2019 - 08:40

Din Serukan Pesan Kejujuran dan Keadilan dalam Pemilu
Kamis, 25 April 2019 - 08:30

Prabowo Minta Pendukungnya tak Lengah Kawal Suara
Kamis, 25 April 2019 - 08:27

Pemkab Siak Gelar Rakor Kewaspadaan Dini Pantau Isu Pokok Usai Pemilu dan Jelang Ramadhan
Kamis, 25 April 2019 - 08:16

Mulai 2019, Calon Jamaah Haji Kabupaten Siak Akan Berangkat Dari Pekanbaru
Kamis, 25 April 2019 - 08:09

Wako Dumai Hadiri Rakerwil I APEKSI di Tanjungpinang
Kamis, 25 April 2019 - 08:05

Gandeng Rumah Sakit, Kantor Imigrasi Layani Emergency Service Pasport
Kamis, 25 April 2019 - 08:02

Masyarakat Ingatkan Hasil Pileg di Siak Jangan Ada Pengelembungan Suara
Kamis, 25 April 2019 - 07:58

Triwulan l 2019, Jumlah Pencari Kerja di Kota Pekanbaru Capai 1.366 Orang
Kamis, 25 April 2019 - 07:54

Pembangunan Pasar Induk Pekanbaru Kembali Dilanjutkan
Kamis, 25 April 2019 - 07:49

ADVERTORIAL PEMERINTAH KABUPATEN PELALAWAN
Menko Kemaritiman Tinjau Kawasan Techno Park di Pelalawan
Rabu, 24 April 2019 - 17:31

Siswa Prestasi dan Hafiz Quran Di Siak Dapat Bantuan Dari Pemda Siak
Rabu, 24 April 2019 - 17:10

Bupati Siak Lantik 36 Anggota Bapekam
Rabu, 24 April 2019 - 17:05

Ini Syarat Agar Riau Bisa Jadi Embarkasi Haji Penuh
Rabu, 24 April 2019 - 17:00

Polisi Tahan Caleg PDIP Pembakar Surat Suara Pemilu 2019
Rabu, 24 April 2019 - 16:57

Sandiaga Respons Aksi Boikot Nasi Padang: Kita Jangan Juniper
Rabu, 24 April 2019 - 16:52

Sepekan Kedepan Harga TBS Sawit Riau Turun
Rabu, 24 April 2019 - 16:48

Kotak Dan Surat Suara Dibakar Di Puncak Jaya, Begini Penjelasan Kapolres
Rabu, 24 April 2019 - 14:57

Update Terbaru, 6 Penyelenggara Pemilu Meninggal di Riau
Rabu, 24 April 2019 - 14:50

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com