Home
BI Gandeng 38 Bank untuk Penukaran Uang Bersama di Kantor Gubernur Riau | Prabowo: Pengumuman KPU Senyap-senyap | SPDP Prabowo Dibatalkan, Fadli Zon: Polisi Tidak Profesional! | Bank Riau Kepri Mulai Melayani Penukaran Uang Baru untuk Idul Fitri | KPU Beri Waktu 3 Hari untuk Ajukan Sengketa Pilpres ke MK | Selain Tarif Mahal, Ini Penyebab Pemudik Via Jalur Laut Menurun di Riau
Selasa, 21 Mei 2019
/ Nasional / 07:59:33 / Kasus Nduga, Jangan Lagi Sebut Kelompok Kriminal Bersenjata /
Kasus Nduga, Jangan Lagi Sebut Kelompok Kriminal Bersenjata
Rabu, 05 Desember 2018 - 07:59:33 WIB

JAKARTA - Pelaku teror di Papua tidak pantas disebut kelompok kriminal bersenjata. Negara tidak boleh lengah. Satuan elit  TNI harus diturunkan.

"Kejahatan yang mereka lakukan tidak bisa disebut kriminal biasa. Mereka mau Papua merdeka," kata Sekretaris Pendiri Indonesian Audit Watch (IAW), Iskandar Sitorus, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa malam (4/12).

Ia mengatakan pembunuhan sadis 31 pekerja BUMN PT Istaka Karya di Kali Yigi-Kali Aurak, Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, dan penyerangan pos TNI Yonif 756/Yalet yang berada di kabupaten yang sama, lebih pantas disebut dilakukan oleh gerombolan pengacau separatis bersenjata.

Berdasarkan informasi yang diterima dari berbagai sumber, para pekerja yang tengah mengerjakan pembangunan jalan itu dibunuh pada Minggu (2/12) lantaran salah satu di antara mereka mengambil foto perayaan HUT Tentara Pembebasan Nasional Organisasi Papua Merdeka (TPN/OPM) yang diselenggarakan kelompok tersebut tak jauh dari lokasi kejadian. Adapun penyerangan pos TNI terjadi keesokan harinya. Akibat penyerangan itu satu anggota TNI tewas tertembak dan satu lainnya luka-luka

"Cara melihatnya harus diubah. Mereka bukan kelompok kriminal bersenjata tetapi gerombolan pengacau separatis bersenjata. Porsinya urusan TNI, bukan kepolisian," ucap calon anggota DPR Partai Gerindra dari Daerah Pemilihan Sumatera Utara 1 yang meliputi Kota Medan, Deli Serdang, Serdang Bedagai dan Tebing Tinggi itu.

Iskandar menyayangkan gerakan separatis Papua dari hari ke hari seperti memiliki ruang untuk berkembang. Karenanya dia sependapat dengan Menhan Ryamizard Ryacudu yang menekankan perlunya peran TNI dalam menumpas separatisme di Papua. Bahkan menurutnya, tindakan tegas mestinya dilakukan sejak lama.

"Negara punya Kopassus dan pasukan elit TNI lainnya. Kenapa mereka tidak digunakan," pungkas Iskandar.[RMOL]

   
 
Bupati Alfedri Pimpin Upacara Peringatan Harkitnas 2019
Senin, 20 Mei 2019 - 17:42

Dansat Radar Irup Apel Harkitnas ke-111 di Dumai
Senin, 20 Mei 2019 - 17:33

Siswa Komunitas Adat Terpencil Terima Bantuan Pakaian Seragam dan Alat Tulis
Senin, 20 Mei 2019 - 17:32

Giliran Mantan Danjen Kopassus Dilaporkan Atas Tuduhan Makar
Senin, 20 Mei 2019 - 17:17

Tiga Wajah Baru Duduk Sebagai DPD RI Asal Riau 2019-2024
Senin, 20 Mei 2019 - 17:04

Pansus Ranperda Pembiayaan Transportasi Haji DPRD Bengkalis kunker ke Jambi
Senin, 20 Mei 2019 - 16:57

Ini Nama 45 Caleg yang Akan Duduk di DPRD Bengkalis, Kursi Ketua Jatah PKS
Senin, 20 Mei 2019 - 16:53

Gubernur Sebut Belum Ada ASN Pemprov Riau Ajukan Izin Hadiri Aksi 22 Mei
Senin, 20 Mei 2019 - 16:48

Real Count Sudah 90 Persen, Selisih Suara Jokowi dan Prabowo Mengejutkan
Senin, 20 Mei 2019 - 16:44

Soal THR, Wakil Walikota Warning Perusahaan di Pekanbaru
Senin, 20 Mei 2019 - 16:41

Disaksikan Sang Istri, Begini Kronologis Penangkapan Lieus Sungkharisma
Senin, 20 Mei 2019 - 16:23

PJU Jembatan Siak IV Belum Juga Terpasang, DPRD Salahkan Dinas PUPR
Senin, 20 Mei 2019 - 16:22

Upin Ipin The Movie Suguhkan Dua Cerita Rakyat Indonesia
Senin, 20 Mei 2019 - 08:56

Prabowo Raih 61,26 Persen Suara di Riau
Senin, 20 Mei 2019 - 08:53

Tanggapi Rencana Aksi 22 Mei, Pengamat: Protes Itu Hak Warga
Senin, 20 Mei 2019 - 08:43

Bersiap Hadapi Aksi 22 Mei, Pemprov DKI Gratiskan Seluruh Rumah Sakit
Senin, 20 Mei 2019 - 08:38

Pemerintah 10 Negara Ini Rela Merombak Ibu Kota Demi Selamatkan Bumi
Senin, 20 Mei 2019 - 08:22

Saudi: Bola Perang Ada Di Kaki Iran
Senin, 20 Mei 2019 - 08:12

Jika Ada Pungli di Sekolah Pekanbaru, di Sini Tempat Mengadunya
Senin, 20 Mei 2019 - 08:08

Setelah Masuk Rekor MURI dan WBTB, Lari di Atas Tual Sagu Masuk Nominasi API 2019
Senin, 20 Mei 2019 - 08:02

Golkar Tak Rela Kursi Ketua MPR Jatuh ke Cak Imin
Senin, 20 Mei 2019 - 07:50

Pemprov Riau Segera Pasang Lampu Jalan disekitar Jembatan Siak IV
Senin, 20 Mei 2019 - 07:40

Gubri dan Walikota Pekanbaru Tinjau Tol Pekanbaru-Dumai
Senin, 20 Mei 2019 - 07:34

Mahfud MD Tegaskan Tak Gabung Tim Asistensi Hukum Wiranto
Sabtu, 18 Mei 2019 - 09:33

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com