Home
584 Titik Panas Kepung Sumatra | Masyarakat Indonesia Mulai Mencari Kopi Luar Negeri | Roro Dumai-Melaka Gali Potensi Lokal | Ini Harapan Gubri Atas Pembangunan Universitas Anak Yatim ASEAN | SK Pengangkatan PPPK Belum Turun | Ibu Kota Pindah, Nasib Istana di Jakarta Seperti Apa?
Minggu, 25 08 2019
/ Politik / 08:44:33 / Surya Paloh: Jokowi Sudah Bosan dengan Gaya Lama Kampanyenya /
Surya Paloh: Jokowi Sudah Bosan dengan Gaya Lama Kampanyenya
Sabtu, 09 Februari 2019 - 08:44:33 WIB

JAKARTA -  Ketua Partai Nasional Demokrat Surya Paloh membela perubahan gaya capres pejawat Joko Widodo (Jokowi) yang sekarang dinilai lebih reaktif atau agresif terhadap isu-isu yang digunakan untuk menyerangnya secara politik. Menurut Paloh, tidak ada yang salah dari perubahan gaya Jokowi itu.

"Ya wajar-wajar saja. Mungkin Pak Jokowi sudah bosan dengan style yang lama, ganti style yang baru. Apa salahnya. Ada variasi-variasi hidup ini. Biar tidak monoton, (tidak) monolog," kata Surya Paloh menjawab pertanyaan wartawan usai menemui ribuan kadernya se-eks Karesidenan Kediri, di Tulungagung, Jumat (8/2/2019).

Menurut Surya Paloh, langkah Jokowi sudah tepat. Sebab, serangan politik yang diarahkan ke dirinya, khususnya di era pemerintahannya, sudah mengarah ke fitnah.

Terlebih, kata Paloh, saat ini ada di tahun politik di mana intensitas kampanye hitam cenderung meningkat. Pengusaha media nasional ini mencontohkan soal tuduhan kebocoran anggaran negara (APBN) hingga ratusan triliun selama pemerintahan Jokowi.

Isu yang diembuskan capres lain yang menjadi lawan politik Jokowi itu menurutnya harus dibuktikan. Jokowi, kata Paloh, wajib menjawab agar isu atau opini yang dibangun kubu capres-cawapres nomor urut 2 Prabowo-Sandiaga Uno tersebut menjadi persepsi publik yang seolah menjadi benar.

"Saya bilang, kalau memang itu faktanya ada, terima dan akui. Segera minta maaf sama rakyat. Tapi kalau tidak ada, kasih tahu (rakyat). Memang itu bohong kok. Ngapain rakyat percaya pada kebohongan," katanya.

Terhadap aneka propaganda politik yang terus diproduksi untuk menyudutkan pejawat, ia memberi saran agar capres Jokowi dan cawapres Ma'ruf Amin bersikap sabar. Sebab, menurutnya, tidak selamanya reaksi harus dihadapi dengan reaksi.

"Terkadang yang rasional menjadi irasional. Sedangkan yang irasional justru bisa menjadi rasional. Nah di situlah gunanya hadirnya para pemimpin. yang mampu memberikan keteladanan. Keteladanan harus hadir di semua pihak," ujarnya.

Surya Paloh menegaskan bahwa peran pimpinan partai-partai politik tidak kalah pentingnya dalam pembenahan adab politik dan tata pemerintahan di Indonesia. "Karena bagaimanapun kontribusi maupun peran strategis dimiliki partai politik, institusi partai politik ini amat menentukan sekali. Warna politik negeri ini, maju mundurnya negeri ini ditentukan oleh partai politik," ujarnya.

[Republika.co.id]

   
 
Bela Ustaz Abdul Somad, Siapa Sih Ustaz Yahya Waloni?
Sabtu, 24 Agustus 2019 - 08:25

Demi Hak Asasi, Warga Kalbar Desak Pemerintah Pulangkan Habib Rizieq Ke Tanah Air
Jumat, 23 Agustus 2019 - 14:25

Asyik, Jokowi Dapat Mobil Dinas Baru Harganya di Atas Rp8 Miliar
Jumat, 23 Agustus 2019 - 14:21

Temuan BPK Soal Sawit, Luhut: Ini Dosa 25 Tahun Lalu
Jumat, 23 Agustus 2019 - 14:15

UAS Sampaikan 4 Pesan Penting di Depan Ribuan Jamaah Cirebon
Jumat, 23 Agustus 2019 - 14:12

Pemprov Riau akan Suntik Modal ke BRK Rp300 Miliar
Jumat, 23 Agustus 2019 - 14:08

Konflik Di Papua Jadi Upaya Pihak Tertentu Menekan Jokowi?
Jumat, 23 Agustus 2019 - 14:05

Pengamat Militer: "Serangan Balik" Menhan Jadi Salah Satu Pemicu Kerusuhan Papua
Jumat, 23 Agustus 2019 - 14:04

Sekolah Dilarang Pungut Uang atau Sumbangan Pendidikan
Jumat, 23 Agustus 2019 - 13:58

Sat Narkoba Polres Inhu Musnahkan BB Narkotika
Jumat, 23 Agustus 2019 - 13:53

Pemkab Siak Gagas Forum Ekraf "Kito Siak"
Jumat, 23 Agustus 2019 - 13:36

Ada Jejak Harimau di Lahan Bekas Terbakar, Warga Pelalawan Waswas
Jumat, 23 Agustus 2019 - 09:28

Sebut MKA LAM Riau Monopoli Mulok BMR
IKAPI Minta Pemprov Riau Revisi Perda 5/2018 dan Pergub 45/2018
Jumat, 23 Agustus 2019 - 09:26

Ini Catatan Insinyur soal Ibu Kota Pindah ke Kalimantan
Jumat, 23 Agustus 2019 - 09:23

Akibat Karhutla, Pekanbaru dan Pelalawan Masih Berasap
Jumat, 23 Agustus 2019 - 09:21

Pengawas Orang Asing Dumai Temukan Pengajar Mesir Tanpa Dokumen Tinggal
Jumat, 23 Agustus 2019 - 09:19

RSUD Tengku Rafian Siak Manfaatkan Waktu Tunggu Pasien Lakukan Penyuluhan
Jumat, 23 Agustus 2019 - 09:01

Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Siak Taja Program Berbasis Inklusi Sosial
Jumat, 23 Agustus 2019 - 08:50

Fakultas MIPA Kesehatan Umri Gelar Seminar Nasional
Jumat, 23 Agustus 2019 - 08:42

Said Didu: Saat Pemimpin Dikelilingi Pemaki, Kehidupan Bangsa Bakal Tegang
Jumat, 23 Agustus 2019 - 08:25

Rocky Gerung: Masalah Mendasar Adil Dan Beradab, Bukan Slogan-Slogan Nasionalistik
Jumat, 23 Agustus 2019 - 08:14

Pekan Ini Harga TBS Kelapa Sawit Naik
Kamis, 22 Agustus 2019 - 14:57

Mobil Mungil Ayla Bakal Dibuat Versi Gantengnya
Kamis, 22 Agustus 2019 - 14:39

Kebakaran Hanguskan 456 Kios dan Ruko di Pasar Tembilahan
Kamis, 22 Agustus 2019 - 14:25

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com