Home
KPU Riau Yakin PSU dan PSL Tetap Semaraknya seperti 17 April Lalu | Kediaman Walikota Dumai Digeledah KPK | Pendukung Senator Anti-Muslim Australia Pukuli Wartawan | Forum Umat Islam Gelar Aksi Dan Salat Gaib Di KPU | Tangani Kahutla, Tambahan Heli Diturunkan ke Riau | Sambut Ramadhan, ACT Riau Hadirkan Marhaban Yaa Dermawan
Jum'at, 26 April 2019
/ Lifestyle / 11:55:10 / Benarkah Minum Kopi Setelah Makan Durian Sebabkan Kematian? /
Benarkah Minum Kopi Setelah Makan Durian Sebabkan Kematian?
Minggu, 10 Februari 2019 - 11:55:10 WIB

RIAUTRUST.com - Sejak Kamis (7/2/2019), media ramai memberitakan seorang warga Desa Suluan, Minahasa, Sulawesi Utara, yang meninggal dunia setelah makan durian, minum kopi, dan minum Hemaviton.

Sebelumnya pada (19/1/2019), seorang sopir angkot ditemukan tewas yang penyebabnya diduga terlalu banyak makan durian.

Benarkah durian begitu berbahaya hingga bisa membuat seseorang meninggal?

Dokter spesialis gizi klinik, dr Dian Permatasari, SpGK, menegaskan, durian tidak secara langsung menyebabkan orang meninggal dunia.

"Kalau ada orang meninggal setelah makan durian, kemungkinan dia sudah memiliki riwayat penyakit sebelumnya," ujar Dian, Sabtu (9/2/2019).

Menilik kandungan durian, buah asli Asia Tenggara ini memang memiliki jumlah kalori yang lebih besar dibanding yang lain. Durian 100 gram, sekitar tiga sampai empat biji berukuran sedang, mengandung 150 kalori dan satu buah durian mengandung 800 sampai 1.500 kalori, tergantung ukuran.

Meski memiliki kalori yang besar, durian memiliki segudang nutrisi yang bermanfaat untuk tubuh.

"Durian mengandung banyak serat, lemak baik, enggak mengandung kolesterol, dan punya berbagai macam vitamin (seperti vitamin) B kompleks, vitamin C juga cukup tinggi, kalium lumayan, dan dia (durian) sebenarnya buah yang rendah garam," ungkap Dian.

Efek Durian

Menjadi buah dengan tinggi kalori, durian bisa membuat obesitas bila kita mengonsumsinya dalam jumlah banyak. "Dari obesitas itu bisa menjadi faktor risiko untuk penyakit-penyakit kronis, seperti jantung dan diabetes," papar Dian.

Selain berkalori tinggi, durian juga sebenarnya kaya karbohidrat yang mengandung glukosa dan laktosa. Sebab itu, durian dapat meningkatkan gula darah dengan cepat. Maka, bagi orang dengan diabetes, konsumsi durian perlu dibatasi.

Dari kandungan yang dimiliki durian, bisa disimpulkan durian bukanlah penyebab kematian. Namun, bila ada orang meninggal karena durian, Dian berkata perlu adanya pengecekan riwayat kesehatan apakah korban, misalnya, memiliki riwayat penyakit diabetes atau obesitas.

"Jadi, kalau ada orang makan durian langsung meninggal, itu bukan (karena) durian sebenarnya. Mungkin orang tersebut sudah memiliki faktor risiko kematian," katanya.

Orang yang meninggal mendadak umumnya disebabkan oleh serangan jantung. Untuk diingat, hal ini tidak disebabkan oleh durian.

"Itu (durian menjadi penyebab kematian atau meningkatkan detak jantung) mitos saja, justru durian itu memiliki banyak kandungan yang baik untuk tubuh," ujarnya.
[Kompas.com]

   
 
Pengelola: Aneh Sekali, Prosedural Bawaslu Minta Blokir Situs Jurdil2019.Org
Kamis, 25 April 2019 - 08:40

Din Serukan Pesan Kejujuran dan Keadilan dalam Pemilu
Kamis, 25 April 2019 - 08:30

Prabowo Minta Pendukungnya tak Lengah Kawal Suara
Kamis, 25 April 2019 - 08:27

Pemkab Siak Gelar Rakor Kewaspadaan Dini Pantau Isu Pokok Usai Pemilu dan Jelang Ramadhan
Kamis, 25 April 2019 - 08:16

Mulai 2019, Calon Jamaah Haji Kabupaten Siak Akan Berangkat Dari Pekanbaru
Kamis, 25 April 2019 - 08:09

Wako Dumai Hadiri Rakerwil I APEKSI di Tanjungpinang
Kamis, 25 April 2019 - 08:05

Gandeng Rumah Sakit, Kantor Imigrasi Layani Emergency Service Pasport
Kamis, 25 April 2019 - 08:02

Masyarakat Ingatkan Hasil Pileg di Siak Jangan Ada Pengelembungan Suara
Kamis, 25 April 2019 - 07:58

Triwulan l 2019, Jumlah Pencari Kerja di Kota Pekanbaru Capai 1.366 Orang
Kamis, 25 April 2019 - 07:54

Pembangunan Pasar Induk Pekanbaru Kembali Dilanjutkan
Kamis, 25 April 2019 - 07:49

ADVERTORIAL PEMERINTAH KABUPATEN PELALAWAN
Menko Kemaritiman Tinjau Kawasan Techno Park di Pelalawan
Rabu, 24 April 2019 - 17:31

Siswa Prestasi dan Hafiz Quran Di Siak Dapat Bantuan Dari Pemda Siak
Rabu, 24 April 2019 - 17:10

Bupati Siak Lantik 36 Anggota Bapekam
Rabu, 24 April 2019 - 17:05

Ini Syarat Agar Riau Bisa Jadi Embarkasi Haji Penuh
Rabu, 24 April 2019 - 17:00

Polisi Tahan Caleg PDIP Pembakar Surat Suara Pemilu 2019
Rabu, 24 April 2019 - 16:57

Sandiaga Respons Aksi Boikot Nasi Padang: Kita Jangan Juniper
Rabu, 24 April 2019 - 16:52

Sepekan Kedepan Harga TBS Sawit Riau Turun
Rabu, 24 April 2019 - 16:48

Kotak Dan Surat Suara Dibakar Di Puncak Jaya, Begini Penjelasan Kapolres
Rabu, 24 April 2019 - 14:57

Update Terbaru, 6 Penyelenggara Pemilu Meninggal di Riau
Rabu, 24 April 2019 - 14:50

BPJS Kesehatan Cabang Pekanbaru Defisit Rp161,53 Miliar. Kok Bisa?
Rabu, 24 April 2019 - 14:47

Stok Beras Bulog Aman hingga Enam Bulan Kedepan
Rabu, 24 April 2019 - 14:43

Legislator Riau Kritisi Lambannya Informasi C1 dari KPU
Rabu, 24 April 2019 - 14:39

Pasca Penetapan BRK Syariah, Tim Transisi Konvensional ke Syariah Dibentuk
Rabu, 24 April 2019 - 14:32

Gubri Tinjau Ketersediaan Sembako Jelang Ramadhan
Rabu, 24 April 2019 - 14:30

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com