Home
Pasukan Koalisi Rebut Benteng Terakhir, ISIS Suriah Dinyatakan Kalah | Pesaing Toyota Rush Segera Hadir, Ini Bocorannya | Kenali Penyebab Skutik Boros Bensin | Syahganda Yakin 2 Menteri Jokowi Segera Ditangkap KPK | Jokowi "Ngamuk" Di Yogyakarta Terkesan Depresi Tingkat Tinggi, Mentalnya Sudah Jatuh | Legislator Dukung Langkah MUI Keluarkan Fatwa Haram Game Online PUBG
Minggu, 24 Maret 2019
/ Riau Region / 15:03:38 / Pemprov Riau Tak Persoalan Gaji P3K Dibebankan ke Daerah /
Pemprov Riau Tak Persoalan Gaji P3K Dibebankan ke Daerah
Selasa, 12 Februari 2019 - 15:03:38 WIB

PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menyambut baik penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) sebanyak 156 formasi untuk pengisian tenaga pendidikan, meski anggaran penyelenggaraan tes dan gaji P3K akan dibebankan ke daerah.

Bahkan, Pemprov Riau tak keberatan kalau gaji P3K nantinya dibebankan ke daerah melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Riau.

"(Gaji P3K) bisa dikonsolidasikan melalui Dana Alokasi Umum (DAU), sehingga tak masalah. Makanya kita akan mengusulkan ke pusat karena secara nasional belum ada ketetapan. Karena kemarin rapat di Batam belum jelas karena banyak daerah-daerah yang menolak," kata Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Ahmad Hijazi kepada CAKAPLAH.com, Selasa (12/2/2019).

Karena itu, sebut Ahmad Hijazi, pihaknya menganggap positif saja adanya sejumlah daerah yang merasa keberatan. Karena saat ini Pemprov Riau memang sangat membutuh tenaga pendidikan.

"Daripada kita membayar guru honor, mendingan kita bayar secara resmi melalui P3K yang bersumber dari DAU. Kan lebih bagus, sehingga peranan komite bisa berkurang, makanya kita ambil positifnya saja, sebab segala sesuatu pasti ada manfaatnya bagi daerah," cakapnya.

Karena menurut Ahmad Hijazi, setiap tahunnya ada 400-an guru Pemprov Riau yang pensiun. Jika satu tahun 400 guru pensiun, bisa dibayangkan dalam waktu kurun 10 tahun tidak ada penerimaan sekitar 4.000 orang.

"Sedangkan penerimaan CPNS kemarin sesuai formasi saja baru 200-an lebih, jadi kita sangat kekurangan guru ASN. Kalau ada P3K mudah-mudahan bisa menutup kekurangan guru yang pensiun Karena kekurangan tenaga guru ini sangat rawan," ujarnya.

"Jadi tak ada salahnya kita rekrut P3K. Makanya kita sudah tanggapi surat dari pusat, bahwa kita bersedia rekrut P3K. Tapi informasi kapan perekrutan mulai belum kita terima dari pusat," sambungnya.

Lebih lanjut Ahmad Hijazi menyatakan, untuk rekrutmen P3K ini pihaknya akan memprioritaskan terhadap tenaga honorer guru yang sudah ada. Namun semuanya harus menunggu petunjuk teknisnya seperti apa. Termasuk soal tunjangan P3K apakah ada atau tidak.

Disinggung gambaran anggaran gaji P3K, Ahmad Hijazi belum mengetahui secara rinci karena masih dalam proses. Namun dari perhitungannya secara normatif kalau satu pendapatan Rp3 juta kalau dikalikan 156 orang sekitar Rp150 juta per bulan.

"Kalau satu tahun sekitar Rp5 miliar. Memang jumlah ini besar, tapi tak masalah kalau sekolahnya lancar dan maju, karena kekurangan gaji guru bisa tertutupi yang sekarang menjadi beban komite. Karena selama ini komite membayar gaji guru honor. Belum lagi dana BOS harus dialihkan ke situ sebagian," pungkasnya. [cakaplah]

   
 
Erwin Aksa Sudah Baca Peta Sebelum Dukung Prabowo
Jumat, 22 Maret 2019 - 16:47

Erwin Aksa Sudah Baca Peta Sebelum Dukung Prabowo
Jumat, 22 Maret 2019 - 16:44

Siak Rancang Event Wisata "Thriathlon Sunnah" Gabungkan 3 Olahraga
Jumat, 22 Maret 2019 - 16:33

Dinilai Sukses Terapkan Sistem Penyelenggaraan Pemilu, DPRD Rohul Kunjungi Siak
Jumat, 22 Maret 2019 - 16:29

SBY Dikabarkan Teken Surat Pergantian Noviwaldy dari Jabatan Wakil Ketua DPRD Riau
Jumat, 22 Maret 2019 - 16:23

Pesawat ATR Garuda Diduga Alami Kerusakan "Landing Gear" Jelang Tinggal Landas
Jumat, 22 Maret 2019 - 16:20

Pemkab Siak Serahkan Laporan Hasil Keuangan ke-BPK Perwakilan Riau
Jumat, 22 Maret 2019 - 16:08

Pertajam Program Prioritas Pembangunan, Pemkab Taja Musrenbang RKPD
Jumat, 22 Maret 2019 - 15:20

Kubu Prabowo Resmi Tolak Metro TV Sebagai Media Penyelenggara Debat Capres Keempat
Jumat, 22 Maret 2019 - 14:50

Jual Beli Jabatan Rektor, Menag Terlibat? Romi: Silakan Jawab Sendiri
Jumat, 22 Maret 2019 - 14:42

Ini Lima Alasan Mengapa Jokowi Tidak Layak Dipilih Kembali Versi Rizal Ramli
Jumat, 22 Maret 2019 - 14:39

Gubri Rampingkan Struktur Pemerintahan dari 40 Jadi 37 OPD
Jumat, 22 Maret 2019 - 09:38

Infrastruktur Pendukung Siak IV Dianggarkan Tahun 2020
Jumat, 22 Maret 2019 - 09:37

Keterbatasan Jokowi Dalam Bahasa Tak Bisa Jadi Alasan Bolos Di Forum Internasional
Jumat, 22 Maret 2019 - 09:36

Lembaga Survei Kunci Jokowi, RR: Untuk Alasan Kecurangan Kalau Sampai Kalah
Jumat, 22 Maret 2019 - 09:28

Shireen Sungkar, Sejak Dini, Kenalkan Hijab Ke Buah Hati
Jumat, 22 Maret 2019 - 09:23

Dianggap Coreng Wibawa Kemenag, Menag Lukman Diminta Mundur Dari Jabatannya
Jumat, 22 Maret 2019 - 09:16

Difasilitasi SKK Migas Wilayah Sumbagut,
PWI Riau Gelar Pelatihan Jurnalistik Wartawan Migas dan UKW
Jumat, 22 Maret 2019 - 08:48

Cerita Guru Besar UIN Malang yang Merasa Dicurangi Kemenag
Kamis, 21 Maret 2019 - 16:59

Eksepsi Ditolak, Habib Bahar Ikhlas Terima Putusan Hakim
Kamis, 21 Maret 2019 - 16:52

Erwin Aksa Simbol Perlawanan JK Atas Jokowi-Maruf
Kamis, 21 Maret 2019 - 16:48

Enam Guru Honorer di Banten Dipecat Gara-Gara Pamer Stiker Prabowo-Sandi
Kamis, 21 Maret 2019 - 16:46

BPN Prabowo: Wiranto Blunder Sebut Hoaks Seperti Terorisme
Kamis, 21 Maret 2019 - 16:12

Kapan Jokowi Besuk Romi? Jangan Habis Manis Sepah Dibuang
Kamis, 21 Maret 2019 - 16:00

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com