Home
584 Titik Panas Kepung Sumatra | Masyarakat Indonesia Mulai Mencari Kopi Luar Negeri | Roro Dumai-Melaka Gali Potensi Lokal | Ini Harapan Gubri Atas Pembangunan Universitas Anak Yatim ASEAN | SK Pengangkatan PPPK Belum Turun | Ibu Kota Pindah, Nasib Istana di Jakarta Seperti Apa?
Minggu, 25 08 2019
/ Riau Region / 15:03:38 / Pemprov Riau Tak Persoalan Gaji P3K Dibebankan ke Daerah /
Pemprov Riau Tak Persoalan Gaji P3K Dibebankan ke Daerah
Selasa, 12 Februari 2019 - 15:03:38 WIB

PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menyambut baik penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) sebanyak 156 formasi untuk pengisian tenaga pendidikan, meski anggaran penyelenggaraan tes dan gaji P3K akan dibebankan ke daerah.

Bahkan, Pemprov Riau tak keberatan kalau gaji P3K nantinya dibebankan ke daerah melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Riau.

"(Gaji P3K) bisa dikonsolidasikan melalui Dana Alokasi Umum (DAU), sehingga tak masalah. Makanya kita akan mengusulkan ke pusat karena secara nasional belum ada ketetapan. Karena kemarin rapat di Batam belum jelas karena banyak daerah-daerah yang menolak," kata Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Ahmad Hijazi kepada CAKAPLAH.com, Selasa (12/2/2019).

Karena itu, sebut Ahmad Hijazi, pihaknya menganggap positif saja adanya sejumlah daerah yang merasa keberatan. Karena saat ini Pemprov Riau memang sangat membutuh tenaga pendidikan.

"Daripada kita membayar guru honor, mendingan kita bayar secara resmi melalui P3K yang bersumber dari DAU. Kan lebih bagus, sehingga peranan komite bisa berkurang, makanya kita ambil positifnya saja, sebab segala sesuatu pasti ada manfaatnya bagi daerah," cakapnya.

Karena menurut Ahmad Hijazi, setiap tahunnya ada 400-an guru Pemprov Riau yang pensiun. Jika satu tahun 400 guru pensiun, bisa dibayangkan dalam waktu kurun 10 tahun tidak ada penerimaan sekitar 4.000 orang.

"Sedangkan penerimaan CPNS kemarin sesuai formasi saja baru 200-an lebih, jadi kita sangat kekurangan guru ASN. Kalau ada P3K mudah-mudahan bisa menutup kekurangan guru yang pensiun Karena kekurangan tenaga guru ini sangat rawan," ujarnya.

"Jadi tak ada salahnya kita rekrut P3K. Makanya kita sudah tanggapi surat dari pusat, bahwa kita bersedia rekrut P3K. Tapi informasi kapan perekrutan mulai belum kita terima dari pusat," sambungnya.

Lebih lanjut Ahmad Hijazi menyatakan, untuk rekrutmen P3K ini pihaknya akan memprioritaskan terhadap tenaga honorer guru yang sudah ada. Namun semuanya harus menunggu petunjuk teknisnya seperti apa. Termasuk soal tunjangan P3K apakah ada atau tidak.

Disinggung gambaran anggaran gaji P3K, Ahmad Hijazi belum mengetahui secara rinci karena masih dalam proses. Namun dari perhitungannya secara normatif kalau satu pendapatan Rp3 juta kalau dikalikan 156 orang sekitar Rp150 juta per bulan.

"Kalau satu tahun sekitar Rp5 miliar. Memang jumlah ini besar, tapi tak masalah kalau sekolahnya lancar dan maju, karena kekurangan gaji guru bisa tertutupi yang sekarang menjadi beban komite. Karena selama ini komite membayar gaji guru honor. Belum lagi dana BOS harus dialihkan ke situ sebagian," pungkasnya. [cakaplah]

   
 
Bela Ustaz Abdul Somad, Siapa Sih Ustaz Yahya Waloni?
Sabtu, 24 Agustus 2019 - 08:25

Demi Hak Asasi, Warga Kalbar Desak Pemerintah Pulangkan Habib Rizieq Ke Tanah Air
Jumat, 23 Agustus 2019 - 14:25

Asyik, Jokowi Dapat Mobil Dinas Baru Harganya di Atas Rp8 Miliar
Jumat, 23 Agustus 2019 - 14:21

Temuan BPK Soal Sawit, Luhut: Ini Dosa 25 Tahun Lalu
Jumat, 23 Agustus 2019 - 14:15

UAS Sampaikan 4 Pesan Penting di Depan Ribuan Jamaah Cirebon
Jumat, 23 Agustus 2019 - 14:12

Pemprov Riau akan Suntik Modal ke BRK Rp300 Miliar
Jumat, 23 Agustus 2019 - 14:08

Konflik Di Papua Jadi Upaya Pihak Tertentu Menekan Jokowi?
Jumat, 23 Agustus 2019 - 14:05

Pengamat Militer: "Serangan Balik" Menhan Jadi Salah Satu Pemicu Kerusuhan Papua
Jumat, 23 Agustus 2019 - 14:04

Sekolah Dilarang Pungut Uang atau Sumbangan Pendidikan
Jumat, 23 Agustus 2019 - 13:58

Sat Narkoba Polres Inhu Musnahkan BB Narkotika
Jumat, 23 Agustus 2019 - 13:53

Pemkab Siak Gagas Forum Ekraf "Kito Siak"
Jumat, 23 Agustus 2019 - 13:36

Ada Jejak Harimau di Lahan Bekas Terbakar, Warga Pelalawan Waswas
Jumat, 23 Agustus 2019 - 09:28

Sebut MKA LAM Riau Monopoli Mulok BMR
IKAPI Minta Pemprov Riau Revisi Perda 5/2018 dan Pergub 45/2018
Jumat, 23 Agustus 2019 - 09:26

Ini Catatan Insinyur soal Ibu Kota Pindah ke Kalimantan
Jumat, 23 Agustus 2019 - 09:23

Akibat Karhutla, Pekanbaru dan Pelalawan Masih Berasap
Jumat, 23 Agustus 2019 - 09:21

Pengawas Orang Asing Dumai Temukan Pengajar Mesir Tanpa Dokumen Tinggal
Jumat, 23 Agustus 2019 - 09:19

RSUD Tengku Rafian Siak Manfaatkan Waktu Tunggu Pasien Lakukan Penyuluhan
Jumat, 23 Agustus 2019 - 09:01

Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Siak Taja Program Berbasis Inklusi Sosial
Jumat, 23 Agustus 2019 - 08:50

Fakultas MIPA Kesehatan Umri Gelar Seminar Nasional
Jumat, 23 Agustus 2019 - 08:42

Said Didu: Saat Pemimpin Dikelilingi Pemaki, Kehidupan Bangsa Bakal Tegang
Jumat, 23 Agustus 2019 - 08:25

Rocky Gerung: Masalah Mendasar Adil Dan Beradab, Bukan Slogan-Slogan Nasionalistik
Jumat, 23 Agustus 2019 - 08:14

Pekan Ini Harga TBS Kelapa Sawit Naik
Kamis, 22 Agustus 2019 - 14:57

Mobil Mungil Ayla Bakal Dibuat Versi Gantengnya
Kamis, 22 Agustus 2019 - 14:39

Kebakaran Hanguskan 456 Kios dan Ruko di Pasar Tembilahan
Kamis, 22 Agustus 2019 - 14:25

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com