Home
Pasukan Koalisi Rebut Benteng Terakhir, ISIS Suriah Dinyatakan Kalah | Pesaing Toyota Rush Segera Hadir, Ini Bocorannya | Kenali Penyebab Skutik Boros Bensin | Syahganda Yakin 2 Menteri Jokowi Segera Ditangkap KPK | Jokowi "Ngamuk" Di Yogyakarta Terkesan Depresi Tingkat Tinggi, Mentalnya Sudah Jatuh | Legislator Dukung Langkah MUI Keluarkan Fatwa Haram Game Online PUBG
Minggu, 24 Maret 2019
/ Nasional / 12:31:55 / Jokowi Minta Menteri PU Bangun Jalan dengan Adonan Aspal Karet /
Jokowi Minta Menteri PU Bangun Jalan dengan Adonan Aspal Karet
Minggu, 10 Maret 2019 - 12:31:55 WIB

 Banyuasin - Presiden Joko Widodo atau Jokowi meminta Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono untuk menggunakan karet rakyat sebagai bahan tambahan mengadon aspal dalam pembangunan jalan. Penggunaan karet rakyat ini diharapkan bisa membantu mendongkrak harga komoditas di dalam negeri meskipun di pasar internasional tengah anjlok.

"Pak Menteri sekarang ngaspal jalan itu jangan pakai hanya aspal, campur dengan karet, dicoba dulu. Sudah dicoba, sudah dicoba di Sumsel, di Riau, dan Jambi. Sudah dicoba hasilnya bagus," ujar Jokowi seperti dikutip dari situs sekretariat kabinet, Sabtu, 9 Maret 2019.

Hal tersebut disampaikan oleh Presiden Jokowi saat bersilaturahmi dengan Para Petani Karet Se-Provinsi Sumatera Selatan, di Pusat Penelitian Karet, Balai Pusat Penelitian Sembawa, Kabupaten Banyuasin, 

Meskipun pada akhirnya karet membuat biaya pengaspalan jalan akan sedikit lebih mahal, Presiden Jokowi tetap pada pendiriannya. “Enggak apa-apa, beli,” ujarnya. Terlebih harga yang lebih mahal itu berkonsekuensi dengan kualitas jalan yang lebih baik.

Jokowi menjelaskan, permintaan penggunaan karet rakyat untuk digunakan dalam proses pengaspalan jalan merupakan satu dari sejumlah cara guna membantu rakyat karena belakangan terpukul oleh fenomena penurunan harga karet internasional. Indonesia bersama Malaysia dan Thailand selama ini yang dikenal sebagai produsen karet terbesar di dunia terpukul karena harga komoditas itu jeblok.

Karena asas demand supply yang berlaku di pasar komoditi global seperti itu pula, Jokowi merasa perlu ada intervensi agar harga tak semakin terpuruk. Salah satunya adalah dengan mengurangi suplai karet asal Indonesia ke pasar dunia. “Sehingga kita jangan tergantung hanya kepada pasar-pasar luar negeri, pasar-pasar ekspor, Singapura dan Jepang, Cina, enggak. Boleh ke sana kirim tapi jangan terlalu ketergantungan,” ucap jokowi.

Pasokan karet hasil produksi rakyat Indonesia, menurut Jokowi, bisa dioptimalkan untuk penggunaan di dalam negeri. Dengan begitu, petani terbantu dan harga karet di pasar global tak lantas jeblok karena banjir pasokan karet.

Upaya mengembalikan harga karet internasional juga telah dilakukan oleh pemerintah Indonesia dengan bernegosiasi dengan pemerintah Malaysia dan Thailand agar melakukan hal serupa. "Untuk mengendalikan (harga), agar suplai ke pasar itu bisa diturunkan. Barangnya kurang, berarti harganya bisa terdongkrak naik,” kata Jokowi. Namun ia mengaku negosiasi itu tidak mudah, dan baru-baru saja hal tersebut disetujui oleh negara produsen karet lainnya.

Untuk mendongkrak harga karet, Jokowi juga telah meminta agar BUMN seperti PT Perkebunan Rakyat membeli komoditas itu dari petani. "Beli dengan harga yang baik, simpan dulu enggak apa-apa,” ujarnya. Suatu saat ketika harga karet internasional membaik, komoditas itu bisa dijual di pasar global.

Presiden Jokowi juga meminta agar Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengoptimalkan pabrik pengolahan untuk menggunakan bahan baku karet dari dalam negeri. Ia mencontohkan pabrik ban bisa memakai bahan baku lokal tersebut sebagai bentuk upaya mengerem pasokan ke pasar global. [Rmol]

   
 
Erwin Aksa Sudah Baca Peta Sebelum Dukung Prabowo
Jumat, 22 Maret 2019 - 16:47

Erwin Aksa Sudah Baca Peta Sebelum Dukung Prabowo
Jumat, 22 Maret 2019 - 16:44

Siak Rancang Event Wisata "Thriathlon Sunnah" Gabungkan 3 Olahraga
Jumat, 22 Maret 2019 - 16:33

Dinilai Sukses Terapkan Sistem Penyelenggaraan Pemilu, DPRD Rohul Kunjungi Siak
Jumat, 22 Maret 2019 - 16:29

SBY Dikabarkan Teken Surat Pergantian Noviwaldy dari Jabatan Wakil Ketua DPRD Riau
Jumat, 22 Maret 2019 - 16:23

Pesawat ATR Garuda Diduga Alami Kerusakan "Landing Gear" Jelang Tinggal Landas
Jumat, 22 Maret 2019 - 16:20

Pemkab Siak Serahkan Laporan Hasil Keuangan ke-BPK Perwakilan Riau
Jumat, 22 Maret 2019 - 16:08

Pertajam Program Prioritas Pembangunan, Pemkab Taja Musrenbang RKPD
Jumat, 22 Maret 2019 - 15:20

Kubu Prabowo Resmi Tolak Metro TV Sebagai Media Penyelenggara Debat Capres Keempat
Jumat, 22 Maret 2019 - 14:50

Jual Beli Jabatan Rektor, Menag Terlibat? Romi: Silakan Jawab Sendiri
Jumat, 22 Maret 2019 - 14:42

Ini Lima Alasan Mengapa Jokowi Tidak Layak Dipilih Kembali Versi Rizal Ramli
Jumat, 22 Maret 2019 - 14:39

Gubri Rampingkan Struktur Pemerintahan dari 40 Jadi 37 OPD
Jumat, 22 Maret 2019 - 09:38

Infrastruktur Pendukung Siak IV Dianggarkan Tahun 2020
Jumat, 22 Maret 2019 - 09:37

Keterbatasan Jokowi Dalam Bahasa Tak Bisa Jadi Alasan Bolos Di Forum Internasional
Jumat, 22 Maret 2019 - 09:36

Lembaga Survei Kunci Jokowi, RR: Untuk Alasan Kecurangan Kalau Sampai Kalah
Jumat, 22 Maret 2019 - 09:28

Shireen Sungkar, Sejak Dini, Kenalkan Hijab Ke Buah Hati
Jumat, 22 Maret 2019 - 09:23

Dianggap Coreng Wibawa Kemenag, Menag Lukman Diminta Mundur Dari Jabatannya
Jumat, 22 Maret 2019 - 09:16

Difasilitasi SKK Migas Wilayah Sumbagut,
PWI Riau Gelar Pelatihan Jurnalistik Wartawan Migas dan UKW
Jumat, 22 Maret 2019 - 08:48

Cerita Guru Besar UIN Malang yang Merasa Dicurangi Kemenag
Kamis, 21 Maret 2019 - 16:59

Eksepsi Ditolak, Habib Bahar Ikhlas Terima Putusan Hakim
Kamis, 21 Maret 2019 - 16:52

Erwin Aksa Simbol Perlawanan JK Atas Jokowi-Maruf
Kamis, 21 Maret 2019 - 16:48

Enam Guru Honorer di Banten Dipecat Gara-Gara Pamer Stiker Prabowo-Sandi
Kamis, 21 Maret 2019 - 16:46

BPN Prabowo: Wiranto Blunder Sebut Hoaks Seperti Terorisme
Kamis, 21 Maret 2019 - 16:12

Kapan Jokowi Besuk Romi? Jangan Habis Manis Sepah Dibuang
Kamis, 21 Maret 2019 - 16:00

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com