Home
Pasukan Koalisi Rebut Benteng Terakhir, ISIS Suriah Dinyatakan Kalah | Pesaing Toyota Rush Segera Hadir, Ini Bocorannya | Kenali Penyebab Skutik Boros Bensin | Syahganda Yakin 2 Menteri Jokowi Segera Ditangkap KPK | Jokowi "Ngamuk" Di Yogyakarta Terkesan Depresi Tingkat Tinggi, Mentalnya Sudah Jatuh | Legislator Dukung Langkah MUI Keluarkan Fatwa Haram Game Online PUBG
Minggu, 24 Maret 2019
/ Politik / 09:26:46 / Kubu Jokowi Menolak Dikaitkan dengan Nyanyian Agum Gumelar /
Kubu Jokowi Menolak Dikaitkan dengan Nyanyian Agum Gumelar
Rabu, 13 Maret 2019 - 09:26:46 WIB

JAKARTA - Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Arsul Sani, mengaku pihaknya tidak pernah meminta anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Agum Gumelar untuk bicara soal kejadian pada 1998.

Seperti diketahui, Agum menceritakan keterlibatan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam meneken surat pemecatan calon presiden (capres) nomor urut 02 Prabowo Subianto dari institusi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI). Agum juga mengklaim memiliki informasi yang sebenarnya tentang kasus pelanggaran HAM pada 1998.

Arsul mengatakan pihaknya tidak terkait dengan pernyataan Agum tersebut. Terlebih, kata Arsul, Agum bukan merupakan bagian dari TKN Jokowi-Ma'ruf. Arsul menerjemahkan pernyataan Agum sebagai mantan petinggi Tentara Nasional Indonesia (TNI).

"TKN tidak pernah meminta beliau untuk bicara seperti itu atau untuk menyampaikan apapun yang sifatnya negatif terkait dengan Prabowo. Itu tidak ada sama sekali dari TKN," kata Arsul di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (12/3/2019).

Namun begitu, dia menerangkan, hal yang disampaikan Agum dapat dilihat sebagai pertimbangan untuk masyarakat dalam memilih pemimpin. Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu menuturkan masyarakat harus melihat rekam jejak pemimpin yang akan dipilih.

"Masyarakat harus melihat semuanya, dengan melihat rekam jejak juga," ucap Arsul.

Senada, anggota TKN Jokowi-Ma'ruf, Achmad Baidowi mengatakan pihaknya tidak terkait dengan apa yang telah disampaikan oleh Agum. Menurut dia, TKN Jokowi-Ma'ruf tidak mengetahui sama sekali tentang pernyataan yang disampaikan oleh Agum dalam sebuah video yang viral di media sosial.

"Biar publik yang menilai, toh sejarah perjalanan bangsa ini, termasuk karier Pak Prabowo, publik sudah tahu. Sudah jadi rahasia umum," ucap politikus PPP ini.

Lebih jauh, Baidowi menyampaikan Agum memilik hak untuk menyampaikan hal yang diketahui untuk memberikan kesaksian kepada masyarakat. Ia pun menduga bahwa hal yang disampaikan oleh Agum merupakan sebuah fakta sejarah.

Sebelumnya, Agum mempertanyakan sikap politik koleganya, SBY yang mendukung Prabowo di Pilpres 2019. Hal itu terungkap dalam sebuah diskusi yang direkam dan diunggah oleh Ulin Ni'am Yusron di akun Facebooknya, Senin (11/3/2019).

Dalam rekaman diskusi tersebut Agum mengkritik dukungan SBY kepada Prabowo. Sebab, kata Agum, SBY termasuk satu dari tujuh jenderal anggota Dewan Kehormatan Perwira (DKP) yang ikut menandatangani surat rekomendasi berisi pemecatan terhadap Prabowo karena terbukti melakukan pelanggaran terkait kasus penculikan aktivis '98.

"Tanda tangan semua. Soebagyo HS tanda tangan. Agum Gumelar tanda tangan, SBY tanda tangan. Yang walaupun sekarang ini saya jadi heran, ini yang tanda tangan rekomendasi kok malah sekarang mendukung. Tak punya prinsip

[Cnnindonesia.com]

   
 
Erwin Aksa Sudah Baca Peta Sebelum Dukung Prabowo
Jumat, 22 Maret 2019 - 16:47

Erwin Aksa Sudah Baca Peta Sebelum Dukung Prabowo
Jumat, 22 Maret 2019 - 16:44

Siak Rancang Event Wisata "Thriathlon Sunnah" Gabungkan 3 Olahraga
Jumat, 22 Maret 2019 - 16:33

Dinilai Sukses Terapkan Sistem Penyelenggaraan Pemilu, DPRD Rohul Kunjungi Siak
Jumat, 22 Maret 2019 - 16:29

SBY Dikabarkan Teken Surat Pergantian Noviwaldy dari Jabatan Wakil Ketua DPRD Riau
Jumat, 22 Maret 2019 - 16:23

Pesawat ATR Garuda Diduga Alami Kerusakan "Landing Gear" Jelang Tinggal Landas
Jumat, 22 Maret 2019 - 16:20

Pemkab Siak Serahkan Laporan Hasil Keuangan ke-BPK Perwakilan Riau
Jumat, 22 Maret 2019 - 16:08

Pertajam Program Prioritas Pembangunan, Pemkab Taja Musrenbang RKPD
Jumat, 22 Maret 2019 - 15:20

Kubu Prabowo Resmi Tolak Metro TV Sebagai Media Penyelenggara Debat Capres Keempat
Jumat, 22 Maret 2019 - 14:50

Jual Beli Jabatan Rektor, Menag Terlibat? Romi: Silakan Jawab Sendiri
Jumat, 22 Maret 2019 - 14:42

Ini Lima Alasan Mengapa Jokowi Tidak Layak Dipilih Kembali Versi Rizal Ramli
Jumat, 22 Maret 2019 - 14:39

Gubri Rampingkan Struktur Pemerintahan dari 40 Jadi 37 OPD
Jumat, 22 Maret 2019 - 09:38

Infrastruktur Pendukung Siak IV Dianggarkan Tahun 2020
Jumat, 22 Maret 2019 - 09:37

Keterbatasan Jokowi Dalam Bahasa Tak Bisa Jadi Alasan Bolos Di Forum Internasional
Jumat, 22 Maret 2019 - 09:36

Lembaga Survei Kunci Jokowi, RR: Untuk Alasan Kecurangan Kalau Sampai Kalah
Jumat, 22 Maret 2019 - 09:28

Shireen Sungkar, Sejak Dini, Kenalkan Hijab Ke Buah Hati
Jumat, 22 Maret 2019 - 09:23

Dianggap Coreng Wibawa Kemenag, Menag Lukman Diminta Mundur Dari Jabatannya
Jumat, 22 Maret 2019 - 09:16

Difasilitasi SKK Migas Wilayah Sumbagut,
PWI Riau Gelar Pelatihan Jurnalistik Wartawan Migas dan UKW
Jumat, 22 Maret 2019 - 08:48

Cerita Guru Besar UIN Malang yang Merasa Dicurangi Kemenag
Kamis, 21 Maret 2019 - 16:59

Eksepsi Ditolak, Habib Bahar Ikhlas Terima Putusan Hakim
Kamis, 21 Maret 2019 - 16:52

Erwin Aksa Simbol Perlawanan JK Atas Jokowi-Maruf
Kamis, 21 Maret 2019 - 16:48

Enam Guru Honorer di Banten Dipecat Gara-Gara Pamer Stiker Prabowo-Sandi
Kamis, 21 Maret 2019 - 16:46

BPN Prabowo: Wiranto Blunder Sebut Hoaks Seperti Terorisme
Kamis, 21 Maret 2019 - 16:12

Kapan Jokowi Besuk Romi? Jangan Habis Manis Sepah Dibuang
Kamis, 21 Maret 2019 - 16:00

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com