Home
Komnas Perempuan Khawatir Kehancuran Akibat Kerusuhan Mei 1998 Kembali Terjadi | Amankan Kebutuhan Lebaran, Pertamina Tambah 28 Ribu Tabung Gas 3 Kg | Puasa Dapat Membantu Mengurangi Obesitas | Kubu Prabowo Klaim Dihambat Blokade Saat ke MK | Empat Korban Tewas Kerusuhan 22 Mei Sudah Diautopsi | Hadapi Sengketa Pemilu di MK, KPU Tunjuk Lima Firma Hukum
Minggu, 26 Mei 2019
/ Peristiwa / 11:08:23 / PM Selandia Baru Terima Email dari Pelaku Sebelum Penembakan /
PM Selandia Baru Terima Email dari Pelaku Sebelum Penembakan
Minggu, 17 Maret 2019 - 11:08:23 WIB

RIAUTRUST.COM - Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern menerima email dari pelaku teror beberapa menit sebelum penembakan di Masjid Al Noor dan Masjid Linwood, kota Christchurch, pada Jumat (15/3/2019).

Dilansir dari CNN pada Sabtu (16/3/2019), Kepala Sekretaris Pers dari Ardern, Andrew Campbell, mengonfirmasi keberadaan email tersebut. Email itu, kata Cambell, berisi dokumen manifesto yang menjelaskan motif di balik keputusan pelaku untuk melancarkan serangan teror.

Campbell mengabarkan email itu dikelola staf pemerintahan Selandia Baru dan tidak sempat dilihat Ardern. Dokumen manifesto, katanya, berisi 87 halaman penuh kebencian tentang ide-ide anti imigran dan anti muslim yang kemudian juga diunggah di dunia maya sebelum serangan.

Pasca penembakan, Ardern bersumpah bakal mengetatkan dan menguatkan undang-undang senjata di negara tersebut.

Mengutip AFP, Ardern menyampaikan Tarrant memperoleh lisensi senjata kategori A pada November 2017 lalu. Sebulan setelahnya dia membeli lima senjata lainnya yang digunakan dalam serangan di Christchurch.

Senjata yang digunakan dalam penembakan tersebut dibeli secara legal dari sebuah gudang senjata.

"Kami sedang mengerjakan rangkaian rantai peristiwa yang mengarah pada kepemilikan dan lisensi senjata, undang-undang soal senjata akan kami ubah," ucap Ardern.

Sempat ke Bulgaria

Brenton Tarrant, pria Australia yang melakukan penembakan di dua masjid Selandia Baru dihadirkan di pengadilan pada Sabtu (16/3). Usai menjalani sidang perdana, pelaku berusia 28 tahun tersebut dimasukkan dalam tahanan sampai jadwal pengadilan berikutnya pada 5 April 2019

Sebelum melakukan aksi, Tarrant mengunjungi Bulgaria antara 9 hingga 15 November 2018. Hal ini disampaikan Jaksa Agung Bulgaria, Sotir Tsatsarov, kepada jurnalis, berdasarkan laporan dari kantor berita negara BTA.

Tsatsarov mengatakan Tarrant tiba di Sofia melalui penerbangan dari Dubai, menyewa mobil pada hari berikutnya, dan berkeliling ke beberapa kota untuk mengenal lebih jauh tentang sejarah Bulgaria.

"Tugas kami adalah mengumpulkan informasi tentang seluruh kunjungan Brenton Tarrant ke Bulgaria dan apakah ia memiliki hubungan dengan orang Bulgaria. Berdasarkan informasi awal, pria asal Australia ini memiliki visa turis," ujar Tsatsarov.

Lebih lanjut, Tsatsarov juga mengatakan kepada jurnalis bahwa setelah meninggalkan Bulgaria, Tarrant pergi ke Rumania lalu melanjutkan perjalanan dari sana ke Hungaria menggunakan mobil.

Kepada CNN, pejabat Turki juga menyampaikan Tarrant sempat menghabiskan waktu yang lama di Turki.

[Cnnindonesia.com]

   
 
Jalan Lintas Sungai Pakning Rusak, Begini Penjelasan PUPR Bengkalis
Jumat, 24 Mei 2019 - 07:00

BPN Minta Polisi Bentuk Tim Pencari Fakta Tewasnya 8 Orang saat Ricuh
Jumat, 24 Mei 2019 - 06:56

Harapan Jusuf Kalla kepada MK
Jumat, 24 Mei 2019 - 06:50

Kondisi Politik Di Tanah Air Tegang Pasca Pilpres 2019, Ini Kata Sultan Sumbawa
Jumat, 24 Mei 2019 - 06:43

Menkominfo Tunggu Petunjuk TNI-Polri Untuk Cabut Pembatasan Medsos
Jumat, 24 Mei 2019 - 06:36

Komisi III DPR Minta Kapolri Tanggung Jawab Soal Dugaan Korban Tewas Terkena Peluru Tajam
Jumat, 24 Mei 2019 - 06:33

Gubri Ingin Gemakan Wakaf Tunai di Riau
Jumat, 24 Mei 2019 - 06:19

Kolam Renang Syariah Diganti Taman dan Payung Quran Center
Jumat, 24 Mei 2019 - 06:18

DPRD Riau Sahkan Dua Ranperda Sekaligus
Jumat, 24 Mei 2019 - 06:13

Kelola Lahan Gambut, Unri Berencana Bentuk Pusat Unggulan Iptek
Jumat, 24 Mei 2019 - 06:11

RS Budi Kemuliaan Terima 177 Korban Rusuh Aksi 22 Mei
Kamis, 23 Mei 2019 - 09:09

Cuti Lebaran, Semua Mobdin Wajib Dikandangkan
Kamis, 23 Mei 2019 - 08:59

Antisipasi Titik Rawan Longsor Arus Mudik 2019
Kamis, 23 Mei 2019 - 08:56

Pemprov Riau Siapkan Rp60 Miliar Untuk THR ASN
Kamis, 23 Mei 2019 - 08:53

Remaja 14 Tahun Tewas di Kemanggisan, Alami Luka di Lengan dan Dada
Kamis, 23 Mei 2019 - 08:26

Mobil Polisi Diduga Bawa Peluru Tajam, Polri Ungkap Asalnya
Kamis, 23 Mei 2019 - 08:09

Sebelum Meninggal Ustaz Arifin Ilham Sempat Salat
Kamis, 23 Mei 2019 - 08:07

Massa 22 Mei Di Petamburan Mundur Usai TNI Turun Tangan
Kamis, 23 Mei 2019 - 08:03

Prabowo Imbau Pendukungnya Percayakan Masalah Pilpres Ke MK
Kamis, 23 Mei 2019 - 07:59

PB HMI Kecam Aksi Represif Kepolisian Dalam Menangani Aksi Protes 22 Mei
Kamis, 23 Mei 2019 - 07:55

Pesan Aa Gym: Mohon Hentikan Kekerasan dari Pihak Manapun
Rabu, 22 Mei 2019 - 17:18

Prabowo: Kekerasan Malam dan Subuh Tadi Tak Boleh Terjadi Lagi
Rabu, 22 Mei 2019 - 17:16

Kiai NU Se-Jatim: Kegaduhan Ini Akumulasi Proses Pemilu Diduga Tak Jurdil
Rabu, 22 Mei 2019 - 17:10

Ini Tuntutan Pendemo dalam Aksi Damai HMI-MPO di Mapolda Riau
Rabu, 22 Mei 2019 - 17:03

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com