Breaking News
Kepala Bayi Putus Tertinggal di Rahim Ibu, Polisi Duga Ada Kelalaian Nakes | Oknum Wartawan Ini Menjadi Otak Investasi Bodong | Panen Raya Melon di Siak Kecil, Bupati Ajak Kelola Lahan Secara Optimal | Amnesty International: Artificial Intelligence Jadi Ancaman Baru bagi HAM | AS Akui Israel Bunuh dan Lukai 80.000 Warga Palestina di Gaza hingga Akhir 2023 | Visa Jemaah Calon Haji Riau Dicetak, 6 Kloter Sudah Selesai Jumat, 26 April 2024

 
Eksepsi Ditolak, Habib Bahar Ikhlas Terima Putusan Hakim
Kamis, 21-03-2019 - 16:52:59 WIB

BANDUNG – Majelis Hakim Pengadilan Negeri Klas 1A Khusus Bandung, menolak eksepsi terdakwa kasus penganiayaan anak di bawah umur, Habib Bahar bin Smith. Hakim menyatakan, sidang agar dilanjutkan untuk memeriksa Habib Bahar pada pekan depan.

Menyikapi penolakan tersebut, Habib Bahar legowo dengan keputusan hakim dan menyerahkan sepenuhnya penanganan selanjutnya kepada tim penasehat hukum. Tidak seperti biasanya, Habib Bahar irit bicara kepada awak media seusai sidang.

“Ke pengacara semua, apapun yang diputuskan hakim saya terima,” ujar Habib Bahar di Gedung Arsip dan Perpustakaan Bandung, jalan Seram Kota Bandung, Kamis 21 Maret 2019.

Sebelumnya, Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri Klas 1A Khusus Bandung, Edison M memutuskan peradilan kasus penganiayaan anak di bawah umur dengan terdakwa Habib Bahar bin Smith dilanjutkan dengan pemeriksaan saksi.

“Menyatakan dakwaan jaksa dapat dijadikan dasar pemeriksaan Bahar bin Smith, memerintahkan penuntut umum melanjutkan pemeriksaan,” kata Edison.

Seperti diketahui, nota keberatan disampaikan kubu Habib Bahar secara umum terdiri dari lima poin. Pertama, menyatakan Pengadilan Negeri Bandung, tidak berwenang mengadili kasus tersebut, karena tempat kejadian atau locus delicti berada di Bogor.

Menurut pengacara Habib Bahar bin Smith, Munarman, yang berhak mengadili adalah Pengadilan Negeri Bogor, karena lokasi pidana di sana. "Ini tidak sesuai dengan locus delictinya," katanya.

Kedua, kubu Bahar menyatakan dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) tidak jelas merincikan peran terdakwa dan luka korban, sehingga dianggap batal demi hukum.

Munarman juga mempertanyakan, perubahan surat dakwaan hingga terlambat diberikan oleh JPU. Menurutnya, sesuai ketentuan surat dakwaan bisa diubah sebelum hakim menentukan jadwal sidang. (VIVA)



 
Berita Lainnya :
  • Kepala Bayi Putus Tertinggal di Rahim Ibu, Polisi Duga Ada Kelalaian Nakes
  • Oknum Wartawan Ini Menjadi Otak Investasi Bodong
  • Panen Raya Melon di Siak Kecil, Bupati Ajak Kelola Lahan Secara Optimal
  • Amnesty International: Artificial Intelligence Jadi Ancaman Baru bagi HAM
  • AS Akui Israel Bunuh dan Lukai 80.000 Warga Palestina di Gaza hingga Akhir 2023
  •  
    Komentar Anda :

     
    Berita Terkini Indeks
    #1 Kepala Bayi Putus Tertinggal di Rahim Ibu, Polisi Duga Ada Kelalaian Nakes
    #2 Oknum Wartawan Ini Menjadi Otak Investasi Bodong
    #3 Panen Raya Melon di Siak Kecil, Bupati Ajak Kelola Lahan Secara Optimal
    #4 Amnesty International: Artificial Intelligence Jadi Ancaman Baru bagi HAM
    #5 AS Akui Israel Bunuh dan Lukai 80.000 Warga Palestina di Gaza hingga Akhir 2023
    #6 Visa Jemaah Calon Haji Riau Dicetak, 6 Kloter Sudah Selesai
    #7 Penetapan NIP PPPK Pemprov Riau 2023 Masih Diproses BKN
    #8 Kisah Sulit Melaksanakan Haji di Zaman Khalifah Umar Bin Khattab
    #9 Thailand akan Bangun Gedung Tertinggi di Dunia, Ingin Kalahkan Burj Khalifa
    #10 Hujan Bakal Mengguyur Sebagian Wilayah Riau Hari Ini
     

    Riautrust.com adalah media online yang melayani informasi dan berita dengan mengutamakan kecepatan serta kedalaman informasi. Selengkapnya

    free html hit counter
     
    Quick Links
     
    + Home
    + Redaksi
    + Disclaimer
    + Pedoman Berita Siber
    + Tentang Kami
    + Info Iklan
     
    Kanal
     
    + Riau Region
    + Politik
    + Ekbis
    + Metropolitan
    + Peristiwa
    + Nasional
    + Sport
    + SainsTech
    + Showbiz
    + Mozaik
    + Lifestyle
    + Internasional
    + Indeks
     
     

    Alamat Redaksi/Pemasangan iklan:

     
    Komplek Beringin Indah
    Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau
    (0761)63515 - 0812-76-47104

    iklan_riautrust@yahoo.com
    redaksi_riautrust@yahoo.com
    www.riautrust.com
     
    Copyright © 2023 riautrust.com, all rights reserved