Home
Unri Ingin Wujudkan Perencanaan yang Terintegrasi | Donald Trump Intensifkan Serangan Rasialis Demi Politik | Kader Muhammadiyah Siap Melawan Pembangkang Amien Rais Di PAN | 62 Dewan Hakim MTQ di Kukuhkan Bupati Alfedri | Alfedri Mohon Dukungan Hijrahkan Koperasi ke Sistem Syariah | Bupati Alfedri Berharap Kesadaran Berzakat dan Gerakan Subuh Berjamaah Meningkat
Jum'at, 19 Juli 2019
/ Nasional / 16:59:44 / Cerita Guru Besar UIN Malang yang Merasa Dicurangi Kemenag /
Cerita Guru Besar UIN Malang yang Merasa Dicurangi Kemenag
Kamis, 21 Maret 2019 - 16:59:44 WIB

MALANG - Pembahasan penangkapan Ketua Umum (Ketum) PPP Romahurmuziy atas kasus jual-beli jabatan terus bergulir hingga kini. Isu tersebut merambah hingga dunia kampus seperti di UIN Maulana Malik Ibrahim (Maliki) Malang.

Guru Besar (Gubes) UIN Maulana Malik Ibrahim Profesor Mudjia Rahardjo mengaku menjadi salah satu korban atas ketidaktransparanan proses pengangkatan rektor di Kementerian Agama (Kemenag) pada 2017 lalu. Rektor UIN Maliki Periode 2013 hingga 2017 ini merasa dicurangi oleh sistem yang berlaku di Indonesia.

Mudjia yang semula mendapatkan rekomendasi terbesar dari senat ini justru harus teradang sebelum pelantikan terjadi. Mengenai kasus ini, Mudjia sebenarnya sudah tidak mau membahas kembali mengingat hal tersebut telah berlalu. Dia sudah menikmati kariernya sebagai dosen biasa di Fakultas Humaniora, UIN Maliki.

"Saya juga sudah menikmati kegiatan saya sebagai profesor, ngajar, nguji, dan ngasih bimbingan," ujar Mudjia saat ditemui Republika.co.id di kediamannya, Sigura-gura, Kota Malang, Rabu sore (20/3).

Meski sudah tak lagi memikirkannya, isu jual-beli jabatan justru semakin ramai hingga saat ini. Terlebih lagi ketika Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berhasil menangkap Romahurmuziy. Kasus ini kemudian dikaitkan dengan hal lain, seperti masalah proses pengangkatan dan pemberhentian jabatan rektor di Kemenag.

Mudjia tahu penentu jabatan rektor menjadi hak penuh menteri agama (menag) berdasarkan Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 68 Tahun 2015. Menag memiliki kekuasan untuk mengangkat dan memberhentikan jabatan rektor.

"Kita semua terima, tapi hanya saja persoalannya enggak semau-maunya juga. Ada rambu-rambu yang harus diperhatikan, di kampus itu ada senat universitas," ujar Mudjia.

Mudjia mengklaim, mayoritas senat saat itu lebih merekomendasikan dirinya maju sebagai rektor dibandingkan lainnya. Karena pesaingnya berasal dari luar, penilaian para senat pun lebih mengarah kepada dirinya. Mereka tahu bagaimana kinerja dan kepemimpinannya selama memegang UIN Maliki dari 2013 hingga 2017.

Keyakinannya terpilih sebagai rektor tak hanya berhenti di suara senat. Para anggota panitia seleksi pemilihan rektor di Jakarta pun telah memastikan posisi tersebut untuk dirinya. Namun, semua itu musnah kala pelantikan rektor terlaksana.

"Ini yang jadi pertanyaan banyak orang. Kenapa dunia akademis yang biasa berpikir secara rasional bisa terjadi hal yang tidak rasional? Ini bahaya sekali hal semacam ini terus berlanjut. Enggak bisa memberikan pendidikan baik," ujar dia lagi.

Mudjia menegaskan, pengakuannya ini bukan karena kekecewaannya atas jabatan yang tak mampu diraihnya kembali. Ia lebih menyoroti sistem dan proses pemilihan rektor yang perlu diperbaiki. Menurut dia, PMA 68 Tahun 2015 sebaiknya ditinjau ulang karena lebih banyak mudharatnya.

"Karena senat universitas seakan enggak berdaya, padahal mereka para profesor, orang terdidik, dan sangat senior. Mereka seakan enggak ada artinya. Yang menang dikalahkan, yang kalah dimenangkan," ujar dia. [Republika]

   
 
Dua Unit Rumah Warga di Kota Medan Terbakar
Rabu, 17 Juli 2019 - 14:07

Wagubri Apresiasi Pembangunan Bidang Keagamaan Negeri Istana
Rabu, 17 Juli 2019 - 14:04

Sempena Pembukaan MTQ Kabupaten, Bupati Alfedri Sampaikan Kemajuan Perolehan Zakat
Rabu, 17 Juli 2019 - 14:00

Temui Dirut LPDP, Gubri Harap Beasiswa untuk Masyarakat Riau
Rabu, 17 Juli 2019 - 13:57

Kepala Bappeda Inhu Kumpulkan Lurah se-Inhu di Kelayang, Ada Apa?
Rabu, 17 Juli 2019 - 13:55

Jarak Terlalu Jauh, Dishub akan Tinjau Ulang U-Turn Jalan Lintas Pekanbaru-Bangkinang
Rabu, 17 Juli 2019 - 09:04

Luhut Nilai Abrasi Riau tak Pengaruhi Perbatasan Wilayah Kedaulatan dengan Malaysia
Rabu, 17 Juli 2019 - 08:59

Tiga Daerah di Riau Didesak Lengkapi Syarat Pencairan DAK Fisik Agar Tidak Hangus
Rabu, 17 Juli 2019 - 08:57

60 Perusahaan Tawarkan Lowongan Kerja di Job Expo Pekanbaru, Begini Penjelasannya
Rabu, 17 Juli 2019 - 08:55

Bocoran Amien, Prabowo Segera Rapat Bersama Dewan Pembina Bahas Rekonsiliasi
Rabu, 17 Juli 2019 - 08:45

Beredar Susunan Kabinet Indonesia Kerja Jokowi-Maaruf Amin, Hoax!
Rabu, 17 Juli 2019 - 08:41

Disdik Riau akan Layangkan Surat Teguran Ketiga Untuk SMK 1 Robotic Riau
Rabu, 17 Juli 2019 - 08:36

Pengelolaan Wilayah Pesisir Jadi Sorotan
Rabu, 17 Juli 2019 - 08:33

Berlangsung Semarak, Bupati Alfedri Lepas Pawai Taaruf MTQ di Sungai Apit
Rabu, 17 Juli 2019 - 08:27

Masa MPLS, 111 Siswa Baru SMPN 2 Kelayang Ikuti Sosialisasi dari Polri
Rabu, 17 Juli 2019 - 08:21

MA Putuskan tak Terima Permohonan PAP Prabowo-Sandi
Selasa, 16 Juli 2019 - 13:12

Pengamat: Posisi Gerindra Bergantung Pada Jokowi Bukan Lagi Prabowo
Selasa, 16 Juli 2019 - 12:47

Harga Cabai dan Ayam Ras Gila-gilaan, Pengelola Rumah Makan Menjerit
Selasa, 16 Juli 2019 - 12:19

Peminat Sekolah Madrasah di Rohul Membludak
Selasa, 16 Juli 2019 - 12:09

Firdaus Ganti Plt Kepala Dinas Kesehatan Pekanbaru
Selasa, 16 Juli 2019 - 12:07

DAK Fisik Riau Senilai Rp1,8 Triliun Terancam Tidak Bisa Dicairkan
Selasa, 16 Juli 2019 - 12:04

Lieus: Tak Ada Gunanya Rekonsiliasi Tanpa Kepulangan Habib Rizieq
Selasa, 16 Juli 2019 - 10:44

Tahapan Pendaftaran Calon Ketua KONI Dumai Dimulai
Selasa, 16 Juli 2019 - 09:36

Pada Apel Pagi, Bupati Siak Alfedri Serahkan Tiga Penghargaan
Selasa, 16 Juli 2019 - 09:32

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com