Home
Mengko Kemaritiman Tinjau Kawasan Techno Park di Pelalawan | Siswa Prestasi dan Hafiz Quran Di Siak Dapat Bantuan Dari Pemda Siak | Bupati Siak Lantik 36 Anggota Bapekam | Ini Syarat Agar Riau Bisa Jadi Embarkasi Haji Penuh | Polisi Tahan Caleg PDIP Pembakar Surat Suara Pemilu 2019 | Sandiaga Respons Aksi Boikot Nasi Padang: Kita Jangan Juniper
Rabu, 24 April 2019
/ Ekbis / 07:49:15 / Pemerintah Klaim Harga Kelapa di Inhil Naik, Petani Malah Mengeluh /
Pemerintah Klaim Harga Kelapa di Inhil Naik, Petani Malah Mengeluh
Senin, 15 April 2019 - 07:49:15 WIB

PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau mengklaim harga jual kelapa masyarakat Indragiri Hilir (Inhil) yang sebelumnya sempat anjlok, saat ini sudah mulai naik.

"Sekarang sudah mulai naik harga kelapa, kemarin pak Wardan (Bupati Inhil) ketemu saya (menyampaikan) harga kelapa sudah mulai naik," kata Wakil Gubernur Riau, Edy Natar Nasution kepada CAKAPLAH.com.

Meski diklaim naik, namun Edy Natar tidak menjelaskan berapa kenaikan harga kelapa di Inhil. Namun kata dia, sudah banyak upaya yang dilakukan pemerintah untuk mendongkrak harga kelapa.

"Banyak upaya-upaya yang dilakukan supaya harga kelapa bisa naik, karena masyarakat di Indragiri Hilir sebagian besar hidupnya bergantung kepada kelapa," ungkapnya belum lama ini.

"Jadi upaya-upaya itu lah yang dilakukan pemerintah, bagaimana kelapa sebagai sumber penghidupan bisa mensejahterakan masyarakat. Karena kalau harga kelapa turun, kasihan masyarakat di sana," sambungnya.

Disinggung langkah kongkrit Pemprov Riau untuk mendorong kenaikan harga kelapa Inhil, Edy Natar menyatakan Pemprov Riau pasti akan membantu, namun dilihat dulu mana yang menjadi kewenangan provinsi akan dibantu.

"Dari provinsi tentu kita lihat, mana yang bisa kita lakukan itu kita lakukan. Dan itu selalu kita koodinasikan dengan pemerintah kabupaten Inhil," tukasnya.

Sementara itu, Bupati Inhil HM Wardan mengatakan saat ini harga kelapa di Inhil sudah naik menjadi Rp1.800 per butir dari harga Rp900 per butir.

"Kemarin saya rapat kumpulkan pengumpul kelapa dan PT Sambu (perusahaan kelapa di Inhil), sekarang PT Sambu sudah membeli kelapa Rp1.800 per butir. Artinya ini sudah banyak naik, dari harga Rp900 menjadi Rp1.800 per butir," katanya.

Namun apa yang disampaikan Wakil Gubernur dan Bupati Inhil berbeda dengan yang dirasakan masyarakat setempat. Yusuf salah seorang masyarakat Kampung Hidayat Sapat, Desa Teluk Dalam, Kecamatan Kuindra, Inhil mengatakan, harga kelapa masyarakat yang dibeli toke hanya Rp900 per butir.

"Harga kelapa sekarang murah, hanya Rp900 per butir. Masyarakat cukup menderita dengan harga kelapa segitu, karena untuk kebutuhan hidup saja tidak cukup," katanya kepada CAKAPLAH.com belum lama ini.

Dengan anjlok harga kelapa, lanjut Yusuf, banyak masyarakat tidak mampu lagi menyekolahkan anak-anaknya, karena tidak ada biaya.

"Di sini banyak anak putus sekolah karena orang tuanya tak ada biaya lagi. Mana anak yang sekolah di Pekanbaru putus sekolah, anak yang kuliah di Pekanbaru maupun di pulau jawa pulang kampung karena tak ada biaya kuliah," ungkapnya. [cakaplah.com]

   
 
Ini Penjelasan Lengkap KPU soal Salah Input Data Real Count Pemilu 2019
Rabu, 24 April 2019 - 07:59

213 Honorer K2 Pemkab Bengkalis Lulus PPPK
Rabu, 24 April 2019 - 07:57

Temukan Sejumlah Pelanggaran, Gerindra Minta PSU di Kecamatan Kerumutan
Rabu, 24 April 2019 - 07:53

KPU Diminta Selesaikan Kekeliruan Data, PB HMI Minta Kader Untuk Siaga Satu
Rabu, 24 April 2019 - 07:47

LSM-IPMPL Laporkan KPU Terkait Dugaan Pelanggaran Penyelenggaran Pemilu di Bengkalis
Selasa, 23 April 2019 - 16:44

Pelaksanaan UN SMP dan Sederajat di Pelalawan Lancar
Selasa, 23 April 2019 - 16:13

Isi Kekosongan Dirut dan Komut, OJK Desak Pemegang Saham Serahkan Nama
Selasa, 23 April 2019 - 15:58

Partai Demokrat Tegaskan Tetap Bersama Prabowo-Sandi
Selasa, 23 April 2019 - 15:52

Kwik Kian Gie Jenguk Sandiaga
Selasa, 23 April 2019 - 15:47

Tagar #KPUJanganSalahInputData Puncaki Trending Topik
Selasa, 23 April 2019 - 15:36

Kasus Dugaan Money Politik Calek Dapil I Parpol Tidak Bisa Diproses
Selasa, 23 April 2019 - 15:28

Pemilu 2019 Dipersepsikan Tidak Memenuhi Rasa Keadilan
Selasa, 23 April 2019 - 14:17

Sudah Menang, BPN Prabowo-Sandi Tak Pernah Bahas Opsi Pemilu Ulang
Selasa, 23 April 2019 - 14:11

Terungkap, Prabowo Tolak Proposal LSI Denny JA
Selasa, 23 April 2019 - 14:08

Sekdaprov Minta Desa Ciptakan satu Produk Unggulan
Selasa, 23 April 2019 - 14:02

Mur Baut Jembatan Siak IV yang Dicuri Sudah Dipasang Lagi
Selasa, 23 April 2019 - 14:00

Pemegang Saham Pilih Tengkoe Irawan Jadi Direktur Kredit dan Syariah BRK
Selasa, 23 April 2019 - 13:59

90 Persen Dana Desa Digunakan Untuk Pembangunan Infrastruktur
Selasa, 23 April 2019 - 13:57

Di TPS 4 Petak Kaja Bali, Suara Paslon 01 Digelembungkan Dari 183 Jadi 1833
Selasa, 23 April 2019 - 08:59

Tokoh Ini Ingatkan Pentingnya Kementerian Pesantren
Selasa, 23 April 2019 - 08:55

Bawaslu Dumai Kritisi PSU Hanya di Dua TPS. Begini Alasannya
Selasa, 23 April 2019 - 08:52

Mantan Bupati Bengkalis Herliyan Saleh Terseret Kasus Korupsi Jalan. Ini Uang yang Diduga Diterimany
Selasa, 23 April 2019 - 08:46

Lagi, Perolehan Paslon 02 Di TPS 2 Lawata Sulteng Disunat 100 Suara
Selasa, 23 April 2019 - 08:19

Daging Ulama Diibaratkan Beracun?
Selasa, 23 April 2019 - 08:12

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com