Home
Mengko Kemaritiman Tinjau Kawasan Techno Park di Pelalawan | Siswa Prestasi dan Hafiz Quran Di Siak Dapat Bantuan Dari Pemda Siak | Bupati Siak Lantik 36 Anggota Bapekam | Ini Syarat Agar Riau Bisa Jadi Embarkasi Haji Penuh | Polisi Tahan Caleg PDIP Pembakar Surat Suara Pemilu 2019 | Sandiaga Respons Aksi Boikot Nasi Padang: Kita Jangan Juniper
Rabu, 24 April 2019
/ Riau Region / 14:53:59 / Sebanyak 21.600 Remaja Riau Menikah Dini /
Sebanyak 21.600 Remaja Riau Menikah Dini
Selasa, 16 April 2019 - 14:53:59 WIB

PEKANBARU - Penduduk Provinsi Riau hingga semester II tahun 2018 mencapai 6,74 juta jiwa dan sebanyak 21.600 remaja atau 1,18 persen di antaranya melakukan pernikahan dini.

"Pernikahan dini tersebut sangat beresiko karena rahim belum siap untuk melahirkan bagi wanita remaja sehingga mengganggu kesehatan wanita dan janin jika hamil," kata Kepala Dinas Kependudukan Pencatatan Sipil Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Riau, Andra Sjafril SKM, M.Kes di Pekanbaru Senin.

Menurut dia, pernikahan dini merupakan sebuah perkawinan di bawah umur yang target persiapannya belum maksimal persiapan fisik, persiapan mental, juga persiapan materi.

Pernikahan dini, katanya bisa dinilai sebagai pernikahan yang terburu-buru, sebab segalanya belum dipersiapkan secara matang.

"Bagi wanita dan laki-laki yang nikah dalam usia muda dapat menimbulkan permasalahan rumah tangga akibat kematangan dalam berkeluarga belum siap," katanya.

Sedangkan penyebabnya banyak faktor bisa jadi karena hamil akibat hubungan luar nikah, keinginan berdua, paksaan orang tua atau akibat masalah ekonomi.

Pernikahan muda, katanya lagi banyak terjadi pada masa pubertas, karena remaja sangat rentan terhadap perilaku seksual. Pernikahan muda juga sering terjadi karena remaja berfikir secara emosional untuk melakukan pernikahan, mereka berfikir telah saling mencintai dan siap untuk menikah (keinginan berdua).

Selain itu faktor penyebab terjadinya pernikahan muda adalah perjodohan orang tua, perjodohan ini sering terjadi akibat putus sekolah dan akibat dari permasalahan ekonomi.

Di Indonesia, pasal 7 Undang-undang nomor 1 tahun 1974 tentang perkawinan menetapkan bahwa perkawinan diizinkan bila pria berusia 19 tahun dan wanita berusia 16 tahun.

Dengan adanya undang-undang perkawinan akan ada batasan usia, pernikahan di usia muda baru dapat dilakukan bila usia seorang remaja sudah sesuai undang-undang pernikahan yang berlaku di Indonesia.

Idealnya memang nikah pada perempuan minimal usia 21 tahun, dan usia 25 tahun pada laki-laki serta sudah siap lahir dan bathin. Sebab pernikahan dini membawa dampak buruk bagi anak perempuan, rentan KDRT, perkawinan dini berdampak pada kesehatan reproduksi anak perempuan.

Anak perempuan berusia 10-14 tahun memiliki kemungkinan meninggal lima kali lebih besar, selama kehamilan atau melahirkan, dibandingkan dengan perempuan berusia 20-25 tahun.

Selain itu terputusnya akses pendidikan, karena perkawinan dini mengakibatkan si anak tidak mampu mencapai pendidikan yang lebih tinggi.

"Oleh karena itu, BKKBN perlu terus menggencarkan sosialisasi tentang generasi berencana sehingga jumalh pernikahan dini bisa ditekan," katanya. [Antaranews]

   
 
Ini Penjelasan Lengkap KPU soal Salah Input Data Real Count Pemilu 2019
Rabu, 24 April 2019 - 07:59

213 Honorer K2 Pemkab Bengkalis Lulus PPPK
Rabu, 24 April 2019 - 07:57

Temukan Sejumlah Pelanggaran, Gerindra Minta PSU di Kecamatan Kerumutan
Rabu, 24 April 2019 - 07:53

KPU Diminta Selesaikan Kekeliruan Data, PB HMI Minta Kader Untuk Siaga Satu
Rabu, 24 April 2019 - 07:47

LSM-IPMPL Laporkan KPU Terkait Dugaan Pelanggaran Penyelenggaran Pemilu di Bengkalis
Selasa, 23 April 2019 - 16:44

Pelaksanaan UN SMP dan Sederajat di Pelalawan Lancar
Selasa, 23 April 2019 - 16:13

Isi Kekosongan Dirut dan Komut, OJK Desak Pemegang Saham Serahkan Nama
Selasa, 23 April 2019 - 15:58

Partai Demokrat Tegaskan Tetap Bersama Prabowo-Sandi
Selasa, 23 April 2019 - 15:52

Kwik Kian Gie Jenguk Sandiaga
Selasa, 23 April 2019 - 15:47

Tagar #KPUJanganSalahInputData Puncaki Trending Topik
Selasa, 23 April 2019 - 15:36

Kasus Dugaan Money Politik Calek Dapil I Parpol Tidak Bisa Diproses
Selasa, 23 April 2019 - 15:28

Pemilu 2019 Dipersepsikan Tidak Memenuhi Rasa Keadilan
Selasa, 23 April 2019 - 14:17

Sudah Menang, BPN Prabowo-Sandi Tak Pernah Bahas Opsi Pemilu Ulang
Selasa, 23 April 2019 - 14:11

Terungkap, Prabowo Tolak Proposal LSI Denny JA
Selasa, 23 April 2019 - 14:08

Sekdaprov Minta Desa Ciptakan satu Produk Unggulan
Selasa, 23 April 2019 - 14:02

Mur Baut Jembatan Siak IV yang Dicuri Sudah Dipasang Lagi
Selasa, 23 April 2019 - 14:00

Pemegang Saham Pilih Tengkoe Irawan Jadi Direktur Kredit dan Syariah BRK
Selasa, 23 April 2019 - 13:59

90 Persen Dana Desa Digunakan Untuk Pembangunan Infrastruktur
Selasa, 23 April 2019 - 13:57

Di TPS 4 Petak Kaja Bali, Suara Paslon 01 Digelembungkan Dari 183 Jadi 1833
Selasa, 23 April 2019 - 08:59

Tokoh Ini Ingatkan Pentingnya Kementerian Pesantren
Selasa, 23 April 2019 - 08:55

Bawaslu Dumai Kritisi PSU Hanya di Dua TPS. Begini Alasannya
Selasa, 23 April 2019 - 08:52

Mantan Bupati Bengkalis Herliyan Saleh Terseret Kasus Korupsi Jalan. Ini Uang yang Diduga Diterimany
Selasa, 23 April 2019 - 08:46

Lagi, Perolehan Paslon 02 Di TPS 2 Lawata Sulteng Disunat 100 Suara
Selasa, 23 April 2019 - 08:19

Daging Ulama Diibaratkan Beracun?
Selasa, 23 April 2019 - 08:12

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com