Home
Donald Trump Akhiri Hubungan AS dengan WHO | Uni Eropa Desak Israel Hentikan Penghancuran Rumah Palestina | Valentino Rossi Akui Berat Ucapkan Salam Perpisahan kepada MotoGP | Penumpang Lewat Bandara SSK II Wajib Kantongi Surat Keterangan Negatif Covid-19 | Hingga Kini, Laboratorium Biomolekuler Sudah Periksa 3.400 Sampel | Walhi Riau dan Jikalahari Desak Gubernur Riau Tolak Mamud Murod Sebagai Kadis LHK Riau
Minggu, 31 Mei 2020
/ Peristiwa / 06:30:28 / Siswi Madrasah Dibakar Hidup-hidup Usai Laporkan Kepala Sekolah Cabul /
Siswi Madrasah Dibakar Hidup-hidup Usai Laporkan Kepala Sekolah Cabul
Jumat, 19 April 2019 - 06:30:28 WIB

RIAUTRUST.com - Remaja putri Nusrat Jahan Rafi harus menanggung kesakitan hingga menemui maut setelah dia disiram dengan bensin dan dibakar hidup-hidup di sekolahnya sendiri di Bangladesh. Kira-kira dua pekan lalu dia diketahui melaporkan kejahatan seksual yang dilakukan oleh kepala sekolahnya.

Keberaniannya melaporkan kasus kekerasan seksual itu dan kematiannya beberapa hari kemudian membuat kasus ini makin mengemuka. Kematian Nusrat menyisakan duka yang mendalam bagi masyarakat Bangladesh. Kematian Nusrat membuat perhatian publik makin sadar soal rentannya potensi kekerasan seksual terhadap remaja putri di negara konservatif itu.

Nusrat baru berusia 19 tahun, berasal dari Feni, sebuah kota kecil sekitar 100 mil di selatan Kota Dhaka. Dia bersekolah di sebuah madrasah. Pada 27 Maret, dia mengatakan bahwa kepala sekolah memanggilnya ke dalam ruangan kantornya dan menyentuhnya pada bagian-bagian vital. Namun akhirnya dia berhasil melarikan diri dari ruang kantor itu.

Diketahui bahwa selama ini tidak sedikit siswi maupun perempuan muda di Bangladesh memilih menutupi kekerasan seksual yang mereka alami hanya karena merasa malu kepada keluarga dan masyarakat. Namun Nusrat memang pribadi yang berbeda dan berani. Dia bahkan dengan dukungan keluarganya mendatangi kantor polisi dan melaporkan kekejian yang dilakukan kepala sekolah.

Sayangnya, di kantor polisi bukannya dijanjikan perlindungan, Nusrat malah divideokan pengakuannya tanpa jaminan perlindungan. Pada 27 Maret 2019 setelah mereka melaporkan kejahatan tersebut, polisi menahan si kepala sekolah.

Namun keadaan tak berpihak pada Nusrat. Sekelompok orang dari jalanan menuntut pembebasan si kepala sekolah yang digawangi sejumlah politisi lokal dan dua pelajar pria. Mereka lalu malah menyalahkan Nusrat.

Kemudian pada 6 April 2019, 11 hari setelah dia dicabuli, Nusrat hadir di sekolah untuk mengikuti ujian. Sekelompok orang lalu datang, menyeretnya dan menyiram dengan bensin lalu membakar Nusrat hingga tewas.

Saudara lelaki Nusrat mengecam pihak sekolah yang tak mengizinkannya mengantarkan adiknya hingga ke dalam sekolah dan menungguinya.

"Saya mengantarkan adik saya ke sekolah namun saya dihalangi saat di depan gerbang dan tak dibolehkan masuk. Seandainya saya tak tidak dihentikan, hal keji ini tentu tak terjadi," kata Mahmudul Hasan Noman, kakak lelaki Nusrat.

Nusrat sempat dilarikan ke rumah sakit Dhaka Medical College. Namun luka bakar yang dialaminya hingga 80 persen membuat dia harus mengembuskan napas terakir beberapa hari sesudahnya.

Pada saat masih bisa berbicara dalam kondisi sekarat, dia berkata, "Guru itu mencabuli saya dan saya akan melawan hingga napas terakhir."

Dia juga mengatakan sejumlah pelajar di madrasah juga ikut membakarnya. Hingga saat ini polisi setempat sudah menahan 15 orang. Tujuh orang di antaranya telah menjadi tersangka pembunuhan atas Nusrat.

[VIVA.co.id]

   
 
Enam Daerah PSBB di Riau Dapat Bantuan Logistik Kesehatan Rp20 Miliar, Begini Penjelasannya
Kamis, 21 Mei 2020 - 14:45

3.150 Karyawan di Riau Kena PHK dan Dirumahkan, Dapat Sembako dari Pemda
Kamis, 21 Mei 2020 - 14:39

Pemburu Semakin Leluasa Manfaatkan Wabah COVID-19, Begini Penjelasan Forum HarimauKita
Kamis, 21 Mei 2020 - 14:30

Habieb Bahar Bin Smith Akan Jalani Sisa Hukuman Hingga November 2021
Selasa, 19 Mei 2020 - 14:59

Telepon Raja Salman, Jokowi Tunggu Nasib Haji Hingga 1 Juni
Selasa, 19 Mei 2020 - 14:50

Laporkan Stabilitas Harga dan Ketersediaan Bahan Pangan, Penjabat Sekda Vicon dengan Gubri
Selasa, 19 Mei 2020 - 14:37

PKS Sebut New Normal Cermin Ketidakjelasan Tangani Corona
Selasa, 19 Mei 2020 - 14:29

AS Pilih Ilmuwan Muslim Untuk Pimpin Program Penemuan Vaksin Covid-19
Selasa, 19 Mei 2020 - 14:18

Diskon Tagihan Listrik Diperpanjang Jadi 6 Bulan
Selasa, 19 Mei 2020 - 14:11

Kenapa Mal Boleh Buka Sementara Warga Diminta Salat di Rumah? Ini Penjelasan Pemko Pekanbaru
Selasa, 19 Mei 2020 - 14:07

Tiga Bus Mengangkut Pemudik dari Pekanbaru ke Lampung "Terjaring" Petugas Pos PSBB Pelalawan
Selasa, 19 Mei 2020 - 14:01

H-5 Idul Fitri, Jalan di Kota Pekanbaru Mulai Padat Lagi
Selasa, 19 Mei 2020 - 13:57

Sejumlah Kegiatan Dilelang, Tak Semua APBD Riau Dialihkan untuk Penanganan Covid-19
Selasa, 19 Mei 2020 - 13:53

110 Penulis Satupena Ikut Menulis Buku "Kemanusiaan pada Masa Corona"
Senin, 18 Mei 2020 - 17:27

Bersama Bupati Kampar, Gubernur Riau Serahkan Bantuan APD kepada RSUD Bangkinang
Senin, 18 Mei 2020 - 17:18

Bupati Siak Ingatkan Camat dan Penghulu Lakukan Sosialisasi Secara Intensif
Senin, 18 Mei 2020 - 17:06

Gubri Imbau Umat Muslim di Riau Patuhi Fatwa MUI, Laksanakan Shalat Idul Fitri di Rumah
Senin, 18 Mei 2020 - 17:02

349 Karyawan di PHK dan 6.000 Dirumahkan Selama Pandemi Covid-19
Senin, 18 Mei 2020 - 16:54

Tol Pekanbaru-Dumai Dibuka Fungsional Mulai 18 Mei Sampai H+7 Lebaran
Senin, 18 Mei 2020 - 16:35

Polri Halau 48.472 Kendaraan Pemudik
Senin, 18 Mei 2020 - 16:32

MUI Beri Kelonggaran Salat Id Untuk Daerah Zona Hijau Covid-19
Senin, 18 Mei 2020 - 13:58

Mal Disesaki Warga, DPRD Pekanbaru Minta Pemprov Riau Ikut Sukseskan PSBB
Senin, 18 Mei 2020 - 13:53

3 Hal Ini Jadi Fokus Polda Riau dalam Pelaksanaan PSBB di Riau
Senin, 18 Mei 2020 - 13:49

Pansus Covid-19 Temukan APD yang Dibeli Diskes Bengkalis untuk Tenaga Medis Tidak Standar
Senin, 18 Mei 2020 - 13:38

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com