Home
Wasekjen Demokrat: AHY Tepat Jadi Ketum Penerus SBY | Menhan Minta Kasus Kivlan Zen Dan Soenarko Dipertimbangkan | Deddy Corbuzier Kabarnya Batal Ucap Kalimat Syahadat di Hitam Putih | Ulama Aceh Haramkan Permainan PUBG | Harga TBS Sawit Riau Turun Lagi | BW Pergoki Tim Hukum KPU yang Foto Barang Bukti Kubu Prabowo
Rabu, 19 Juni 2019
/ Peristiwa / 09:25:35 / Mengapa Israel Getol Serang Gaza Saat Puasa? Ini Jawabannya /
Mengapa Israel Getol Serang Gaza Saat Puasa? Ini Jawabannya
Sabtu, 18 Mei 2019 - 09:25:35 WIB

JAKARTA - Memasuki awal Ramadan, Israel kembali melancarkan serangan ke wilayah Palestina hingga menewaskan puluhan warga sipil. Meski begitu warga Palestina khususnya di Gaza tetap semangat menjalani ibadah pada bulan suci ini. 

Imam asal Gaza, Muzhaffar S A Alnawati, mengatakan, dalam beberapa tahun terakhir, tidak ada satu pun Ramadan tanpa serangan Israel. "Tabiat Israel selalu ingin merusak syiar Islam. Mereka tidak pernah ridha terhadap Islam sehingga salah satunya dengan merusak kesucian Ramadan," katanya saat ditemui Republika.co.id di Masjid Al Aqwam, Jakarta, pada Rabu lalu, (15/5/2019).

Beruntung, kata dia, warga Gaza masih dapat bertahan dan masih diberikan kekuatan serta kemampuan untuk menjalankan ibadah. "Menjalani Ramadan di tengah konflik sudah biasa bagi warga Gaza," lanjut Imam Muzhaffar.

Dia menjelaskan, Ramadan merupakan bulan yang sangat diberkahi. Hanya saja orang-orang di Gaza dalam kondisi yang sangat banyak tantangan, sehingga mereka berupaya memaksimalkan Ramadan sesuai kemampuan mereka.

Walau demikian, tuturnya, ketika Ramadan datang, warga Gaza lebih semangat dalam melakukan beragam kegiatan termasuk beribadah. Orang-orang kaya di Gaza pun semakin banyak berinfak demi mendapat keutamaan Ramadan.

Pada bulan Ramadan, masyarakat Muslim dari seluruh dunia juga semakin banyak yang berdonasi untuk warga Gaza. "Saya ada teman dari London, Indonesia, dan lainnya yang berinfak lewat saya. Setelah infaknya diterima, saya langsung belikan kebutuhan pokok untuk dibagi-bagikan saat Ramadan semangat berbagi lebih tinggi lagi," jelasnya.

Meski Ramadan kali ini, dia berada di Indonesia, namun program berbagi tersebut tetap berjalan di Gaza. "Anak saya yang menjalankannya," ujar Imam Muzhaffar.  

Lebih lanjut, dia bercerita, blokade yang dilakukan Israel, membuat orang luar dipersulit bila ingin masuk Gaza. Akibatnya, penyaluran logistik ke warga Gaza pun tidak mudah.

"Logistik boleh masuk tapi dipersulit. Misalnya 100 kilogram mau masuk maka tidak boleh semuanya melainkan setengahnya," kata dia.

Bahkan Israel melarang, warga Gaza yang tinggal dekat laut untuk mengambil banyak ikan dari laut tersebut. Akibatnya, harga ikan di sana mahal.

Ia mengingatkan, membebaskan Palestina dari jajahan Israel bukan hanya tugas Muslim di Palestina melainkan umat Islam di dunia. Imam Muzhaffar mengatakan, setiap Muslim bisa membantu perjuangan tersebut dengan berbagai cara, baik melalui harta, tenaga, maupun doa. 

"Kita bisa berikan juga kepada anak kita, kita sebarkan informasi mengenai keutamaan membebaskan Baitul Maqdis agar generasi muda kita tahu," ujarnya. Dia bersyukur dukungan umat Muslim Indonesia terhadap kemerdekaan Palestina sangat besar.

Sumber: Republika.co.id

   
 
LSM Temukan Dugaan Perbuatan Asusila Imigran Afganistan
Selasa, 18 Juni 2019 - 17:36

PUPR Kerahkan Pasukan Kuning Buka Saluran Air Penyebab Banjir Pekanbaru
Selasa, 18 Juni 2019 - 17:32

Trase Tol Padangpariaman-Pekanbaru Kembali Diubah, Begini Penjelasannya
Selasa, 18 Juni 2019 - 17:29

Banjir Makan Korban Jiwa, Dedet Sebut Pemko Pekanbaru Tak Maksimal
Selasa, 18 Juni 2019 - 17:22

Pembangunan Pelabuhan Bagansiapiapi Diduga Salahi Aturan
Selasa, 18 Juni 2019 - 17:20

Atasi Banjir Pekanbaru, Firdaus Butuh Bantuan Pemprov dan Pemkab Kampar
Selasa, 18 Juni 2019 - 17:16

Demo Sidang MK, Hehamahua: Anak Perusahaan BUMN adalah BUMN
Selasa, 18 Juni 2019 - 17:00

Wacana Naik Pesawat ke Jakarta Via Negeri Jiran Tunggu Izin Menko Perekonomian
Selasa, 18 Juni 2019 - 16:54

Riau Miliki 24 Desa Wisata Miliki Karakteristik Khusus
Selasa, 18 Juni 2019 - 16:51

Festival Bakar Tongkang Diprediksi Dongkrak Angka Wisatawan
Selasa, 18 Juni 2019 - 16:47

Sidang Pilpres Kembali Digelar Hari Ini, 4 Kontainer Bukti Pamungkas Prabowo Tiba di MK
Selasa, 18 Juni 2019 - 09:21

Sayuran Ini Ternyata Bisa Obati Kanker dan Diabetes
Selasa, 18 Juni 2019 - 09:18

Menteri PUPR Pastikan Tol Padang-Pekanbaru Dibangun dan Ikuti Usulan Pemprov Sumbar
Selasa, 18 Juni 2019 - 09:15

Walikota Pekanbaru Bantah Mutasi Bulan Ini, Tapi Jelang Akhir Tahun
Selasa, 18 Juni 2019 - 08:59

Yusril Ihza Minta MK Tolak Permohonan Tim Hukum Prabowo-Sandi
Selasa, 18 Juni 2019 - 08:56

Wali Kota London Sebut Trump Sebagai Contoh Orang Rasis
Selasa, 18 Juni 2019 - 08:52

Morsi Meninggal Dunia, Ini Reaksi Dunia
Selasa, 18 Juni 2019 - 08:52

Ketua PGRI Riau Syahril Meninggal Dunia, Disdik Riau Turut Berduka
Selasa, 18 Juni 2019 - 08:48

Pemko Pekanbaru akan Normalisasi Sungai Bintungan
Selasa, 18 Juni 2019 - 08:45

Tak Bayar Uang Sewa, Penghuni Rusunawa Yos Sudarso Terancam Diusir
Selasa, 18 Juni 2019 - 08:32

Besok Wiranto akan Bertemu Mantan Panglima GAM
Senin, 17 Juni 2019 - 17:47

Awas, Simpan Air Mineral di Mobil Bisa Picu Kebakaran
Senin, 17 Juni 2019 - 17:40

KPU Bengkalis Usulkan Rp50 Miliar untuk Anggaran Pilkada 2020
Senin, 17 Juni 2019 - 17:16

Kasus Penyelewengan Dana Hibah Kembali Dibuka, Ini Kata Mantan Rektor UIR
Senin, 17 Juni 2019 - 17:11

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com