Home
Wasekjen Demokrat: AHY Tepat Jadi Ketum Penerus SBY | Menhan Minta Kasus Kivlan Zen Dan Soenarko Dipertimbangkan | Deddy Corbuzier Kabarnya Batal Ucap Kalimat Syahadat di Hitam Putih | Ulama Aceh Haramkan Permainan PUBG | Harga TBS Sawit Riau Turun Lagi | BW Pergoki Tim Hukum KPU yang Foto Barang Bukti Kubu Prabowo
Rabu, 19 Juni 2019
/ Nasional / 07:55:15 / PB HMI Kecam Aksi Represif Kepolisian Dalam Menangani Aksi Protes 22 Mei /
PB HMI Kecam Aksi Represif Kepolisian Dalam Menangani Aksi Protes 22 Mei
Kamis, 23 Mei 2019 - 07:55:15 WIB

JAKARTA - Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Firman Kurniawan Said melontarkan kritik terhadap tindakan aparat kepolisian dalam mengamankan aksi demonstrasi 22 Mei.

Menurut Yawan, aparat kepolisian telah bertindak di luar batas kewajaran dalam menghadapi massa aksi.

Ia mengatakan, kebebasan berpendapat dibenarkan dalam UU dan demonstrasi menandakan bahwa demokrasi di indonesia tumbuh subur di Indonesia.
“Aksi yang mereka lakukan adalah aksi damai, itu tertera dalam surat pemberitahuan yang mereka masukan sebelum aksi dilakukan,” kata Yawan, sapaan akrab Firman Kurniawan Said di Sekretariat PB HMI, Rabu (22/5).

Yawan melanjutkan, apa yang telah dilakukan polisi merupakan bentuk pelanggaran HAM. Dia pun menuntut pemerintah merespon insiden ini.

“Dan kami menuntut kepada aparat kepolisian untuk bertanggung jawab atas tragedi kemanusiaan yang telah memakan korban jiwa ini,” ucapnya.

Yawan mengatakan, insiden kerusuhan tersebut tidak akan menghalangi rencana para demonstran beserta aliansi aksi untuk terus berdemonstrasi.

“Mereka tetap akan melakukan aksi di seluruh Indonesia khususnya di Jakarta sebagai bentuk perjuangan mereka terhadap penegakan keadilan dan menolak pemilu yang dinilai curang secara terstruktur, sistematis, dan masif,” ucap Yawan.

Terkait tindakan represif yang telah ditunjukkan oleh aparat kepolisian, Yawan meminta agar pemerintah turun tangan untuk memberikan teguran. Pasalnya, kata Yawan, aksi massa 22 Mei adalah aksi untuk memperjuangkan hak-hak rakyat yang dijamin oleh konstitusi.

“Mendesak pemerintah agar aparat tidak berlaku represif kepada rakyat yang akan memperjuangkan hak konstitusionalnya serta tidak menghalang-halangi masyarakat yang datang dari luar kota untuk menyampaikan aspirasinya memperjuangkan keadilan yang dilindungi oleh undang-undang dasar 1945 pasal 28f dan pasal 19 Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia (DUHAM) bahwa setiap orang berhak atas kebebasan berserikat berkumpul dan mengeluarkan pendapat,” imbuhnya.

Blok Sosial Media, kata Yawan, juga bukanlah merupakan tindakan tepat. Bahkan menurutnya, tindakan ini justru merugikan masyarakat secara umum.

"Tindakan represif ditambah blok sosmed justru semakin memperkeruh suasana, para demonstran justru semakin mendapat simpati yang lebih besar dari masyarakat," pungkasnya. [Rmol]
 

   
 
LSM Temukan Dugaan Perbuatan Asusila Imigran Afganistan
Selasa, 18 Juni 2019 - 17:36

PUPR Kerahkan Pasukan Kuning Buka Saluran Air Penyebab Banjir Pekanbaru
Selasa, 18 Juni 2019 - 17:32

Trase Tol Padangpariaman-Pekanbaru Kembali Diubah, Begini Penjelasannya
Selasa, 18 Juni 2019 - 17:29

Banjir Makan Korban Jiwa, Dedet Sebut Pemko Pekanbaru Tak Maksimal
Selasa, 18 Juni 2019 - 17:22

Pembangunan Pelabuhan Bagansiapiapi Diduga Salahi Aturan
Selasa, 18 Juni 2019 - 17:20

Atasi Banjir Pekanbaru, Firdaus Butuh Bantuan Pemprov dan Pemkab Kampar
Selasa, 18 Juni 2019 - 17:16

Demo Sidang MK, Hehamahua: Anak Perusahaan BUMN adalah BUMN
Selasa, 18 Juni 2019 - 17:00

Wacana Naik Pesawat ke Jakarta Via Negeri Jiran Tunggu Izin Menko Perekonomian
Selasa, 18 Juni 2019 - 16:54

Riau Miliki 24 Desa Wisata Miliki Karakteristik Khusus
Selasa, 18 Juni 2019 - 16:51

Festival Bakar Tongkang Diprediksi Dongkrak Angka Wisatawan
Selasa, 18 Juni 2019 - 16:47

Sidang Pilpres Kembali Digelar Hari Ini, 4 Kontainer Bukti Pamungkas Prabowo Tiba di MK
Selasa, 18 Juni 2019 - 09:21

Sayuran Ini Ternyata Bisa Obati Kanker dan Diabetes
Selasa, 18 Juni 2019 - 09:18

Menteri PUPR Pastikan Tol Padang-Pekanbaru Dibangun dan Ikuti Usulan Pemprov Sumbar
Selasa, 18 Juni 2019 - 09:15

Walikota Pekanbaru Bantah Mutasi Bulan Ini, Tapi Jelang Akhir Tahun
Selasa, 18 Juni 2019 - 08:59

Yusril Ihza Minta MK Tolak Permohonan Tim Hukum Prabowo-Sandi
Selasa, 18 Juni 2019 - 08:56

Wali Kota London Sebut Trump Sebagai Contoh Orang Rasis
Selasa, 18 Juni 2019 - 08:52

Morsi Meninggal Dunia, Ini Reaksi Dunia
Selasa, 18 Juni 2019 - 08:52

Ketua PGRI Riau Syahril Meninggal Dunia, Disdik Riau Turut Berduka
Selasa, 18 Juni 2019 - 08:48

Pemko Pekanbaru akan Normalisasi Sungai Bintungan
Selasa, 18 Juni 2019 - 08:45

Tak Bayar Uang Sewa, Penghuni Rusunawa Yos Sudarso Terancam Diusir
Selasa, 18 Juni 2019 - 08:32

Besok Wiranto akan Bertemu Mantan Panglima GAM
Senin, 17 Juni 2019 - 17:47

Awas, Simpan Air Mineral di Mobil Bisa Picu Kebakaran
Senin, 17 Juni 2019 - 17:40

KPU Bengkalis Usulkan Rp50 Miliar untuk Anggaran Pilkada 2020
Senin, 17 Juni 2019 - 17:16

Kasus Penyelewengan Dana Hibah Kembali Dibuka, Ini Kata Mantan Rektor UIR
Senin, 17 Juni 2019 - 17:11

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com