Home
Udara Pekanbaru Sentuh Level Berbahaya, Bau Menyengat Menusuk Hidung | Bayi Meninggal Diduga Karena Kabut Asap, Diskes Riau Lakukan Investigasi | BMKG Rilis Peringatan Dini Karhutla | Warga Diminta Waspada Lima Penyakit Dampak Kabut Asap | Patroli ke Desa, Camat Rakitkulim Ingatkan Warga Tidak Membakar Lahan | Waspada Ban Benjol, Bisa Jadi Sumber Petaka
Kamis, 19 09 2019
/ Peristiwa / 08:09:48 / Mobil Polisi Diduga Bawa Peluru Tajam, Polri Ungkap Asalnya /
Mobil Polisi Diduga Bawa Peluru Tajam, Polri Ungkap Asalnya
Kamis, 23 Mei 2019 - 08:09:48 WIB

RIAUTRUST.com - Sekelompok orang menemukan peluru diduga peluru tajam dari dalam rombongan mobil polisi yang dicegat saat melintasi kawasan Slipi, Jakarta Barat.

Peluru ini ditemukan warga, saat mencoba menjarah isi di dalam kendaraan Toyota Rush dengan nomor polisi 142106-14. Selain peluru hampa, massa juga menemukan peluru karet dan peluru yang diduga sebagai peluru tajam.

Atas temuan tersebut, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Polisi Dedi Prasetyo mengatakan, mobil yang ditemukan warga berisi peluru tersebut adalah mobil danki (komandan kompi) Brimob.

Berdasarkan standar operasional prosedur, Danki Brimob boleh membawa peluru tajam untuk kepentingan peleton antianarki.

"Mobil itu mobil danki (komandan kompi) Brimob. Sesuai SOP, danki Brimob diizinkan membawa peluru tajam. Peluru tajam kegunaannya hanya untuk peleton antianarkisme," kata Dedi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu, 22 Mei 2019.

Adapun penggunaannya, kata Dedi, harus melalui kontrol yang ketat dari danyon (komandan batalion) atau atasan, serta langsung melaporkannya kepada Kapolda untuk penggunaannya.

"Peleton antianarki dikendalikan langsung oleh Kapolda Metro, dalam rangka penegakan hukum secara tegas dan terukur kepada para perusuh, yang nyata-nyata sudah melakukan aksi anarkis yang dapat membahayakan keselamatan masyarakat, aparat," ujarnya.

Peleton antianarki, kata Dedi, dibutuhkan untuk memitigasi kerusuhan massa yang sangat masif. Jika masih dalam keadaan damai dan bisa teratasi, peluru tersebut tak boleh digunakan.

Dalam pengamanan aksi pada dua hari ini, mantan Wakapolda Kalimantan Tengah ini menegaskan, Polri dan TNI tidak menggunakan senjata api dan peluru tajam. Pengamanan hanya dibekali dengan tameng, gas air mata, dan water cannon.

Jika terjadi tembakan dari senjata api dan peluru tajam, Dedi memastikan, hal tersebut bukan dari TNI dan Polri.

"Dalam penggunaannya juga izinnya sangat ketat, berlapis. Mulai dari izin danyon, lalu ke kapolda," ujar Dedi.

Terkait alasan mengapa peluru tersebut berserakan, lanjut Dedi, ada salah satu oknum yang sengaja membongkar mobil tersebut saat asrama Brimob diserang.

"Pada saat kejadian, mobil itu terparkir dekat kompleks Brimob, diduga masyarakat mengepung mobil itu dan mengambil isi di dalam mobil," kata Dedi.

[VIVA.co.id]

   
 
Dampak Karlahut, Camat Rakitkulim Himbau Masyarakat Perbanyak Doa
Kamis, 19 September 2019 - 06:04

10 Hektar Lebih Lahan Kebun Karet Warga di Tanjung Beludu Kelayang Terbakar
Rabu, 18 September 2019 - 21:52

Syamsuar Hadiri Helat Berselo Sekampung I, Sekaligus Pengukuhan Gelar Pemangku Adat
Rabu, 18 September 2019 - 17:14

E- Samsat Kepri Resmi Diluncurkan melalui E-Channel Bank Riau Kepri
Rabu, 18 September 2019 - 16:52

Konsumsi Rokok Tinggi Bikin Defisit BPJS Kesehatan Membengkak
Rabu, 18 September 2019 - 16:46

Lazismu Launching 3 Rumah Evakuasi Tanggap Darurat Kabut Asap
Rabu, 18 September 2019 - 16:38

Masyarakat Diminta Manfaatkan Rumah Singgah dan Posko
Rabu, 18 September 2019 - 16:36

Harga TBS Kelapa Sawit di Riau Turun Lagi
Rabu, 18 September 2019 - 16:34

ADVERTORIAL DPRD KABUPATEN SIAK
Ditetapkan Sebagai Ketua Sementara DPRD Siak, Zulkifli: Paling Cepat 2 Minggu, Paling Lama 1 Bulan
Rabu, 18 September 2019 - 16:32

ISPU Inhu Tidak Sehat, Diskes Bersama OPD Bagikan Masker ke Masyarakat
Rabu, 18 September 2019 - 14:03

Korban Tenggelam Robohnya Dermaga Buton Siak Ditemukan Tewas
Rabu, 18 September 2019 - 13:54

Antisipasi ISPA Meluas, Diskes Inhu Bersama Seluruh OPD Bagi-Bagi Masker di Jalan
Rabu, 18 September 2019 - 13:49

Jarak Pandang di Pekanbaru Anjlok Jadi Tinggal 500 Meter
Rabu, 18 September 2019 - 13:45

YLKI: Permendag 29/2019 Cacat Hukum, Tak Bisa Ditolerir!
Rabu, 18 September 2019 - 09:55

Riau Tolak Bantuan Padamkan Karhutla Dari Anies Baswedan, Senator Jakarta: Jangan Sombong
Rabu, 18 September 2019 - 09:51

Syafrudin Iput Orang Pertama Mendaftar ke PDIP Rokan Hilir
Rabu, 18 September 2019 - 09:48

Tiga Tim Batal Ikut Tour de Siak Karena Asap
Rabu, 18 September 2019 - 09:45

Petarung Ini Nafsu Banget Lawan Khabib Nurmagomedov dan Ejek McGregor
Rabu, 18 September 2019 - 09:41

Hilang Saat Dermaga Tanjung Buton Ambruk, Tim Gabungan Masih Cari Staf BPTD V Riau Kepri
Rabu, 18 September 2019 - 09:37

Gawat! Hotspot di Riau Melonjak 334 Titik
Rabu, 18 September 2019 - 09:35

Doni Monardo: 80 Persen Lahan Terbakar Berubah Jadi Kebun
Rabu, 18 September 2019 - 07:56

Cak Nanto Desak Jokowi Tetapkan Status Darurat Bencana Asap Nasional
Rabu, 18 September 2019 - 07:53

Fadli Zon: Inti Masalah Karhutla Ada Di Kepemimpinan Jokowi Yang Lemah
Rabu, 18 September 2019 - 07:40

Muhammadiyah: Jangan Karena Cari Keuntungan Label Halal Dihapus
Selasa, 17 September 2019 - 15:13

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com