Home
Wasekjen Demokrat: AHY Tepat Jadi Ketum Penerus SBY | Menhan Minta Kasus Kivlan Zen Dan Soenarko Dipertimbangkan | Deddy Corbuzier Kabarnya Batal Ucap Kalimat Syahadat di Hitam Putih | Ulama Aceh Haramkan Permainan PUBG | Harga TBS Sawit Riau Turun Lagi | BW Pergoki Tim Hukum KPU yang Foto Barang Bukti Kubu Prabowo
Rabu, 19 Juni 2019
/ Peristiwa / 08:09:48 / Mobil Polisi Diduga Bawa Peluru Tajam, Polri Ungkap Asalnya /
Mobil Polisi Diduga Bawa Peluru Tajam, Polri Ungkap Asalnya
Kamis, 23 Mei 2019 - 08:09:48 WIB

RIAUTRUST.com - Sekelompok orang menemukan peluru diduga peluru tajam dari dalam rombongan mobil polisi yang dicegat saat melintasi kawasan Slipi, Jakarta Barat.

Peluru ini ditemukan warga, saat mencoba menjarah isi di dalam kendaraan Toyota Rush dengan nomor polisi 142106-14. Selain peluru hampa, massa juga menemukan peluru karet dan peluru yang diduga sebagai peluru tajam.

Atas temuan tersebut, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Polisi Dedi Prasetyo mengatakan, mobil yang ditemukan warga berisi peluru tersebut adalah mobil danki (komandan kompi) Brimob.

Berdasarkan standar operasional prosedur, Danki Brimob boleh membawa peluru tajam untuk kepentingan peleton antianarki.

"Mobil itu mobil danki (komandan kompi) Brimob. Sesuai SOP, danki Brimob diizinkan membawa peluru tajam. Peluru tajam kegunaannya hanya untuk peleton antianarkisme," kata Dedi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu, 22 Mei 2019.

Adapun penggunaannya, kata Dedi, harus melalui kontrol yang ketat dari danyon (komandan batalion) atau atasan, serta langsung melaporkannya kepada Kapolda untuk penggunaannya.

"Peleton antianarki dikendalikan langsung oleh Kapolda Metro, dalam rangka penegakan hukum secara tegas dan terukur kepada para perusuh, yang nyata-nyata sudah melakukan aksi anarkis yang dapat membahayakan keselamatan masyarakat, aparat," ujarnya.

Peleton antianarki, kata Dedi, dibutuhkan untuk memitigasi kerusuhan massa yang sangat masif. Jika masih dalam keadaan damai dan bisa teratasi, peluru tersebut tak boleh digunakan.

Dalam pengamanan aksi pada dua hari ini, mantan Wakapolda Kalimantan Tengah ini menegaskan, Polri dan TNI tidak menggunakan senjata api dan peluru tajam. Pengamanan hanya dibekali dengan tameng, gas air mata, dan water cannon.

Jika terjadi tembakan dari senjata api dan peluru tajam, Dedi memastikan, hal tersebut bukan dari TNI dan Polri.

"Dalam penggunaannya juga izinnya sangat ketat, berlapis. Mulai dari izin danyon, lalu ke kapolda," ujar Dedi.

Terkait alasan mengapa peluru tersebut berserakan, lanjut Dedi, ada salah satu oknum yang sengaja membongkar mobil tersebut saat asrama Brimob diserang.

"Pada saat kejadian, mobil itu terparkir dekat kompleks Brimob, diduga masyarakat mengepung mobil itu dan mengambil isi di dalam mobil," kata Dedi.

[VIVA.co.id]

   
 
LSM Temukan Dugaan Perbuatan Asusila Imigran Afganistan
Selasa, 18 Juni 2019 - 17:36

PUPR Kerahkan Pasukan Kuning Buka Saluran Air Penyebab Banjir Pekanbaru
Selasa, 18 Juni 2019 - 17:32

Trase Tol Padangpariaman-Pekanbaru Kembali Diubah, Begini Penjelasannya
Selasa, 18 Juni 2019 - 17:29

Banjir Makan Korban Jiwa, Dedet Sebut Pemko Pekanbaru Tak Maksimal
Selasa, 18 Juni 2019 - 17:22

Pembangunan Pelabuhan Bagansiapiapi Diduga Salahi Aturan
Selasa, 18 Juni 2019 - 17:20

Atasi Banjir Pekanbaru, Firdaus Butuh Bantuan Pemprov dan Pemkab Kampar
Selasa, 18 Juni 2019 - 17:16

Demo Sidang MK, Hehamahua: Anak Perusahaan BUMN adalah BUMN
Selasa, 18 Juni 2019 - 17:00

Wacana Naik Pesawat ke Jakarta Via Negeri Jiran Tunggu Izin Menko Perekonomian
Selasa, 18 Juni 2019 - 16:54

Riau Miliki 24 Desa Wisata Miliki Karakteristik Khusus
Selasa, 18 Juni 2019 - 16:51

Festival Bakar Tongkang Diprediksi Dongkrak Angka Wisatawan
Selasa, 18 Juni 2019 - 16:47

Sidang Pilpres Kembali Digelar Hari Ini, 4 Kontainer Bukti Pamungkas Prabowo Tiba di MK
Selasa, 18 Juni 2019 - 09:21

Sayuran Ini Ternyata Bisa Obati Kanker dan Diabetes
Selasa, 18 Juni 2019 - 09:18

Menteri PUPR Pastikan Tol Padang-Pekanbaru Dibangun dan Ikuti Usulan Pemprov Sumbar
Selasa, 18 Juni 2019 - 09:15

Walikota Pekanbaru Bantah Mutasi Bulan Ini, Tapi Jelang Akhir Tahun
Selasa, 18 Juni 2019 - 08:59

Yusril Ihza Minta MK Tolak Permohonan Tim Hukum Prabowo-Sandi
Selasa, 18 Juni 2019 - 08:56

Wali Kota London Sebut Trump Sebagai Contoh Orang Rasis
Selasa, 18 Juni 2019 - 08:52

Morsi Meninggal Dunia, Ini Reaksi Dunia
Selasa, 18 Juni 2019 - 08:52

Ketua PGRI Riau Syahril Meninggal Dunia, Disdik Riau Turut Berduka
Selasa, 18 Juni 2019 - 08:48

Pemko Pekanbaru akan Normalisasi Sungai Bintungan
Selasa, 18 Juni 2019 - 08:45

Tak Bayar Uang Sewa, Penghuni Rusunawa Yos Sudarso Terancam Diusir
Selasa, 18 Juni 2019 - 08:32

Besok Wiranto akan Bertemu Mantan Panglima GAM
Senin, 17 Juni 2019 - 17:47

Awas, Simpan Air Mineral di Mobil Bisa Picu Kebakaran
Senin, 17 Juni 2019 - 17:40

KPU Bengkalis Usulkan Rp50 Miliar untuk Anggaran Pilkada 2020
Senin, 17 Juni 2019 - 17:16

Kasus Penyelewengan Dana Hibah Kembali Dibuka, Ini Kata Mantan Rektor UIR
Senin, 17 Juni 2019 - 17:11

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com