Home
Udara Pekanbaru Sentuh Level Berbahaya, Bau Menyengat Menusuk Hidung | Bayi Meninggal Diduga Karena Kabut Asap, Diskes Riau Lakukan Investigasi | BMKG Rilis Peringatan Dini Karhutla | Warga Diminta Waspada Lima Penyakit Dampak Kabut Asap | Patroli ke Desa, Camat Rakitkulim Ingatkan Warga Tidak Membakar Lahan | Waspada Ban Benjol, Bisa Jadi Sumber Petaka
Kamis, 19 09 2019
/ Lifestyle / 09:54:45 / Puasa Dapat Membantu Mengurangi Obesitas /
Puasa Dapat Membantu Mengurangi Obesitas
Sabtu, 25 Mei 2019 - 09:54:45 WIB

JAKARTA - Berpuasa, yang merupakan praktik tidak makan terlalu banyak atau tidak makan apapun, adalah praktik yang telah dilakukan sejak jaman dahulu. Biasanya puasa dilakukan untuk tujuan keagamaan. Namun, selama beberapa dekade terakhir, praktik ini telah berkembang dari praktik keagamaan menjadi praktik diet.

Semakin banyak orang berpuasa untuk meningkatkan metabolisme atau menurunkan berat badan. Studi tentang hal itu juga muncul dalam beberapa tahun terakhir dan menggembar-gemborkan banyak manfaat kesehatan yang dapat dibawanya.

Sebagai contoh, satu studi menunjukkan bahwa membatasi asupan makanan dapat meningkatkan aktivitas metabolisme dan dapat membantu melawan penuaan. Ada juga yang menyatakan puasa dapat meningkatkan kesehatan usus dan memperkuat ritme sirkadian.

Studi terbaru tentang puasa menunjukkan bahwa dengan berfokus pada satu jenis puasa tertentu, seseorang dapat melawan obesitas. Metode puasa yang dimaksud adalah yang dilakukan oleh umat Islam selama bulan Ramadhan. Umat Islam umumnya berpuasa selama 15 jam dari subuh hingga matahari terbenam.

Para peneliti yang dipimpin Ayse Leyla Mindikoglu, seorang profesor kedokteran dan bedah di Texas Baylor College of Medicine, menemukan bahwa mempraktikkan jenis puasa tertentu selama sebulan dapat membantu meningkatkan resistensi insulin. Metode puasa ini dapat membantu melawan efek dari diet kaya lemak dan gula.

Mindikoglu dan rekan-rekannya mempelajari 14 orang sehat yang berpuasa setiap hari selama 15 jam. Saat berpuasa, para peserta tidak mengonsumsi makanan atau minuman. Para peneliti mengambil sampel darah dari mereka pada awal puasa. Para peneliti juga mengambil sampel darah setelah empat pekan puasa.

Hasil penelitian menunjukkan tingkat yang lebih tinggi dari tropomyosin 1, 3, dan 4. Tropomyosin adalah jenis protein yang dikenal untuk mengatur kontraksi jantung dan otot rangka. Ini juga membantu meningkatkan sensitivitas kita terhadap insulin.

"Memberi makan dan puasa dapat secara signifikan memengaruhi cara tubuh membuat dan menggunakan protein yang penting untuk mengurangi resistensi insulin dan mempertahankan berat badan yang sehat," ujar Mindikoglu dilansir laman Medical Daily, Jumat (24/5). [republika]

   
 
Dampak Karlahut, Camat Rakitkulim Himbau Masyarakat Perbanyak Doa
Kamis, 19 September 2019 - 06:04

10 Hektar Lebih Lahan Kebun Karet Warga di Tanjung Beludu Kelayang Terbakar
Rabu, 18 September 2019 - 21:52

Syamsuar Hadiri Helat Berselo Sekampung I, Sekaligus Pengukuhan Gelar Pemangku Adat
Rabu, 18 September 2019 - 17:14

E- Samsat Kepri Resmi Diluncurkan melalui E-Channel Bank Riau Kepri
Rabu, 18 September 2019 - 16:52

Konsumsi Rokok Tinggi Bikin Defisit BPJS Kesehatan Membengkak
Rabu, 18 September 2019 - 16:46

Lazismu Launching 3 Rumah Evakuasi Tanggap Darurat Kabut Asap
Rabu, 18 September 2019 - 16:38

Masyarakat Diminta Manfaatkan Rumah Singgah dan Posko
Rabu, 18 September 2019 - 16:36

Harga TBS Kelapa Sawit di Riau Turun Lagi
Rabu, 18 September 2019 - 16:34

ADVERTORIAL DPRD KABUPATEN SIAK
Ditetapkan Sebagai Ketua Sementara DPRD Siak, Zulkifli: Paling Cepat 2 Minggu, Paling Lama 1 Bulan
Rabu, 18 September 2019 - 16:32

ISPU Inhu Tidak Sehat, Diskes Bersama OPD Bagikan Masker ke Masyarakat
Rabu, 18 September 2019 - 14:03

Korban Tenggelam Robohnya Dermaga Buton Siak Ditemukan Tewas
Rabu, 18 September 2019 - 13:54

Antisipasi ISPA Meluas, Diskes Inhu Bersama Seluruh OPD Bagi-Bagi Masker di Jalan
Rabu, 18 September 2019 - 13:49

Jarak Pandang di Pekanbaru Anjlok Jadi Tinggal 500 Meter
Rabu, 18 September 2019 - 13:45

YLKI: Permendag 29/2019 Cacat Hukum, Tak Bisa Ditolerir!
Rabu, 18 September 2019 - 09:55

Riau Tolak Bantuan Padamkan Karhutla Dari Anies Baswedan, Senator Jakarta: Jangan Sombong
Rabu, 18 September 2019 - 09:51

Syafrudin Iput Orang Pertama Mendaftar ke PDIP Rokan Hilir
Rabu, 18 September 2019 - 09:48

Tiga Tim Batal Ikut Tour de Siak Karena Asap
Rabu, 18 September 2019 - 09:45

Petarung Ini Nafsu Banget Lawan Khabib Nurmagomedov dan Ejek McGregor
Rabu, 18 September 2019 - 09:41

Hilang Saat Dermaga Tanjung Buton Ambruk, Tim Gabungan Masih Cari Staf BPTD V Riau Kepri
Rabu, 18 September 2019 - 09:37

Gawat! Hotspot di Riau Melonjak 334 Titik
Rabu, 18 September 2019 - 09:35

Doni Monardo: 80 Persen Lahan Terbakar Berubah Jadi Kebun
Rabu, 18 September 2019 - 07:56

Cak Nanto Desak Jokowi Tetapkan Status Darurat Bencana Asap Nasional
Rabu, 18 September 2019 - 07:53

Fadli Zon: Inti Masalah Karhutla Ada Di Kepemimpinan Jokowi Yang Lemah
Rabu, 18 September 2019 - 07:40

Muhammadiyah: Jangan Karena Cari Keuntungan Label Halal Dihapus
Selasa, 17 September 2019 - 15:13

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com