Home
584 Titik Panas Kepung Sumatra | Masyarakat Indonesia Mulai Mencari Kopi Luar Negeri | Roro Dumai-Melaka Gali Potensi Lokal | Ini Harapan Gubri Atas Pembangunan Universitas Anak Yatim ASEAN | SK Pengangkatan PPPK Belum Turun | Ibu Kota Pindah, Nasib Istana di Jakarta Seperti Apa?
Minggu, 25 08 2019
/ Politik / 09:53:55 / Pose Jari Luhut dan Sri Mulyani Masuk Pokok Gugatan Prabowo-Sandiaga /
Pose Jari Luhut dan Sri Mulyani Masuk Pokok Gugatan Prabowo-Sandiaga
Senin, 27 Mei 2019 - 09:53:55 WIB

RIAUTRUST.com - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mendaftarkan gugatan sengketa Pilpres 2019 ke Mahkamah Konstitusi (MK), Jumat malam (24/5/2019). Saat mendaftarkan gugatan, kuasa hukum Prabowo-Sandi melampirkan sebanyak 51 alat bukti.

Dalam Pokok Permohonan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden yang disaksikan Bawaslu, kuasa hukum Prabowo-Sandi kembali membeberkan sejumlah pelanggaran Pilpres 2019 yang dianggap terstruktur, sistemati, dan masif (TSM).

Ada sedikitnya lima poin yang diangkat dalam bentuk pelanggaran pemilu dan kecurangan masif, di antaranya penyalahgunaan APBN dan program kerja pemerintah, ketidaknetralan aparatur negara polisi dan intelijen, penyalahgunaan birokrasi dan BUMN, pembatasan kebebasan media dan pers, hingga diskriminasi perlakuan dan penyalahgunaan penegakkan hukum.

Dalam salinan Pokok Permohonan Gugatan Prabowo-Sandiaga yang disampaikan ke MK, kuasa hukum membeberkan ada diskriminasi perlakuan dan penyalahgunaan penegakkan hukum.

"Bahwa indikasi kuat pelanggaran dan kecurangan dalam Pilpres 2019 lainnya adalah adanya diskriminasi perlakuan dan penyalahgunaan penegakkan hukum yang bersifat tebang pilih ke pasangan calon 02 saja dan tumpul ke pasangan 01," tulis surat permohonan perselisihan hasil pemilu yang didapat, Ahad (26/5/2019).

Adapun bukti-bukti adanya diskriminasi perlakuan dan penyalahgunaan penegakkan hukum, seperti seperti pose dua jari Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan di acara Gerindra. Ketua Bawaslu Kabupaten Bogor, Irvan Firmansyah menduga pose dua jari Anies sebagai tindakan yang menguntungkan salah satu calon dan melanggar pasal 547 UU Pemilu.

Di sisi lain, pose jari Menko Kemaritiman Luhut dan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani dianggap bukan pelanggaran pemilu. Ketua Bawaslu Abhan Misbah menyatakan pose jari menko kemaritiman dan menkeu bukan pelanggaran pemilu. Keputusan tersebut didapat setelah melakukan pembahasan dengan Bareskrim Mabes Polri, Kejaksaan, dan klarifikasi ke KPU.

Dalam permohonan gugatan, tim kuasa hukum juga masih melampirkan bukti-bukti pelanggaran TSM berupa salinan pemberitaan sejumlah berita online. Seperti dua kejadian tersebut di atas, yakni pose dua jari Anies masuk dalam bukti P-31 dan pose jari Luhut dalam bukti P-14.

Salah satu kuasa hukum gugatan MK Prabowo-Sandiaga, Denny Indrayana, ketika dikonfirmasi, Minggu (26/5/2019) menegaskan, pihaknya memang baru menyampaikan bukti-bukti awal kepada MK. Dalam waktu dekat ini kuasa hukum akan kembali menambah bukti lain untuk memperkuat laporan.

"Kemarin yang kami sampaikan adalah bukti-bukti awal. Insyaallah akan lebih kita lengkapi dan tambahkan," kata Denny Indrayana ketika dikonfirmasi.

[Beritasatu.com]

   
 
Bela Ustaz Abdul Somad, Siapa Sih Ustaz Yahya Waloni?
Sabtu, 24 Agustus 2019 - 08:25

Demi Hak Asasi, Warga Kalbar Desak Pemerintah Pulangkan Habib Rizieq Ke Tanah Air
Jumat, 23 Agustus 2019 - 14:25

Asyik, Jokowi Dapat Mobil Dinas Baru Harganya di Atas Rp8 Miliar
Jumat, 23 Agustus 2019 - 14:21

Temuan BPK Soal Sawit, Luhut: Ini Dosa 25 Tahun Lalu
Jumat, 23 Agustus 2019 - 14:15

UAS Sampaikan 4 Pesan Penting di Depan Ribuan Jamaah Cirebon
Jumat, 23 Agustus 2019 - 14:12

Pemprov Riau akan Suntik Modal ke BRK Rp300 Miliar
Jumat, 23 Agustus 2019 - 14:08

Konflik Di Papua Jadi Upaya Pihak Tertentu Menekan Jokowi?
Jumat, 23 Agustus 2019 - 14:05

Pengamat Militer: "Serangan Balik" Menhan Jadi Salah Satu Pemicu Kerusuhan Papua
Jumat, 23 Agustus 2019 - 14:04

Sekolah Dilarang Pungut Uang atau Sumbangan Pendidikan
Jumat, 23 Agustus 2019 - 13:58

Sat Narkoba Polres Inhu Musnahkan BB Narkotika
Jumat, 23 Agustus 2019 - 13:53

Pemkab Siak Gagas Forum Ekraf "Kito Siak"
Jumat, 23 Agustus 2019 - 13:36

Ada Jejak Harimau di Lahan Bekas Terbakar, Warga Pelalawan Waswas
Jumat, 23 Agustus 2019 - 09:28

Sebut MKA LAM Riau Monopoli Mulok BMR
IKAPI Minta Pemprov Riau Revisi Perda 5/2018 dan Pergub 45/2018
Jumat, 23 Agustus 2019 - 09:26

Ini Catatan Insinyur soal Ibu Kota Pindah ke Kalimantan
Jumat, 23 Agustus 2019 - 09:23

Akibat Karhutla, Pekanbaru dan Pelalawan Masih Berasap
Jumat, 23 Agustus 2019 - 09:21

Pengawas Orang Asing Dumai Temukan Pengajar Mesir Tanpa Dokumen Tinggal
Jumat, 23 Agustus 2019 - 09:19

RSUD Tengku Rafian Siak Manfaatkan Waktu Tunggu Pasien Lakukan Penyuluhan
Jumat, 23 Agustus 2019 - 09:01

Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Siak Taja Program Berbasis Inklusi Sosial
Jumat, 23 Agustus 2019 - 08:50

Fakultas MIPA Kesehatan Umri Gelar Seminar Nasional
Jumat, 23 Agustus 2019 - 08:42

Said Didu: Saat Pemimpin Dikelilingi Pemaki, Kehidupan Bangsa Bakal Tegang
Jumat, 23 Agustus 2019 - 08:25

Rocky Gerung: Masalah Mendasar Adil Dan Beradab, Bukan Slogan-Slogan Nasionalistik
Jumat, 23 Agustus 2019 - 08:14

Pekan Ini Harga TBS Kelapa Sawit Naik
Kamis, 22 Agustus 2019 - 14:57

Mobil Mungil Ayla Bakal Dibuat Versi Gantengnya
Kamis, 22 Agustus 2019 - 14:39

Kebakaran Hanguskan 456 Kios dan Ruko di Pasar Tembilahan
Kamis, 22 Agustus 2019 - 14:25

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com