Home
Besok Wiranto akan Bertemu Mantan Panglima GAM | Awas, Simpan Air Mineral di Mobil Bisa Picu Kebakaran | KPU Bengkalis Usulkan Rp50 Miliar untuk Anggaran Pilkada 2020 | Kasus Penyelewengan Dana Hibah Kembali Dibuka, Ini Kata Mantan Rektor UIR | Proses Perbaikan, Jembatan Siak II Pekanbaru akan Ditutup Sementara | BPK Usulkan Pembentukan Program Wajib Militer kepada Kementerian Pertahanan
Selasa, 18 Juni 2019
/ Politik / 09:53:55 / Pose Jari Luhut dan Sri Mulyani Masuk Pokok Gugatan Prabowo-Sandiaga /
Pose Jari Luhut dan Sri Mulyani Masuk Pokok Gugatan Prabowo-Sandiaga
Senin, 27 Mei 2019 - 09:53:55 WIB

RIAUTRUST.com - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mendaftarkan gugatan sengketa Pilpres 2019 ke Mahkamah Konstitusi (MK), Jumat malam (24/5/2019). Saat mendaftarkan gugatan, kuasa hukum Prabowo-Sandi melampirkan sebanyak 51 alat bukti.

Dalam Pokok Permohonan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden yang disaksikan Bawaslu, kuasa hukum Prabowo-Sandi kembali membeberkan sejumlah pelanggaran Pilpres 2019 yang dianggap terstruktur, sistemati, dan masif (TSM).

Ada sedikitnya lima poin yang diangkat dalam bentuk pelanggaran pemilu dan kecurangan masif, di antaranya penyalahgunaan APBN dan program kerja pemerintah, ketidaknetralan aparatur negara polisi dan intelijen, penyalahgunaan birokrasi dan BUMN, pembatasan kebebasan media dan pers, hingga diskriminasi perlakuan dan penyalahgunaan penegakkan hukum.

Dalam salinan Pokok Permohonan Gugatan Prabowo-Sandiaga yang disampaikan ke MK, kuasa hukum membeberkan ada diskriminasi perlakuan dan penyalahgunaan penegakkan hukum.

"Bahwa indikasi kuat pelanggaran dan kecurangan dalam Pilpres 2019 lainnya adalah adanya diskriminasi perlakuan dan penyalahgunaan penegakkan hukum yang bersifat tebang pilih ke pasangan calon 02 saja dan tumpul ke pasangan 01," tulis surat permohonan perselisihan hasil pemilu yang didapat, Ahad (26/5/2019).

Adapun bukti-bukti adanya diskriminasi perlakuan dan penyalahgunaan penegakkan hukum, seperti seperti pose dua jari Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan di acara Gerindra. Ketua Bawaslu Kabupaten Bogor, Irvan Firmansyah menduga pose dua jari Anies sebagai tindakan yang menguntungkan salah satu calon dan melanggar pasal 547 UU Pemilu.

Di sisi lain, pose jari Menko Kemaritiman Luhut dan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani dianggap bukan pelanggaran pemilu. Ketua Bawaslu Abhan Misbah menyatakan pose jari menko kemaritiman dan menkeu bukan pelanggaran pemilu. Keputusan tersebut didapat setelah melakukan pembahasan dengan Bareskrim Mabes Polri, Kejaksaan, dan klarifikasi ke KPU.

Dalam permohonan gugatan, tim kuasa hukum juga masih melampirkan bukti-bukti pelanggaran TSM berupa salinan pemberitaan sejumlah berita online. Seperti dua kejadian tersebut di atas, yakni pose dua jari Anies masuk dalam bukti P-31 dan pose jari Luhut dalam bukti P-14.

Salah satu kuasa hukum gugatan MK Prabowo-Sandiaga, Denny Indrayana, ketika dikonfirmasi, Minggu (26/5/2019) menegaskan, pihaknya memang baru menyampaikan bukti-bukti awal kepada MK. Dalam waktu dekat ini kuasa hukum akan kembali menambah bukti lain untuk memperkuat laporan.

"Kemarin yang kami sampaikan adalah bukti-bukti awal. Insyaallah akan lebih kita lengkapi dan tambahkan," kata Denny Indrayana ketika dikonfirmasi.

[Beritasatu.com]

   
 
Sidang MK Sepi Bukti Pendukung Prabowo Percaya Kepada Pemimpin
Sabtu, 15 Juni 2019 - 10:11

Mahfud MD Yakin Gugatan Prabowo-Sandi Akan Diterima MK
Sabtu, 15 Juni 2019 - 10:06

Fahri Hamzah: Kredibilitas KPU Hancur Di Sidang MK
Sabtu, 15 Juni 2019 - 10:03

Pertama di Indonesia, Pemkab Siak Kembangkan Teknologi Aero Hydro Culture
Sabtu, 15 Juni 2019 - 09:17

Warga Inhu Berharap Tak Ada Lagi Gajah Liar Masuk Perkebunan Warga
Sabtu, 15 Juni 2019 - 09:03

Akhir Pekan, Harga Cabai Masih Mahal di Pekanbaru
Sabtu, 15 Juni 2019 - 08:57

Jumlah Kasus DBD di Pekanbaru Meningkat
Sabtu, 15 Juni 2019 - 08:55

Jemaah Haji Asal Pekanbaru Berangkat Perdana 8 Juli
Sabtu, 15 Juni 2019 - 08:50

Penerimaan CPNS, Pemprov Riau akan Ajukan Kuota 10 Ribu lebih
Sabtu, 15 Juni 2019 - 08:42

Dilaksanakan Serentak, PPDB Tahun Ajaran 2019 Dilaksanakan 1 Hingga 4 Juli
Sabtu, 15 Juni 2019 - 08:39

Pemkab Siak Gelar Open House di Balai Datuk Empat Suku
Jumat, 14 Juni 2019 - 22:24

Dulu Pakai Benang, Kini Alat Spooring Dibekali Kamera
Kamis, 13 Juni 2019 - 09:05

Tak Ingin Ada Tunda Bayar, Wawako Minta OPD Kerjakan Program Prioritas
Kamis, 13 Juni 2019 - 08:47

Terkendala Hujan, Penggiringan Kawanan Gajah Liar di Inhu Tertunda
Kamis, 13 Juni 2019 - 08:44

Kemkominfo Buka Kemungkinan Kembali Batasi Media Sosial
Kamis, 13 Juni 2019 - 08:38

Juli, Calon Kepsek di Pekanbaru yang Lulus Seleksi akan Dilantik
Kamis, 13 Juni 2019 - 08:31

Lahan Pemprov Banyak Dikuasai Pihak Ketiga
Kamis, 13 Juni 2019 - 08:27

Ada Pejabat Gunakan Lebih Satu Mobdin
Kamis, 13 Juni 2019 - 08:23

Pemkab Siak Gesa Peluang Pariwisata Halal
Kamis, 13 Juni 2019 - 08:11

Korupsi Di Bapemaspemdes Inhu, 3 ASN Jadi Tersangka Belum Ditahan
Kamis, 13 Juni 2019 - 08:01

Peristiwa Menantu Pukul Mertua Berujung Damai
Kamis, 13 Juni 2019 - 07:56

LSM Topan: Masih Banyak Kades di Inhu Tak Transparan Kelola Dana Desa
Rabu, 12 Juni 2019 - 07:53

Duh Teganya, Mantu Aniaya Mertua
Rabu, 12 Juni 2019 - 07:47

Mobil Bekas Model Ini Banyak Dicari Usai Lebaran
Rabu, 12 Juni 2019 - 07:44

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com