Home
Besok Wiranto akan Bertemu Mantan Panglima GAM | Awas, Simpan Air Mineral di Mobil Bisa Picu Kebakaran | KPU Bengkalis Usulkan Rp50 Miliar untuk Anggaran Pilkada 2020 | Kasus Penyelewengan Dana Hibah Kembali Dibuka, Ini Kata Mantan Rektor UIR | Proses Perbaikan, Jembatan Siak II Pekanbaru akan Ditutup Sementara | BPK Usulkan Pembentukan Program Wajib Militer kepada Kementerian Pertahanan
Selasa, 18 Juni 2019
/ Peristiwa / 09:14:56 / Kivlan Zen Ditangkap dan Jadi Tersangka Kepemilikan Senjata Api /
Kivlan Zen Ditangkap dan Jadi Tersangka Kepemilikan Senjata Api
Kamis, 30 Mei 2019 - 09:14:56 WIB

JAKARTA - Mayjen Purnawirawan TNI Kivlan Zen ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka kasus kepemilikan senjata api, oleh penyidik Polda Metro Jaya, sejak Rabu (29/5) petang selepas menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri.

"Bapak Kivlan Zen ini semenjak sekitar sore tadi sekitar jam 16.00 dimulai pemeriksaannya oleh pihak penyidik Polda Metro Jaya, diawali sebenarnya dengan penangkapan ya," kata Koordinator kuasa hukum Kivlan Zen, Djudju Purwantoro, di Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (30/5) dini hari.

Pasalnya, lanjut Djudju, setelah Kivlan diperiksa di Bareskrim Polri pada saat yang bersamaan, beliau dinyatakan ditangkap dengan sangkaan UU darurat itu nomor 12 tahun 1951 oleh Polda Metro Jaya dengan status laporan tipe A.

"Jadi penyidik yang bikin laporan. Itu dikaitkan dengan persoalan apakah menyimpan maupun menggunakam senjata api tanpa hak. Ini kaitannya adalah karena adanya (keterangan) tersangka saudara Kurniawan atau Iwan dan kawan-kawan (lima lainnya) begitu tentang kepemilikan senjata api secara tidak sah," kata Djudju.

Djudju mengatakan satu dari enam orang yang dijadikan tersangka dalam kasus kepemilikan senjata api yang bernama Armi yang baru saja bekerja paruh waktu bersama dengan Kivlan Zen sebagai supir pribadi dan pemilik sekaligus koordinator perusahaan outsourcing petugas keamanan (Satpam) bagi Kivlan.

"Armi itu baru saja ikut bekerja paruh waktu bersama atau ikut pak Kivlan Zen itu baru sekitar tiga bulanan dan juga termasuk salah satu tersangka pemilik penggunaan senjata api tanpa atau secara tidak sah. Oleh sebab itu status pak Kivlan pada sore dan tengah malam ini juga sudah dinyatakan tersangka walaupun tidak secara langsung pak Kivlan itu memiliki atau menguasai senjata api karena pihak penyidik sudah melakukan pemeriksaan awal tentang kasus ini," kata Djudju.

Saat ini, tambah Djudju, pihak kuasa hukum meminta pemeriksaan ditunda agar Kivlan istirahat sejenak untuk dilanjutkan kembali pada jam kerja.

"Karena proses pemeriksaan beliau kalau sesuai UU sampai maksimum batas 24 jam. Oleh sebab itu, karena kondisi kesehatan beliau, kami minta dini hari ini dilakukan istirahat untuk kemudian besok pagi dilanjutkan kembali pemeriksaannya," ucap Djudju.

Mabes Polri sebelumnya telah menangkap enam orang yang diduga akan menjadi eksekutor pembunuhan empat tokoh nasional (dua menteri, pejabat BIN dan satu staf kepresidenan). Keenam tersangka itu berinisial HK, AZ, TJ, AD, IF dan AF. [Antara]

   
 
Sidang MK Sepi Bukti Pendukung Prabowo Percaya Kepada Pemimpin
Sabtu, 15 Juni 2019 - 10:11

Mahfud MD Yakin Gugatan Prabowo-Sandi Akan Diterima MK
Sabtu, 15 Juni 2019 - 10:06

Fahri Hamzah: Kredibilitas KPU Hancur Di Sidang MK
Sabtu, 15 Juni 2019 - 10:03

Pertama di Indonesia, Pemkab Siak Kembangkan Teknologi Aero Hydro Culture
Sabtu, 15 Juni 2019 - 09:17

Warga Inhu Berharap Tak Ada Lagi Gajah Liar Masuk Perkebunan Warga
Sabtu, 15 Juni 2019 - 09:03

Akhir Pekan, Harga Cabai Masih Mahal di Pekanbaru
Sabtu, 15 Juni 2019 - 08:57

Jumlah Kasus DBD di Pekanbaru Meningkat
Sabtu, 15 Juni 2019 - 08:55

Jemaah Haji Asal Pekanbaru Berangkat Perdana 8 Juli
Sabtu, 15 Juni 2019 - 08:50

Penerimaan CPNS, Pemprov Riau akan Ajukan Kuota 10 Ribu lebih
Sabtu, 15 Juni 2019 - 08:42

Dilaksanakan Serentak, PPDB Tahun Ajaran 2019 Dilaksanakan 1 Hingga 4 Juli
Sabtu, 15 Juni 2019 - 08:39

Pemkab Siak Gelar Open House di Balai Datuk Empat Suku
Jumat, 14 Juni 2019 - 22:24

Dulu Pakai Benang, Kini Alat Spooring Dibekali Kamera
Kamis, 13 Juni 2019 - 09:05

Tak Ingin Ada Tunda Bayar, Wawako Minta OPD Kerjakan Program Prioritas
Kamis, 13 Juni 2019 - 08:47

Terkendala Hujan, Penggiringan Kawanan Gajah Liar di Inhu Tertunda
Kamis, 13 Juni 2019 - 08:44

Kemkominfo Buka Kemungkinan Kembali Batasi Media Sosial
Kamis, 13 Juni 2019 - 08:38

Juli, Calon Kepsek di Pekanbaru yang Lulus Seleksi akan Dilantik
Kamis, 13 Juni 2019 - 08:31

Lahan Pemprov Banyak Dikuasai Pihak Ketiga
Kamis, 13 Juni 2019 - 08:27

Ada Pejabat Gunakan Lebih Satu Mobdin
Kamis, 13 Juni 2019 - 08:23

Pemkab Siak Gesa Peluang Pariwisata Halal
Kamis, 13 Juni 2019 - 08:11

Korupsi Di Bapemaspemdes Inhu, 3 ASN Jadi Tersangka Belum Ditahan
Kamis, 13 Juni 2019 - 08:01

Peristiwa Menantu Pukul Mertua Berujung Damai
Kamis, 13 Juni 2019 - 07:56

LSM Topan: Masih Banyak Kades di Inhu Tak Transparan Kelola Dana Desa
Rabu, 12 Juni 2019 - 07:53

Duh Teganya, Mantu Aniaya Mertua
Rabu, 12 Juni 2019 - 07:47

Mobil Bekas Model Ini Banyak Dicari Usai Lebaran
Rabu, 12 Juni 2019 - 07:44

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com