Home
Kabut Asap Makin Parah, Riau Tetapkan Status Darurat Pencemaran Udara | Asap di Riau Tak Berkurang, Gubri Minta Karhutla di Jambi dan Sumsel Juga Dipadamkan | Kualitas Udara di Pekanbaru Berbahaya, Jarak Pandang di Inhu dan Pelalawan 300 Meter | Hutan Lindung Bukit Betabuh Terbakar, Dinas Kehutanan Provinsi Riau Terkesan Diam | Gagal Lagi Naik Podium di Aragon, Rossi Merasa Jadi Pebalap Yamaha Paling Menderita | Tak Ada Sumber Air, Relawan Rumah Zakat Harus Gali Parit Padamkan Lahan Terbakar
Senin, 23 09 2019
/ Politik / 17:19:32 / Evaluasi Total, Bila Perlu Pengurus Golkar 80 Persen Anak Muda /
Evaluasi Total, Bila Perlu Pengurus Golkar 80 Persen Anak Muda
Kamis, 30 Mei 2019 - 17:19:32 WIB

JAKARTA - Partai Golkar didorong melakukan evaluasi pasca Pemilu serentak 2019. Pasalnya, perolehan kursi parlemen pusat partai berlambang pohon beringin yang dipimpin Airlangga Hartarto ini mengalami penurunan.

Berdasarkan rekapitulasi Pemilu 2019, Partai Golkar hanya berada di posisi ketiga dengan perolehan suara 17.229.789 atau 12,31 persen. Jika dikonversikan pada kursi Golkar meraih 85 kursi. Dengan demikian, Golkar kehilangan 6 kursi di DPR karena pada Pemilu 2014 Golkar bisa meraih 91 kursi DPR.

Politisi Partai Golkar, Ridwan Hisjam mengatakan diperlukan evaluasi total bagi Golkar. Evaluasi ini sangat penting untuk mengetahui penyebab kenapa Golkar kerap mengalami penurunan perolehan kursi di DPR setiap kali pemilu.

"Ini yang menurut saya harus dievaluasi. Kalau Munas (Musyawarah Nasional) bisa Oktober 2019," ujar Ridwan dalam acara Ngopi dan Sahur Bareng para aktivis, di Hotel Century Senayan, Jakarta, Kamis dinihari (30/5).

Ridwan menilai tidak tercapainya terget suara Golkar pada pesta demokrasi nasional lima tahunan kerena kurangnya persiapan dan kerja keras partainya. Kerja politik untuk memenangkan Golkar, kata dia, sebenarnya dibutuhkan waktu minimal lima tahun.

"Kerja politik itu sudah cukup lima tahun jika kita ingin Golkar menang Pemilu 2024," katanya.

Lebih lanjut, dia menambahkan perlu ada regenerasi di kepengurusan partai Golkar. Anak-anak muda harus diberi peluang untuk menata dan memperbaiki Golkar di masa mendatang. Menurut dia, jika anak-anak muda diberi kesempatan Golkar bisa menjadi pemenang Pemilu 2024.

"Kalau bisa 80 persen anak muda yang jadi pengurus. Karena anak muda ini kuat dan siap kerja. Gagasan-gagasannya juga bagus," katanya.

Sementara itu, pengamat politik dan hukum, Syamsuddin Radjab menilai tepat jika Golkar segera menggelar Munas sesuai jadwal pada Oktober nanti. Jika Munas digelar, kata dia, diperlukan banyak figur calon Ketua Umum untuk berkompetisi. Apalagi, figur calon pemimpinan di Golkar cukup banyak.

"Bukan hanya 2-3 orang, kalau perlu 20 juga boleh. Karena Golkar itu partai besar, artinya menghadirkan banyak calon, banyak figur sehingga alternatifnya banyak bagi pemilih. Dan saya kira satu periode 5 tahun ini Golkar dalam kondisi sangat terpojok ya, setiap tahun berantakan internalnya, setiap tahun pergantian ketua umum. Itu yang menyebabkan perolehan kursi Golkar 2019 ini sangat drastis turun. Di beberapa daerah malah Golkar enggak mendapat kursi," ucap Syamsuddin.

Lebih lanjut, Direktur Eksekutif Jenggala Center ini meminta agar Golkar lebih giat dan intensif melakukan pembenahan dalam rekrutmen. Menurutnya, sebagai partai besar dan pengalaman, Golkar mau tidak mau harus memperkuat kaderisasi karena dari proses perkaderan inilah Golkar nantinya akan menjadi partai matang dan diperhitungkan, bahkan bisa menjadi pemenang pemilu.

"Diantaranya soal bagaimana soal rekrutmen partai itu dibenahi. Jadi jangan tiba-tiba mau caleg, lalu kemudian direkrut untuk pencalonan jadi caleg atau jadi pengurus dan seterusnya. Partai politik itu harus mengkader dan kader inilah yang menjadi harapan partai politik kedepan, bukan caleg yang tiba-tiba dipungut di jalan hanya karena istri atau suaminya pejabat daerah. Nah itulah yang terjadi di banyak daerah, banyak caleg oplosan yang lolos ke parlemen," tuturnya.

Sementara kerja-kerja parlemen tidak berimbang dengan lolosnya sang calon karena ketiadaan kapasitas atau low capacity. Akibatnya, beberapa parpol mengalami penambahan kursi tapi secara kualitatif sangat turun, belum lagi soal dalam pembuatan rancangan undang-undang yang membutuhkan keahlian tertentu.

"Kedepan saya kira kualitas undang-undang produk DPR akan semakin jauh dari harapan publik". tandas Syamsuddin Radjab yang biasa disapa Ollenk menutup perbincangan dini hari sebelum sahur bareng. [Rmol]

   
 
Pacu Sampan Mini Pulau Sengkilo Kelayang, Semarak
Sabtu, 21 September 2019 - 10:28

Para Ibu: Riau Tak Aman Buat Bayi Kami!"
Sabtu, 21 September 2019 - 08:19

Alasan IMB Mau Dihapus, Menteri ATR: Paling Banyak Masalahnya
Sabtu, 21 September 2019 - 08:00

Olahraga Di Luar Ruangan Tidak Dianjurkan
Sabtu, 21 September 2019 - 07:45

Gerakan Mahasiswa 98 Bisa Berulang Kalau Jokowi Dan DPR Abaikan Kritik Publik
Sabtu, 21 September 2019 - 07:34

Mahasiswa Mulai Bergerak Karena Jokowi Ingkari Kehendak Rakyat
Sabtu, 21 September 2019 - 07:31

Pemerintah Jangan Tutup Mata, Kepastian Hukum Harus Dimulai Dari Negara
Sabtu, 21 September 2019 - 07:14

Restorasi Ribuan Dokumen Bersejarah Kerajaan, Dinas Perpustakaan Siak Gandeng ANRI
Sabtu, 21 September 2019 - 07:05

Etape II 80 Km Tourde Siak 2019
55 Peserta Siap Berlaga di Arena Rute Siak, Bunga Raya dan Jembatan Teluk Mesjid
Jumat, 20 September 2019 - 20:07

Viral, Temuan Ular Berkaki di Lokasi Karhutla Riau, Badannya Hangus Terbakar
Jumat, 20 September 2019 - 15:18

Polisi Siak Tangkap Oknum Wartawan Jadi Kurir 12 Kg Sabu dan Puluhan Ribu Butir Ekstasi
Jumat, 20 September 2019 - 15:16

Sehari, Dua Karlahut Terjadi di Kelayang Inhu
Jumat, 20 September 2019 - 15:08

Mahasiswa Turun Ke Jalan, Pengamat: Bagus, Kesadaran Dan Kritis Sudah Mulai Muncul
Jumat, 20 September 2019 - 14:36

Dampak Kabut Asap Riau, Sejumlah Bandara Di Sumut Ditutup Sementara
Jumat, 20 September 2019 - 10:22

BMKG Deteksi 1.362 Hotspot di Sumatera, 151 di Riau
Jumat, 20 September 2019 - 10:16

Cuaca Hari Ini Cerah Berawan, Jarak Pandang Menurun
Jumat, 20 September 2019 - 10:15

Di Mana Nabi Adam Dimakamkan?
Jumat, 20 September 2019 - 08:57

Karhutla Riau Telan Kerugian Rp50 triliun
Jumat, 20 September 2019 - 08:32

Bunda Literasi Ajak Budayakan Membaca Untuk Masyarakat Siak Yang Cerdas
Jumat, 20 September 2019 - 08:22

Karlahut Tanjung Beludu Kelayang Capai 20 Hektar
Jumat, 20 September 2019 - 08:15

Dua Mobil Dinas yang Dikuasai Oknum Mantan Anggota DPRD Pekanbaru Berada di Luar Riau
Jumat, 20 September 2019 - 08:13

WWF Sebut Para Cukong Biayai Pembakaran Hutan
Jumat, 20 September 2019 - 08:09

IWO dan Laskar Macan Asia Inhu Bagikan Masker di Airmolek
Jumat, 20 September 2019 - 07:57

Soal Tokoh Partai, Cuma PKS Yang Bisa Saingi Golkar
Jumat, 20 September 2019 - 07:31

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com