Home
Wasekjen Demokrat: AHY Tepat Jadi Ketum Penerus SBY | Menhan Minta Kasus Kivlan Zen Dan Soenarko Dipertimbangkan | Deddy Corbuzier Kabarnya Batal Ucap Kalimat Syahadat di Hitam Putih | Ulama Aceh Haramkan Permainan PUBG | Harga TBS Sawit Riau Turun Lagi | BW Pergoki Tim Hukum KPU yang Foto Barang Bukti Kubu Prabowo
Rabu, 19 Juni 2019
/ Politik / 17:19:32 / Evaluasi Total, Bila Perlu Pengurus Golkar 80 Persen Anak Muda /
Evaluasi Total, Bila Perlu Pengurus Golkar 80 Persen Anak Muda
Kamis, 30 Mei 2019 - 17:19:32 WIB

JAKARTA - Partai Golkar didorong melakukan evaluasi pasca Pemilu serentak 2019. Pasalnya, perolehan kursi parlemen pusat partai berlambang pohon beringin yang dipimpin Airlangga Hartarto ini mengalami penurunan.

Berdasarkan rekapitulasi Pemilu 2019, Partai Golkar hanya berada di posisi ketiga dengan perolehan suara 17.229.789 atau 12,31 persen. Jika dikonversikan pada kursi Golkar meraih 85 kursi. Dengan demikian, Golkar kehilangan 6 kursi di DPR karena pada Pemilu 2014 Golkar bisa meraih 91 kursi DPR.

Politisi Partai Golkar, Ridwan Hisjam mengatakan diperlukan evaluasi total bagi Golkar. Evaluasi ini sangat penting untuk mengetahui penyebab kenapa Golkar kerap mengalami penurunan perolehan kursi di DPR setiap kali pemilu.

"Ini yang menurut saya harus dievaluasi. Kalau Munas (Musyawarah Nasional) bisa Oktober 2019," ujar Ridwan dalam acara Ngopi dan Sahur Bareng para aktivis, di Hotel Century Senayan, Jakarta, Kamis dinihari (30/5).

Ridwan menilai tidak tercapainya terget suara Golkar pada pesta demokrasi nasional lima tahunan kerena kurangnya persiapan dan kerja keras partainya. Kerja politik untuk memenangkan Golkar, kata dia, sebenarnya dibutuhkan waktu minimal lima tahun.

"Kerja politik itu sudah cukup lima tahun jika kita ingin Golkar menang Pemilu 2024," katanya.

Lebih lanjut, dia menambahkan perlu ada regenerasi di kepengurusan partai Golkar. Anak-anak muda harus diberi peluang untuk menata dan memperbaiki Golkar di masa mendatang. Menurut dia, jika anak-anak muda diberi kesempatan Golkar bisa menjadi pemenang Pemilu 2024.

"Kalau bisa 80 persen anak muda yang jadi pengurus. Karena anak muda ini kuat dan siap kerja. Gagasan-gagasannya juga bagus," katanya.

Sementara itu, pengamat politik dan hukum, Syamsuddin Radjab menilai tepat jika Golkar segera menggelar Munas sesuai jadwal pada Oktober nanti. Jika Munas digelar, kata dia, diperlukan banyak figur calon Ketua Umum untuk berkompetisi. Apalagi, figur calon pemimpinan di Golkar cukup banyak.

"Bukan hanya 2-3 orang, kalau perlu 20 juga boleh. Karena Golkar itu partai besar, artinya menghadirkan banyak calon, banyak figur sehingga alternatifnya banyak bagi pemilih. Dan saya kira satu periode 5 tahun ini Golkar dalam kondisi sangat terpojok ya, setiap tahun berantakan internalnya, setiap tahun pergantian ketua umum. Itu yang menyebabkan perolehan kursi Golkar 2019 ini sangat drastis turun. Di beberapa daerah malah Golkar enggak mendapat kursi," ucap Syamsuddin.

Lebih lanjut, Direktur Eksekutif Jenggala Center ini meminta agar Golkar lebih giat dan intensif melakukan pembenahan dalam rekrutmen. Menurutnya, sebagai partai besar dan pengalaman, Golkar mau tidak mau harus memperkuat kaderisasi karena dari proses perkaderan inilah Golkar nantinya akan menjadi partai matang dan diperhitungkan, bahkan bisa menjadi pemenang pemilu.

"Diantaranya soal bagaimana soal rekrutmen partai itu dibenahi. Jadi jangan tiba-tiba mau caleg, lalu kemudian direkrut untuk pencalonan jadi caleg atau jadi pengurus dan seterusnya. Partai politik itu harus mengkader dan kader inilah yang menjadi harapan partai politik kedepan, bukan caleg yang tiba-tiba dipungut di jalan hanya karena istri atau suaminya pejabat daerah. Nah itulah yang terjadi di banyak daerah, banyak caleg oplosan yang lolos ke parlemen," tuturnya.

Sementara kerja-kerja parlemen tidak berimbang dengan lolosnya sang calon karena ketiadaan kapasitas atau low capacity. Akibatnya, beberapa parpol mengalami penambahan kursi tapi secara kualitatif sangat turun, belum lagi soal dalam pembuatan rancangan undang-undang yang membutuhkan keahlian tertentu.

"Kedepan saya kira kualitas undang-undang produk DPR akan semakin jauh dari harapan publik". tandas Syamsuddin Radjab yang biasa disapa Ollenk menutup perbincangan dini hari sebelum sahur bareng. [Rmol]

   
 
LSM Temukan Dugaan Perbuatan Asusila Imigran Afganistan
Selasa, 18 Juni 2019 - 17:36

PUPR Kerahkan Pasukan Kuning Buka Saluran Air Penyebab Banjir Pekanbaru
Selasa, 18 Juni 2019 - 17:32

Trase Tol Padangpariaman-Pekanbaru Kembali Diubah, Begini Penjelasannya
Selasa, 18 Juni 2019 - 17:29

Banjir Makan Korban Jiwa, Dedet Sebut Pemko Pekanbaru Tak Maksimal
Selasa, 18 Juni 2019 - 17:22

Pembangunan Pelabuhan Bagansiapiapi Diduga Salahi Aturan
Selasa, 18 Juni 2019 - 17:20

Atasi Banjir Pekanbaru, Firdaus Butuh Bantuan Pemprov dan Pemkab Kampar
Selasa, 18 Juni 2019 - 17:16

Demo Sidang MK, Hehamahua: Anak Perusahaan BUMN adalah BUMN
Selasa, 18 Juni 2019 - 17:00

Wacana Naik Pesawat ke Jakarta Via Negeri Jiran Tunggu Izin Menko Perekonomian
Selasa, 18 Juni 2019 - 16:54

Riau Miliki 24 Desa Wisata Miliki Karakteristik Khusus
Selasa, 18 Juni 2019 - 16:51

Festival Bakar Tongkang Diprediksi Dongkrak Angka Wisatawan
Selasa, 18 Juni 2019 - 16:47

Sidang Pilpres Kembali Digelar Hari Ini, 4 Kontainer Bukti Pamungkas Prabowo Tiba di MK
Selasa, 18 Juni 2019 - 09:21

Sayuran Ini Ternyata Bisa Obati Kanker dan Diabetes
Selasa, 18 Juni 2019 - 09:18

Menteri PUPR Pastikan Tol Padang-Pekanbaru Dibangun dan Ikuti Usulan Pemprov Sumbar
Selasa, 18 Juni 2019 - 09:15

Walikota Pekanbaru Bantah Mutasi Bulan Ini, Tapi Jelang Akhir Tahun
Selasa, 18 Juni 2019 - 08:59

Yusril Ihza Minta MK Tolak Permohonan Tim Hukum Prabowo-Sandi
Selasa, 18 Juni 2019 - 08:56

Wali Kota London Sebut Trump Sebagai Contoh Orang Rasis
Selasa, 18 Juni 2019 - 08:52

Morsi Meninggal Dunia, Ini Reaksi Dunia
Selasa, 18 Juni 2019 - 08:52

Ketua PGRI Riau Syahril Meninggal Dunia, Disdik Riau Turut Berduka
Selasa, 18 Juni 2019 - 08:48

Pemko Pekanbaru akan Normalisasi Sungai Bintungan
Selasa, 18 Juni 2019 - 08:45

Tak Bayar Uang Sewa, Penghuni Rusunawa Yos Sudarso Terancam Diusir
Selasa, 18 Juni 2019 - 08:32

Besok Wiranto akan Bertemu Mantan Panglima GAM
Senin, 17 Juni 2019 - 17:47

Awas, Simpan Air Mineral di Mobil Bisa Picu Kebakaran
Senin, 17 Juni 2019 - 17:40

KPU Bengkalis Usulkan Rp50 Miliar untuk Anggaran Pilkada 2020
Senin, 17 Juni 2019 - 17:16

Kasus Penyelewengan Dana Hibah Kembali Dibuka, Ini Kata Mantan Rektor UIR
Senin, 17 Juni 2019 - 17:11

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com