Home
Besok Wiranto akan Bertemu Mantan Panglima GAM | Awas, Simpan Air Mineral di Mobil Bisa Picu Kebakaran | KPU Bengkalis Usulkan Rp50 Miliar untuk Anggaran Pilkada 2020 | Kasus Penyelewengan Dana Hibah Kembali Dibuka, Ini Kata Mantan Rektor UIR | Proses Perbaikan, Jembatan Siak II Pekanbaru akan Ditutup Sementara | BPK Usulkan Pembentukan Program Wajib Militer kepada Kementerian Pertahanan
Selasa, 18 Juni 2019
/ Nasional / 09:00:39 / BPN: Kalau Demokrat Mau Keluar, Silakan /
BPN: Kalau Demokrat Mau Keluar, Silakan
Senin, 10 Juni 2019 - 09:00:39 WIB

JAKARTA - Juru Bicara (Jubir) Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Andre Rosiade, merespons pernyataan Wakil Sekjen Partai Demokrat Rachland Nashidik yang mengimbau agar calon presiden (Capres) Prabowo Subianto membubarkan koalisi partai yang mendukungnya. Andre pun mempersilakan Demokrat untuk keluar dari koalisi Indonesia Adil Makmur.

"Itu haknya Demokrat, kami tidak ingin mencampuri, tidak ingin ikut campur, monggo silakan, itu haknya Demokrat, kalau Demokrat ingin gabung dengan Pak Jokowi silakan, Demokrat mau keluar silakan," kata Andre saat dihubungi Republika, Ahad (9/6/2019).

Kendati demikian, ia juga mempersilakan partai berlambang mercy itu jika dirasa masih tetap bergabung di koalisi Indonesia Adil Makmur. Ia berpesan jika ingin keluar Demokrat harus pamit secara baik-baik.

"Kalau mau keluar pamit aja baik-baik cepetan, kalau mau masih tetap di dalam tolong jangan bikin pernyataan yang merongrong, bikin repot orang semua gitu lho," ujarnya.

Ia pun meminta agar kader Demokrat tidak membuat pernyataan yang gaduh serta tidak tertib. Ia juga meminta agar Partai Demokrat tidak terus menerus menyalahkan Prabowo dan Sandiaga di media sosial.

"Kalau mau keluar, keluar aja nggak ada masalah, tapi kalau mau bertahan tolong hormati etika berkoalisi, jangan bikin gaduh di dalam," tegasnya.

Sebelumnya Wasekjen Partai Demokrat Rachland Nashidik dalam cicitan di akun Twitter resminya @RachlanNashidik mengatakan bahwa Pemilu 2019 telah usai. Karena itu, dirinya mengusulkan agar calon presiden (capres) Prabowo Subianto membubarkan koalisi partai pendukungnya.

"Pak @prabowo, Pemilu sudah usai. Gugatan ke MK adalah gugatan pasangan Capres. Tak melibatkan peran Partai. Saya usul, Anda segera bubarkan Koalisi dalam pertemuan resmi yang terakhir. Andalah pemimpin koalisi, yang mengajak bergabung. Datang tampak muka, pulang tampak punggung," kata Rachland dalam cicitannya yang telah dikonfirmasi Republika.co.id, Ahad (9/6/2019).

Sementara itu anjuran yang sama juga ia sampaikan ke koalisi partai pendukung capres Joko Widodo (Jokowi). Menurutnya mempertahankan koalisi sama saja dengan mempertahankan perkubuan di akar rumput.

"Artinya mengawetkan permusuhan dan memelihara potensi benturan dalam masyarakat. Para pemimpin harus mengutamakan keselamatan bangsa," tulisnya.

Ia menganggap siapa pun nanti yang menjadi Presiden terpilih pascaputusan Mahkamah Konstitusi (MK), maka presiden terpilih dipersilakan memilih sendiri para pembantunya di kabinet. Ia menilai dalam sistem presidensial, kenangan partai mana yang setia dan berguna bagi direksi politik Presiden terpilih, maka tidak ada lagi sebab koalisi sudah bubar.

"Sekali lagi, Pak @jokowi dan Pak @prabowo, bertindaklah benar. Dalam situasi ini, perhatian utama perlu diberikan pada upaya menurunkan tensi politik darah tinggi di akar rumput. Membubarkan koalisi lebih cepat adalah resep yang patut dicoba. Gugatan di MK tak perlu peran partai," cicitnya.

[Republika.co.id]

   
 
Sidang MK Sepi Bukti Pendukung Prabowo Percaya Kepada Pemimpin
Sabtu, 15 Juni 2019 - 10:11

Mahfud MD Yakin Gugatan Prabowo-Sandi Akan Diterima MK
Sabtu, 15 Juni 2019 - 10:06

Fahri Hamzah: Kredibilitas KPU Hancur Di Sidang MK
Sabtu, 15 Juni 2019 - 10:03

Pertama di Indonesia, Pemkab Siak Kembangkan Teknologi Aero Hydro Culture
Sabtu, 15 Juni 2019 - 09:17

Warga Inhu Berharap Tak Ada Lagi Gajah Liar Masuk Perkebunan Warga
Sabtu, 15 Juni 2019 - 09:03

Akhir Pekan, Harga Cabai Masih Mahal di Pekanbaru
Sabtu, 15 Juni 2019 - 08:57

Jumlah Kasus DBD di Pekanbaru Meningkat
Sabtu, 15 Juni 2019 - 08:55

Jemaah Haji Asal Pekanbaru Berangkat Perdana 8 Juli
Sabtu, 15 Juni 2019 - 08:50

Penerimaan CPNS, Pemprov Riau akan Ajukan Kuota 10 Ribu lebih
Sabtu, 15 Juni 2019 - 08:42

Dilaksanakan Serentak, PPDB Tahun Ajaran 2019 Dilaksanakan 1 Hingga 4 Juli
Sabtu, 15 Juni 2019 - 08:39

Pemkab Siak Gelar Open House di Balai Datuk Empat Suku
Jumat, 14 Juni 2019 - 22:24

Dulu Pakai Benang, Kini Alat Spooring Dibekali Kamera
Kamis, 13 Juni 2019 - 09:05

Tak Ingin Ada Tunda Bayar, Wawako Minta OPD Kerjakan Program Prioritas
Kamis, 13 Juni 2019 - 08:47

Terkendala Hujan, Penggiringan Kawanan Gajah Liar di Inhu Tertunda
Kamis, 13 Juni 2019 - 08:44

Kemkominfo Buka Kemungkinan Kembali Batasi Media Sosial
Kamis, 13 Juni 2019 - 08:38

Juli, Calon Kepsek di Pekanbaru yang Lulus Seleksi akan Dilantik
Kamis, 13 Juni 2019 - 08:31

Lahan Pemprov Banyak Dikuasai Pihak Ketiga
Kamis, 13 Juni 2019 - 08:27

Ada Pejabat Gunakan Lebih Satu Mobdin
Kamis, 13 Juni 2019 - 08:23

Pemkab Siak Gesa Peluang Pariwisata Halal
Kamis, 13 Juni 2019 - 08:11

Korupsi Di Bapemaspemdes Inhu, 3 ASN Jadi Tersangka Belum Ditahan
Kamis, 13 Juni 2019 - 08:01

Peristiwa Menantu Pukul Mertua Berujung Damai
Kamis, 13 Juni 2019 - 07:56

LSM Topan: Masih Banyak Kades di Inhu Tak Transparan Kelola Dana Desa
Rabu, 12 Juni 2019 - 07:53

Duh Teganya, Mantu Aniaya Mertua
Rabu, 12 Juni 2019 - 07:47

Mobil Bekas Model Ini Banyak Dicari Usai Lebaran
Rabu, 12 Juni 2019 - 07:44

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com