Home
Waspada, Riau akan Diguyur Hujan Lebat | Untung Vs Rugi Punya Mr P Besar dan Panjang, Ini Penjelasan Ahli | Berada di Puncak Ketenaran, Waria Ini Putuskan Jadi Pria Tulen setelah Mimpi Ditabrak Truk | Ketua Projo Ingin Jadi Wamenhan Ketimbang Wamendes | Rocky Gerung Juga Tak Paham Pancasila | Pertama Dalam Sejarah, Muhammad Masuk Daftar 10 Nama Bayi Paling Populer di Amerika Serikat
Senin, 09 Desember 2019
/ Nasional / 07:38:57 / Gatot Nurmantyo: Tidak Ada Kamusnya TNI Makar /
Gatot Nurmantyo: Tidak Ada Kamusnya TNI Makar
Rabu, 12 Juni 2019 - 07:38:57 WIB

JAKARTA – Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo menegaskan tuduhan yang dialamatkan kepada sejumlah purnawirawan TNI sebagai dalang kasus makar pada kerusuhan 21-22 Mei di Jakarta, merupakan tuduhan yang sangat menyakitkan bagi para purnawirawan.

Untuk itu, beberapa purnawirawan TNI hadir menemui Presiden Joko Widodo di Istana untuk mengklarifikasi tuduhan yang kepada beberapa purnawirawan TNI yang ditetapkan menjadi tersangka kasus makar.

Menurut Gatot, bagi masyarakat awam tuduhan makar mungkin dianggap biasa. Tapi bagi para purnawirawan TNI yang sudah mengabdikan jiwa raganya untuk bangsa dan negara, tuduhan makar itu sangat menyakitkan.

"Sama aja dikatakan pengkhianat. Lebih baik dikatakan kamu maling, itu enggak usah ke Presiden. Tapi begitu dikatakan makar, saya dikatakan sebagai ksatria kok (makar) habis sudah semuanya perjuangan selama ini," kata Gatot di tvOne, Selasa malam, 11 Juni 2019.

Gatot tahu persis para seniornya di TNI, yang belakangan jadi tersangka makar punya dedikasi tinggi, sebagian besar hidupnya disumbangkan untuk negara. "Tiba-tiba hanya gara-gara komunikasi dikatakan makar. Bagi seorang patriot ini sangat menyakitkan karena mengkhianati negara," imbuhnya.

Dalam situasi seperti ini, Gatot mengajak semua pihak mengedepankan cara-cara persatuan dan komunikasi publik yang menyejukan. Tidak mendiskreditkan satu institusi tertentu, apalagi dikaitkan dengan kasus makar yang ancaman hukumannya bisa sampai hukuman mati.

"Enggak ada dalam kamusnya TNI itu makar, enggak ada. Kalau mau makar, wong dia senjata lengkap, terlatih, tapi itu enggak ada. Maka, dalam konteks ini jangan sampai opini publik ini menuduh bahwa purnawirawan TNI lah ini menjadi dalang kemudian yang nembak-nembakin," ujar Gatot.

Seperti diketahui, tiga mantan pejabat tinggi TNI dan Polri tersangkut kasus makar atau tindakan melawan negara. Mereka adalah Eks Kepala Staf Kostrad Kivlan Zen, Eks Danjen Kopassus Soenarko dan Eks Kapolda Metro Jaya Sofyan Jacob.[VIVA]

   
 
Polisi Tahan Jafar Shodiq Tersangka Penghinaan Maruf Amin
Jumat, 06 Desember 2019 - 15:26

KPK Periksa 11 Saksi Dalam Kasus Korupsi Proyek Jembatan Bangkinang
Jumat, 06 Desember 2019 - 15:15

Akibat Kurang Gizi, 1.170 Balita di Meranti Alami Stunting
Jumat, 06 Desember 2019 - 15:07

Makan Nasi Bersamaan dengan Telur, Ternyata Bahayakan Kesehatan!
Jumat, 06 Desember 2019 - 14:56

Kasus Suap Pembangunan Jalan di Bengkalis, KPK Periksa Dirut PT Darmali Jaya Lestari
Jumat, 06 Desember 2019 - 14:53

14 Desember Ujian CAT Panwascam, Bawaslu Pelalawan Cek Persiapan
Jumat, 06 Desember 2019 - 14:49

Viral Bahaya Injak Kecoa Bikin Cacing Masuk ke Kulit, Ini Faktanya
Jumat, 06 Desember 2019 - 14:47

Penyebab dan Bahayanya Serangan Tawon Endhas yang Teror Warga
Jumat, 06 Desember 2019 - 09:10

Bercerai, UAS: Allah Berkuasa Atas Semua Takdir Manusia
Jumat, 06 Desember 2019 - 08:57

Sejumlah Tokoh Minta PMA Majelis Taklim Dicabut
Jumat, 06 Desember 2019 - 08:46

Perbaikan Fasilitas Stadion Utama Riau Butuh Anggaran Fantastis
Jumat, 06 Desember 2019 - 08:38

Pilkades Serentak 2019 di Kelayang dan Rakitkulim Berjalan Lancar dan Aman
Jumat, 06 Desember 2019 - 08:34

DPRD Pekanbaru Siap Bersinergi dengan Pemprov Riau Membenahi Stadion Utama
Jumat, 06 Desember 2019 - 08:31

KPK: Hati-hati Dengan Investasi Perusahaan China
Jumat, 06 Desember 2019 - 08:29

Karmin Kalahkan 3 Rivalnya Dalam Pilkades Serentak Desa Perkebunan Sungai Parit
Jumat, 06 Desember 2019 - 08:08

Pertamina Sebut Gas 3Kg Langka Akibat Penyaluran Tak Tepat Sasaran
Jumat, 06 Desember 2019 - 08:06

Kabur Setelah Sodomi 7 Muridnya, Guru Honor di Peranap Ditangkap di Kepri
Jumat, 06 Desember 2019 - 07:58

Gerhana Matahari Cincin Paling Ideal Disaksikan di Desa Bunsur, Siak
Kamis, 05 Desember 2019 - 21:05

DPRD Riau Bantah Dana Hibah Tak Dianggarkan karena Salah Banggar
Kamis, 05 Desember 2019 - 21:01

Ichsanuddin Noorsy: Sri Mulyani Sedang Ajak Rakyat Menikmati Ketersesatan
Kamis, 05 Desember 2019 - 20:19

Sepanjang Tahun 2019, 540 Kendaraan Menunggak Pajak
Kamis, 05 Desember 2019 - 20:13

Harga CPO Sentuh Level Overbought
Kamis, 05 Desember 2019 - 20:10

Soal Habib Rizieq Shihab, Jokowi Diminta Tiru Megawati
Kamis, 05 Desember 2019 - 20:05

Dana Hibah Rumah Ibadah di APBD Riau 2020 Dicoret?
Kamis, 05 Desember 2019 - 14:21

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com