Home
Masyarakat Indonesia Mulai Mencari Kopi Luar Negeri | Roro Dumai-Melaka Gali Potensi Lokal | Ini Harapan Gubri Atas Pembangunan Universitas Anak Yatim ASEAN | SK Pengangkatan PPPK Belum Turun | Ibu Kota Pindah, Nasib Istana di Jakarta Seperti Apa? | Anggaran Pilkada 2020 Harus Disahkan Paling Lambat Desember
Minggu, 25 08 2019
/ Peristiwa / 08:01:14 / Korupsi Di Bapemaspemdes Inhu, 3 ASN Jadi Tersangka Belum Ditahan /
Korupsi Di Bapemaspemdes Inhu, 3 ASN Jadi Tersangka Belum Ditahan
Kamis, 13 Juni 2019 - 08:01:14 WIB
Foto, Tim BPKP Riau verifikasi tandatangan pendamping yang dipalsukan pihak Bapemaspemdes
TERKAIT:

RENGAT - Kasus Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) di Kabupaten Inhu pada tahun 2013-2014 silam diketahui merugikan negara hingga Rp 1,8 Miliar.

Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (Bapemaspemdas) Kabupaten Inhu di tahun 2013 hingga 2014 silam, tersangkut korupsi yang diketahui merugikan negara hingga Rp 1,8 milyar. Berkas penyelidikan terhadap tiga tersangka dinyatakan lengkap dan masuk dalam tahap P-21.

Kasi Intel Kejari Inhu Bambang Dwi Syahputra kepada wartawan mengatakan bahwa untuk kasus korupsi Bapemaspemdes 2013 penyidik (Polri) menetapkan tiga orang jadi tersangka yakni, Kepala Bapemaspemdes Suratman, Bendahara pengeluaran Syaiful Anwar dan Pejabat Pembuat Teknis Kegiatan Bariono.

"Berkas sudah masuk dalam tahap P-21 namun belum diserahkan kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU),"kata Bambang kepada wartawan, Rabu (12/6/19).

Saat ditanya lebih lanjut mengapa 3 tersangka kasus korupsi yang telah merugikan negara tidak ditahan ia menjawab, bahwa hal tersebut ada pada kewenangan penyidik. "Itu kewenangan penyidik," jelasnya.

Informasi yang berhasil dirangkum bahwa para pelaku tipikor ini mengambil keuntungan dengan modus mengambil honorarium Pegawai Honorer/Pegawai Tidak Tetap (Non PNS) Kabupaten Inhu Pendamping Desa (PD) dalam kegiatan Monitoring Evaluasi dan Pelaporan (PPLEP) UED-SP Kabupaten Inhu sebanyak 30 orang sejak tahun 2013-2014 silam, masing-masing tenaga honorer menerima Rp 18 juta per tahunnya, namun honor tersebut tidak diserahkan kepada pendamping dengan memalsukan tandatangan hingga akhirnya Kepolisian Polres Inhu melakukan penyelidikan hingga ditetapkan 3 orang menjadi tersangka.

Untuk diketahui bahwa ketiga tersangka tersebut saat ini belum ditahan oleh penyidik polres Inhu, bahkan salah satu tersangka masih menjabat di Pemda Inhu. [ASH]


   
 
Demi Hak Asasi, Warga Kalbar Desak Pemerintah Pulangkan Habib Rizieq Ke Tanah Air
Jumat, 23 Agustus 2019 - 14:25

Asyik, Jokowi Dapat Mobil Dinas Baru Harganya di Atas Rp8 Miliar
Jumat, 23 Agustus 2019 - 14:21

Temuan BPK Soal Sawit, Luhut: Ini Dosa 25 Tahun Lalu
Jumat, 23 Agustus 2019 - 14:15

UAS Sampaikan 4 Pesan Penting di Depan Ribuan Jamaah Cirebon
Jumat, 23 Agustus 2019 - 14:12

Pemprov Riau akan Suntik Modal ke BRK Rp300 Miliar
Jumat, 23 Agustus 2019 - 14:08

Konflik Di Papua Jadi Upaya Pihak Tertentu Menekan Jokowi?
Jumat, 23 Agustus 2019 - 14:05

Pengamat Militer: "Serangan Balik" Menhan Jadi Salah Satu Pemicu Kerusuhan Papua
Jumat, 23 Agustus 2019 - 14:04

Sekolah Dilarang Pungut Uang atau Sumbangan Pendidikan
Jumat, 23 Agustus 2019 - 13:58

Sat Narkoba Polres Inhu Musnahkan BB Narkotika
Jumat, 23 Agustus 2019 - 13:53

Pemkab Siak Gagas Forum Ekraf "Kito Siak"
Jumat, 23 Agustus 2019 - 13:36

Ada Jejak Harimau di Lahan Bekas Terbakar, Warga Pelalawan Waswas
Jumat, 23 Agustus 2019 - 09:28

Sebut MKA LAM Riau Monopoli Mulok BMR
IKAPI Minta Pemprov Riau Revisi Perda 5/2018 dan Pergub 45/2018
Jumat, 23 Agustus 2019 - 09:26

Ini Catatan Insinyur soal Ibu Kota Pindah ke Kalimantan
Jumat, 23 Agustus 2019 - 09:23

Akibat Karhutla, Pekanbaru dan Pelalawan Masih Berasap
Jumat, 23 Agustus 2019 - 09:21

Pengawas Orang Asing Dumai Temukan Pengajar Mesir Tanpa Dokumen Tinggal
Jumat, 23 Agustus 2019 - 09:19

RSUD Tengku Rafian Siak Manfaatkan Waktu Tunggu Pasien Lakukan Penyuluhan
Jumat, 23 Agustus 2019 - 09:01

Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Siak Taja Program Berbasis Inklusi Sosial
Jumat, 23 Agustus 2019 - 08:50

Fakultas MIPA Kesehatan Umri Gelar Seminar Nasional
Jumat, 23 Agustus 2019 - 08:42

Said Didu: Saat Pemimpin Dikelilingi Pemaki, Kehidupan Bangsa Bakal Tegang
Jumat, 23 Agustus 2019 - 08:25

Rocky Gerung: Masalah Mendasar Adil Dan Beradab, Bukan Slogan-Slogan Nasionalistik
Jumat, 23 Agustus 2019 - 08:14

Pekan Ini Harga TBS Kelapa Sawit Naik
Kamis, 22 Agustus 2019 - 14:57

Mobil Mungil Ayla Bakal Dibuat Versi Gantengnya
Kamis, 22 Agustus 2019 - 14:39

Kebakaran Hanguskan 456 Kios dan Ruko di Pasar Tembilahan
Kamis, 22 Agustus 2019 - 14:25

Please, Jangan Bermain-main Dengan Isu Ustad Abdul Somad
Kamis, 22 Agustus 2019 - 14:07

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com