Home
Soal LAMR Mau Kelola Blok Rokan, Ini Kata Pemprov Riau | DPRD Riau Minta Seleksi 4 Pejabat BRK Transparan | Dua Lagu Penyanyi Asal Pekanbaru Jadi Soundtrack Film Ajari Aku Islam | Gagasan Baru Di Pemerintahan Jokowi-Maruf Akan Sulit Jika Masih Ada Luhut Panjaitan | Sehari Jelang Pelantikan, PB HMI Keluarkan 9 Maklumat Untuk Presiden Jokowi | Refrizal: Pengamanan Berlebihan, Bukannya Bapak Presiden Pilihan Mayoritas Rakyat?
Minggu, 20 Oktober 2019
/ Nasional / 14:47:39 / Fadli Zon: Beban Menteri Jokowi Di Periode Kedua Lebih Berat /
Fadli Zon: Beban Menteri Jokowi Di Periode Kedua Lebih Berat
Rabu, 10 Juli 2019 - 14:47:39 WIB

JAKARTA - Tugas dan tanggung jawab seorang menteri pada periode kedua pemerintah Presiden Joko Widodo dinilai akan lebih berat karena harus menanggung beban janji-janji Jokowi di periode pertama.

Demikian disampaikan Wakil Ketua DPR RI yang juga Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Fadli Zon dalam diskusi di salah satu stasiun televisi swasta, Selasa malam (9/7).

Menurut Fadli, amanah yang digenggam seorang menteri di periode kedua Jokowi akan menanggung beban untuk membereskan persoalan di semua sektor.

"Membereskan persoalan-persoalan yang ada sekarang itu tidaklah mudah, hampir semua sektor terutama di sektor ekonomi tidak mudah segera membawa bangsa sebesar Indonesia dengan 269 juta ini menuju kepada perbaikan-perbaikan, karena tingkat destruksinya kemarin itu udah cukup tinggi," ucapnya.

Beban yang dimaksud Fadli yakni beban janji Jokowi saat lima tahun periode pertamanya memimpin Indonesia. "Menurut saya bukan karena pemilu, tetapi karena praktik pemerintahan 5 tahun kemarin sendiri tidak menunaikan janji-janjinya dan gagal di dalam menunaikan janji-janjinya sebagian besar," jelasnya.

"Dan ini yang menurut saya akan menjadi beban bagi pemerintahan berikutnya dan beban yang sangat berat, PR yang sangat berat karena untuk apa orang itu berkuasa tetapi kekuasaan itu membuat rakyat semakin menderita, harga-harga sulit terjangkau, kemudian masyarakat makin banyak yang merasakan kehidupan itu makin sulit makin susah," papar Fadli menambahkan.

Dia berharap Indonesia di masa mendatang di tangan Jokowi tidak menjadi bangsa yang terus memiliki utang, dan harus suskes di semua sektor.

"Dan menurut saya lagi, apa yang mau ditinggalkan kepada bangsa ini? Apakah legacy kita menjadi bangsa yang terus berutang dan tidak mampu berdiri seperti cita-cita Bung Karno? Apakah harus terus bertanya apakah kita semakin merdeka secara ekonomi mandiri, secara ekonomi berdikari, secara ekonomi? Apakah kita semakin berdaulat secara politik apakah kita semakin berkepribadian di dalam kebudayaan? Sebetulnya yang menurut saya sangat bagus dan kokoh dan itulah ukuran-ukuran keberhasilan dari legacy itu," terangnya.

Jelas Fadli menambahkan, legacy tidak akan didapat jika semua pihak hanya memikirkan kursi kekuasaan dan jabatan sebagai menteri maupun jabatan lain di pemerintahan mendatang.

"Kalau semua itu hanya untuk kursi dan kekuasaan, tetapi kursi dan kekuasaan itu tidak bisa mendapatkan kebaikan, tidak bisa menghasilkan kebaikan, malah menumpuk kesulitan hidup, enggak ada gunanya justru pemimpin seperti itu, dia akan dikenang sebagai orang yang gagal," tutupnya. [RMOL]

   
 
Acara Dibatalkan, UAS: Kalau Saya Marah Sekali, Umat Marah Tiga Kali
Kamis, 17 Oktober 2019 - 14:23

BEM SI Kembali Aksi, Jalan Menuju Istana Merdeka Ditutup
Kamis, 17 Oktober 2019 - 14:04

LAMR Berharap UAS Tetap Mengajar Sebagai Dosen Luar Biasa
Kamis, 17 Oktober 2019 - 13:56

Jaksa Agung Resmikan Gedung Kejati Riau
Kamis, 17 Oktober 2019 - 13:52

DAK Rp 54 Miliar Hangus, Syamsuar Ancam Copot Kepala OPD Lamban
Kamis, 17 Oktober 2019 - 13:41

Polisi Inhil Tangkap Perampok Kapal Pembawa Sawit di Sungai Gaung
Kamis, 17 Oktober 2019 - 13:25

Polsek Kelayang Tangkap Pelaku Narkotika
Kamis, 17 Oktober 2019 - 13:21

Pembahasan RAPBD Siak Tahun 2020 Diharapkan Selesai Tepat Waktu
Kamis, 17 Oktober 2019 - 11:40

Segera Meluncur, Beginikah Wujud Toyota Yaris Baru?
Kamis, 17 Oktober 2019 - 11:34

Pakai Bra Berkawat Bisa Picu Kanker, Benar Gak Sih?
Kamis, 17 Oktober 2019 - 11:29

Hamil Sebelum Nikah, Puluhan ABG Ajukan Ini
Kamis, 17 Oktober 2019 - 11:20

Wajib Sertifikasi Halal Dimulai: Termasuk Pedagang Kaki Lima
Kamis, 17 Oktober 2019 - 09:52

Sah, Prabowo Resmi Nyatakan Gerindra Siap Masuk Kabinet
Kamis, 17 Oktober 2019 - 09:48

Ular Dapat Telan Makanan Lebih Besar dari Tubuhnya
Kamis, 17 Oktober 2019 - 09:43

Sehari Sebelum Pelantikan Jokowi-Ma'ruf, Kok Moeldoko Malah Bubarkan KSP?
Kamis, 17 Oktober 2019 - 09:08

Polisi: Kerusuhan di Penajam Dipicu Pengeroyokan Warga Hingga Tewas
Kamis, 17 Oktober 2019 - 08:07

Usai Operasi Plastik, Perempuan di China Tak Bisa Tutup Mata
Kamis, 17 Oktober 2019 - 08:03

Khabib Nurmagomedov Mempertimbangkan Segera Pensiun, Alasannya Simpel
Kamis, 17 Oktober 2019 - 08:00

Gubernur Riau Khawatirkan Asap Karhutla Kiriman Tetangga, Begini Penjelasannya
Kamis, 17 Oktober 2019 - 07:54

Pengunduran UAS Merupakan "Hak Vetonya"
Kamis, 17 Oktober 2019 - 07:50

80 Persen Listrik di Pekanbaru Kembali Pulih Pasca Padamnya 15 Travo
Kamis, 17 Oktober 2019 - 07:47

Penunggak Pajak Kendaraan Bermotor di Indonesia Bisa Dipenjara
Rabu, 16 Oktober 2019 - 14:45

Sore dan Malam Nanti Riau Masih Berpotensi Diguyur Hujan
Rabu, 16 Oktober 2019 - 14:42

Jokowi Pastikan Banyak Muka Baru Dalam Kabinet Kerja II
Rabu, 16 Oktober 2019 - 14:37

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com