Home
Terkendala Lahan HTI, Progres Tol Pekanbaru-Dumai Seksi II Baru 57 Persen | Swasta Diimbau Ikut Padamkan Karhutla | Semarakkan HUT RI Dengan Senam Sehat, Pj Kades Ajak Warga Merajut Semangat Juang | Matrix 4 Siap Digarap, Keanu Reeves Kembali Jadi Bintangnya | Daripada Pindahkan Ibukota, Pemerintah Diminta Kembali Tegakkan Pasal 33 UUD 45 | Hilang Saat Mencari Udang, Seorang Wanita di Inhil Didiuga Diterkam Buaya
Kamis, 22 08 2019
/ / / /
Mengeluh Bantuan Gempa, Pengungsi Dituntut Jaksa 8 Bulan Penjara
Rabu, 17 Juli 2019 - 14:12:11 WIB

JAKARTA - Tim Jaksa Penuntut Umum dari Kejaksaan Negeri Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), mengajukan kasasi atas terdakwa Amusrien Kholil. Jaksa tetap menuntut Kholil agar dipenjara selama 8 bulan penjara karena mengeluhkan Pemda soal bantuan gempa.

Kasus bermula saat Kholil mengungsi dan tinggal di daerah pengungsian di Desa Sesait, Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara. Dalam pengungsian itu, ia mengomentari unggahan status akun Feri EF pada September 2018.

Dalam statusnya, Feri EF menulis 'sudah dua bulan korban gempa di pengungsian namun bantuan dana rumah tidak kunjung datang'.

Kholil lalu menanggapi status itu dengan kalimat:

Bunuh dan seret semua jajaran PEMDA KLU kalau tidak segera merealisasikan dana bantuan tersebut...........bantai semua para pemangku kebijakan yang bertele2 dlm mengayomi warga korban....sy sangat tidak setuju dan semua kebijakan yg dikeluarkan olh PEMDA.....

Pemda tidak terima dengan status itu. Kabag Hukum Kabupaten Lombok Utara yang ketika itu dijabat Raden Eka Asmarahadi, kemudian melaporkannya ke Polda NTB. Pemda beralasan komentar itu dapat memprovokasi dan membuat keresahan di lingkup Pemda Lombok Utara.

Kholil akhirnya duduk di kursi pesakitan. Jaksa menuntut Kholil dijatuhi pidana penjara delapan bulan dan denda Rp 2 juta subsider dua bulan kurungan.

Pada 10 Juli 2019, PN Mataram menyatakan Kholil tidak terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana didakwakan dalam dakwaan tunggal. Majelis hakim kemudian membebaskan terdakwa oleh karena itu dari dakwaan Penuntut Umum.

Tidak terima dengan vonis bebas itu, jaksa mengajukan kasasi.

"Jaksa wajib mengajukan kasasi atas vonis bebas pada pengadilan tingkat pertama," kata Kepala Kejari Mataram Ketut Sumadana sebagaimana dikutip dari Antara, Rabu (17/7/2019).

Dalam konteks kasasi ini, kata dia, jaksa mempunyai batas waktu 14 hari ke depan untuk mengajukan memori kasasinya. Hal itu terhitung sejak pernyataan kasasi diajukan dalam kurun waktu tujuh hari dari vonis Majelis Hakim.

"Jadi memori kasasinya sedang kita susun. Namun pada intinya pertimbangannya akan sesuai dengan yang ada pada surat tuntutan jaksa," ucapnya.

Sementara itu, penasihat hukum Kholil, Yan Mangandar mengaku menghormati putusan majelis hakim yang menyatakan kliennya tidak dapat dijatuhi hukuman.

Pemerasan dan pengancaman yang dimaksud pada Pasal 27 Ayat 4 UU ITE tidak terbukti. Hal itu pun merujuk pada Pasal 368 atau 369 KUHP, yakni unsur keuntungan yang didapatkan Kholil dari pengancaman itu tidak dapat dibuktikan.

"Jadi tidak ada penyerahan barang atau penghapusan dari Pemda KLU terhadap Kholil," kata Yan Mangandar.

Begitu juga dengan unsur pengancaman yang merujuk pada personal atau diri pribadi, juga tidak terbukti. Seperti yang diuraikan dalam persyaratan Pasal 29 UU ITE.

"Itu jelas menyebut perorangan, pasal itu mengatur khusus mengenai pengancaman. Tidak ada yang terbukti," ujarnya.

[Detik.com]

   
 
Mahfud MD Sebut Kasus Ustadz Ubdul Somad Sudah Kadaluarsa
Selasa, 20 Agustus 2019 - 14:47

Pria Ini Kantongi Rp 21 Triliun dari Bisnis Camilan Sehat
Selasa, 20 Agustus 2019 - 14:36

Kisah Mahasiswa Papua di Jakarta: Kami Naik Angkot, Orang Tutup Hidung
Selasa, 20 Agustus 2019 - 13:55

Polisi Pastikan Akan Periksa Hotman Paris Hutapea Dalam Kasus Dugaan Pornografi
Selasa, 20 Agustus 2019 - 13:44

Lukman Edy dan Karding Tak Diundang Muktamar PKB: Buntut Soal Cawapres
Selasa, 20 Agustus 2019 - 13:35

Sumber Air Kering, BPBD Meranti Terpaksa Pakai Air Laut Padamkan Karhutla di Desa Insit
Selasa, 20 Agustus 2019 - 13:26

Kapasitas Mesin Kecil, Kenapa Motor Dituding Biang Polusi?
Selasa, 20 Agustus 2019 - 13:12

Ketika Ilmuwan Muslim Termotivasi Menciptakan Jam
Selasa, 20 Agustus 2019 - 12:46

Bandel, Kendaraan yang Parkir Sembarangan Digembosi Dishub Pekanbaru
Selasa, 20 Agustus 2019 - 12:28

Waduh, Jarak Pandang di Pelalawan Riau Turun Menjadi 1,5 Km Akibat Asap
Selasa, 20 Agustus 2019 - 12:04

Kabut Asap Semakin Pekat, Jarak Pandang di Pekanbaru Menurun
Selasa, 20 Agustus 2019 - 09:29

Di Hadapan Jokowi, Mahathir Tegas Lawan Boikot Sawit Uni Eropa
Selasa, 20 Agustus 2019 - 09:23

Kartu Prakerja Jokowi Berpotensi Berantakan, Begini Bacaan Pengamat
Selasa, 20 Agustus 2019 - 09:20

Titik Api Meningkat, Karhutla Kembali Marak di Riau
Selasa, 20 Agustus 2019 - 08:56

Ekonom Kritik APBN 5 Tahun Mendatang Masih Gali Lubang Tutup Lubang
Selasa, 20 Agustus 2019 - 08:53

Tanggapi Kerusuhan Papua, Prabowo Keluarkan Perintah Ke Fraksi Gerindra
Selasa, 20 Agustus 2019 - 08:48

Di Usia 94 Tahun, Mahathir Mohamad Bersepeda 11 KM
Selasa, 20 Agustus 2019 - 08:46

Disdik Pekanbaru Izinkan Siswa Rentan Sakit Libur Sekolah karena Asap
Selasa, 20 Agustus 2019 - 08:43

RUPS BRK Bahas Pengesahan Pejabat Komut dan Seleksi Calon Direksi
Selasa, 20 Agustus 2019 - 08:38

Dr Chaidir Terpilih Jadi Ketua FKMR Riau
Selasa, 20 Agustus 2019 - 08:35

Kapolsek Kelayang Irup Penurunan Bendera HUT ke-74 RI
Senin, 19 Agustus 2019 - 13:59

Hendrisan launching CFD di Kecamatan Sabak Auh
Senin, 19 Agustus 2019 - 13:53

Partai PKS Inhu Ajak Kader dan Masyarakat Upacara HUT RI ke-74 di Kantor Sekretariat
Senin, 19 Agustus 2019 - 13:50

260 Titik Panas Tersebar di Wilayah Sumatera, Riau 57 Titik
Senin, 19 Agustus 2019 - 13:47

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com