Home
Luruskan Soal Sertifikasi Majelis Taklim, Begini Kata Menag Fachrul Razi | Bukaan Pintu Waduk PLTA Koto Panjang Bakal Ditambah Jadi 120 cm | 37.265 Warga Pekanbaru Belum Rekam e-KTP | Ditemukan Jejak Harimau, BBKSDA Turunkan Tim | BPBD Riau Siapkan Alat Evakuasi Banjir di Titik-titik Rawan | Rancang Kalender Kegiatan 2020, PBSI Riau Gelar Mukerprov
Kamis, 12 Desember 2019
/ Ekbis / 12:49:27 / Tolak Program Umrah Digital, ASITA Riau: Ini Ancaman Bagi Pengusaha Travel! /
Tolak Program Umrah Digital, ASITA Riau: Ini Ancaman Bagi Pengusaha Travel!
Kamis, 18 Juli 2019 - 12:49:27 WIB

PEKANBARU - Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) Provinsi Riau dengan tegas menolak program kebijakan pemerintah yang akan melakukan kerjasama program umrah digital. Program ini sudah termaktub dalam MoU antara Pemerintah Indonesia dengan Pemerintah Arab Saudi.

Hal ini disampaikan oleh Ketua ASITA Riau, Dede Firmansyah, kepada CAKAPLAH.com, Kamis (18/7/2019). Ia mengatakan, kebijakan pemerintah diyakini akan merugikan banyak pihak, terutama para pengusaha travel umrah.

"Perjanjian kerjasama umrah digital ini merupakan bentuk sikap dari pemerintah yang enggan merangkul para pengusaha biro perjalanan umrah Tanah Air," ujar Dede.

Padahal menurutnya pemerintah harusnya merangkul dan bekerjasama dengan Perusahaan Biro Perjalanan Tanah Air serta memperhatikannya, bukan malah memperbesar usaha yang sudah besar.

"Ini tidak. Tentu kami menolak dengan tegas," ungkapnya.

Disampaikan Dede lagi, ada 2 unicon yang akan menggarap umrah digital, yakni Tokopedia dan Traveloka. Sementara dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 disebutkan secara jelas bahwa penyelenggaraan Umrah dan Haji adalah warga Negara Indonesia yang beragama Islam.

"Pangsa pasar 4 juta jemaah umrah yang sebelumnya dikelola sekitar 3.000 perusahaan, sangat memungkinkan akan dimonopoli oleh 2 unicon tersebut. Dimana para investornya didominasi oleh pihak-pihak asing dan belum tentu muslim. Hal ini tentu bertentangan dengan dasar hukum yang telah ada, khususnya Undang-Undang tentang umrah," tegasnya.

Menurut Dede, program umrah digital sejatinya merupakan ancaman nyata bagi perusahan biro perjalanan wisata wabilkhusus yang konsen pada perjalanan umrah. Meski program tersebut hingga saat ini belum diterapkan.

Dia menuturkan, hal seperti ini tidak jauh berbeda dengan pemerintah membuka akses kepada perusahan star up di sektor perjalanan wisata yang membuat banyak perusahaan biro perjalanan wisata di tanah air harus gulung tikar. Kondisi yang sama sangat mungkin terjadi pada perusahaan biro perjalanan umrah.

"Bagaimana mungkin kita bisa menjalankan usaha kalau semuanya diambil alih oleh pemerintah," pungkasnya. (CAKAPLAH)

   
 
SBY: Infrastruktur Lebih Besar Dari Anggaran Sosial, Ini Tidak Adil
Kamis, 12 Desember 2019 - 08:10

Babe Haikal: Kasus Gus Muwafiq Membesar Karena Santrinya Sibuk Cari Dalil Pembenaran
Kamis, 12 Desember 2019 - 08:08

40 Rumah dan 80 KK Terdampak Banjir di Pelalawan
Rabu, 11 Desember 2019 - 16:49

Pembangunan Pasar Induk Molor, PT Agung Rafa Bonai Minta Tambah Waktu Lagi
Rabu, 11 Desember 2019 - 16:45

Gubri Tetapkan Januari 2020 Riau Siaga Darurat Karhutla
Rabu, 11 Desember 2019 - 16:39

Duka Para Honorer, Sulit Jadi PNS Karena Hal Ini
Rabu, 11 Desember 2019 - 16:31

Nadiem Makarim Rencanakan Hapus UN, Komisi X Jadwalkan Rapat Bersama
Rabu, 11 Desember 2019 - 16:26

EMP Bentu Ltd Pasok Gas Riau 82 Juta Kaki Kubik Perhari
Rabu, 11 Desember 2019 - 13:47

Barang Bukti Narkoba Mantan Polisi Dimusnahkan di Polres Inhu
Rabu, 11 Desember 2019 - 13:42

Kevine' Pengusaha Milenial Ajak Generasimuda Siap Hadapi Perdagangan Global 2020
Rabu, 11 Desember 2019 - 13:38

Pemkab Siak Raih Penghargaan Kabupaten Peduli HAM,
Sekolah Bakal Digandeng Wariskan Nilai-nilai HAM Pada Generasi Masa Depan
Rabu, 11 Desember 2019 - 13:23

Camat Rakitkulim Himbau Warganya Waspada Banjir
Rabu, 11 Desember 2019 - 13:19

Ini 5 Negara Tujuan Ekspor Non migas Riau, Tiongkok Nomor Satu
Rabu, 11 Desember 2019 - 13:14

Syukurlah, Harga TBS Kelapa Sawit di Riau Kembali Naik
Rabu, 11 Desember 2019 - 13:11

Tinggi Bukaan Pintu Pelimpah PLTA Koto Panjang Ditambah Jadi 100 Cm
Rabu, 11 Desember 2019 - 10:14

Kadis Kominfotik Bengkalis Tegaskan Kerjasama Publikasi Harus dengan Media Pers Bukan Medsos
Rabu, 11 Desember 2019 - 10:10

Jumlah Kopi yang Disarankan Diminum per Hari
Rabu, 11 Desember 2019 - 10:05

Perpindahan Materi Khilafah Dikritik
Rabu, 11 Desember 2019 - 10:01

Tiba Di Pengadilan Internasional, Aung San Suu Kyi Akan Disidang Terkait Genosida Muslim Rohingya
Rabu, 11 Desember 2019 - 08:42

Curah Hujan Meningkat, Tiga Kabupaten di Riau Rawan Banjir
Rabu, 11 Desember 2019 - 08:39

Penelitian: Setahun Jelang Pilkada, Tren Kebakaran Hutan dan Lahan Cenderung Naik
Rabu, 11 Desember 2019 - 08:37

Mahfud MD Sebut Tak Ada Pelanggaran HAM Saat Kerusuhan Papua
Rabu, 11 Desember 2019 - 08:32

West Java International Coffee Festival 2019
Lahirkan Kerjasama Kawasan Edukasi dan Agrowisata Kopi dengan Investor Korea
Rabu, 11 Desember 2019 - 08:23

Tim Revitalisasi Budaya Kabupaten Serdang Bedagai Kunker Ke Siak
Rabu, 11 Desember 2019 - 08:15

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com