Home
Terkendala Lahan HTI, Progres Tol Pekanbaru-Dumai Seksi II Baru 57 Persen | Swasta Diimbau Ikut Padamkan Karhutla | Semarakkan HUT RI Dengan Senam Sehat, Pj Kades Ajak Warga Merajut Semangat Juang | Matrix 4 Siap Digarap, Keanu Reeves Kembali Jadi Bintangnya | Daripada Pindahkan Ibukota, Pemerintah Diminta Kembali Tegakkan Pasal 33 UUD 45 | Hilang Saat Mencari Udang, Seorang Wanita di Inhil Didiuga Diterkam Buaya
Kamis, 22 08 2019
/ Ekbis / 09:07:50 / DPR Kritisi Wacana Traveloka dan Tokopedia Masuk Bisnis Umrah /
DPR Kritisi Wacana Traveloka dan Tokopedia Masuk Bisnis Umrah
Jumat, 19 Juli 2019 - 09:07:50 WIB

JAKARTA - Anggota Komisi I DPR RI Arwani Thomafi menyatakan ada keresahan yang timbul ketika Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) memfasilitasi dua perusahaan teknologi skala unicorn, Traveloka dan Tokopedia, membuka aplikasi penyelenggaraan umrah.

"Kami menangkap keresahan yang dialami Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) atas fasilitasi bisnis terhadap dua unicorn Traveloka dan Tokopedia dalam penyelenggaraan ibadah umrah di Indonesia," ujar Arwani dalam keterangan tertulis, Kamis (18/7/2019).

Ia mengatakan proses dan tahapan yang selama ini harus dilalui PPIU berliku dan tidak mudah. Sehingga, sambungnya, jangan sampai keberadaan dua unicorn ke dalam bisnis perjalanan umrah justru melahirkan disharmoni.

Oleh karena itu, kata Arwani, awal pekan depan Komisi I DPR akan memanggil Menkominfo Rudiantara guna mendapatkan penjelasan lebih lanjut.

"Komisi I menjadwalkan pada Senin (22/7) pekan depan akan memanggil Menteri Komunikasi dan Informatika untuk klarifikasi kegiatan yang memfasilitasi kegiatan penyelenggaraan perjalanan umroh terhadap dua unicorn tersebut," ujar Arwani.

Wakil Ketua Umum PPP tersebut mengatakan penyelenggaraan perjalanan umrah sudah diatur dalam Pasal 86 ayat 2 UU No 8 Tahun 2019 diselenggarakan PPIU. Oleh karena itu, Arwani pun mempertanyakan posisi Kemenkominfo yang merupakan tangan pemerintah terkait wacana Traveloka dan Tokopedia diberi kewenangan soal perjalanan umrah tersebut.

"Bila pun penyelenggaraan perjalanan umrah oleh dua unicorn tersebut melalui skema Goverment to Goverment, di Pasal 86 ayat 4 UU No 8 Tahun 2019 dijelaskan pemerintah dapat menjadi penyelenggara perjalanan ibadah umroh bila terdapat keadaan luar biasa atau kondisi darurat. Pertanyaannya, apakah saat ini dalam kondisi darurat?" ujar Arwani.

Di satu sisi, sambungnya, ketika masuknya Traveloka dan Tokopedia sebagai dampak dari disrupsi dalam penyelenggaraan umrah maka pemerintah harus menyiapkan regulasi dulu dan berdiskusi dengan para pemangku kepentingan.

"Jangan sampai fasilitasi pemerintah justru menimbulkan sikap tidak adil yang dirasakan oleh penyelenggara perjalanan ibadah umrah," ujarnya.

Sebelumnya, seperti dikutip dari CNBC Indonesia.com, Rudiantara menjelaskan inisiatif menggandeng Tokopedia dan Traveloka itu muncul karena Pemerintah Arab Saudi memiliki visi untuk kembangkan ekonomi digital. Indonesia dan Arab Saudi akhirnya sepakat untuk mengembangkan aplikasi umrah. Aplikasi tersebut akan digarap dua unicorn.

Namun, kedua unicorn itu tidak akan menjadi lembaga penyedia jasa layanan umrah.

"[Aplikasi ini] akan terintegrasi dari fintech syariah sampai beli kurma. Pakai aplikasi barang sudah ada di rumah," ujar Rudiantara.

Ia pun menerangkan Kemenkominfo sudah berkoordinasi dengan Kemenag. Sejauh ini, CNNIndonesia.com masih belum bisa menghubungi Dirjen Perjalanan Haji dan Umrah Kemenag Nizar Ali untuk mengklarifikasi hal terkait.

[Cnnindonesia.com]

   
 
Mahfud MD Sebut Kasus Ustadz Ubdul Somad Sudah Kadaluarsa
Selasa, 20 Agustus 2019 - 14:47

Pria Ini Kantongi Rp 21 Triliun dari Bisnis Camilan Sehat
Selasa, 20 Agustus 2019 - 14:36

Kisah Mahasiswa Papua di Jakarta: Kami Naik Angkot, Orang Tutup Hidung
Selasa, 20 Agustus 2019 - 13:55

Polisi Pastikan Akan Periksa Hotman Paris Hutapea Dalam Kasus Dugaan Pornografi
Selasa, 20 Agustus 2019 - 13:44

Lukman Edy dan Karding Tak Diundang Muktamar PKB: Buntut Soal Cawapres
Selasa, 20 Agustus 2019 - 13:35

Sumber Air Kering, BPBD Meranti Terpaksa Pakai Air Laut Padamkan Karhutla di Desa Insit
Selasa, 20 Agustus 2019 - 13:26

Kapasitas Mesin Kecil, Kenapa Motor Dituding Biang Polusi?
Selasa, 20 Agustus 2019 - 13:12

Ketika Ilmuwan Muslim Termotivasi Menciptakan Jam
Selasa, 20 Agustus 2019 - 12:46

Bandel, Kendaraan yang Parkir Sembarangan Digembosi Dishub Pekanbaru
Selasa, 20 Agustus 2019 - 12:28

Waduh, Jarak Pandang di Pelalawan Riau Turun Menjadi 1,5 Km Akibat Asap
Selasa, 20 Agustus 2019 - 12:04

Kabut Asap Semakin Pekat, Jarak Pandang di Pekanbaru Menurun
Selasa, 20 Agustus 2019 - 09:29

Di Hadapan Jokowi, Mahathir Tegas Lawan Boikot Sawit Uni Eropa
Selasa, 20 Agustus 2019 - 09:23

Kartu Prakerja Jokowi Berpotensi Berantakan, Begini Bacaan Pengamat
Selasa, 20 Agustus 2019 - 09:20

Titik Api Meningkat, Karhutla Kembali Marak di Riau
Selasa, 20 Agustus 2019 - 08:56

Ekonom Kritik APBN 5 Tahun Mendatang Masih Gali Lubang Tutup Lubang
Selasa, 20 Agustus 2019 - 08:53

Tanggapi Kerusuhan Papua, Prabowo Keluarkan Perintah Ke Fraksi Gerindra
Selasa, 20 Agustus 2019 - 08:48

Di Usia 94 Tahun, Mahathir Mohamad Bersepeda 11 KM
Selasa, 20 Agustus 2019 - 08:46

Disdik Pekanbaru Izinkan Siswa Rentan Sakit Libur Sekolah karena Asap
Selasa, 20 Agustus 2019 - 08:43

RUPS BRK Bahas Pengesahan Pejabat Komut dan Seleksi Calon Direksi
Selasa, 20 Agustus 2019 - 08:38

Dr Chaidir Terpilih Jadi Ketua FKMR Riau
Selasa, 20 Agustus 2019 - 08:35

Kapolsek Kelayang Irup Penurunan Bendera HUT ke-74 RI
Senin, 19 Agustus 2019 - 13:59

Hendrisan launching CFD di Kecamatan Sabak Auh
Senin, 19 Agustus 2019 - 13:53

Partai PKS Inhu Ajak Kader dan Masyarakat Upacara HUT RI ke-74 di Kantor Sekretariat
Senin, 19 Agustus 2019 - 13:50

260 Titik Panas Tersebar di Wilayah Sumatera, Riau 57 Titik
Senin, 19 Agustus 2019 - 13:47

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com