Home
Luruskan Soal Sertifikasi Majelis Taklim, Begini Kata Menag Fachrul Razi | Bukaan Pintu Waduk PLTA Koto Panjang Bakal Ditambah Jadi 120 cm | 37.265 Warga Pekanbaru Belum Rekam e-KTP | Ditemukan Jejak Harimau, BBKSDA Turunkan Tim | BPBD Riau Siapkan Alat Evakuasi Banjir di Titik-titik Rawan | Rancang Kalender Kegiatan 2020, PBSI Riau Gelar Mukerprov
Kamis, 12 Desember 2019
/ Ekbis / 09:07:50 / DPR Kritisi Wacana Traveloka dan Tokopedia Masuk Bisnis Umrah /
DPR Kritisi Wacana Traveloka dan Tokopedia Masuk Bisnis Umrah
Jumat, 19 Juli 2019 - 09:07:50 WIB

JAKARTA - Anggota Komisi I DPR RI Arwani Thomafi menyatakan ada keresahan yang timbul ketika Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) memfasilitasi dua perusahaan teknologi skala unicorn, Traveloka dan Tokopedia, membuka aplikasi penyelenggaraan umrah.

"Kami menangkap keresahan yang dialami Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) atas fasilitasi bisnis terhadap dua unicorn Traveloka dan Tokopedia dalam penyelenggaraan ibadah umrah di Indonesia," ujar Arwani dalam keterangan tertulis, Kamis (18/7/2019).

Ia mengatakan proses dan tahapan yang selama ini harus dilalui PPIU berliku dan tidak mudah. Sehingga, sambungnya, jangan sampai keberadaan dua unicorn ke dalam bisnis perjalanan umrah justru melahirkan disharmoni.

Oleh karena itu, kata Arwani, awal pekan depan Komisi I DPR akan memanggil Menkominfo Rudiantara guna mendapatkan penjelasan lebih lanjut.

"Komisi I menjadwalkan pada Senin (22/7) pekan depan akan memanggil Menteri Komunikasi dan Informatika untuk klarifikasi kegiatan yang memfasilitasi kegiatan penyelenggaraan perjalanan umroh terhadap dua unicorn tersebut," ujar Arwani.

Wakil Ketua Umum PPP tersebut mengatakan penyelenggaraan perjalanan umrah sudah diatur dalam Pasal 86 ayat 2 UU No 8 Tahun 2019 diselenggarakan PPIU. Oleh karena itu, Arwani pun mempertanyakan posisi Kemenkominfo yang merupakan tangan pemerintah terkait wacana Traveloka dan Tokopedia diberi kewenangan soal perjalanan umrah tersebut.

"Bila pun penyelenggaraan perjalanan umrah oleh dua unicorn tersebut melalui skema Goverment to Goverment, di Pasal 86 ayat 4 UU No 8 Tahun 2019 dijelaskan pemerintah dapat menjadi penyelenggara perjalanan ibadah umroh bila terdapat keadaan luar biasa atau kondisi darurat. Pertanyaannya, apakah saat ini dalam kondisi darurat?" ujar Arwani.

Di satu sisi, sambungnya, ketika masuknya Traveloka dan Tokopedia sebagai dampak dari disrupsi dalam penyelenggaraan umrah maka pemerintah harus menyiapkan regulasi dulu dan berdiskusi dengan para pemangku kepentingan.

"Jangan sampai fasilitasi pemerintah justru menimbulkan sikap tidak adil yang dirasakan oleh penyelenggara perjalanan ibadah umrah," ujarnya.

Sebelumnya, seperti dikutip dari CNBC Indonesia.com, Rudiantara menjelaskan inisiatif menggandeng Tokopedia dan Traveloka itu muncul karena Pemerintah Arab Saudi memiliki visi untuk kembangkan ekonomi digital. Indonesia dan Arab Saudi akhirnya sepakat untuk mengembangkan aplikasi umrah. Aplikasi tersebut akan digarap dua unicorn.

Namun, kedua unicorn itu tidak akan menjadi lembaga penyedia jasa layanan umrah.

"[Aplikasi ini] akan terintegrasi dari fintech syariah sampai beli kurma. Pakai aplikasi barang sudah ada di rumah," ujar Rudiantara.

Ia pun menerangkan Kemenkominfo sudah berkoordinasi dengan Kemenag. Sejauh ini, CNNIndonesia.com masih belum bisa menghubungi Dirjen Perjalanan Haji dan Umrah Kemenag Nizar Ali untuk mengklarifikasi hal terkait.

[Cnnindonesia.com]

   
 
SBY: Infrastruktur Lebih Besar Dari Anggaran Sosial, Ini Tidak Adil
Kamis, 12 Desember 2019 - 08:10

Babe Haikal: Kasus Gus Muwafiq Membesar Karena Santrinya Sibuk Cari Dalil Pembenaran
Kamis, 12 Desember 2019 - 08:08

40 Rumah dan 80 KK Terdampak Banjir di Pelalawan
Rabu, 11 Desember 2019 - 16:49

Pembangunan Pasar Induk Molor, PT Agung Rafa Bonai Minta Tambah Waktu Lagi
Rabu, 11 Desember 2019 - 16:45

Gubri Tetapkan Januari 2020 Riau Siaga Darurat Karhutla
Rabu, 11 Desember 2019 - 16:39

Duka Para Honorer, Sulit Jadi PNS Karena Hal Ini
Rabu, 11 Desember 2019 - 16:31

Nadiem Makarim Rencanakan Hapus UN, Komisi X Jadwalkan Rapat Bersama
Rabu, 11 Desember 2019 - 16:26

EMP Bentu Ltd Pasok Gas Riau 82 Juta Kaki Kubik Perhari
Rabu, 11 Desember 2019 - 13:47

Barang Bukti Narkoba Mantan Polisi Dimusnahkan di Polres Inhu
Rabu, 11 Desember 2019 - 13:42

Kevine' Pengusaha Milenial Ajak Generasimuda Siap Hadapi Perdagangan Global 2020
Rabu, 11 Desember 2019 - 13:38

Pemkab Siak Raih Penghargaan Kabupaten Peduli HAM,
Sekolah Bakal Digandeng Wariskan Nilai-nilai HAM Pada Generasi Masa Depan
Rabu, 11 Desember 2019 - 13:23

Camat Rakitkulim Himbau Warganya Waspada Banjir
Rabu, 11 Desember 2019 - 13:19

Ini 5 Negara Tujuan Ekspor Non migas Riau, Tiongkok Nomor Satu
Rabu, 11 Desember 2019 - 13:14

Syukurlah, Harga TBS Kelapa Sawit di Riau Kembali Naik
Rabu, 11 Desember 2019 - 13:11

Tinggi Bukaan Pintu Pelimpah PLTA Koto Panjang Ditambah Jadi 100 Cm
Rabu, 11 Desember 2019 - 10:14

Kadis Kominfotik Bengkalis Tegaskan Kerjasama Publikasi Harus dengan Media Pers Bukan Medsos
Rabu, 11 Desember 2019 - 10:10

Jumlah Kopi yang Disarankan Diminum per Hari
Rabu, 11 Desember 2019 - 10:05

Perpindahan Materi Khilafah Dikritik
Rabu, 11 Desember 2019 - 10:01

Tiba Di Pengadilan Internasional, Aung San Suu Kyi Akan Disidang Terkait Genosida Muslim Rohingya
Rabu, 11 Desember 2019 - 08:42

Curah Hujan Meningkat, Tiga Kabupaten di Riau Rawan Banjir
Rabu, 11 Desember 2019 - 08:39

Penelitian: Setahun Jelang Pilkada, Tren Kebakaran Hutan dan Lahan Cenderung Naik
Rabu, 11 Desember 2019 - 08:37

Mahfud MD Sebut Tak Ada Pelanggaran HAM Saat Kerusuhan Papua
Rabu, 11 Desember 2019 - 08:32

West Java International Coffee Festival 2019
Lahirkan Kerjasama Kawasan Edukasi dan Agrowisata Kopi dengan Investor Korea
Rabu, 11 Desember 2019 - 08:23

Tim Revitalisasi Budaya Kabupaten Serdang Bedagai Kunker Ke Siak
Rabu, 11 Desember 2019 - 08:15

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com